
Alex.bingung melihat arah pandangan Andien.Terheran heran melihat sang isteri tersipu malu.
" Kamu kenapa yaaaaang?".
" Alex tersenyum".
" Ehhhh, enggak, ujar Andien kembali menunduk".
" Ndien kamu kenapa? salah makan obat yah? senyum senyum sendiri? " tanya Reyhan.
" Aku mau jodohinnkamu mas".
" Boleh tu Ndien, pilihan kamu pasti the best," ujar sang mami Reyhan.
" Beneran mas mau ?"
" Hmmmm, kamu usil deh Ndien."
" Bukan usil mas, seriusan."
" Kamu mau aku jodohin kan mas".
" Mas gak bisa move on Ndien, kalau mas melepaskan mu, bukan berarti mas melupakan cinta, namun lebih menghargai pilihan kamu."
" Jalani aja dulu, dia orangnya baik, tegas ,tomboy, mau dikenalin kan mas?".
" Wajib Ndien, kenalin aja, mami support nak, Rey harus bahagia ,benar kan Ndien, "ujar mami Reyhan.
" Benar dong mi, wajib".
" Mulai deh ,mami dan Andien,kalian ber dua ini, udah jangan repot repot".
" Gak repot", ujar Andien dan mami Reyhan serentak.
__ADS_1
Reyhan menggaruk kepalanya.
" Rey, udah gak jamannya lagi malu malu gitu, gercep dikit dong nak, mami pengen punya cucu juga lohhh nak".
" Benar mas Rey, Andien juga pengen punya ponakan, anak kita bisa main sama sama, kan seru, seperti kita sewaktu kecil".
Sharon keliatan menutupi perasaannya.
Andien suka melihat Sharon, dia orangnya simpel, gak agresif, orangnya biasa aja, baik, ringan tangan kalau menolong. Hanya kalau gak suka ngomong langsung dan blak blakan.
Terkesan lebih kasar, namun kalau soal hati, baik.
" Mi, mami suka buah naga kan?".
" Suka banget Ndien."
" Kalau gitu, Sharon pergi ke perkebunan buah naga, mau yaaaah".
" Mas antar Sharon yaaaah, Sinai mau saya suruh beli kerupuk."
" Ndien ,kamu sakit atau piknik sih".
" Keduanya kali yah bangggg"
Semua pun tertawa.
Malam itu, Andien kembali menhalami naik betis, dengan sabar Alex mengurut betis Andien.
Mami Alex sudah istirahat di hotel milik keluarga Alex.
Beberapa hari kemudian, Andien sudah lumayan keadaannya.
Sperti pagi ini ,Alex dengan penuh kasih sayang meng keramas kepala Andien dengan shampo, Andien sangat senang.
__ADS_1
" Orang bilang, kalau nanti usia pernikahan sudah tahunan ,bahkan mencapai 14 tahunan, banyak aja masalah, dari masalah bosan, jenuh, masalah hilang rasa cinta, mulailah ada wanita lain".
" Yaaang, gak harus nunggu 14tahun, gak harus nunggu kapanpun,jika memang niat gak benar,kapan saja bisa ."
" Tetapi usia pernikahan segitu,rentan mas".
" Rentan lumrah, semua fase ,pasti setiap pasangan rasakan, tetapi pengendalian diri, mampu gak melewati badai tersebut, mampu jujur gak pada pasangan, banyakan gak mampu yaaang, karena godaan pasti dasyat, banyak kejatuhan manusia ,kehancuran rumah tangga, dengan kurangnya komunikasi, sibuk mengurus anak anak, sibuk kerja, banyak faktor."
" Manusia harus pandai mensiasatinya.Karena setiap manusia , punya cara dalam menjalankan hubungannya dengan orang lain, gak ada yang sama yaaaang, beneran, berumah tangga artinya dua orang, dua pribadi berbeda ,saling belajar memberi dan menerima, belajar menerima kelebihan dan kekurangan, belajar melengkapi, belajar melangkah seperti sepasang sepatu", ujar Alex.
" No body perfect yaaaang, namun pada pasangan wajib berusaha lebih baik lagi, wajib gak ada tawar menawar. Pasangan teman se umur hidup, teman berbagi dan bercanda."
" Mas. apa mas mau jagain anak kita ,gitu dia lahir".
" Yah mau lah yaaang, kamu sudah lelah, mengandung, masa menjaga aja mas gak mau, keterlaluan kan yaaaang".
" Kan bapak bapak banyakan gitu , mau nya nyalurin hobby aja mas,ngumpul bareng teman, ngopi ngopi, ada perkumpulan sepeda, ada perkumpulan naik moge, macem macem.Isteri di rumah, sendirian, ngasuh anak,sedari pagi sampai malam,ke pagi lagi, lain anak sakit, eh suaminya janji melulu pulang, nyatanya gak."
" Isteri di rumah usah bingung ,anaknya sakit".
" Pria lebih mentingin ke egoisannya ya mas, pria dan suami peduli, langka. Pria gak nyadar sudah menikah dan punya tanggung jawab".
" Yah yaaang".
🥰😍🥰😍🥰😍😍
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1