
Ketika pagi datang, Andien pun bangun ,menyiapkan pakaian kerja buat sang suami.
Andien sudah mandi, menunggu Alex pulang dari jogging.
Andien masih merasa gelisah, belum mengatakan apapun dari semalam, menunda buat berterus terang, sangatlah menyiksanya.
" Yaaaang, "ujar Alex ketika sudah berada di hadapannya.
" Kenapa bengong?".
" Mas baru pulang? "tanya Andien.
" Ya yaaang. Please jangan banyak pikiran."
" Semalam, Andien salah. Harusnya Andien ....".
" Alkan selama ini email Andien, tetapi Andien gak balas. Dan ketika berbelanja, Alkan tiba tiba berada di depan Andien.Dia mengatakan mau bicara, ya udah, Andien pikir mau bicara. Namun Akan ngajak bicara di tempat berbeda, tanpa Sinai dan Sharon.Andien mikir sih, ,tetapi gak mungkin kan maslaah dengannya di diami dan berlarut larut."
" Sampai dia mau membawa kamu kan yaaang".
Andien menunduk. Detak jantung Andien rasanya mau copot, Alex pasti curiga dan melacak apa yang terjadi.
Alex duduk di hadapan Andien.
Alex memeluk Andien dengan erat.
" Cintaku apakah kamu tahu, kamu itu bagian dari hidup ku, bagaimana jika dia menculikmu dan menjauhkan aku dan kamu, aku gak bisa hidup tanpa kamu.Bagaimana dengan buah cinta kita."
" Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja
Terus mengingatmu
Memikirkanmu
Semua tentang dirimu
Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja
Tak seperti kamu
Yang mampu tanpaku
Bagaimana....".
__ADS_1
Alex bernyanyi tepat di depan Andien.
Andien baru tahu, ternyata sang suami suaranya merdu.
" Jujur mas, aku tidak akan baik baik saja tanpa kamu, beneran. Dan maaf, aku minta bantuan mas Reyhan, bukan bantuan mas.Mas emosional, dan pasti baku hantam dengan Alkan. Salah satu dari kalian jika saling menyerang,jika ada yang kehilangan nyawa,pasti akan masuk penjara.Dari segi emosional, mas Reyhan lebih bisa mengendalikan diri, lebih bisa memikirkan segala sesuatu dengan lebih bijak."
" Andien tahu, no body perfect mas. Maaf mas, maaf. Mulai saat ini, mas mau tambah orang jagain Andien, Andien menerima penjagaan itu. "
" Andien gak pikir panjang."
" Lain kali, jangan ya yaaang, dan jika keluar, kita sesuaikan jadwal kita berdua. Maaf mas gak bisa se sukanya mengambil waktu, karena mas juga bekerja, yang menjatuhkan kita sianp menyergap dan menghancurkan."
" Kamunitu kesayangannya mas".
" Kamu sangat berarti dari apapun".
" Kita akan pindah ke mansion yang lebih besar".
" Mas pikir kamu gak cerita".
" Mas marah?".
" Maunya mas marah, tetapi gimana mau marah, gak dimarah aja kamu bolak balik bengong yaaang".
Andien langsung menahan tawa.
" Gak mas, gak apa apa".
" Peluk".
" Nih kan udah mas peluk."
Dekapan Alex membuat Andien nyaman.
" Mas bau acemmmmmm".
" Namanya baru jogging yaaang, dari tadi yang minta peluk siapa? hayoooo".
Andien tertawa.
" Sama Andien ,mas kenapa gak emosional?".
" Macan akan tunduk pada tuannya sayaaaang:.
__ADS_1
Andien ngakak.
" Mas sudah bilang, mas gak bisa hidup tanpa kamu."
" Serius? dulu tiap hari jadi bos, ngajak perang".
" Perangnya sekarang beda yaaang, perangnya di ranjang, baru seru".
" Ihhh, mas....".
" Kan beneran , kita perang ,paling enak ,sampai mendesah di ranjang, kita saling menahlukkan".
" Ihhhh....dasar daddy mesum".
" Kalau gak mesum ,gak bakalan ada dedek ,iya kan yaaaang, usaha gak akan menghianati hasil".
Andien kembali mencubit perut Alex.
" Gih mandi mas, bauuuu".
" Tadi dipelukin, nih sekarang di bilang bau".
" Mami sama papi kemana ya mas? kok gak keliatan".
" Kemarin mereka tahu masalah kita, mereka nginap di hotel, biar kita bicara, mereka gak mau ikut campur urusan kita."
" Temani mandi yaaaang".
" Gak mas, mandinya jadi yang lain nanti. "
Alex cekikan tertawa.
" Jangan banyak pikiran, semua okay, dan kamu dalam pengawasan mas, sebagai hukuman".
" Siap bos" ,ujar Andien tersenyum.
❤❤❤❤❤❤❤
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment
"