Petualangan Udin

Petualangan Udin
MENGUNGKAPKAN IDENTITAS CHANG LI WAN


__ADS_3

Warga desa ikut juga bernyanyi meskipun suaranya tidak sebagus anak buahnya Udin.


Tak lama kemudian semua Orang menunjuk Udin untuk bernyanyi. Mau tak mau Udin maju.


.


.


***


.


.


.


Esok paginya.


Desa Gotong royong di lindungi Array 3 lapis milik Udin,array pelindung,array kedap suara dan array ilusi. agar orang luar tidak tahu akan aktifitas warga desa gotong royong.


Kaisar Chang Li Wan pergi ke ladang bersama para warga desa. Awalnya mereka melarang Kaisar Chang Li Wan ikut keladang,sebab mereka adalah pengantin baru, Tapi Kaisar Chang Li Wan memaksa. Mau tak Mau mereka menurutinya.


Tanaman yang warga desa tanam sudah ada yang panen,hasil panen disimpan dalam cincin ruang agar tidak cepat busuk.


Nampak Kaisar Chang Li Wan mengoperasikan Traktor tangan. Ia menjalankan traktor itu di Lahan yang akan ditanamin Padi.


Udin saat ini berada di alun - alu desa Bersama Lingling


tiba - tiba Udin ditelepati oleh Djarwo


"Bos... Mereka mencari Chang Li Wan Bos..." ucap Djarwo telepati.


"Beritahu pada bibi Mingxia,bahwa kaisar Chang Li Wan seminggu lagi akan pulang...Nanti Udin akan beritahu pada Paman Wan." ucap Udin telepati.


"Siap Boss...Laksanakan" ucap Djarwo telepati.


"Lingling....Kakak Udin punya Harimau.. Lingling mau lihat apa enggak?" ucap Udin.


"Mau...Mau Kak...Mana Harimaunya" ucap Lingling.


Lalu Udin dan Lingling masuk dalam dunia Cincin.


"Woooaaaahhh..... Ini dimana Kak Udin?" ucap Lingling ketika melihat Istana yang sangat besar.


Udin dan Lingling berada dihalaman istana.


"Ini istana Kak Udin." ucap Udin.


Tak lama kemudian Baskoro Tejo datang.


"Bos... " ucap Baskoro Tejo.


Lingling yang melihat Baskoro Tejo datang ,ia mendekatinya.


"Temanin Lingling ya" ucap Udin


"Siap Bos.." ucap Baskoro Tejo.


"Lucu... Namamu siapa Anak Harimau" ucap Lingling.


"Namaku Baskoro Tejo." ucap Baskoro Tejo.


"Ooo... Baskoro Tejo. Namaku Lingling" ucap Lingling.


"EH!!?? Udin dan Baskoro Tejo terkejut saat Lingling mengerti bahasa hewan.


"Lingling paham apa yang Baskoro Tejo katakan?" ucap Udin.


"Iya paham Kak... Lingling bisa semua bahasa hewan" ucap Lingling.


"Ooo... Begitu..." ucap Udin.


"Berarti Lingling punya kemampuan bisa bahasa Hewan." ucap Udin dalam Hati.


Saat ini Umur Udin genap 11 tahun .


Tak lama kemudian datanglah Kuciah dan Sulastri.


Mereka mendapatkan sumber makanan dan kekuatan di dalam Hutan yang luasnya 300 Hektar saja. letaknya itu disebelah barat Istana. Mereka diberitahu oleh Rissa. Mereka diberi kalung khusus untuk memasuki Hutan tersebut.


"Gimana paman Kuciah,apakah paman betah disini?" ucap Udin.


"Betah Bos... Malahan aku dan istriku pengen disini terus" ucap Kuciah.


"Syukurlah kalau begitu,Oh iya,perkenalkan itu Lingling Paman. Lingling bisa bahasa hewan." ucap Udin.


"Yang benar Bos anak kecil itu bisa bahasa hewan? apa dia Kuliah di UGM?" ucap paman Kuciah.


"Iya Paman.. Lingling lulusan UGM termuda yang belum pernah ada. Awalnya Udin yang paling Muda. Eh ternyata ada yang lebih muda lagi dari Udin" ucap Udin.


"Oooo.... Begitu ya Bos.. Jadi ingin Kuliah disana aku Bos... Kapan Bos kesana?" ucap Kuciah.


"Hem.... Nanti Paman,ini Udin masih sibuk mengurus warga desa" ucap Udin beralasan.


Mereka melihat Lingling bermain dengan Baskoro Tejo dengan riang gembira.


"Bentar Paman,Udin mau manggil calon istri Udin dulu" ucap Udin.


"Iya Bos" ucap Kuciah.


Udin lalu keluar dari dunia cincin.


Nampak Mingmei sedang mencari sesuatu,ia memutari tiap - tiap Bangunan. Udin lalu mendatangi Mingmei.


"Bibi sedang apa?" ucap Udin.

__ADS_1


"Mingmei sedang mencari Lingling Bos... Apa bos melihat Lingling?" ucap Mingmei seperti khawatir dan cemas.


"Hem.... Lingling sedang bermain dengan Baskoro Tejo Bi" ucap Udin.


"Baskoro Tejo?? Siapa itu Bos..?" ucap Mingmei baru mendengar nama itu,sebab ia hapal dengan semua nama - nama penduduk desa.


"Baskoro Tejo itu Anak siluman Harimau Bi" ucap Udin.


"APAAAAAAAA!!!??? Di... Di... Dia sekarang ada dimana Bos...." ucap Mingmei Panik.


"Bibi Mingmei yang cantik. Lingling baik - baik saja kok,jadi Bibi tidak usah Panik. Siluman Harimau itu anak buah Udin" ucap Udin.


Mingmei yang mendengar ucapan Udin menjadi lega.


"Ayo ikut Udin Bi... " ucap Udin.


"Kemana Bos... " ucap Mingmei.


Udin tak menjawab. Udin dan Mingmei masuk dalam Dunia Cincin.


"HAAAAAAAAAAA....... Mingmei menjatuhkan Rahangnya kebawah saat melihat bangunan yang megah dan taman yang indah.


"I...I...Ini dimana Bos..." ucap Mingmei merasa Takjub dan penasaran.


"Ini adalah Dunia Udin bibi Mingmei yang cantik" ucap Udin.


"AAPAAAAAAAA!!???.....


"Ja.... Ja....Jadi Bos adalah seorang Dewa?" ucap Mingmei.


"Udin manusia biasa Bibi,sama seperti Bibi" ucap Udin.


Tak lama kemudian datanglah Lingling,Ia menaiki Kuciah sambil menggendong Baskoro tejo.


Mingmei yang melihat itu langsung Pingsan.


Udin dengan sigap menangkap tubuh Mingmei.


"Ibu kenapa Kak?" ucap Lingling.


"Ibumu kecape'an saja Lingling,Ibumu mau tidur" ucap Udin lalu membawa Mingmei kedalam kamar tidur yang berada didalam istana.dengan cara terbang.


"Nanti Udin akan menceritakannya Pada Bibi" gumam Udin ketika menaruh Mingmei ditempat tidur.


Udin duduk disamping Mingmei,lalu Udin mengeluarkan Hp dari dalam cincin ruangnya.


Ia membuka aolikasi tempat untuk Mendownload Aplikasi.


"Asem.... Mereka mengikuti yang ada di Bumi" ucap Udin ketika melihat banyak permainan Game Online yang biasa ia maenkan dulu sewaktu di Bumi. Ada PUBG,ML,Free Fire dan lain lain.


Udin lalu mendownload permainan itu.


"Ediyaaaan..... 3GB sebentar aja Downloadnya,gak sampe 5 detik dah selesai Download... Wasssuuuu" ucap Udin Ketika melihat kecepatan mendownload File Game tersebut.


Udin menggunakan nama aslinya Yaitu Lin Syaifudin.


Begitu bermain.


"Kamu jangan asal membuat nama... Nanti bisa dipenjara" suara Tim Udin.


"Siapa yang asal,ini loh nama asliku,aku buat gak asal" ucap Udin menyahuti Timnya itu.


"Serius Lu itu nama aslimu," Suara tim lain lainnya.


"Ya seriuslah,Udin gak berani bohong,bohong dosa tau,kalau gak percaya tanya aja sama Pakde Paijo" ucap Udin.


"HAAAAAAAA" suara Tim Udin serempak.


"Yang Mulia Raja Udin......" Suara Tim Udin serempak.


"Iya... Ada apa.... Kita turun dimana ini?" ucap Udin.


"EH...Benaran dia Bos Udin Cook.... " Suara tim Udin.


"He eh... ngimpi opo aku semalam" suara tim Udin.


"Yang Mulia raja ... Piye kabare..." suara Tim Udin.


"Apik... panggil Bos aja,jangan pakai yang mulia raja...


"Medun nangdi woiii... " ucap Udin (Turun dimana woii).


"Bos masih ingat dengan kami" suara Tim Udin.


"Lupa jika gak lihat wajah kalian" ucap Udin.


"Kami adalah murid sekte elang emas" Suara Tim Udin.


"Oooo... Kalian to... Piye kabare... Eh Meng Yun wes duwe anak Piro?" ucap Udin. (Gimana kabarnya... Eh Meng Yun sudah punya anak berapa).


"Apik Boss..." suara Tim Udin serempak.


"Nyonya Men Yun mempunyai 40 orang anak laki, 26 orang anak perempuan dan mempunyai cucu 240 orang,lalu Cicitnya kalau gak salah ada 760 orang Bosss" suara Tim Udin.


"HAAAAAAAA!!?? banyak banget... Kalah aku" ucap Udin terkejut saat mengetahuinya.


"Bos sudah punya berapa?" suara Tim Udin.


"Awas itu belakangmu ada musuh Cook... Perhatikan yang benar." ucap Udin menembakin Musuhnya.


"Maaf Boss... Kita kurang fokus,habisnya kita merasa sangat senang bisa bermain dengan Bos Udin dan mengobrol.. Kangen tahu" suara Tim Udin.


"Aaaaaa..... Aku ketembak... Tolongin " suara Tim Udin.


"Bentar lagi otewe ini, Eh Btw, kalian gak kerja kah? kok maen game.. Nanti dipecat Loh" ucap Udin.

__ADS_1


"Kita libur Boss...." suara tim Udin serempak.


"Kalian ngumpul disatu tempatkah?" ucap Udin mendengar suara Timnya sedang mengobrol dengan yang lain.


""Iya Bos " Suara Tim Udin.


"Wooii... Bentar lagi Zona... Cepatan Lari atau cari kendaraan" ucap Udin.


"Tunggu Bos,Ne aku nemukan mobil" suara Tim Udin.


"Maaf Boss.... Bensinnya habis... " suara Tim Udin.


"Wooo... Gaplek.... Ayoo Lari.. " ucap Udin.


Tak lama kemudian Kemudian Mingmei terbangun,Ia melihat Udin memegang alat,sambil bicara.


"Dia bicara sama siapa?" ucap Mingmei dalam hati.


"Wooiii... Keluarin Bom asap...." ucap Udin.


"Habis Bos..... " suara tim Udin.


Mingmei mendekati Udin lalu melihat benda yang dipegang Udin.


"Musuhnya dari Tim Jendral krilin Bos.." suara tim Udin.


"Darimana kalian Tahu mereka itu Timnya krilin" ucap Udin.


"Dari pakaiannya Bos... Soalnya itu pakaian Khusus untuk Tim Jendral Krilin " suara Tim Udin.


"Puluru snipermu masih banyak apa enggak? Punyaku sisa 2" ucap Udin.


"Sisa 20 Boss..." suara tim Udin.


"Sini... Biar aku bantai mereka" ucap Udin.


Setelah mendapatkan Peluru,Udin bersembunyi.


Ia membidik Tim krilin itu dari kejauhan.


"Cihuuiii... Kita menang" ucap Udin.


"Wah... Bos pintar juga ternyata,bisa membunuh tim Jendral Krilin,kita saja gak bisa sampai sekarang. Soalnya mereka juara bertahan" suara tim Udin.


"Ooo... Begitu... Dah dulu ya...Kapan - kapan kita lanjut lagi" ucap Udin lalu menutup Game tersebut.


"Ini apa namanya Bos.." ucap Mingmei sambil menunjuk Hp yang dipegang Udin.


"Ini namanya HP bibi," ucap Udin.


"Terus tadi itu suara siapa?" ucap Mingmei.


"Tadi itu teman - temanku Bi. " ucap Udin.


"Ini Mingmei dimana Bos... " ucap Mingmei melihat sekeliling Ruang kamar. Kamar itu sangalah luas. Banyak Hiasan yang menempel didinding.


"Bibi ada dalam kamarku,tadi Bibi pingsan" ucap Udin.


"Ooo... Begitu..." ucap Mingmei lalu memeluk Udin dari belakang.


Tiba - tiba nafasnya Mingmei tak beraturan.ia memeluk Udin dengan erat lalu mencium pipi Udin.


"Ayoo Bi kita keluar.. Nanti dicariin Lingling" ucap Udin. Udin merasakan Mingmei ingin menerkam dirinya.


"Hem... Mingmei punya 1 permintaan pada Bos,Mingmei harap Bos mau mengabulkan Permintaan Mingmei" ucap Mingmei masih memeluk Udin


"Permintaan apa itu Bibiku yang cantik" ucap Udin.


"Hem... Kita melakukan seperti yang dilakukan suamiku seperti tadi malam sebagai rasa terima kasihku padamu Bos" ucap Mingmei.


Udin Lalu melepaskan pelukan Mingmei,lalu menghadap ke Mingmei.


"Bibi... Bibi sudah menyembuhkan Paman Li Wan, Udin sudah sangat senang sekali,Bibi sudah membalas apa yang aku lakukan pada bibi" ucap Udin.


"Maksudnya apa Bos?" ucap Mingmei tak paham ucapan Udin.


"Bibi sudah kami selamatkan bukan?" ucap Udin.


"Iya Bos..." ucap Mingmei.


"Nah... Bibi mau membalas kebaikan Udin" ucap Udin.


"Benar Bos.." ucap Mingmei.


"Bibi menikahi Paman Li Wan itu sudah membalaskan kebaikan Udin. Sebab Udin yang merencanakan untuk menjodohkan Paman Li Wan dengan Bibi" ucap Udin.


"EH.... Jadi Ini semua perbuatan Bos ya.. " ucap Mingmei.


"Iya Bi... Maaf ya... Terus yang menggigit Paman Li Wan itu adalah Bibi Juminten,Udin menyuruh Bibi Juminten menggigit Kaki Paman Wan agar lumpuh,Bibi Juminten juga bisa menyembuhkan Paman Li Wan jika Bibi tak bisa mengobatinya. Ternyata Bibi seorang Tabib. Maka Bibi Juminten tidak jadi menyembuhkan Paman Li Wan,Maafin Udin ya Bibi"ucap Udin.


Mingmei yang mendengar pengakuan Udin hendak marah,tapi begitu ia ingat Udinlah yang menyelamatkan dirinya maka tidak marah,ia juga mencintai Li Wan. Awalnya tidak mempunyai perasaan apa - apa terhadap Li Wan,lama kelamaan timbullah rasa cinta,ditambah Li Wan menyanyangin Lingling dengan tulus.


"Boss tolong jujur padaku,siapakah suamiku itu sebenarnya,sebab Mingmei merasa ada aura yang begitu agung,orang - orang yang melihat Suamiku menaruh rasa hormatnya seperti seorang Raja." ucap Mingmei.


"Hem....Sebenarnya Paman Li Wan itu adalah seorang Kaisar Bibi,Soalnya paman Li Wan hidup dengan 1 orang putranya saja,istrinya meninggal karena diracun oleh Selirnya.Selirnya berencana menguasai kekaisaran Chang,lalu Udin datang menyelamatkan mereka,awalnya Udin bertemu dengan putranya bernama Li Shan,Dia tak memberi tahu kalau dia putra mahkota kaisar,saat kita temukan kondisi Li Shan Luka parah lalu kami sembuhkan. saat dia sembuh ia ingin pulang,Kita antarlah Li Shan pulang,Udin pikir Li Shan itu anak Pejabat,atau anak bangsawan,sebab pakaian Li Shan itu sangat mewah sekali. Begitu kita sampai,barulah kita tahu bahwa Li Shan adalah putra mahkota,Ayahnya Li Shan bernama Chang Li Wan,beliau terkena Racun yang sudah masuk dalam jantung,kemudian Rissa calon istri Udin dengan cepat menyembuhkan Paman Li Wan. Setelah sembuh,Kaisar Chang Li Wan mengangkat kami sebagai keponakannya." ucap Udin.


Udin menceritakan semuanya tentang Kaisar Li Wan,Udin juga menunjukkan Vidio Meng Yeyen dan juga putranya.


Mingmei terkejut mendengar pengakuan Udin.


"Tolong jangan bilang siapa - siapa dulu ya Bibi tentang Paman Li Wan dan juga Dunia Udin ini" ucap Udin.


"Siap Bos... Mingmei bersumpah dan berjanji akan setia pada Bos Udin,bila Mingmei melanggar maka Mingmei akan mati" ucap Mingmei...


Jeedderrrrr...... Tiba - tiba ada petir.

__ADS_1


__ADS_2