Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Perselisihan 2


__ADS_3

" Ndien, kamu percaya kan sama mas?".


Andien kekeh diam.


" Ndien , bicara."


" Aku akan membayar uang finalty pelanggaran kontrak."


" Kamu minjam uang Reyhan?".


" Setidaknya saat seseorang memeras uang dari rakyat jelata, rakyat jelata masih mampu membayarnya, uang dari manapun tidak persoalan bukan? " ujar Andien.


" Sampai kapapun kamu gak akan aku lepas Ndien. Mas gak ada apa apa , kamu tidaknpernah mau mas ajak kemanapun, gak mau mengakui hubungan kita, apa kamu gak lelah Ndien? Mas ingin kamu juga mengenal dunia mas".


" Dunia kaum borjuis beda dengan rakyat jelata.Hubungan apapun gak akan berhasil.Kita putus saja, saya sudah memikirkannya," ujar Andien.


Alex langsung menmbalikkan posisi Andien ke dinding.Terlihat mata Alex memerah menahan kesal dan amarah.


" Tidak, sampai kapanpun kita gak akan putus, "ujar Alex.


" Apa kamu pisikopat?" tatap Andien.


" Ndien, mas hanya di undang gak lebih."


" Kita saling melepaskan saja, berteman tidak salah bukan?".


" Itu salah Ndien,kamu wanita nya mas, " ujarAndien


" Kita bagai langit dan bumi mas.Aku gak bisa," ujar Andien .


Alex mencium mulut Andien dengan rakusnya. Andien hanya diam tidak bereaksi apapun.


" Kita adalah kedua orang yang gagal, kamu gagal memahami caraku mencintaimu dan aku gagal memahami caramu ingin dicintai, " ujar Andien.


" Tidak Ndien."


" Mau sejauh apapun melangkah, orang lama tetep jadi rumah ternyaman untuk pulang," ujar Andien.


"Jangan pernah membuat orang yang kamu cintai merasa sendirian, terutama ketika kamu ada di sana, " ujar Andien.


"Aku bisa jauh lebih bahagia hanya dengan melihatmu bahagia, meskipun bukan aku penyebabnya".


Ucap seseorang yang selalu ingin terlihat kuat di depanmu padahal aslinya tidak, dalam hati Andien.


" Aku harus lebih bijak menyikapi kebaikan seseorang, agar kamu tidak lagi merasakan jatuh cinta sendirian," ujar Andien.


" Tidak, aku yang mencintaimu bertahun tahun lamanya. Sampai kapanpun aku gak mau pisah."

__ADS_1


" Di kepalaku,kau ada. Di kepalamu,tidak ada aku.


Kita dua orang yang kebetulan pernah bertemu dan hanya aku yang mengingatmu utuh, " ujar Andien.


" Ndien ,please jangan bicara gitu," Alex memeluk Andien dengan erat.


" Ingat ya yaaang, kamu itu selalu utuh dalam ingatan mas, san kamu hanya jauh, menghindari, kamu gak liat, mas gak meladeni apapun yang di buat Kesliy."


" Mas hanya menghargai teman mas Loius. Selebihnya gak".


" Aku sangat mencintaimu Ndien ,sungguh".


" Baiknya kita break ," ujar Andien memejamkan matanya.


" Tidak Ndien".


Alex mencium puncak kepala Andien.


" Kamu pikir, kamu jalan dengan Reyhan dan keluarganya, apa gak buat mas gerah, sangat gerah Ndien, sangat cemburu. Kamu harusnya berkunjung ke kediaman orangtua mas, gak semua orang berduit kejam, merendahkan.Harusnya kamu jangan menilai keluargaku buruk di depan."


" Sulit membalas Wa aku ya mas?".


" Mas gak mau, handphone mas di rampas teman mas. "


" Apa sampai segitunya?".


" Ya, mereka penasaran dengan sosok kamu Ndien."


Alex mendekap Andien dengan erat.


" Ingin nya mas katakan pada seluruh dunia ,kamu wanitaku Ndien, hanya kamu".


" Mas meredam perasaan ini, sampai kapan kita sembunyi kan hubungan kita."


" Mas gak marah , kedekatan kamu dengan Reyhan dan keluarganya, namun sangat sulit bagi mas, mas tahu, mereka menginginkan kamu jadi menantu mereka."


" Mas ada perjalanan bisnis ke Paris, selama 2 mingguan."


Andien hanya diam.


" Cukup percaya aku Ndien, " ujar Andien.


Alex meletakkan tangan Andien di dada Alex.


" Aku kerja dulu mas, mau absen, nanti telat".


" Ya yaaang".

__ADS_1


Andien bergegas keluar dari kamar nya, meninggal kan Alex di kamarnya sendiri.


Andien dan tim lainnya mengecek cara kerja setiap sektor.


Andien dan tim masih meninjau kurang lebih dua minggu pengerjaan mereka. Jika ada masalah ,mereka akan menanganinya.Andien lebih sering duduk mendengar suara mesin bekerja.


Ketika makan siang, Andien malas makan.Seleranya menguap.


" Ndien, kamu kenapa sih bedmood?",tanya Andreas.


" Gak apa apa kok."


" Di belakang mess ada swiming poll , aku gerah banget, mau nyebur deh, mendinginkan kepala ," ujar Andien.


" Gak makan Ndien?".


" Malas," ujar Andien.


Andien langsung menuju ke kolam,tepatnya di belakang mes letaknya.


Disana ada beberapa papan tolakan loncat indah.


Andien melepaskan sepatu nya, dan melakukan lompatan ke kolam.Andien menyelam sampai dasar kolam.


" Hmmm cukup aman ,jika meloncat, bahkan dari papan loncatan ke 3."


Andien naik ke darat. Kemudian menuju papan loncatan. Andien perlahan menaiki tangga . Andien tidak tahu, dari kantin makan, bisa terlihat hingga ke swimming poll, apalagi goreden pada hari ini di lepaskan , karena bagian kebersihan melakukan pembersihan.


Andien sudah berada di atas papan.Andien melakukan tolakan, Andien bersalto di udara.


Sebelum Andien melakukan tolakan, Andreas mengoceh.


" Wawwww, Andien berani lompat indah gitu tinggi, beneran deh James, liatlah," ujar Andreas.


James dan Andreas syok melihat aksi Andien bersalto beberapa kali di udara, sampai akhirnya melakukan pendaratan.


" Perfect, " ujar James tersenyum.


Andien kembali ke darat , menuju tangga dan mengulangi lompatannya hingga Andien merasa lelah. Andien memutar jalan , kembali ke kamarnya.Udara dingin membuat Andien merasa kedinginan.


Andien mandi di bawah guyuran air shower. Andien bingung dengan keputusannya, terlalu takut mencintai.


❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2