Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Tarik Ulur Mu


__ADS_3

" Kita sudah jadian kan Ndien, kenapa mundur lagi? kenapa tarik ulur lagi Ndien?".


" Kita jadian nih atau gak sih Ndien?".


" Please jangan permainkan perasaan mas, sakit," ujar Alex.


" Disaat seseorang berharap, kamu beri harapan, terus kamu gantung , sebagai manusia biasa , jelas Ndien , aku bingung dengan sikap kamu".


" Jangan meragu yaaaaang, ku mohon, aku gak main main , atau kamu yang main main sama perasaan aku, " ujar Alex menunduk dengan wajah kecewa.


Tepatnya mereka duduk di sebuah taman yang menghadap ke laut, dengan lampu lampu menghiasi gedung pencakar langit.


" Jangan kembali bilang kamu meragukan aku karena status sosial kita berbeda, itu tidak dalam kamus pembahasan kita lagi."


" Nathan menyukaimu kan, sejak sekolahan".


" Hmmmmmm," ujar Andien.


" Kamu suka dengan dia?".


" Gak ".


" Terus kenapa kalian pelukan?".


" Hanya teman, udah lama gak ketemu mas".


" Lain kali apa buat gitu lagi ?".


" Enggak."


" Janji mas".


" Hmmmmm....," ujar Alex.


" Hmmm apa mas".


" Hmmm aja, please Ndien ,jangan buat mas terombang ambing, jangan buat emosian, dan harus mendikte,kita sudah dewasa, hubungan kita pacaran atau gak? perjelas sama mas".


" Mmmmm, mas maunya gimana?".


" Kamu tanya mas Ndien, mas mau nikahi kamu, biar kamu tahu, mas itu sungguh sungguh, tetapi kalau kamu belum siap,sampai kapanpun mas akan tunggu, masih banyak Ndien, pribadimu tertutup sama mas, seperti cangkang kura kura menutup diri. Apa mas belum kamu percayai sepenuhnya?".


" Pengalaman mengajarkan padaku mas, bahwa mempercayai seseorang sangatlah sulit ".


" Jangan sama kan pengalaman orangtuamu kena tipu sahabat baiknya, dengan kisah kita Ndien, jangan.Itu pasti beda karena orangnya beda."


" Mas, mas masih singgung kisah aku, mas tega".


Andien sangat sedih dengan kata kata Alex.Selama ini Alex selalu mau mengerti dirinya.


" Mas sengaja mengutarakan apa yang mas nilai tentang kamu Ndien, agar hami tahu, mas bilang apa adanya pada kamu."


Andien berbalik dan meninggalkan Alex.Namun alex berlari mengejar Andien.

__ADS_1


" Jadi ini mau kamu Ndien? harusnya kita itu bisa saling mengingatkan kalau kita sama sama salah. Bukan membenarkan walau sudah salah, harusnya kamu ngerti kan ."


Andien memeluk Alex dengan erat.


" Andien salah mas, maaf".


" Kamu menduakan mas?".


" Enggak, beneran enggak".


" Terus kita aoa jadian atau gak sihhhhh".


" Perlu mas menayakan kamu lagi?".


" Jadian kita kapan yaaang".


" Mas maunya kapan?".


" Ya udah, kita ulangi bulan ini ,atau beberapa bulan lalu".


" Terserah mas aja".


" Kamu mas hukum".


" Baiklah, Ndien salah, kebiasaan jomblo".


" Kamu gak jomblo lagi, ingat", ujar Alex.


" Hmmmm....",ujar Andien.


" Hmmm , iya Andien punya pacar".


Alex sangat bahagia dengan sepenggal kata dari Andien.Alex tidak memerdulikan apapun, dia menggendong Andien.


" Hukuman nya 5 ,okeyyyy, " ujar Alex.


" Kebanhakan mas".


" Hati mas sakit lebih dari 5, apa mau jadi 10 nih hukumannya?".


" Hmmmmm, 5 aja deh mas".


" Kalau lupa lagi, hukumannya 20 atau baiknya seumur hidup yah?" ujar Alex.


" Gak akan lupa,benerannnn".


Andien dan Alex saling bertatapan.


Mereka sampai di apartemen.


" Pakjng barang yaaang, atau mas yang packing".


" Gakkkk...jangan pegang kalilawar ku lagi, awas," ujar Andien .

__ADS_1


Alex tertawa.


Alex mengambil koper kecil Andien, sedangkan Andien memikih beberapa pakaian.


" Dilipat rapi yaaaang, sini mas lipat.Alex dengan sabar melipat pakaian Andien.


" Jangan sentuh kalelawarku mas".


" Ancaman nih?".


" Jangannnn ".


" Ukuran berapa yaaaang?".


" Ihhhh, Andien melempar bantal kepala nya ke arah Alex."


" Kamj gak gahu yaaang, waktu kamu pendarahan ,mas yang ambil pakaian mu, masih malu?".


" Itu kan darurat mas, beda ", ujar Andien dengan wajah merona merah.


Alex sangat rapi menyusun pakaian Andien.


" Apa Sharon dan Sinai yang rapiin pakaian mas setiap tugas?".


" Gak yaaaang".


" Mas yang paking, tetapi kalau beli pakaian ,mereka udah mas list ,beli apa aja,kan brosur ada toko pakaian yang memang ngirm,mas juga gak rutin beli yaaang, hanya beberapa bulan, 6 bulanan, kadang kalau ada pertemuan, mas sering pakai pakaian yang biasa ,yang ada aja."


" Kamu cemburu sama Sharon dan Sinai yaaang?".


Andien hanya diam.


" Mereka kelak akan menjaga kamu.Mereka itu tidak macam macam. Beneran murni bekerja demi keluarga, karena sebelum bekerja ,mereka terikat perjanjian.Tidak boleh macam macam sama mas".


" Mereka menjaga mas dari mahluk penggoda.Mereka sangat menyukai kamu Ndien."


Alex membelai wajah Andien.


Setelah berkemas, mereka oun menuju bandara.


" Kita ke mana mas?".


" Kalimantan".


Aniden mengangguk.



🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2