Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Perencanaan


__ADS_3

Karena keluarga Andien tidak ada, maka keluarga Alex menghubungi ibu panti dan keluarga Reyhan.


Nada sedih bisa Andien dengarkan dari pembicaraan Mami Alex dengan kedua orangtua Reyhan.


Alex juga tahu , perasaan Reyhan sangat tulus dan dalam pada Andien. Reyhan pasti sudah banyak berjuang, dan Andien memandang hubungan mereka beda.


Andien akhirnya menjawab telepon dari mami Reyhan di sebuah kursi.


" Ndien, apa kamu serius menerima lamaran Alex?".


" Ya Tan."


" Kamu akan jauh dari kami, Tante belum bisa menerima kabar ini Ndien, begitu tiba tiba, apa kamu gak terburu buru? Menikah satu kali se umur hidup, baiknya kamu pikirkan Ndien."


" Andien menerima Alex Tan, karena Andien percaya, Alex gak akan nyakiti Andien."


" Bagaimana dengan Reyhan Ndien? apa kamu udah cerita sama Reyhan."


" Belum Tan."


" Ndien, bagaimana Rey akan menerima ini semua. Tante bingung. Apa kekurangan Rey, sehingga kamu gak menerimanya. itu yang selalu Tante dan om tanyakan dalam hati."


" Rey gak ada kekurangan Tan, Rey baik, tanggung jawab, bersikap melindungi.Tetapi Andien sudah menganggap mas Rey sebagai saudara sendiri Tan, Andien sudah mencoba ,berkali kali, entah kenapa tetap sama."


" Jika kalian menikah, lebih dekat, cinta itu bisa tumbuh Ndien, bisa tumbuh dengan sendiri nya."


" Jika tidak, mas Rey kasihan Tan, perasaannya sepihak, itu yang tidak adil buatnya."


" Bagaimana Tante bisa relakan kamu Ndien, Tante udah sangat dekat dengan kamu, tante sangat menyayangi kamu, sudah menganggap kamu bagian dari keluarga kami, walau pun ada banyak wanita mendekati Rey, tante hanya mau kamu, dan menganggap kamu menantu mami".


" Jangan gitu Tan, kasihan wanita yang kelak menjadi jodoh mas Reyhan. Tiap orang berbeda, tetapi jangan di perbandingkan,".

__ADS_1


" Ini sangat sulit Ndien ,sungguh. Apalagi melihatmu akan menikah, kami menjadi keluargamu yang menyaksikan.Hati mami,papi dan Rey terluka, sedih dengan keputusan kamu."


" Andien mohon Tan, jangan sedih."


" Jika dia menyakiti kamu, kami keluarga yang akan nomor satu membelamu, "ingat itu ya Ndien.


" Ya Tan."


" Baiknya, sebelum kalian menikah, jiarah ke laut, minta pamit sama mami dan papi mu ya Ndien, mami ,papi akan temani".


" Ya tan."


" Ini sangat berat Ndien" , isak tangis mami Rey pun kembali.


Andien hanya terdiam.


" Maafkan Andien ".


" Kamu gak salah nak, jodoh memang gak bisa di paksa."


Alex memeluk Andien. Alex tahu, ini pasti berat buat Reyhan dan orangtuanya. Bahkan Alex sangat takut, Andien menerima Reyhan di saat mereka terpisah.


Tatapan mata Alex begitu teduh dan mendamba.Siang itu, semua keluarga Alex merayakan pertunangan Andien dan Alex.


Canda tawa , gurauan pun silih berganti.


" Kelak ,kalau anak big bos ada, kalian gak bakalan se santai ini, pasti lari sana lari sini".


"Udah ngebet banget kamu Sinai, mau jaga anak" ujar Sharon.


Andien memeluk Sinai sambil tertawa.

__ADS_1


" Bos sudah menjadwalkan liburan berdua,ke Swiss", ujar Sharon.


" Upssss...aku kebocoran info, aduhhh, " ujar Sharon.


" Saya gak akan bilang, tenang aja, " ujar Andien.


Cita dan Sinai tertawa lega.


Alex di kerjain keluarga, di suruh bernyanyi.


Alex menyanyikan lagu Coming home. semua bersorak mendengar untuk pertama kalinya tuan muda mereka bernyanyi, buat sang kekasih.


" Demi demi sang cinta, apapun di lakukan Alex. Wuihhhh, salut banget. keliatan banget ngebucin nya ",ujar Cita.


" Jangan sampai di awal aja yang nge bucin mbak, dipertengahan bosan, jenuh dan udahan, aku gak suka pria seperti itu, " ujar Andien.


" Kita menikah seperti berjudi Ndien.Ada di awal menikah , hancur hancuran, ,tetapi bisa langgeng pada akhirnya.Ada di awal sweet di tengan saling menyakiti," ujar Cita.


" Aku mengenal sosok Alex,....Ndien. Dia sosok yang bertindak selalu dipikirkan ,serius ,dan pasti udah fix , jangan ragukan ,percayalah."


Andien mengangguk.


" Semoga semua dilancarkan," ujar Sinai.


" Amin , jawab mereka semua.".


❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2