
" Mas gantiin baju aku?".
" Ya yaaang, bersihkan kamu setiap hari".
" Ihhhh, mas".
" Isteri, kapan kita menikahnya mas?".
" Dokument yang kamu tanda tangani, itu dokumen pernikahan kita secara sipil yaaang."
Andien kembali syok.
" Mas tidak ingin , kita terpisah.Saat kamu mas temukan dalam badai salju, kamu tidak sadarkan diri yaaang.Mas mebalut kamu dengan selimut tetap sama.Mas akhirnya outus asa ,membuka pakaian kamu, dan mas melakukannya dengan kamu, bukan mencari keuntungan, setelah memasuki kamu, baru kamu bereaksi yaang."
Alex mendekap Andien dengan erat.
" Sayaaang, mas sangat menyayangi kamu, sungguh".
" Jika hanya sebuah tanggung jawab, baiknya mas jangan lakukan. Tidak apa apa mas".
" Gak yaaaang, mas bukan hanya tanggung jawab, mas gak bisa kehilangan kamu, apapun akan mas lakukan."
Andien terisak dalam pelukan Alex.
" Kamu isteriku sayaang, sah di mata negara."
" Pernikahan secara agama, akan kita langsungkan begitu kamu pulih sayaaang".
Andien kembali terisak.
" Kamu gak mau sama mas? "tanya Alex khawatir melihat Andien kembali menangis.
" Mau, " jawab Andien singkat.
Alex pun tersenyum.
" A..andien, Andien sudah sadar pi. Puji Tuhan. mami lega nak."
Mami Alex langsung mengusap kepala Andien.
__ADS_1
" Apa sudah di cek dokter nak? dokter bilang apa?".
" Semua baik mi, pi, jika Andien bisa makan, infusnya bakalan dinlepas."
" Mami ada masak nasi lemak, mau nak?".
Andien mengangguk.
Mami Alex bergegas membuka kotak makanan, menyuruh Alex memberi Andien air hangat buat minum. Kemudian Alex dengan sabar menyuapi Andien.
Andien kembali mengantuk dan tertidur.Beberapa jam sesudah tidur Andien kembali bangun , Andien dalam dekapan Alex.
" Tangan kamu bengkak yaaang, mas panggil perawat lepaskan infus yaaaaah".
Andien mengangguk.
" Sakit ," ujar Andien.
" Dua hari lagi natal, kita di rumah sakit atau di rumah kita ngerayain natal yaaang?
" Andien gak suka di rumah sakit mas".
Sang dokter membawa Andien rongent paru, dan mengambil darah Andien buat di cek.Ketika Sore, semua hasil sudah di terima.
" Anda sudah pulih dengan baik, sudah boleh pulang, jika ada keluhan, boleh kembali berkonsultasi , " ujar sang dokter.
Andien dan Andien pun mengangguk.
Alex mendekap Andien.Wajah Alex sangat bahagia.
Alex menyuruh Sinai dan Sharon mengemasi pakaian Andien.
Mami dan papi Alex sangat bahagia.
Andien pun di gendong Alex memasuki mobil. Benyamin membawa mereka menuju mansion.
Alex kekeh mendekap Andien dengan hangat.
__ADS_1
Malam itu mereka tidur dalam satu ranjang besar. Andien masih merasa sangat asing.Alex hanya tersenyum padanya.
Pagi itu, mami Andien mengatakan,beberapa kerabat akan datang ke rumah mereka,buat merayakan makan malam buat natal.Alex pun mengangguk.
Alex memasuki kamar dan mencari Andien.Andien berendam dalam bath up.
" Sayaaaang, jangan berendam, kamu baru pulih," ujar Alex panik.
Alex langsung mengangkat tubuh Andien, membawanya ke shower.
Andien dalam keadaan polos. Tentu saja membuat Alex sulit mengendalikan dirinya, apalagi Andien isteri nya saat ini.
Alex menghujani Andien dengan ciuman, mengeringkan tubuh Andien dan mengeringkan tubuhnya. Mereka dalam keadaan polos.Deru nafas Alex pun memburu.
Alex mengangkat Andien ke atas ranjang. Andien kelimpungan saat Alex menghujaninya dengan kecupan di beberapa tempat.
Andien semakin terangsang.
" Mas menginginkan kamu yaaang".
Adien hanya diam.Diamnya Andien Alex anggap sebagai ijin.Alex mengunci pintu kamar, langsung menaiki ranjang.******* , kecupan silih berganti.
" Sa...sakit mas."
" Ya yaaang, kita sama sama melakukannya pertama kali, tentu saja perlu penyesuaian," ujar Alex.
Perlahan Alex menghunus pedangnya, dan peleburan pun terjadi.
Setelah membersihkan diri, Mereka berbaring tidur karena kelelahan.Andien selalu dalam pelukan Alex.
Dekapan itu memberi perlindungan pada Andien.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment