
Alex dan Andien menikmati makan berdua, Andien tahu Alex tidak suka sayur, Ansien menyuapi Alex.
" Makan sayur menyehatkan tubuh, jangan gak makan sayur".
Alex menaruh dagunya di bahu kanan Andien.
" Mas gak suka, paitttt, " ujar Alex menahan senyumnya.
" Wajib makan, mulai hari ini".
Alex menahan tawanya.
" Baiklah, mas akan belajar, demi calon ibu negara," ujar Alex tertawa.
Andien mencubit kecil pundak tangan Alex.
" Jangan ngaeur".
" Gak ngawur , kamu calon ibu anak anak ku Nsien".
Andien menepuk jidatnya.
" Masih banyak wanita tinggi, cakep, berkelas mas, selera mas payahhh".
" Gak payah, unik, malahan itu membuat mas beda dari pria pada umumnya."
" Udara semakin dingin,kita balik yukkk".
Andien mengangguk.
Kapal itu mendarat di sebuah perkebunan.
Andien dan Alexa difoto pekerja di sebuah kebun..
" Pakaian kita couple warna nya Ndien, ledek Alex."
" Hmmm,ini sih kemejanya mas, bajuku basah karena hempasa air laut , pinjam kemejanya yaaa mas."
" Buat kamu saja, biar kamu selalu ingat mas".
" Ihhh, apa hubungan baju sama kamu mas, aneh dehhh, " ledek Andien tertawa.
" Panen buah yuk, tuh banyak buah apel. sunkis, jeruk, strawberry."
" Kebun siapa?".
" Kebun mas".
" Beneran?".
" Benar, disini juga ada perternakan kuda ,sapi dan domba".
" Keren, " ujar Andien takjub.
" Sangat bersihh".
" Weekend kita kesini yukkkk".
__ADS_1
" Ada tempat tinggalnya?".
" Ada".
" Gak usah nginap deh mas".
" Nginaplah, disini banhak kunang kunang malam hari, mas gak akan macam macam".
" Akan aku pikirkan, apa kita berdua aja mas?".
" Pasti dong".
Andien kembali diam.
" Liht nanti, " ujar Andien.
" Apelnya tinggi banget, "ujar Andien.
Alex langsung menggendong Andien, dan Andien pun memetik dua buah apel.
Andien hanya mengambil dua buah apel ,mencucinya dan memberikannya pada Alex.
" Gak mau ambil lebih?".
Andien menggeleng.
Alex memetik sunkis, karena Andien tidak begitu paham, mana sunkis yang sudah bisa di petik.
Alex mengajari Andien.
Andien memetik strawberry lumayan banyak. Alex tersenyum, Andien menyukai strawberry.
Alex pun mengangguk.
Alex mengendarai mobil, dan memarkirkan mobil ke sebuah restoran italia.
Andien yang masih tertidur ,hanya Alex tatap dan kecup dahinya.
Setelah 1/ 2 kjam kemudian, Andien terbangun dan menahan malu,karena tertidur.
" Maaf. apa sudah sampai, aku ketiduran."
" Kita makan dulu ya Ndien, sampai hotel 1p menitan aja".
Andien mengangguk.
Alex langsung membuka pintu mobil dan menggenggam tangan Andien.
Ketika Andien hendak menarik tangannya, Alex malahan memasukkan tangan Andien ke dalam jas nya.
Andien tersenyum melihat ulah Alex.
Mereka memesan stik, kentang panggang dan salad.
Kembali Andien menyuapi Alex.Alex dengan wajah aneh, memakan salad tersebut, dan Adien tertawa.
Ketika merekanselesai makan, seorang wanita mendekati Alex.
" Apa ini pacar kamu Lex?".
__ADS_1
" Ya benar, " ujar Alex.
" Apa lebihnya sihhh, dari aku, ujar seorang wanita."
" Hanya dia wanita satu dalam hidupku, tidak dengan hang lainnya," ujar Alex dengan tegas.
Alex berdiri dan mengajak Andien berdiri.Alex menggenggam tangan Andien.dan meninggalkan waniga itu.
" Dia siapa?".
" Wanita haus harta dan kekuasaan ," ujar Alex dengan wajah kesal.
Andien hanya mengangguk.
" Jangan bilang aku pacar nya mas, nanti berabe".
" Kamu gak anggap mas pacar, gak anggap kita pasangan, mas anggap kamu beda, "ujar Alex.
" Aku gak mau di amuk orangtua mas".
" Gak bakalan, mami ku orang Jakarta, gak bakalan marah jika anaknya juga menikah dengan orang indonesia blasteran Turki."
" Aku keliatan banget ya Turkinya, padahal hanya nenek dari terdahulu yang orang Turki mas".
" Kalau orang dengar kamu panggil saya mas, alis orang akan mengkerut,karena heran, gak tahu artinya apa ," ujar Alex tertawa.
Alex membawa Andien kembali ke hotel, dan Alex pun kembali ke kediaman orangtuanya.
" Bagaimana boy, berhasil gak, pemberitaan langsung lenyap, kamu ngelidnungi banget , papi penasaran, wajahnya seperti apa, karakternya juga."
" Papi bakalan tahu, sehebat apa dia, dan selayak apa dia jadi menantu di rumah ini,"ujar Alex.
" Yang lebih cantik banyak, tetapi wanita ini beda pi, gak terlalu tinggi, tetapi dia sangat berari, penyemangat, juga ngangenin. "
" Pertemukan mami dengannya nak, ujar sang mami".
" Dia belum menerima aku mi, dia takut dengan latar belakang keluarga kita. Dia tidak punya siapa siapa.Kedua orangtua dan saudara nya meninggal dalam kecelakaan tragis. saat itu dia bersama teman maminya.Papi mengenal Kahraman Diaz? dan isterinya Elisabet Wijaya?".
" Kenal boy, dia teman papi sering main golf, tinggal di Swiss."
" Mereka adalah orangtua Andien pi, blasteran indonesia Turki."
" Papinya orang baik, maminya juga. Papi mendengar meeka di tipu teman sendiri, dan apa yang temannya tipu gak kekal nak, teman papinya ,anaknya kena narkoba, di ciduk poliai, di jaruhi hukuman mati,karena penyeludup besar, anaknperempuannya hamil, dan di tinggalkan suaminya, dia struk dan gak bisa apa apa,isterinya pergi dengan pria lain, keluarganya hancur. "
" Gak main main ,menipu dan memakan uang haram nak, mami pernah dengar, keluarga itu mengalami kecelakaan, dan perusahaannya di jual membayar utang."
" Andien tersisa mi, itupun karena pas kejadian dia di titipkN dengan teman maminya. Kalau gak ,keluarga nya tidak bersisa.Namun namanya kehilangan sangat berat, dia berjuang mendapatkan beasiswa, kuliah dengan beasiswa, jurusan teknik industri, dan dia sangat pintar mi".
" Dia wanita, namun sangat handal," ujar Alex.
Papi dan mami Alex bengong .Ternyata rasa suka anaknya sangat besar pada Andien, dan tipikal wanitanya beda dari yang lain, sang mami dan papi tersenyum.
π»πΊπ₯πΊπ»π₯πΊπ»π₯
Jangan lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment