
Andien dan Alex mengepak pakaian mereka. Alex mengambil cuti bekerja , dengan pesawat jet pribadi, Alex membawa Andien ke Swiss.
Rencana pernikahan mereka ,akan dilaksanakan 3bulan kedepan.
Hanya keluarga , Andien tidak begitu suka pesta besar. Alex bahkan mengajak Andien ke pesta pernikahan sahabat kuliahnya Meta.
Dan sesampai di Swiss mereka menuju hotel yang Alex pesan. Alex tidak membiarkan Andien pisah kamar dengannya.Alex kekeh melindungi Andien.
Andien mengenakan dress yang sangat indah. Ternyata Alex sudah menyiapkan semua buat Andien. Dari sepatu, ,dres ,penata rias. Andien terkejut.
Saat Andien keluar dari ruangan rias, Alex terbengong melihat sang kekasih.
" Kamu sangat cantik cintaku".
" Apa ini terlalu terbuka yaaaaang?".
Andien hanya menunduk malu.
Alex langsung menautkan tangannya di pinggang Andien.
" Kita berangkat yaaaang?".
Andien mengangguk.
Andien memakai mantel pemberian sang penata rias.
Dengan perlahan Alex menuntun Andien memasuki mobil .
" Mas bakalan kesulitan ,jika nanti banyak pria memandang dan mendekatimu yaaaang".
" Apa mas cemburu?".
" Sangat," bisik Alex mengecup punggung Andien.
" Geli mas......".
Alex tersenyum.
Ketika mereka sampai ke gedung, Alex melihat berbagai deretan mobil mewah terpajang.
" Apa kamu gugup yaaang?".
Andien mengangguk.
" Jangan takut yaaang, ada mas".
Andien kembali mengangguk.
Andien melihat sosok Reyhan datang bersama teman nya pria juga.
" Mas, tuh mas Rey, Andien samperin yah".
" Sama mas aja ya yaaang, boleh?".
" Mas cemburu?".
" Hmmmm".
__ADS_1
" Mas Reyyyy".
" Kapan sampai Ndien?".
" Tadi pagi mas".
" Kamu sama Alex datang?".
" Ya mas".
Alex mengulurkan tangannya.Rey dengan berat hati menyambut uluran tangan Rey.
Mata mereka saling beradu pandang.
" Proyekmu sudah selesai ya Ndien?".
" Ya mas," jawab Andien pada Reyhan.
" Mas datang sama siapa?".
" Harusnya sama kamu Ndien," ujar Reyhan tersenyum.
" Kamu gak bilang Ndien, liburan di Paris".
" Apa Tante udah ngomong ke mas?".
" Hmmmm".
" Andai kamu tahu apa yang kami rasa Ndien".
Andien hanya menunduk.
" Kami permisi, " ujar Alex.
Andien masih melihat tatapan sedih mata Reyhan. Andien menjadi merasa serba salah, Andien tahu, pasti Reyhan terluka, karena Reyhan sudah lama mencintainya.Andien berharap Reyhan akan mendapat wanita yang mencintainya dan mereka saling mencintai."
" Kamu kenapa diam Ndien? apa menyesal menerima cin cin ikatan dari mas?".
" Kalau aku menyesal, apa boleh ?".
" Eittttsss jangan coba coba sayaang, gak...gak boleh....".
" Paksaan dong, " ujar Andien
" Apa kamu mempermainkan mas?".
" Kalau iya ,mas gimana?".
" Gak tahu Ndien ,mas gak bisa berkata apa apa lagi."
" Perasaan Andien sungguhan mas, tulus".
Alex langsung mendekap tubuh Andien dan tersenyum sambil menatap mata Andien.
" Ciyeeeee, gandengan baru bos?".
" Kalian apa nyindir nihhh, " ujar Alex tersenyum tipis pada candaan temannya.
" Biasakan pasangan kamu Benyamin, Benyaminnya mana Lex?".
__ADS_1
" Dirumahkan."
Teman Alex tertawa.
" Kenalin Lex ,anak petinggi mana yang kamu gandeng?".
Andien tertunduk diam.
" Tunanganku orang biasa, " ujar Alex.
Hati Andien sungguh kecut, inilah yang dia selalu takutkan ,setiap berhubungan dengan lingkungan Alex.
" Apa orangtua kamu nerima,keluarga besar gak protes? orang sesukses kamu, dapat orang biasa, apa gak rugi Lex?".
Alex mengetatkan rahangnya.
" Cinta bukan ladang bisnis, cinta juga bukan untuk diperjual belikan," ujar Alex.
"Apa kenyang makan cinta Lex? biasa ,orang biasa mengincar harta kaum kelas atas, itu sudah biasa kan Lex, "ujar salah satu teman mereka.
" Aku tidak pernah keberatan ,selagi aku mampu, wanita yang aku cintai, aku nafkahi dan aku bahagiakan.Disitulah letak kesuksesan aku, melihat orang yang aku cintai, "ujar Alex.
" Rejeki yang aku punya,kalau hanya buat memperkaya diri sendiri tidak ada gunanya.Kalau bisa bermanfaat bagi orang lain, mengapa tidak?" ujar Alex.
Alex mengajak Andien menjauh.
" Jangan sedih yaaang, jangan di dengerin apapun ucapan mereka. Bagi mas kamu itu gak bisa diukur dengan apapun. "
" Mas bakalan malu bawa aku".
" Gak, atau kamunya yang malu jalan sama mas".
Andien menggeleng.
Alex mendekap tubuh Andien.
" Keluarga mas, bukan manusia yang menjual cinta demi bisnis yaaang, mami dan papi mas mana pernah mikir anaknya mau di jual buat keuntungan bisnis. Mereka hanya mau mas menemukan belahan jiwa mas. bukan menjual mas".
" Umumnya kan, orang bisnis begitu mas, perjodohan karena hubungan dua perusahaan".
" Mas bisa mandiri yaaang. Kamu juga sangat membantu mas selama ini".
Alex membelai rambut Andien.
" Nih cobain cup cake nya yaaang, ada bentuk love," ujar Alex.
" Mas semakin norak".
Alex tertawa.
Alex kembali memeluk Andien dengan erat.
❤❤❤❤❤❤
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment