
Andien duduk di bagian jendela, sedangkan Alex duduj di sampingnya. Menaiki pesawat kelas ejonomi menjadikan Alex mendapat pengalaman yang baru. Begitu banyaknorang yang mengenal dirinya.Yah ,Alex sering masuk televisi, masuk majalah bisnis. Begitu banyak perjuangan Alex mendapat pengakuan ini, Andien tahu, Alex sudah bejuang selama ini.
Andien mengambil syalnya, dan Alex menolongnya membuat ranselnya di kabin.
Andien duduk, Alex pun duduk. Alex tersenyum melihat kursi itu berdekat dekatan.Alex sengaja mengambil kursi kosong. menset nya di penerbangan sewaktu mengurus bagasi tadi.
Alex tersenyum,mereka tanpa di ganggu siapapun di sampingnya.
Karyawan yang lain bingung melihat Alex dan Andien duduk bisa berdampingan, karena kursi mereka saling berpencar.
" Orang kaya mah bebas, sultan dilawan, hehehehe".
Andien melihat awan begitu indah, tugas mereka menanti . Alex memawarkan permen mint kesukaannya.
Andien mencobanya.Alis Andien berkerut.
" Perment ini tidak begitu manis, rasanya unik, "ujar Andien.
" Yup, perment ini home made Ndien, kalau mesannya antrinya panjang. "
" Keliatan banget ,selera sultan," ujar Andien menahan tawanya.
" Aku rela menanggalkan sultanku, mengikuti kamu Ndien, kurang apa lagi Ndien."
" Kalau kamu minta aku ada dalam duniamu sekalipun,aku akan melakukannya," ujar Alex.
" Serius?".
Alex.mengangguk.
" Masih banyak keraguanmu padaku Ndien, apa lebih memilih orang biasa. Aku juga tidak meminta aku terlahir di keluarga berada, namun kamu harus gahu Ndien, aku bukan anak pria yang di manja orangtuaku, walau aku putera tunggal mereka.Semua aku peroleh dengan perjuangan.Semua aku dapatkan dengan perjuangan."
" Bahkan hidupku lebih dari anak biasa berjuangnya".
" Aku berpikir, ingin membahagiakan kedua orangtuaku, mandiri, dan jika memang Tuhan berkehendak, dia menyatukan aku dengan wanita yang aku sukai sejak masa SMA, kuliah, aku ingin membahagiakannya dan semua perjuanganku buat dia, beneran tulus hanya dia.Aku gakntahu, seperti apa aku dalam hidupmu Ndien. Tapi kamu harus tahu, aku sungguh sungguh."
__ADS_1
" Kamu takut kan,kalau orang sudah kaya. wanita akan banyak rela tidur dengannya, akan gampang berpaling dengan yang lain, kamu memikirkan anak kamu kelak gimana, kamu takut ,habis manis ,sepah di buang, kamu harus memberi aku kesempatan Ndien,.Harus."
" Aku masih mikir mas, aku...."
Andien masih bingung harus bersikap gimana. Menolak pesona Slex sangat sulit, butuh perjuangan , butuh kemunafikan.Alexa gak mau di anggap wanita penggoda,wanita matre yang ngincar seorang milyoner.
" Kamu gak akan bahagia Ndien, jika banyak mikirkan apa kata orang, hidup kita yang jalani,bukan orang," ujar Alex.
Andien hanya diam.
" Ngantuk ," ujar Andien mengalihkan perhatian.
Andien pun memasang earphone nya.
" Kamu suka dengar lagu bahasa indonesia Ndien?".
" Yup, kangen pulang ke Indo."
" Lagu mereka sangat waw...".
" Kamu suka lagu apa?".
talking to the moon, love is gone".
" Kenapa suka lagu sedih sih Ndien.".
" Aku suka lagu ,apa yang aku rasakan mas.Aku merasa cintaku sudah habis sejak semua keluarga meninggalkanku."
" Terlalu berat menjalani semua sendiri, sepi, hanya merindukan mereka dalam hari hariku.Dulu aku sering putus asa, tapi yah mau mati juga gak mati, mau hidup pengen mati, semua berkecamuk".
" Aku duduk mendatangi sebuah panti asuhan, disana lama mandang anak anak yang lebih kecil udah yatim piatu, mereka bisa kuat,masa aku kalah.Aku berusaha bangkit, berjuang dapatkan beasiswa, hidup.semakin keras,utang banyak, semua bisa di lalui.Kalau gak ada Reyhan, aku gak tahu gimana."
" Reyhan selalu ada. banyak bantu.Kadang datang bawa makanan, pakaian. Tapi aku menganggapnya daudara. sedangkan dia beda.Bingung sihhh, malah ketika aku menjauh begini, dia masih tanyain, masih perhatian. Aku semakin serba salah."
" Aku hanya bisa ,belikan orangtuanya hadiah dengan gaji pertamaku, bawa mereka makan, mereka rutin nanyain gimana akunya.Sudah seperti keluarga."
__ADS_1
" Jadi beban sihhh, ketika aku menolak permintaan Rehan, jadi beban seperti kemakan budi.Aku keluar dari zona mereka.Mulai setidaknya membalas apa yang bisa kuberi karena aku sudah bekerja. Banyak hal aku berikan, agar jangan jadi beban di akunya.Makan budi orang lain bukan hal mudah juga."
" Kamu hebat Ndien. Mandiri, kuat."
" Makasih pujiannya, "ujar Andien.
" Aku mau kerja, yah nabung, beli apartemen, sama membalas yang aku mampu, pada orang orang yang membantu aku mas".
Andien menguap dan menutup matanya.Perlahan nafas Andien berhembus teratur.
Alex.mengusap tangan Andien.
" Aku bersedia, mengganti rasa dukamu Ndien, kamu cukup percaya, aku gak akan sia siakan kamu, aku tetap memperjuangkan kamu sampai kapanpun.Hanya ada aku Ndien, hanya aku dalam hidup kamu, percayalah."
Andien masih mendengar ucapan Alex , namun Andien pura pura udah tidur.
🥰😍🤩😂🤣😅
Singgah juga ke karya saya lainnya
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment