
Andien berjalan menuju ruangannya, pekerjaannya menumpuk.
Andien memprint kertas tender memeriksa nya secara detail, dan memssukkan nya ke sebuah map, membawa USB dan copy an data nya.
Andien pun keluar dan menenteng berkas nya. Andien pun bertemu Robien.
Andien dan Robien menuju ke sebuah hotel, pertemuan di Canada batal.Klien datang ke Caracas.Sesampai di hotel, Robien masih sibuk menerima telepon, Andien duduk di sebuah kursi,menunggu klien datang.
Andien belum tahu siapa klien mereka.
Andien sibuk memeriksa data perusahaan.
Andien membaca Wa dari Alex. Alex mengatakan, dia lagi meeting, dan mengingatkan Andien , jangan lupa makan siang.
" Ya mas, Andien akan makan siang."
Andien menjawab via rekam pesan.
Andien melihat Robien dan Robien duduk di samping kursi Andien.
Andien melihat seorang pria ,memakai kacamata dan seorang sekretaris pria bersama nya.Andien terkejut ketika pria itu membuka kaca matanya. Alkan menyalam tangan Robien dan Andien.
Andien pun menjelaskan dan menerangkan proyek yang dia susun. Beberapa kali dia adu pendapat dengan Andien.
Andien baru mengetahui, pekerjaan itu akan dilakukan di India.
Dan proyek Itu akan Andien tangani sesuai kesepakatan.
Andien kembali bingung, gak tahu harus menjelaskan bagaimana pada Alex.
Penandatanganan kontrak pun Robien dan Alkan mereka lakukan .
" Ndien ,pesan makananlah, sudah siang ? " ujar Alkan.
Andien hanya mengangguk.
Andien memakan steak dan salad buah, sedangkan Robien sibuk menelepon.
Alkan memandang makanan di dapannya.Alkan pun mulai makan dengan perlahan.
Selepas kembali ke kantor, Andien kembali menyibukkan diri dengan pekerjaanya.
__ADS_1
Andien merasa sangat kesepian, Andien merindukan dekapan Alex.
Andien melakukan video call, dan Alex pun menerimanya.
" Mas....., apa lagi banyak kerjaan?".
" Ya yaaang, pekerjaan ini sangat menyita waktu."
" Tender kemarin, bukan pengerjaan di Canada."
" Jadi di mana yaaang? " tanya Alex.
" India, 1 bulan lebih."
" A...apa? India? "
" Hmmmmm".
" Jadi ,kamu harus berangkat ke India?".
" Ya mas. namanya pekerjaan, tender ini memang sedari awal sudah menjadi tanggung jawab Andien."
Alex menghela nafasnya.
" Ndien, mas berat menjalani hubungan LDR seperti ini, apa kamu juga ?".
" Ya mas, tapi mau gimana lagi."
" Bayar kompensasi kamu gak mau".
Andien kembali gantian menghela nafasnya.
" Kapan berangkatnya?".
" Lusa".
Andien melihat mimik wajah Alex berubah.
" Mas gak bisa bilang apa lagi."
Andien hanya menunduk.
" Sebenarnya inilah yang membuat kita sulit, "ujar Andien.
__ADS_1
" Harusnya kita saling mendukung dalam pekerjaan mas".
Raut wajah Andien sedih.
Alex dan Andien kembali diam.
" Sudah dulu ya mas," ujar Andien.
Andien pun hanya bisa duduk diam.Sampai posisi ini, bukan hal mudah Andien jalani, inilah ketakutan Andien ketika dia menikah, pekejaannya tidak seperti wanita pada umumnya.
Jika suaminya menuntut lebih dari apa yang dia mampu lakukan ,maka akan selalu menjadi perselisihan.
Andien mandi dan kembali memanaskan makanan dari mertua nya.Nafsu makan Andien selalu bermasalah ketika ada masalah.
Suhu udara yang dingin membuat Andien memakai jaket tebalnya.
Andien menyibukkan diri kembali bekerja. Pernikahan yang baru se umur jagung, banyak pasangan yang menjalani pernikahan LDR mengalami kesulitan, apalagi mereka pasangan yang mendadak menikah.
Andien mendapat laporan, sektor D ada masalah. Andien langsung mengambil pakaian kerjanya, mengikat tali sepatunya.
Andien pun bergegas menjawab panggilan dari anak buahnya.
Kebocoran pipa sangat besar, Andien bekerja berjam jam dengan tim nya, seluruh konsentrasinya dia kerahkan.Hingga malam pukul 8 baru pekerjaannya selesai.
Sudah pasti kelelahan sangat dia alami. Dengan langkah lelah Andien kembali ke mes nya.Robien mensejajarkan langkahnya dengan langkah Andien.
" Jorsh sama jabatan dengan kamu Ndien, tetapi dia tidak bisa menyelesaikan jika ada masalah. Solusinya selalu ngaco," ujar Robien.
" Tetapi perintahnya luar biasa, " ujar Andien.
Andien langsung meninggalkan Robien. Terlalu lelah menghadapi Jorsh, rekan nya , selevel dengannya, si tukang perintah.
Robien pun mencari Jorsh langsung dan berbicara pada nya.
Andien bersih bersih dan berbaring di ranjang.Baru teringat handphone nya.Andien mencari handphone nya, dan benar saja, ada 30 panggilan dan layar Wa penuh pesan dari Alex.
π΄πΌπ΄πΌπ΄πΌπ΄πΌπ΄πΌ
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment