Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Kerasukan


__ADS_3

" Kamu seperti kerasukan, semakin lama semakin aneh, ngajak gelud aja, " ujar Andien.


" Semakin kamu marah, semakin kamu menggemaskan Ndien".


" Kamu senang ya,liat orang darah tinggian, lama lama bisa struk karena menahan amarah".


" Jangan ditahan amarahnya Ndien, lampiaskan aja".


" Kalau di lampiaskan,kamunya jadi rata dengan tanah".


" Kita duel? boleh, kamu bisa taekwondow? " tanya Alex.


" Ya bisalah, tapi tenaga kamu kan double, gendong aja , seperti atelit angkat besi, gak kepayahan."


Andien masih penasaran sama game, dari tadi kalah, efek dari penculikan dadakan.


Andien sesekali mencuri pandang ke arah Alex.Dan ketika curi pandang ke 3 kalinya ,Andien lakukan, Alex menatap ke arah Andien.


" Apa ganteng? " ujar Alex.


" Gak, yang adanya brewok," ujar Andien mencibirkan lidahnya.


" Dari tadi nyuri nyuri pandang , penasaran? apa udah kepikat?".


" Nih mahluk over PD kali yah, ampun DJ".


" Main game apa? pasti kalah"!!!, ujar Alex.


" Ini karena penculikan ,ilmu pun hilang, tadi di apartemenku tetap menang, aura tempat tinggal sama aura majikannya sama," ujar Andien tertawa.


" Bisa masak?"


Andien menggeleng.


" Bisanya maem,alias makan doang,"ujar Alexa.


" Bisanya masak apa Ndien?".


" Air , masak mie instan, telur dadar, telur mata sapi, itu udah jago, " ujar Andien tertawa.

__ADS_1


" Belajar dari mana masak kamu Al?".


" Liat chef masak, nyoba ,langsung bisa," ujar Alex.


" Orang jenius mah bebas, tetapi jarang kan milyoner masak segala", ujar Andien.


" Kalau bosan, masak buat diri sendiri, ada tantangan tersendiri,seru abiz, " ujar Alex.


" Benar juga, kadang malas beli , pengen makanan rumahan, " ujar Andien.


Andien meletakkan handphonenya dan melangkah mendekati pantry.


" Bisa potong sayur?" tanya Alex.


" Motong memotong bisa banget, jangan disuruh masak, hambar, atau sangat asin, "ujar Andien menahan tawa.


Perlahan suasana di antara mereka pun cair.


Andien membantu Alex menyiangi brokoli, wortel dan arcis.


" Chines food?".


" Yupppp, " ujar Alex.


" Maklum ,tiap hari berkutat di oil, jadi butek," ujar Alex ngakak tertawa


" Suka makan ikan?".


" Gak, " ujar Andien.


" Makan ikan banyak. biar jenius, DHA ikan banyak. biar otak encer."


" Bodoh ahhhhh, otak biasa beku," ujar Andien ngakak tertawa.


" Kamu merendah banget. nilaimu bagus, pujian banyak kamu dapatkan, nilai kita beda tipis, dosen banyak ceritabtentang kamu Ndien".


" Kamu lulusan internasional School Singapura kan?".


" Kok tahu?".

__ADS_1


" Ya tahu dongggg, " ujar Alex.


" Serius dong".


" Kamu adik kelas, tepatnya aku senior kamu di sekolah".


" Aku gak kenal kamu", ujar Andien.


" Ya, hanya kamu yang aneh, jarang ngumpul anak lain, suka membaca, banyakan di perpustakaan".


" Aku suka baca, ada yang kurang rasanya kalau gak baca".


" Beli buku mahal, jadi sehari hari, masih sama ,ngeram diperpus ," ujar Andien .


Andien menatap kemahiran Alex memasak.


Sewaktu menggoreng ikan, Andien takut, sampai jonkok, Alex tersenyum melihat tingkah Andien.


" Kamu gak pingin, bisa masak, nanti suami bisa makan maskanmu?".


" Kalau pingin gitu , karena gak bisa masak, maka nikah aja sama Chef ,semua terjamin, perut, ke lezatan masakan, terjamin."


" Jangan nikahin chef".


" Emangnya kenapa?" tanya Andien.


" Kamu nikahnya sama saya aja, saya akan belajar masak buat kamu," ujar Alex.


" Gombal banget sihhh kamu, " ujar Alexa.


" Panggil mas, panggil abang, asal jangan panggil om".


" Kalau gitu aku panggil nya om aja dehhhhh," ujar Alexa menahan tawa.


🐣🐤🐥🐣🐤🐥


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2