Petualangan Udin

Petualangan Udin
Bab 14


__ADS_3

Selang 1 dupa kemudian, Umam menelepati Udin.


"Jaka...." ucap Umam telepati.


"Dalem Paman Umam.." ucap Udin telepati


"Ini aku mau otewe kesana..." ucap Umam telepati.


"Otewe itu apa paman?" ucap Udin telepati.


"Otewe itu mau pergi kesana..." ucap Umam telepati.


"Oooo.....Jangan dulu Paman...." ucap Udin telepati


"Kenapa jangan Jak..." ucap Umam telepati heran dan penasaran.


"Di dekat Jaka ada 4 wanita sedang mandi di danau..." ucap Udin telepati.


Umam muncul di samping Udin sambil menggunakan jurus menghilangnya dan menghilangkan aura keberadaannya begitu Udin selesai bertelepati dengannya,sebab ia pengen melihat 4 wanita yang di maksud Udin.


"Wooowww....... Mulus banget Jak.." ucap Umam telepati.


"Apanya yang mulus paman..." ucap Udin telepati heran.


"Yang mandi di danau itu..." ucap Umam telepati.


"EH....!!!??? Udin terkejut lalu celingukan kesana kemari mencari keberadaan Umam.


"Paman Umam ada di mana?" ucap Udin telepati.


"Aku ada di sampingmu Jak" ucap Umam telepati sambil melihat 4 wanita mandi di danau.


"Jangan lihat Paman....Nanti mereka marah,dan akan membunuh Paman..." ucap Udin telepati.


"Tenang saja Jak.... Mereka gak bakalan bisa lihat aku..." ucap Umam telepati.


"Ooo...Begituuu...." ucap Udin telepati.


Wulan melihat Udin celingukan menjadi penasaran lalu mendekatinya.


"Ada apa Jak...." ucap Wulan.


"Wooowwww..... Meskipun masih remaja,Gunungnya dah besar.....


"Coba kamu bisa lihat Jaka.... " ucap Umam dalam hati.


Udin mendengar 600 meter ada suara kuda menuju danau.


"Ada yang mau ke sini...Cepatlah pakai pakaian kalian..." ucap Udin.


"Serius Jaka..." ucap Wulan tak percaya.

__ADS_1


"Iya... Aku seriuss... Cepetaaan...." ucap Udin.


"Guru..... Ada yang mau menuju kesini...." Teriak Wulan.


"EH.....!!!?? Cempaka terkejut.


"Ayooo kita segera memakai pakaian kita..." ucap Cempaka pada Sari dan Wati.


"Baik guruu..." ucap Sari dan Wati serempak.


Mereka bertiga kemudian keluar dari danau lalu memakai pakaiannya kembali.


Umam melihat mereka tanpa berkedip.


"Sungguh pemandangan yang menyegarkan..." ucap Umam dalam hati.


Setelah mereka berpakaian,Mereka bersembunyi, Tak lama kemudian datang seseorang mengendarai kuda.


"Benar yang di katakan Jaka... Ada yang mau kesini..." ucap Wulan dalam hati.


Nampak pria yang menunggangi kuda berpakaian prajurit kerajaan melihat ke arah danau.


"Diampuuut.. Ada pengganggu..." ucap Umam dalam hati dongkol.


"Tak ada siapa - siapa... Bagus lah...." gumam prajurit itu.


Nampak prajurit itu turun dari kudanya,kemudian mengikat kudanya di pohon. Jarak mereka dengan prajurit itu 100 meter.


Prajurit itu melepaskan pakaiannya,lalu


"Siaall.... Biasanya pria yang mengintip wanita sedang mandi. Ini malah kebalikannya..." ucap Cempaka dalam hati.


"Kalian diam saja,jangan bergerak.." ucap Cempaka berkata lirih.


"Baik guru...." ucap ke tiga gadis remaja berkata lirih.


Ada seekor Ulat jatuh dari atas menempel di pundak Sari.


Ulat itu berjalan di pundak sari,Wulan yang berada di samping kanan Sari menoleh ke Sari.


Tatapan mata wulan tepat di Ulat yang sedang berjalan.


"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAA............."teriak Wulan.


Cempaka menutup mulut Wulan.


Prajurit yang mandi itu terkejut.


"SIAPA DISANA....." teriak Prajurit itu.


"Kirim ke singgasana kerajaan Manggala aahh... orang itu,,..." ucap Umam dalam hati.

__ADS_1


Umam meneleportasikan prajurit itu ke ruangan singgasana kerajaan Manggala dalam keadaan tak memakai pakaiannya.


Wati mengambil ranting lalu memindahkan ulat tersebut memakai ranting yang ia pegang,setelah dapat,Wati melempar ranting tersebut.


"Kemana prajurit itu?" ucap Udin dalam hati tak mendengar suara air di danau.


Cempaka melihat ke arah danau.


"Loh....Kemana prajurit tadi...." ucap Cempaka heran dan penasaran.


Sari,Wati dan Wulan melihat ke arah dimana prajurit itu berada sebelum prajurit itu hilang.


"EH....!!!!??? ketiga gadis remaja itu terkejut dan penasaran.


Ke empat wanita itu keluar dari semak - semak sambil waspada,begitu juga Udin.


Udin mendengar suara ular tepat di mana prajurit itu menghilang.


"Dia di makan oleh ular... Sebab aku mendengar ada ular disana.." ucap Udin. sambil menunjuk arah suara ular tersebut.


"Serius kamu Jaka?" ucap Sari tak percaya.


"Kamu harus percaya sama Jaka...Sebab yang memberitahuku tentang kedatangan Prajurit itu adalah Jaka.." ucap Wulan.


"Ja..Jadi prajurit tadi di makan oleh ular..." ucap Sari langsung merinding ketakutan.


"Ayoo kita tinggalkan tempat ini..." ucap Cempaka.


Mereka pun menjauh dari danau tersebut.


---***---


Kerajaan Manggala.


Ruang singgasana Raja.


Nampak Raja Manggala sedang bersantai bersama Selir - selirnya


Raja Manggala memeluk salah satu selir tersebut,Selir satunya menyuapi buah anggur ke mulut Raja Manggala.


Tiba - tiba di depan mereka muncul pria tak memakai pakaian.


"KYAAAAAAAAAAAAAAAAA.........."Jerit para selir Raja melihat pria tak memakai pakaian didekat mereka.


"EH.....!!!?? Prajurit itu terkejut tiba - tiba ada di tempat yang berbeda.


Raja yang melihat langsung mengeluarkan pedangnya dari sarungnya dan melesat ke arah prajurit itu.


Prajurit itu reflek menghindar.


"Gusti Prabu......" ucap Prajurit itu sambil menghindar serangan dari Rajanya.

__ADS_1


"Kurang Ajar...Kamu gak punya sopan santun terhadapku...Berani - beraninya kamu telanjaang di depanku..." ucap Raja Manggala murka sambil menyerang prajurit itu.


setelah 2 jurus,barulah prajurit itu tewas terkena pedang Raja Manggala.


__ADS_2