
Alex menerima laporan dari Sinai dan Sharon, Andien mendapat kesulitan dalam penyelesaian pekerjaannya. Bolak balik revisi,menguras pikiran dan tenaga Andien.Pekerjaan Alex sudah selesai dan pun berangkat menuju India.
Alex memburu waktu, kerinduannya pada sang isteri semakin tidak bisa dia bendung.
Dan Alex memperhatikan persoalan yang Andien hadapi, ternyata benar, Alkan mempersulit Andien. Alex sudah siap membantu sang isteri, namun ketika melihat Andien tiba tiba tidak stabil, dan kejadiannya Andien melepaskan genggamannya, tentu saja Alex langsung bertolak dan dengan kecepatan penuh menarik tali dan menggenggam tubuh Andien dalam pelukannya. Semua terkejut dengan kejadian yang secepat kilat terjadi.
Andien pingsan dan wajahnya sangat pucat. Bahkan dari kaki Andien mengalir darah.Alex sangat panik.
Sharon san Sinai langsung menelepon Benyamin dan Benyamin stand by dekat dengan tempat kejadian.
Alex menggunakan kemampuannya, menurunkan tubuh nya dan tubuh Andien.
Shafon memberikan selimut dan Alex langsung membalut tubuh Andien.
Dokter pun langsung memasang oksigen, Andien di bawa dengan mobil Alex.
" Biarkan aku membawanya," ujar Alkan.
" Kamu siapa? saya suamijya ,saya yang berhak"
" Andien mendapatkan kecelakaan kerja, saya yang bertanggjng jasab atas proyek", ujar Alkan.
" Kamu pikir, aku gak tahu, karena kamu ,isteriku dalam keadaan begini, ingat ,kita sama sama di dunia pertambangan, bukti yang kamu lajukan, susah saya rekam.Kamu menyebabkN insiden ini, kelelahan anggotamu, banyaknya komplein mu mempengaruhi.Jangan pikir kamu bisa lepas, ingat kamu berhadapan dengan Alex prayoga."
Benyamin mengendarai mobil, melaju menuju rumH sakit.
" Yaaang , sadarlahhh".
Bolak balik Alex membelai wajah Andien ,air mata Alex tidak dapat dia bendung.
" Ini darah apa yaaang, apa kaki kamu terluka? ,jangan membuat mas takut yaaang, mas mohon....".
Alex menutup bagoan tengah ,perlahan memeriksa kaki Andien, tidak ada luka, dan darah itu sudah berhenti.
Mobil pun sampai di rumah sakit .Dokter sudah menunggu mereka.
Perlahan Alex meletakkan Andien di brankar. para tim medis bergegas membawa Andien ke ruang UGD.Dojter menanyakan apa yang Andien alami.
Perlahan dokter memeriksa Andien.Mengambil darah Andien.
__ADS_1
Perlahan mata Andien pun terbuka.
" Yaaang, akhirnya kamu sadar".
" Sa...sakit, " ujar Andien memegang perutnya.
Dokter langsung melihat bekas darah.
" Lakukan USG segera,panggil dokter Brayan segera."
" Dokter Brayan ,dokter apa dok?" tanya Alex.
" Dokter kandungan pak".
" A...apa? saya mau, isteri saya di tangani dokter wanita".
" Baik, panggil dokter Maya, segera".
Tidak lama kemudian ,seorang dokter wanita senior pun memasuki ruangan.Alat USG sudah di pasang.
Alex mengira pendarahan yang dulu,kembali terulang.Alex sangat takut.
" Sa...sakit dok".
" Apa kamu tidak tahu. kamu sedang
mengandung? ".
Andien terdiam, Alex juga.
" Kontraksi sudah selesai kamu alami, kamu mengalami pendarahan dan pendarahan sudah berhenti sendiri."
" Bagaimana kandungan saya dok?".
" Lihat di monitor, ini janin nya, masih kecil, dia kuat. Padahal sehari hari, kamu manjat, saya lihat daro pakaian kamu, profesi teknik? apa benar?".
" Ya dok."
" Saya akan suntik penguat, janinnya baik, hanya karena kamu lelah , banyak pikiran, manjat extra banyak, makanya terjadi seperti ini.Jaga jangan sampai pendarahan lagi, nabsu makan kamu gimana?".
__ADS_1
" Terkadang mau makan ,makan banyak dok, terkadang gak, gak makan, " ujar Andien .
Alex mengusap wajah Andien.dengan penuh kasih sayang, Alex terlihat sangat khawatir.
" Jangan tegang gitu dongbpak, apa gak bahagia ,osteri anda hamil?" tanya sang dokter.
" Bahagia dok, sangat bahagia.Tetaoi saya khawatir dengan kesehatan isteri saya, dari segala hal yang palingbpenting isteri saya, saya hanya ingin isteri saya."
" Gak ingin baby nya pak?".
" Yah ingin dok, tetapi jika di suruh mana yang saya pilih, bagi saya isteri saya segala galanya, " ujar Alex.
" Anda sangat beruntung, dicintai suami anda . Saya sebelum masuk kesini, melihat suami anda gak berhenti menggenggam jemari anda, matanya berkaca kaca, terlihat panik, ketakutan.Pria jaman sekarang. jarang nemani iateri cek kandungan.Alasan tugas ke luar kita.Buatnya *** ***, gitu isteri hamil, sudah isteri mual, temani makan aja gak.Bawain makanan kesukaannya pjn gak.Ada pria yang bawain makanan, sayang, namun di luaran sama pelakor.Sifat pria macam mavam. hendaknya anda suami yang baik ya pak, bertanggung jawab, gak mendua, setia, suami siaga, siap antar jaga".
"Amin," ujar Alex.
" Pakaian isteri anda di ganti ya pak, mudah mudahan gak pendarahan lagi.Suasana hati isteri hamil, beda beda pak, berubah ubah.
Alex mengangguk.
" Bapak browsing aja, gimana gejala wanita hamil, aap saja yang dilakukan wanita hamil.Baiknya kerja office aja dulu ya buk, soalnya manjat memanjat tidak di sarankan ,malahan dilarang pada masa kehamilan, karena rentan keguguran."
Alex dan Andien mengangguk.
" Pasien sudah bisa di masukkan ke ruang perawatan".
" Baik dok, " ujar beberapa perawat.
Benyamin mengurus ruangan VVIP buat Andien.
Sharon dan Sinai sibuk mengambil pakaian Andien di dalam mobil.
🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment