Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Seperti Tom and Jerry


__ADS_3

Andien ikut masuk ke dalam mobil keluarga Reyhan.


Alex menatap Andien. Ada rasa Alex rasakan tidak nyaman.


Malam itu , Andien tidur bersama mami Reyhan, mereka saling tertawa setelah menggesek kartu Reyhan dan sang papi.


" Kita ini lucu ya Tan, tantw beliin Ndien barang, eh Andien beliin tante barang, tiba mau bayar, rebutan, alexa , om dan mas Rey."


" Mereka takut ,uang kamu gak ada.Udah simpan aja, jangan merasa utang budi.Asal kamu tahu Ndien, Mami kamu, papi kamu, dulu jagahin Reyhan, gak pernah perhirungan,beli apapun buat Reyhan, beli ke mas mu, Rey juga dapat, mainan yang sama.Mereka sangat baik.Pernah Tante kepepet uang, mereka langsung beri, gak kebayang, lalau gak ada uang mereka, Reyhan entah masih ada atau gak."


Mami Reyhan memeluk Alexa.


" Jangan pernah anggap om dn tante orang luar, sama siapapun kamu nikah, kami akan mendukungmu, asal kamu bahagia, asal kamu dia jaga benar benar tulus."


" Ah Tante ,Xa pengen sendiri aja dulu, belum kepikiran menikah".


" Kamu sama dengan Rey, anak teman Rey a


udah ada SD dan SMP, dia nikah aja belum.Sepupu Rey yang usianya se kamu, udah menikah, anak udah 2. Kalian gimana sih Ndien?".


Andien hanya tersenyum.


" Cewek di depan mata nolak, tuh puteri kesayangan mami nolak aku, selalu itu ,"ujar Reyhan .


Malam itu Andien kembali teringat sosok mami Reyhan, papi nya memeluk Andien saat mengurus jasad kedua orangtua Andien.


Andien pun tertidur. Ketika pagi datang, Andien bangun dan berbagai menu makanan susah tersusun rapi di kotak box . Andien tahu, mami Reyhan selalu paling tahu kebiasaan mami Andien.


" Tante kenapa repot repot".


" Gak repot nak, tante senang, masakin buat kamu sesekali.Ini ada beberapa makanan beku, masukkan ealam kulkas, kalau mau makan, tinggal panasi".


" Makasih ya Tan".


" Ndien berangkat dulu, biar gak telat."


" Ya nak, kami antar ya. Sekalian dari ngantar kamu, kami balik ke Canada. "


" Ya Tan."

__ADS_1


Alexa memeluknkedua orangtua Reyhan dan melambaikan tangannya pada mereka.Reyhan juga mengelus puncak kepala Alexa.


Alexa sangat bersyukur mereka selalu ada buatnya.


Dengan semangat 45, Andien memasuki kamarnya, memasukkan aneka makanan beku ke kulkas dan memasukkan aneka masakan mami Reyhan ke kulkas. Andien sudah kenyang makan bersama mereka, jadi makanan ini dia akan makan siang atau malam nanti.


" Pagi Ndien".


Andien menoleh ketika berada di kebun belakang mess.


" Pagi bos ," ujar Andien.


" Keluarga Reyhan sangat dekat dengan mu".


" Ya, karena orangtua Reyhan teman papi dan mamiku, saat kecelakaan juga bertepatan tidak jauh dari rumah mereka.Saat itu aku di rumah mami Reyhan ,main dengan sepupu Reyhan."


" Mereka sangat menyayangimu".


" Tentu saja, setiap hari bersejarah, mereka selalu ada, selalu menemaniku".


" Kamu gak cerita ke aku, aku juga bisa nemani kamu".


" Kamu nya aja menjauh dari aku Ndien".


" Terus terang bos, aku gak akan mau menjadi orang ke 3, aku bukan siapa siapa bos, buruh serabutan, gak pernah mimpi jadi nyonya."


" Kamu kadang dekat, kadang sangat jauh, kenapa Ndien?".


" Maklum bos, terkadang otak eror, yah abnormal, kalau otak lagi lepang berjaya, gak akan mendeka sama bos, lebih mikir ".


" Saya kerja dulu bos, nanti potong gaji, kapan saya punya apartemen bos, kalau malas kerja," ujar Andien tertawa.


Andien melangkah ke sekotor pengerjaan.Ketika akan mengenakan alat pengaman, Alex langsung memasangkannya ke tubuh Andien.


" Jangan pernah mereka yang memasangkan semua ini".


" Bilang aja ,bos nyari kesempatan."


" Ya, agar aku lebih dekat sama kamu Ndien".

__ADS_1


" Tuh , cewek nya bapak, ngambek, jangan sampai aku di cakar, beneran mampus, bisa aku angkat dia pak, ceburkannke laut."


" Dia bukan pacar aku Ndien."


" EGP bos".


" EGP apaan Ndien?".


" Emang guenpikirin, kolot banget sih bos, kaku".


" Kalian kerjakan sektor C ya?".


" Ya bos".


" Hati - hati, kerja sesuai SOP".


" Baik big bos, hamba laksanakan."


" Kamu meledek aku Ndien."


" Mana berani tuan muda, permisi tuan, nyonya muda udah mau mendekat".


" Kamu cemburu Ndien?".


" Apa bos, cemburu, mimpi deh bos gakkk, malahan saya beri ucapan selamat, saya beruntung ,hidip saya bakalan nyaman , tanpa gangguan dari oranv mesum, "ujar Andien.


" medum apaan, kamu menikmati ciuman saya".


" Mimpi kamu bos," ujar Andien melangkah pergi.


🥰😍🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2