
Alex tidak bisa sepenuh nya menguasai Andien, karena dia juga punya dunia pekerjaan team, mereka memang di tuntut akrab dan saling tolong menolong, mengerjakan pekerjaan yang di emban mereka.Sebagai seorang pria, Alex.sangat galau. takut Andien di pepet James atau karyawan lainnya.
Tetapi Andien juga wajib bekerjasama, untuk jenjang karirnya.Alex harus menahan diri, Andien punya cita cita, punya ranahnpribadi, jika Alex melewati batas, maka mereka bukan malah dekat ,tetapi malahan semakin jauh.
Andien dan teamnya melakukan briefing.Mereka sudah melakukan pengerjaan selama 3 mingguan.
Dan ketika sore tiba, Andreas dan David bercerita ,kehadiran sang big bos hari ini absen karena seorang wanita cantik, sukses ,direktur sebuah perusahaan Great Oil tertarik bekerjasama dengan perusahaan Group distrik joil.
" Bos kita , selalu jadi incaran para wanita berkelas,wanita hebat, kekayaan dan kemampuan bos kita sungguh luar biasa, "ujar Anto.
Andien hanya diam. Andien tetap fokus menyelesaikan bagiannya, dan sebagai ketua tim, Andien mengecek pekerjaan team nya." Air pasang semakin naik, besok di teruskan ," ujar James.
Satu persatu anggota team naik ke atas, Andien masih betah menatap laut, terjangan ombak tidak membuatnya takut, sejak kematian seluruh anggota keluarganya, terhadap apapun dia tidak pernah takut . Andien tersenyum, memegang dadanya.Mendengar percakapan anggota teamnya, menyadarkan dia ,siapa dirinya. Andien tahu, cepat atau lambat, hal ini akan terjadi. Mana ada kisah cinderella di jaman sekarang. Andien masih betah bersandar di sebuah tiang. Setiap melihat laut, Andien akan teringat dengan keluarganya. Andien membuang abu kremasi keluarganya di laut.Andien mengeluarkan beberapa bunga krisan yang di petiknya di tengah jalan, Andien membuangnya satu persatu ke laut.
" Apa kabar mami dan papi, apa kabar mas disana. Aku merindukan kalian, " ujar Andien.
Andien menunduk melihat bunga itu di hempaskan gelombang laut.
" Andien, naik, teriak anggota teamnya."
" Ya..., bentar lagi,duluan aja, "teriak Andien.
Sedari pagi ,sebenarnya hati Andien sudah sedih, karena hari ini tanggal kepergian keluarganya. Tidak ada perayaan ,hanya setiap tanggal kepergian mereka, Andien menabur bunga di laut, kejadian itu di sore hari, dan Andien selalu melakukan tabur bunga di sore hari juga .
Andien tidak bisa menahan air matanya, semua kilas balik kecelakaan itu ,dia masih ingat, karena kejadian itu , dekat rumah teman maminya ,yaitu mami Reyhan.
__ADS_1
Setiap tahun juga , orangtua Reyhan dan Reyhan mendatangi Andien, memberi Andien kekuatan , support.
Perlahan Andien menghapus air matanya, dan mengambil tali, dengan keringat dan peluh yang sangat banyak, Andien naik ke atas.
Andien melihat sosok Alex dan seorang wanuta cantik menuju ke tempat mereka.
Andien sengaja berada di posisi belakang.Wangi parfum sang wanita begitu lembut dan exvlusive.Penampilan Alex tak kalah dari nya.
" Andien, ada tamu, " ujar seorang pekerja disana.
Andien mengangguk dan bergegas menuju ke mess nya.
Andien tersenyum melihat Reyhan dan kedua orangtuanya.
" Tan, Om , saya mandi dulu yah, baru selesai kerja".
Andien mengangguk dan bergegas mandi bersih.Andien tersenyum ,begitu baunya dirinya, keringat bercampur oil, Andien harus mandi bersih dengan berulang ulang, guna menghilangkan Oil dari kulitnya.
Andien Sedikit berias, Andien selalu tahu, teman maminya ini, selalu menyayanginya.Tidak pernah lupa hari ulangtahunnya dan tidak pernah lupa hari kepergian keluarganya.Biasanya Dimanapun Andien berada ,mereka akan menemani Andien melalui hari itu.
" Tada...sudah wangi kan Tan?".
" Hmmm, wangi dan cantik, " ujar Reyhan tersenyum.
" Maaf Ndien, tadi airport penuh, jadi pendaratan nunggu giliran.Kamu kurusan Ndien?".
__ADS_1
" Bagus dong Tan, langsing tanpa diet ," ujar Andien tersenyum.
" Bagaimana pekerjaanmu nak? tanya papi Reyhan".
" Seperti biasa Om, tempat baru, pengalaman baru," ujar Andien.
" Tante dan om sudah mengurus ijin,kamu bermalam bersama kami, besok pagi akan balik kesini".
" Ya tan".
Mami dan papi Reyhan saling bergandengan tangan, Andien dan Reyhan mengikutinya dari belakang.Reyhan sesekali usil. Dan Feyhan menggendong belakang Andien ,karena Reyhan kalah dalam permainan gunting ,batu dan kertas.
Alex melihat Andien di gendong Reyhan, wajah Alex langsung berbeda.
Reyhan dan Andien memasuki mobil, sedangkan orangtuanya juga memasuki mobil dan duduk di bagian belakang.
Alex masih melihat Andien duduk di bagian depan, Alex sangat gelisah, dia tidak fokus lagi dengan pembicaraan K****esliy Walex****.
😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment