
Alex kembali membalik tubuh Andien ,menempelkan bibirnya tepat di bibir Andien.******* bibir Andien dengan kasar, menyalurkan rasa cemburunya pada Andien ,mengingat mereka jalan berdua beberapa saat lalu.Bagi Alex ,wanitanya tidak boleh di ganggu dan di dekatinsiapapun, dia sudah lama berjuang, dan tidak akan menyerah.
Ciuman bertubi tubi Alex lakukan sampai bibir Andien sedikit membengkak.
" Maaf," ujar Alex mebgusap bibir Andien.
" Kamu seperti vampir, apa wanita lain belum ada yang bisa menemani kesepianmu disini?".
" Aku tak butuh wanita di saat kesepian melanda, hanya membayangkan wajahmu sudah cukup, namun ketika kamh berada si dekatku, aku tidak kuasa menahan hasrat, bahkan jika kamu bersedia ,aku akan menikahimu malam ini juga, "ujar Alex dengan wajah serius.
" Kamu hanya sesaat tertarik".
" Sejak SMA, aku menahan diri, sejak kamu jadi sekretarisku, aku menahan perasaanku, tiba tiba kamu menghilang, aku mencarimu kemanapun sampai aku putus asa."
" Dan kamu dekat dengan beberapa wanita?".
" Yahhh, tetapi hanya 1 bulan ,pisah, hanya bertahan 3 bulan, karena aku gak pernha tertarik dan hatiku hanya ada kamu Ndien."
" Kamu sudah meniduri mereka?".
" Tidak, tidak pernah,just kiss, tanpa perasaan".
" Sadis ," ujar Andien menahan tawa.
" Kamu ada gangguan dan kelainan?".
" Tidak, aku menganut paham, tubuhku berharga buat wanita yang aku cintai", ujar Alex dengan penuh keyakinan.
" Yakin masih virgin?".
" Kita test drive? "tanya Alex.
" Kenapa sama aku langsung mau test drive?" aku curiga deh, kamu masih segel".
" Aku hanya mau melakukannya dengan kamu, wanita yang aku sukai, sayangi, peduli, karena kamu aku disini, berada disini, tidak memerdulikan pekerjaanku di new york, bahkan kedua orangtuaku tidak bisa berkata apa apa ,ketik anaknya laksana pejuang tangguh, meraih wanitanya."
" Makasih membalas ******* ku Ndien".
" Itu sedikit korsleting".
__ADS_1
" Gakkk, kamu gak akan balas,jika kamu gak ada rasa,karena aku juga tidak pernah membalas ******* seseorang," ujar Alex membelai rambut Alexa.
" Aku terbawa suasana saja ".
" Tidak, bahkan kamu tidak meolak lagi, sejak kitaelakukan first kiss di bawa air.Mau coba lagi next time Ndien?".
" Gakkk...., " jerit Alexa membenamkan wajahnya di dada bidang Alex.
" Kamu malu?".
" Yah malulah".
" Jangan malu, ini pria yang mencintaimu,bertahun tahun dalam pengembara, menemukanmu kembali, adalah jodoh bagi aku, bisa satu kampus wau dengan waktu singkat."
" Dua kali kamu pergi Xa, masuk kampus ,tiba tiba cuti, aku mencarimu kesulitan, hanya 1 tahun kamu kuliah dan gak tahu pindah dimana,kembali pindah di kampus ini, apa kamu merindukan aku? kamu merasakan kerinduan , makanya kembali ke kamlus?".
" Gak ahhh, kamu ke PD an dehhhh".
" Baiklah, aku ke PD an, dan aku gak mau tahu, kamu mau kan jadi pacar aku Ndien?".
Andien menggeleng.
Andien menunduk.
" Akan aku pikirkan, beri aku waktu, aku gak bisa jawab. Kamu gak malu punya pacar se kere aku? kasar, bekerja ala laki laki?".
" Gak, karena aku menyukaimu , mencintaimu" Ndien.
" Sudah malam, gak baik ada yang liat kamu di kamarku".
" Malahan bagus Ndien, biar kita di sergap dan di nikahkan".
" Aku serius," ujar Andien.
" Aku juga serius Ndien", ujar Alex.
" Aku lelah , mau tidur".
" Aku temani bentar, kenapa kamu tidur selalu ngigau Ndien?".
__ADS_1
" Kamu mengintip aku tidur?".
" Kamu gak menutup pintu, aku masuk.Kamu ngigau, ketakutan, kenapa?".
" Masa lalu, "ujar Andien singkat.
" Gak mau cerita?".
Andien menggeleng.
" Baiklah ,kapan kamu ada waktu, aku bawa kamu terapi, mau ikut? sepupu jauh ku, jago terapi masalah gangguan tidur, aku pernah mengalaminya ,saat kamu tiba tiba menghilang. Jangan pernah menghilang lagi Ndien, aku sangat kacau saat kamu tidak ada di dekatku", ujar Alex.
Andien hanya diam.
Andien berbaring.
" Aku akan keluar, jika kamu sudah tidur, dan mengunci pintu"
Andien mengangguk.
Belayan Alex membuat air mata Andien melelh di samping matanya.
" Kenapa menangis Ndien?".
" Aku merindukan kedua orangtuaku, mereka pergi bersamaan .Dulu papi selalu melakukan hal seperti yang mas lakukan."
Alex mendekap Andien dengan erat.
" Luka seperti apa yang kamu alami Ndien, kenapa tidak mencari aku, ketika kamu bingung dan sendirian?".
Andien hanya terisak dalam dekapan Alex
π©βπΌπ§βπΌπ©βπΌπ§βπΌπ©βπΌπ§βπΌπ©βπΌπ§βπΌ
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment