
Tepat pukul 11.30, Andien menuju ruangan Alex.
Sharon dan Sinai mempersilahkan Andien masuk.
Alexa bengong melihat di sebuah sisi ,sebuah meja dengan hiasan bunga tulip . Disana tersaji beberapa hidangan makanan.
Layaknya seperti restoran bintang 5.
Alexa kembali fokus ke sang atasan.
" Meetingnya jadi kan pak?".
" Apa bapak ada acara, atau nanti aja saya datang. ujar Andien gak enak hati".
" Temani saya makan Ndien".
" Hahhhhh, " Andien bengong.
" Sini, kemari ,temani saya makan."
" Mana berani saya pak, saya pamit, nanti saya balik ya pak, begitu jam makan selesai, ujar Andien berbalik menuju pintu.Namun langkah Andien pun terhenti ketika Alex sudah mengunci Andien dalam pelukannya.Dengan arah yang saling membelakangi ,kedua tangan Alex dia tekan ke daun pintu.
Deru nafas Andien dan Alex saling bersaut sautan.
" Maaf pak ,saya gak bisa, ini terlalu berlebihan buat saya, saya hanya pegawai biasa, pegawai baru di perusahaan ini, mohon jangan persulit saya. Di kantin makanan sudah sangat jauh dari kata bergizi pak, sangat baik, beneran.Itu sudah sangat cukup buat karyawan seperti saya".
" Apa begitu sulit menemani saya makan siang?".
" Saya gak mau pandangan orang sama saya beda pak, saya bekerja ,bukan mengejar atasan, saya bekerja murni buat hidupi diri saya sendiri."
" Jangan menghindar Ndien, kamu tertarik sama saya, menatap mata saya aja kamu gak mampu kan Ndien".
" Bapak PD banget dehhhh".
" Harussss, prinsip persingan dagang, jika kwalitas dan daya pikat di atas expetasi, maka sudah pasti lawan tidak bisa mengilak."
" Masih ada resiko jawaban tidak pak".
" Tetapi bukan untuk kita."
Alex menggendong Andien tiba tiba, dan mendudukkan di kursi ,dekat meja makan.
" Semua makanan ini, makanan kesukaan kamu, temani makan, please, " ujar Alex.
__ADS_1
Andien menarik nafasnya.
Alex memotong steak buat Andien. Andien ke ingat sama almarhum papinya, selalu melakukan hal demikian padanya.
" Makan Ndien".
Andien mengangguk dan menghapus matanya yang berkaca kaca dengan tisu.
" Kamu nangis Ndien?".
Alex memeluk Andien.
" Aku ke ingat almarhum papi, dia selalu melakukan hal yang sama."
Alex mengusap rambut Andien .
" Aku sangat menyayangimu Ndien, " ujar Alex memeluk Andien dengan erat , dan mengecup berulang dahi Andien.
" Mas jadi nyari kesempatan dehhhh, " ujar Andien.
" Gak nyari kesempatan, tulus banget Ndien."
Andien memukul pelan dada Alex.
" Mau yah xjadi pacar aku Ndien, kalau gak mau jadi pacar, udah jadi isteri aja sekalian".
" Please jangan bahas, kita itu sangat berbeda mas".
" Perbedaan itu yang menyatukan kita, gak segala hal beda Ndien, buktinya kita kalau kerja kompak banget".
" Iya, hubungan karyawan dan atasan, kalau pacaran kan gak tahu".
" Biar sama sama tahu,nyah harus pacaran dong Ndien".
" Mulai deh pancing kecil, udah deh makan yukkk, lapar, " ujar Andien mengunyah daging steak di mulutnya.
Alex tersenyum.
Alex menyuapi Andien beberapa kali soup udang.
" Lembut banget, enak," ujar Andien.
" Kamu tahu siapa Chef makanan ini?".
__ADS_1
Andien menggeleng.
" Mami aku".
Andien langsung terbatuk batuk karena keselek.
" Aku minta mami buat makanan, buat calon mantunya. Hmmm mami dengan semangat 45, masak dan antarin".
" Terus mami mas kemana?".
" Udah mas suruh pulang, takut ganggu acara kita".
" Ihhh anak durhaka deh, ada maunya mami di andalkan," ejek Andien.
" Mami udah ngintip kamu saat kerja. Dia suka sama karakter kamu. "
" Andien kembali meminum air putih."
" Nih Ndien, minum sup nya."
Andien dengan semangat meminum sup .
" Makanan rumah memang selalu enak, sudah bertahun tahun gak makan makanan rumah. sejak mami gak ada, "ujar Andien sedih.
" Aku gak bisa masak, pekerjaan yang lain aku bisa, namun kalau masak, aku gak bisa, angkat tangan, udah ikut kursus ,gak tamat tamat, memalukan ",ujar Andien.
" Belajar sama calon mertua aja Ndien, pasti di jamin pandai masak, " ujar Alex menahan senyumnya.
" Beneran enak semuanya perfect banget, sumpahhhh, enak".
" Tadi jual mahal gak mah maem, nih malah muji".
" Ihhh kembali reseh dehhh," ujar Andien pura pura cemberut.
🥰😍🤩🥰😍🤩🤩🥰😍🤩
Yahhhh hanya dengar mereka makan🤣kita gak diajakin😂🤣😅.
Happy reading guysss
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment