Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Yoga, Rizal Roni,Faisal


__ADS_3

" Kita hidup harus satu server yaaang, jangan kita saling egois masing masing, harta mas ,harta kamu juga".


" Salah mas, harta mas. hartanya aku, hartanya aku, yah hartanya aku sendiri," ujar andien ngakak.


" Ya ,gitu juga gak masalah yaaaang", ujar Alex.


" Mas gak takut jadi kere?".


" Gaaaaakkkkk".


" Andai kamu niatan menipu, meproroti suami, mas rela yaaang, rejeki suami dari doa isteri. benar kan yaaang".


" Apa menurut mas begitu? " tanya Andien.


" Yup".


" Manis betul suamiku, lama lama aku bisa kena diabetes dehhhh".


Alex kembali tertawa.


Alex membelai wajah Andien.


" Shopoingnya tunda aja deh mas, kita quality time aja".


" Ayoook siapa takut, kamu minta gelud ya yaaaang, apa ketagihan.


" Ihhh,pikiran mas ngeras aja dehhh, maksud aku, quality time gak harus *** *** kan, kita nonton bareng, makan di mana, jalan kemana ,gitu loh massss".


Andien menahan tawanya.


" Mas pengen quality time nya gitu yaaaang."


" Mas, kamu serius?".


" Serius dong yaaang, jadi pengen."


" Selesai pulang jalan atau nonton ,gimana?"tanya Andien.


" Baiklah ibu negara, suamimu ini baik lohhh,penurut lagi,benar kan yaaaang".


Andien ngakak tertawa.


" My wife the first".


Andien kembali tertawa.


" Kita naik sepeda motor aja, lebih mesra mas".


" Kalau hujan gimana yaaaang".

__ADS_1


" Masa CEO takut hujan sihhh? ".


" Bukan mas nya,kamunya sayaaang, kamu rentan flu, batuk".


" Gak .as, yuk laaaah, besok Andien udah balik".


" Penerbangan malam yaaang".


Alex menarik nafasnya berat.


Alex menarik tangan Andien.


Alex memasang jaket dan helm Andien.


Alex dan Andien berpanitan pada kedua orangtua Alex.


" Boy, kalau hujan, cukup telepon mami, jangan di tempuh hujan hujan."


" Beres miiii, " ujar Alex sambil berkelalkar menghormat ke arah Alex.


Alex membawa Andien ketemu dengan teman temannya.


Andien bingung, baru kali ini Alex mengenalkannya pada temannya.


" Ini Yoga, Rizal, Roni, Faisal."


Andien dan sahabat Alex saling bersalaman.


" Ya ,aku gak bakalan bilang ke kamu Ga. ke Rizal juga, kalian ngebet ngejar Andien.Asal kalian tahu, dari semasa SMA ,aku mencintai Andien."


Alex kembali tersenyum.


" Kamu curang Lex ,kapan kamu pacaran, kapan kamu menikah, teman baik aja gak tahu", ujar Rizal.


" Lex , kami gak pernah ngirimi bunga, gak pernah kasih apa apa gak pernah, kok kamu bisa yang nikah sama Andien sihhh, jangan jangan pakai pelet dehhh, " ujar Yoga.


" Jaman beginian, gak dehhh" ,ujar Alex mendekap pinggang Andien.


" Sempat kan loss kontak sama Andien kitanya, semua gak tahu Andien kemana, " ujar Rizal.


" Iya, setelah taamantan kan," ujar Roni.


" Walau kita udah lulusan, kita sering nongkrong hanya buat liat Andien manjat tebing, makan di kantin, terkadang kita nyamar dan ajak main anggar, "ujar Faisal.


" Kamu ingatereka yaaang?".


Andien mengangguk.


" Paling pasif itu kamu Lex.Tetapi kok kamu pulak yang berhasil dapatkan wanita gebetan. Sungguh gak rela aku Lex," ujar Yoga.

__ADS_1


" Kami yang nyatakan perasaan, lewat bunga, ketemuan, ngajak jalan, selalu di tolak halus, eh elu yang pasif yang dapat, gak adil deh Lex."


" Udah ,jangan bilang gak adil, kami udah resmi menikah, jadi yg jomblo ,yang masih single jangan iri, " ujar Alex menahan senyum.


" Jujur kesal sih lex ," ujar Roni.


" Tapi kita kan udah janji. siapapun pilihan Andien ,kita terima, " ujar Yoga.


" Bulan madu kemana Ga?".


" Privasi ,"ujar Alex tersenyum penuh makna.


" Dasar ..., giliran *** *** gak ngundang, gak publikasi juga, "ujar Rizal.




" Kamu sangat beruntung Lex ,kalau kamu gak cepat punya baby, hati hati, banyak yang incar Andien, bisik Rizal."


" Kalian menikah dimana Lex?".


" Kami menikah di Swiss."


" Pangesan, " ujar Rizal.


" Kalian gak beri ucapan selamat buat aku?".


Ke empat teman Alex memeluk Alex bergantian.Ketika hendak memeluk Andien, Alex langsung menarik Andien dalam pelukannya.


" Salaman aja, jangan pakai acara peluk".


" Parah dahhh, posesif banget, " ujar Roni.


" Kalian kan mencari kesempatan dalam kesempitan, dan ingat gakkkk, Andien itu udah memiliki hak paten, hak ciptanya udah di legalitas negara, " ujar Alex.


Mereka semua tertawa.


Alex membelai lembut rambut Andien. Andien sedikit kikuk karena mengenal mereka. Mereka dulu sewaktu kuliah rada aneh ketika mendekati Andien.Andien terkenang kelucuan mereka.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


Malam itu Andien tersenyum


__ADS_2