Petualangan Udin

Petualangan Udin
MEMBUKA ELEMEN BARU


__ADS_3

Paijo dan Cha`n Juan Mei minta izin untuk pergi ke desa gotong Royong.


Lalu Andin membawa Udin ke kamar Tidurnya.


Kemudian di susul oleh Umam dan Sri Izin untuk berbulan madu ,mereka pergi keluar dari dunia Cincin untuk bersenang - senang,Umam tak menggunakan wujud aslinya.


Kuwi izin keluar membantu istrinya.


Setelah Andin menaruh Udin, Andin ,Ponijan ,dan Djarwo di pindahkan ke Desa Gotong Royong oleh Rissa.


Kini hanya Rissa,Udin dan Han Meiling Xing saja,sedangkan keluarga Kuciah berada di hutan.


Han Meiling Xing dan Rissa pergi kekamar Udin. Mereka tidur bertiga. Kemudian Rissa mengubah suasana menjadi malam hari sebelum tidur.


***


Esok paginya....


"Hoaaam...... Udin terbangun.


"Eh...!!!??? Udin terkejut di apit kedua wanita.


"Gimana mau turun jika mereka memelukku,asem.... " ucap Udin dalam hati.


Rissa membuka matanya.


"Kang mas mau turun?" ucap Rissa pelan agar Han Meiling Xing tidak terbangun.


"Iya sayang... Aku Mau mandi..." ucap Udin pelan juga.


"Ikut...." ucap Rissa


"Nanti aja kalau dah nikah" ucap Udin.


"Hem... Kita berubah besar aja gimana" ucap Rissa.


"Hem.... (Udin teringat dengan janjinya)Ayooo... " ucap Udin mengiyakan ajakan Rissa. Karena Udin sudah berjanji pada Rissa.


Lalu mereka pindah Dikamar sebelah,Rissa menggunakan kekuatannya agar Han Meiling Xing tidak bangun.


Selama 1 Bulan Udin dan Rissa berada didalam kamar sebelah.


Setelah selesai bermain selama 1 Bulan,Udin merubah wujud ke asalnya Rissa juga demikian.


Han Meiling Xing bangun,


"Kemana mereka berdua" ucap Han Meiling Xing.


Han Meiling Xing kekamar mandi,setelah mandi ia berganti pakaian yang ia simpan dalam cincin ruangnya. Begitu ia keluar kamar mandi,ada Rissa dan Udin duduk diranjang.


"Ayo kita keluar sayang,sebab diluar sedang diadakan acara" ucap Udin.


"Iya kanda .. "ucap Han Meiling Xing.


Kini mereka berada di Istana Kaisar Chang Li Wan untuk menghadiri peresmian Mingmei menjadi Permaisuri Chang Li Wan. Acara itu sangat meriah,Para Raja turut hadir.Mereka diteleportasi oleh Rissa agar mereka bisa menghadiri pesta tersebut.Anak buah Udin dan rakyat Desa Gotong Royong juga datang. Mereka terkejut saat melihat Chang Li Wan memakai pakaian kebesarannya, Warga desa Gotong Royong hendak bersujud,tapi dilarang oleh Kaisar Chang Li Wan,sebab Kaisar Chang Li Wan bisa merasakan kenyaman saat tinggal didesa Gotong Royong.


Berita tentang Runtuhnya Kaisar Zhang menyebar luas hingga membuat geger ,bahkan Kaisar Xuan dan Shao mendengar berita itu langsung memerintahkan para Raja yang ada dibawah kekuasaannya tidak memgganggu Kaisar Chang Li Wan. Mereka Takut jika menganggu atau mengusik maka mereka juga akan runtuh,karena mereka mendengar Kaisar Chang Li Wan meruntuhkan semua wilayah kekuasaan Kaisar Zhang tidak sampai matahari tenggelam. Kini,wilayah kekuasaan Kaisar Chang bertambah Luas.


Kaisar Chang Li Wan dan para Raja mengirim pasukan untuk melindungi daerah kekuasaannya,kemudian menggantikan Raja yang mereka Bunuh,agar berjalan Roda pemerintahannya.Kaisar Chang menunjuk beberapa Orang pilihannya yang menjadi Raja.


Udin Meminta pada Kaisar Chang Li Wan merahasiakan dulu letak Desa Gotong Royong,Sebab Desa itu sangat berbeda dari desa lainnya,takutnya ada yang iri dan ingin menguasai desa tersebut. Kaisar Chang Li Wan menyetujuinya,hanya beberapa orang saja yang bisa masuk didesa Itu.


Setelah acara selesai,Para Raja,warga desa Gotong Royong dan anak buah Udin dipindahkan oleh Rissa.Para anak Buah Udin kembali ke desa gotong Royong,Jendral Mingxia juga ikut bersama Kuwi. Ketika jendral Mingxia sampai ditempat itu dirinya terkejut,saat melihat peralatan yang asing . Kuwi menjelaskan satu persatu alat dan kegunaan alat tersebut. Warga Desa Gotong Royong makin bertambah,warga baru itu datangnya dari para sandera yang dibebaskan Rissa,70 % Wanita 30% Pria. Rumah yang semula Kosong kini terisi semua.


kembali Udin saat Ini.


Udin,Rissa,Han Meiling Xing, dan keluarga Kaisar Chang Li Wan berkumpul diruang keluarga.


"Bibi kalau pakai pakaian itu tambah cantik aja" ucap Udin memuji pakaian yang di Pakai Mingmei.


"Bibi mah sukanya Polos aja Nak" ucap Mingmei.


"Polos??" ucap Udin lalu memikirkan yang enggak - enggak.


"Maksud bibi itu Pakai pakaian yang biasa saja,memakai kaos dan Rok pendek. Begitu.." ucap Mingmei.


"Ooo... Begitu. Kirain.. " ucap Udin.


"Kirain apa Kanda?"ucap Han Meiling Xing penasaran.


"Kirain seperti pakai baju daster gitu" ucap Udin ngeles...


"Oh iya Nak... Paman Boleh gak berkunjung kesana lagi?" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Boleh... Paman. Kapan Paman kesana?" ucap Udin.


"Hem... sebulan lagi lah" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Ini buat Paman.." ucap Rissa menyerahkan Token aneh.


" Ini apa nak?" ucap Kaisar Chang Li Wan tidak mengetahui jenis token itu.

__ADS_1


"Itu Kunci Pintu Lorong yang ada dikamar paman,Lorong itu menuju Tepat di kamar paman yang ada didesa gotong royong,Letak Pintu lorong ada disamping pintu kamar mandi. Jika ingin pergi ke desa Gotong Royong cukup Tempelkan token itu,nanti paman akan langsung berpindah ke sana,jika mau kesini tempelkan di pintu ,letak pintu itu ada disamping pintu kamar mandi,jangan sampai hilang" ucap Rissa.


"Terima kasih Nak... Maaf,kami belum bisa membalas kebaikan kalian" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Paman mendo'akan kami agar selalu sehat itu sudah membalas kebaikan kita" ucap Rissa.


"Oh iya Shan... Sudah hapal apa belum kitabnya?" ucap Udin.


"Sudah Bos.." ucap Li Shan.


Rissa mengetes dengan mengeluarkan jenis tanaman beracun.


Li Shan dengan mudah menjawabnya.


Kemudian Rissa mengeluarkan jenis tanaman Obat untuk Penawar racun.


Li Shan Menjawab dengan Mudah tanpa kesulitan,hanya ada tanaman hampir mirip saja ia kebingungan untuk menjawab.Lalu Rissa memberi Tahu.


Udin mengobrol dengan Lingling,


"Lingling... " ucap Udin.


"Iya Kak ada apa ?" ucap Lingling.


"Sejak Kapan Lingling bisa bahasa hewan?" ucap Udin penasaran.


"Setelah Lingling menggendong Kucing punya Kak Rissa kak" ucap Lingling.


"Ooo.... begitu ya.." ucap Udin.


"Iya Kak..." ucap Lingling.


"Apa Umam ngasih kekuatan pada Lingling ya?" ucap Udin dalam hati.


Rissa memberikan Botol yang berisi Pil pada Li Shan.


Li Shan menerimanya dan memasukkan dalam cincin Ruangnya.


"Kami Pamit Undur diri dulu" ucap Rissa.


"Bos mau kemana?" ucap Li Shan.


"Kamu mau ikut?" ucap Udin.


"Iya..... kalau boleh seh" ucap Li Shan." ucap Li Shan.


"Hem....Ayoo..." ucap Udin.


"Ayooo..." ucap Udin.


"Kalian mau kemana?" ucap Kaisar Chang Li Wan penasaran.


"Hem.... Rahasia..." ucap Udin.


Lalu mereka menghilang.


"Pasti mereka kedunia Udin" ucap Mingmei dalam hati.


---***----


Didalam Dunia Cincin.


.


"Ini kita dimana Bos...." ucap Li Shan yang pertama kali melihat Dunia Cincin.


"Selamat datang diduniaku Li Shan" ucap Udin.


"HAAAAAAA......!!!??? Li Shan menjatuhkan Rahangnya kebawah.


"Ja..Ja... Jadi Kalian Ini Dewa?" ucap Li Shan.


"Gak Usah bersujud,aku bukan Dewa.. Dah sana pilih kamarmu sendri,yang ada tulisan namaku jangan kamu masukin," ucap Udin.


"Siap Bos...Hem... Nanti saja lah aku pilih,soalnya aku mau ningkatin kekuatanku dulu." ucap Li Shan.


"Iya.. "ucap Udin.


"Kang Mas jangan mau Kalah Sama Li Shan,Kang Mas harus banyak belajar dan ningkati kekuatan. " ucap Rissa.


"Iya sayang...." ucap Udin.


Mereka Pun belajar,Lingling diajari oleh Rissa agar Lingling menjadi pendekar yang tangguh.


Li Shan menelan Pil energi pemberian Rissa


Bam... Bam.... Bam.... Bam.... Bam......


Ledakan Energi dalam Tubuhnya,ia Naik tingkat,setelah itu ia menelan Pil Pondasi.


Li Shan bersemedi,agar Pondasinya kuat Sebelum menelan Pil Energi lagi.

__ADS_1


Udin mempelajari Kitab Jurus Ruang dan Waktu.


Udin sempat kebingungan, Lalu Rissa datang membantu menjelaskan.


"Kang Mas ingat gak waktu berpindah tempat tak sampai 1 detik " ucap Rissa.


"Hem... Ingat Dek...terus apa hubungannya sama kitab Ini?" ucap Udin heran.


"Kalau melesat itu tidak melayang dalam 1 detik apa yang terjadi?" ucap Rissa.


"Ya nabrak lah dek... Ada - ada saja sayang ini"ucap Udin.


"Saat melesat diatas tanpa menabrak itu bisa dikatakan Waktu,sedangkan jika menabrak itu Ruang.Kang Mas tak bisa lewat jika ada benda yang menghalangi." ucap Rissa.


"Tunggu dulu,bila belajar Kitab ini berarti aku bisa menembus tembok gitu dek?" ucap Udin.


"Hem... Bisa jadi.. Contoh lebih mudahnya seperti ini kang Mas" ucap Rissa lalu merobek udara. Nampak ada lubang Ketika Rissa merobek Udara tersebut.


"kok bisa begitu Beb?" ucap Udin.


"Bisa kang Mas..ini tahap Awal... Jika kang mas bisa melakukan maka kang mas bisa berpindah tempat seperti berjalan di Lorong Portal dimensi. Kang mas Harus pernah melihat tempat itu" ucap Rissa.


"Ooo Begitu...." ucap Udin.


Rissa mengeluarkan Batu. Batu itu mengandung Kekuatan.


"Kang Mas serap batu ini,Nanti Adek bantu" ucap Rissa. sambil menyerahkan batu bewarna Abu - abu.


"Siap Cantik.... " ucap Udin. Lalu Duduk bersila,lalu memegang batu pemberian Rissa.


Udin mulai menyerap Batu itu.


Nampak Batu itu bersinar terang.


Kemudian ...


Kraackk... pyaarrr.... Batu itu hancur.


Udin diselimuti Cahaya abu - abu.


Udin merasakan sesuatu didalam dirinya ada yang retak.


Kraaack.... Kraack.... Kraaackk... Pyaaar..... Segel terlepas.


Boom.... Boom..... Boom.... Boom.... Boom....


Boom... Boomm.... Boomm... Boom....


Ledakan Energi didalam Tubuh Udin.


Tubuh Udin kemudian melayang melesat ke atas....


Udin berubah Wujud menjadi Nagaa...


Grrroaaaarrrr.........


"A..... A...APAAAAAAA.....!!!?? Han Meiling Xing terkejut saat melihat Udin berubah menjadi Naga.


Li Shan Tak melihat Udin ketika berubah naga,karena dirinya fokus meningkatkan kekuatan,jika tidak fokus takutnya gagal. Begitu mendengar suara Mengaum,Rissa menahan Suara itu agar Li Shan tidak terganggu.


Rissa melindungi Han Meiling Xing,Lingling dan Li Shan agar tak tertekan oleh Aura yang dikeluarkan oleh Udin.


Kultivasi Udin naik,yang semula Tyran Puncak,kini di Ranah Holy Tyran Puncak. Udin merubah Wujudnya seperti sedia kala. Kemudian turun menuju tempat asalnya.


"Dek... Kok aku bisa naik tingkat tanpa minum Pil?" ucap Udin Heran.


"Itu karena didalam tubuh kang Mas terdapat banyak elemen yang sangat Murni"ucap Rissa.


"Ooo... Begitu ta" ucap Udin.


Lalu Rissa menaruh jari telunjuk di kening Udin. Ia mentransfer Pemahaman tentang Ruang dan waktu.


"EH...!!?? Udin terkejut saat mendapat pemahaman itu.


Udin lalu mencoba merobek udara didepannya.


"Bisa aku beb...." ucap Udin lalu menutup kembali.


"Ya bisa donk,kalau kang mas belum membuka segel elemen itu tidak akan bisa" ucap Rissa.


"Meiling... " ucap Rissa.


"Iya Kak..." ucap Han Meiling Xing.


"Dek...Aku ketempat Pakde jo ya.." ucap Udin.


"Iya Kang Mas." ucap Rissa lalu mengirim Udin ke Desa Gotong Royong..


"ikut aku,kamu dan Ling ling akan aku latih" ucap Rissa.


"Baik Kak" ucap Han Meiling Xing.

__ADS_1


__ADS_2