
Alkan masih menunggu di luar ruangan Andien.Wajah cemas ,takut jelas terlihat. Alex keluar dari ruangannya dan mengerutkan dahinya.
" Kamu ngapain masih disini? satpam? ".
" Saya disini ,ingin melihat keadaan Andien."
" Dia sedang istirahat."
" Semua ini karena kamu kan Alkan, jangan pikir aku gak tahu apa yang selalu kamu minta dia ubah, aku pemain lama dalam hal ini. Kamu sengaja kan".
" Ya aku sengaja , agar Andien tetap pada kontraknya dan aku akan memperpanjang kontrak Andien."
" Kamu akan menghadapi kuasa hukumku, dan pelanggaran kode etik kerja, sudah aku reccord,mau di perpanjang boleh saja, aku akan melindungi wanitaku, isteriku, ibu anakku, dan kamu bukan apa apa bagi kami , aku mempercayai isteriku lebih dari apapun."
" Dan satu hal yang harus kamu tahu, kami sedang bahagia, karena kami akan menjadi pasangan yang memiliki bukti cinta, Tuhan sedang merawat dan memberikan kami hadiah terindah, dalam rahim isteriku telah tumbuh seorang baby, kamu mempersulit isteriku? jangan mimpi".
"Dia hanya teman. Selama kau tidak memiliki perasaan yang sama dengannya, kau harus menjaga jarak dengannya. Bukan berarti kau tidak boleh berteman dengannya. Jangan memberi seseorang kesan yang salah jika tidak mungkin bagimu untuk membangun sebuah hubungan yang lebih dari sekedar teman dengannya. Apalagi dia ,orang yang kamu suka, sudah memiliki pasangan . Kau tidak ingin disalahpahami sebagai orang yang berselingkuh bukan?. Maka ketahuilah batasan itu, " ujar Alex.
" Aku mencintai Andien.Sejak bertemu dengannya. Aku sulit mencintai siapapun.Aku gak peduli, hanya Andien yang mampu mengetarkan jantungku."
__ADS_1
" Jika menunggu bisa membuatnya kembali. Maka aku berjanji akan menunggunya selama apapun itu," ujar Alkan.
" Jangan mengganggu isteriku, kamu bisa aku perkarakan.Dan ingat menjauhlah sejauh mungkin, aku gak mau isteriku melihat kamu, gak mau isteriku banyak pikiran dan tertekan karena kamu, apa urat malu kamu udah putus, biasa trennya pelakor nih calon pembinor."
" Besok pagi, aku akan mengerjakan pekerjaan isteri aku yang belum selesai. Jika masih cari ribut, kamu berhadapan dengan Alex Prayoga."
" Hei bung, kamu mengancamku".
" Atau sebaliknya? kamu yang mancing buat menumbuk wajahmu? sayang aku gak akan melakukannya. Karena kamu akan mengambil kesempatan , menyuruh isteriku melepaskanku, kalau gak kamu pidanakan karena memukulmu, gakkkk, aku gak akan masuk dalam jebakan kamu."
Alkan terkejut dengan perkataan Alex.
" Seorang suami, seorang pria akan mampu menjaga wanitanya, dan aku akan melakukan apapun , demi anak dan isteri aku".
Alex tertawa.
" Anda melamar nya duluanpun, apa anda yakin, Andien menerima anda? kami kenal sejak SMA, kuliah, dan kenapa kami bisa bersama? realistis bung, jangan obsesi."
" Andien itu nerima saya pasti karena hatinya milik saya, dia hanya mau saya. Mau kamu sekaya apapun, dan jika aku se kere apapun, sia akan milih saya. Kamu gak liat, Andien bukan wanita matre yang penjual cinta buat bergelimang harta? tidak. Andien pribadi yang kekeh pada pilihannya. Kamu gak mengenal wanita yang kamu sukai? ".
__ADS_1
" Aku akan membawa pulang wanitaku, begitu dia kuat. Dan jangan menguras kesabaran seorang Alex Prayoga."
" Mengganggu macan sedang tidur, kamu tahu sendiri akibatnya."
" Ben, kenali orang ini, Sinai, Sharon, mulai sejak saat ini, jangan biarkan siapapun membawa makanan, atau masuk ke ruangan isteri saya."
Alex kembali masuk ke ruangan sang isteri.
" Sayang, kita telah ber ikrar, untuk saling setia, mas harap kita bisa memegang teguh janji suci pernikahan kita. Kita saling meyakini, aku hanya untukmu dan kamu hanya untukku".
Alex mengecup dahi Andien.
Andien menahan senyum, Andien terbangun ketika Alex membuka pintu.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment