Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Alkan Vs Andien


__ADS_3

Dua bulan sudah berlalu, Alkan masih kekeh melakukan segala cara mendekati Andien.Alkan bahkan masih sering me email Andien,padahal Andien sudah memblokir Wa dan nomor telepon nya.


Dan ketika Andien berbelanja keperluan dapur bersama Sknai dan Sharon , sosok Alkan tiba tiba muncul di hadapan Andien.


" Ndien....".


" Ya....".


" Aku gak bisa melupakan kamu, please aku menerima bayi kamu, hiduplah denganku."


" Menjauhlah Alkan, aku mendiamkan email kamu, kamu sudah mengusik aku, dan harus kamu tahu Alkan, aku gak mau, suamiku terlibat bakuhantam dengan kamu, perusahaan kamu besar,kamu jauh kaya dari suamiku, kamu pasti bisa mendapatkan lebih dari aku.Aku sudah berkeluarga.Aku mencintai suamiku".


" Ndien...., aku mohon kamu menerima aku, kemanapun kita bisa hidup, kedua orangtuaku paham akan rasa cintaku sama kamu".


" Aku sudah mencintaimu sejak pertekuan kita di bandara, beberapa kali, Ndien..., wanita sepertimu tidak banyak ,dan kamu beda."


" Aku akan memberi seluruh cinta dan hidup aku buat kamu".


" Aku gak menduga ,bahkan kamu mau menghancurkan perusahaan suamiku, kamu jahat Alkan."


" Walau se miskin apa , Alex suamiku, dan hanya dia yang aku pilih".


" Non, "ujar Sinai dan Sharon.


Alkan langsung menarik tubuh Yuri dalam dekapannya.


" Jangan mendekat ".


Sinai dan Sharon terkejut.


" Saya bisa mengatasinya, "ujar Andien.


" Ikuti saya Ndien, saya gak akan nyakitin kamu."

__ADS_1


" Baik...., tetapi saya tegaskan ini yang terakhir kita bicara".


" Kalau di tanya tuan, bilang kita sedang jalan dan makan, cari beberapa alasan. Saya tidak mau ada pertumpahan darah, Alex sudah menekan emosi nya selama ini, saya mohon Sin, Shar, saya tidak apa apa".


" Non, non sedang berbadan dua."


" Saya tahu, saya akan meng handle nya."


Alkan pun membawa Andien bersamanya.


Alkan di ikuti begitu banyak pengawal, Andien menjadi tersudut.


" Singkirkan penjagamu Alkan."


Alkan hanya tersenyum.


" Kalau cinta, kamu akan bisa menerima wanita yang kamu cintai,meng iklas kan demi kebahagiaan dia.Kamu bukan cinta,tetapi obsesi."


" Kamu mau bicarakan apa lagi, aku sudah cukup memberimu waktu, aku gak bisa lama ,suamiku akan mencariku.Aku sudah merasa bersalah mengikutimu, Aku menghindari kamu dan suamiku saling pukul memukul.Kesabaran suamiku ada batasnya Alkan, kamu harus ingat."


" Ndien....., pernah gak kamu memikirkan perasaanku sedikit saja."


" Tidak, aku tidak pernah memikirkan orang lain, Selain suamiku."


" Aku mau ke toilet bentar".


Alkan pun menghentikan laju mobilnya di sebuah restoran.


Andien memang sedang mengantongi handphone nya.


Andien bingung dan menekan titik lokasi, me Wa Reyhan , agar menolongnya.Beberapa kata kunci, san pesna singkat Andien kirim pada Reyhan.


" Alkan bawa aku, tolong jangan Alex tahu. Pasukan pengaman banyak".

__ADS_1


Gedoran pintu membuat Andien sangat gugup.Kalaupun Sunai dan Sharon melawan mereka , pasukan kan sangat banyak, Sinai dan Sharon gak akan menang melawan mereka.


Andien pun keluar dari kamar mandi.


" Handphone , tolong serahkan non, ujar salah satu pasukan."


" Kalian apa apaan sihhhh, jangan kejam banget," ujar Andien.


Andien berusaha mengulur waktu.


" Tidak aku gak akan memberinya."


" Kamu yang benar aja Alkan, aku bisa marah ,"ujar Andien dengan nafas naik turun.


" Pinjam handphone kamu bentar Ndien".


" Gakkkk," ujar Andien dengan tegas.


Alkan langsung memberi kode pada anak buahnya, dan daerah sekitar di bersihkan.Alkan menggendong Andien.Andien memukul tubuh Alkan.Andien merasa sangat ketakutan.


" Patuh lah Ndien, saya mohon".


Alkan memasukkan Andien dalam mobilnya.


🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2