Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Sharon dan Sinai


__ADS_3

Andien tertawa ,melihat Alex makan, Alex terlihat terkejut.


"Makanan nya sangat enak Ndien, sungguh, "ujar Alex.


" Makanan jalanan, jauh lebih enak kan dari makanan resto gedek.Kamu gak kasi makan asisten? mereka bakalan kelaparan dehh, saya suruh mereka gabung sama kita yahhh".


" Mereka di meja berbeda aja, aku gak mau ,mereka mengganggu kencan kita, "ujar Alex dengan senyuman merekah .


" Gini kencan pak, yang benar aja. saya hanya temani makan."


Alex menggeleng.Lalu menyuapi Andien beberapa suap.


Alex memesan seporsi lagi.Alex dan Andien saling berebut makan, bahkan berebut minuman.


Tentu saja Benyamin merekam semua kejadian itu.


Terlihat Alex sangat bahagia.


Andien tidak menyangka, Alex bisa menikmati makanan sederhana, menurut Alex makanan yang mereka makan sangat enak.


" Lain kali temani aku makan lagi ya Ndien, " ujar Alex.


" Kamu suka?".


" Suka," ujar Alex tulus.


" Makan dengan sistim rampok rampokan, apa menurutmu enak? " tanya Andien.


" Enak pakai banget, biasanya saya gak pernah bgerasa rame, di rumah gak ada saudara, gak ada siapa siapa, orang kesepian," ujar Alex.


" Sya juga, sejak orangtua dan saudara gak ada, saya merasa sepi banget, hanya ada teman beberapa orang, mereka menemani saya.Entah kenapa, malam ini saya keingat saudara laki laki saya, kami kalau makan yah gini, saling rampok".


" Tapi jangan anggap saya saudara laki laki kamu Xa, saya gak mau, soalnya kamu harus menjadikan saya teman hidup kamu, suami kamu, baru saya mau".


" Ihhh, kamu ada aja deh, nih minum, biar gak nge heng".


Alex tertawa.


" Apa enak?" tanya Andien pada para pengawal Alex.


" Enak banget nona muda, ujar mereka ber 5 serempak, kami udah tambu dua kali nona muda," ujar Benyamin.


" Jangan panggil saya nona muda,panggil Andien aja".

__ADS_1


" Gak ,kalian harus panggil nona muda, karena dia calon isteri saya, kalian kelak harus jagain dia dan anak saya ," ujar Alex tersenyum.


Para pengawal terkejut, semenjak mereka bekerja dengan Alex, Alex sangat langka tertaw. Ini melihat tuannya tertawa mereka pun syok.


" Tuan harus banyak bergaul dengan nona muda,biar bisa tersenyum ,dan senyuman tuan gak langka, " ujar Benyamin.


Semua pengawal menahan senyuman.


" Makanya,kalian harus bantuin saya, menahlukkan Nona muda kalian, " ujar Alex.


" Siap tuannn," ujar mereka kompak.


Andien menepuk jidatnya.


" Besok saya jemput kamu ya Ndien."


" Jangan ".


" Gak ada penolakan Ndien, " ujar Alex.


" Kerjaan kamu sudah selesai, temani saya ketemu dengan klien besok ya, ada 2 klien, ini wajib ," ujar Alex.


" Baiklahhhh, " ujar Andien.


Andien tertawa.


" Kamu kenapa selalu nolak saya Ndien?".


" Saya gak mau jadi bahan percobaan, gak mau jadi objek mainan orang, dan dunia kita berbeda."


" Tidak ada perbedaan nya Ndien, kaya atau hidup miskin, semua hanya titipan dan harta dunia".


" Jika kamu tidak mau menyelami kehidupan saya, saya yang akan menyelami kehidupan kamu, agar kita bisa sejalan, bisa berhasil hodup bersama.Kamu cukup berada di samping saya, cukup mengandalkan saya," ujar Alex.


Andien hanya menunduk.


" Buka hatimu, jangan pernah mengingkarinya, kita terlahir ke dunia, tidak pernah tahu, kitabterlahir di keluarga miskin atau kaya, jangan hanya saya terlahir di keluarga kaya, kamu jadi menjahui saya, gak adil Ndien."


" Kamu harus memberi saya kesempatan.Saya gak akan menyia nyiakan kamu".


" Apa alasan kamu menyukai saya?".


" Sejak kamu masuk ke kampus, kamu gak ingat, kamu pernah hampir terjatuh ketika hendak memasuki sebuah bus, kamu di peluk seseorang, sehingg kamu tidak terjatuh, dan saya adalah pria itu, " ujar Alex.

__ADS_1


" Awalnya saya melihat kamu sarapan di sebuah kursi, saya lagi menunggu asisten membeli sarapan, saya sedang baca koran, wajah kamu, senyuman kamu, dan nyanyian dari bibirmu menghipnotis saya, saya mengikutimu hingga menuju bus."


Andien seakan gak percaya dengan penuturan Alex.


" Tetapi sewaktu SMA , perasaan itu sebenarnya sudah saya rasakan, tetapi saya hanya merasakan saya hanya sebatas suka, namun ketika kamu menghilang, saya tidak bisa menemukanmu, dan tetap mencarimu.Hingga di saat kamu duduk di kursi sebuah jalan.Jika kamunkatakan, banyak wanita yang lebih dari kamu, saya tidaknpernah tertarik, saya tidaknpernah sekalipun berminat.Dan tentang ketakutan kamu di tolak kedua orangtua saya, tidak akan terjadi, mereka malah bahagia saya menemukan seseorang yang saya cintai".


" Kamunpercaya sama saya Ndien".


Andien menarik tangan Alex .Dan membuka kancing baju, dan menggulung lengan kemeja tersebut. Alex sudah membuka jas nya sewaktu makan.


Andien melihat bekasngoresan lumayan panjang di tangan Alex.


Andien terdiam.


Andien masih ingat, kalau tidak ada orang menahan nya sewaktu jatuh, pati besi bawaan penumpang ,tertusuk di wajahnya.


" Tangan kamu jadi berbekas".


Alex menggenggam tangan Andien.


" Asal kamu tidak apa - apa ,itu susah baik Ndien. Luka ini selalu mengingatkan arti aku melindungi mu, melindungi seseorang yang aku sayangi,aku cintai, " ujar Alex.


" Maaf, " ujar Andien.


" Jangan merasa bersalah, pria yang kuat adalah pria yang bisa melindungi wanitanya. Benar kan Ndien".


" Aku hendak turun mencari kamu saat itu,namun bus sudah melaju, maaf ",ujar Andien.


" Sebagainpermohonan maaf, kamu harus akur sama aku Ndien."


" Mana bisa akur, kamu bos ter aneh, " ujar Andien membaguskan lengan kemeja Alex dan mengancingkan nya.


Alex tertawa.


🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2