Petualangan Udin

Petualangan Udin
KEJUTAN BUAT PAIJO


__ADS_3

KERAJAAN HONG


Sebelum kedatangan Kaisar Zhang.


Kerajaan Hong adalah kerajaan netral,ia tak memihak kekaisaran manapun. Rakyatnya hidup tenang dan damai,mereka sangat senang memiliki Raja yang perhatian pada rakyatnya.


Bila gagal panen,Sang Raja memberikan bantuan berupa bahan makanan ya ia simpan digudang.


Raja Hong itu bernama Hong Wan Ling. Istrinya bernama Hong Yu Jie, Raja Hong memiliki 1 anak Laki -laki dan 2 anak perempuan. Anak Laki - laki bernama Hong Xian Qhin . sedangkan Anak perempuan pertama bernama Hong Li Mei lalu yang kedua bernama Hong Fengying.


Mereka hidup bahagia. Namun kebahagian itu tak lama,karena Kerajaannya diserang oleh Kaisar Zhang.banyak prajurit tewas ketika Ia melawan kaisar Zhang,sebab prajurit yang dimiliki Raja Hong tak sebanyak kaisar Zhang. Kerajaan Hong itu jatuh ditangan Kaisar Zhang,kemudian Kaisar Zhang menawan Putra Hong,Sedangkan kedua Putrinya bersembunyi diruang Rahasia yang berada didalam kamar mereka,ia mengancam bila tak menyerahkan anak gadis yang masih P3rawan maka Anak raja Hong akan dibunuh. Mau tak mau Raja Hong mematuhi keinginan Kaisar Zhang.Selama dalam kekuasaan Kaisar Zhang,kedua Putri Raja Hong tidak berani keluar dari ruang Rahasia tersebut.


Raja Hong menyebarkan Berita tentang Meminta anak perempuan yang masih bersegel kepada seluruh rakyatnya,Rakyat yang mendengar akan berita tersebut sangat terkejut. Ia suka rela menyerahkan anak gadisnya,agar Putra Raja Hong itu tidak dibunuh oleh Kaisar Zhang.


Kembali Waktu sekarang.


Raja Hong beserta Istri dan anak buahnya berada di ruang singgasana.


"Jendral Shun...Apakah kamu sudah mencari anak gadis untuk diserahkan kepada Kaisar Zhang?" ucap Raja Hong.


"Sudah yang mulia Raja,hanya saja kami bisa mengumpulkan 16 orang saja." ucap Jendral Shun.


"Tak apa,yang penting Putraku tidak dibunuh.


----***-----


.


Di gerbang Istana.


Rombongan Udin berjalan berjalan ke arah Pintu gerbang yang dijaga prajurit.


Para Prajurit yang melihat rombongan Udin itu terkejut.


"Kamu masuk dan laporkan pada raja " ucap Prajurit 1


"Siap..." ucap Prajurit 2.


Begitu mereka sudah dekat.


"Permisi... Kami dari Rombongan Kaisar Chang Li Wan datang ingin bertamu" ucap Raja Huan. Ramah.


"Be...Be.. Benarkah Kalian dari Kekaisaran Chang?" ucap Prajurit 1 tak percaya.


"Benar... Ini buktinya" ucap Kaisar Chang Li Wan memberi Plat tanda kekaisaran Chang pada prajurit 1.


Prajurit 1 itu menerima plat itu.


"Benar mereka dari kaisar Chang." ucap Prajurit dalam hati setelah mengamati Plat tersebut asli. Prajurit 1 melihat lambang diplat itu lalu merasakan energi Qi yang tersimpan sangatlah kuat.


"Maaf yang Mulia Kaisar ,saya kedalam dulu untuk memberitahu pada Raja kami" ucap prajurit 1.


"Silahkan" ucap Kaisar Chang Li Wan. tersenyum.


----***----


.


.


Di Ruang Singgasana Raja Hong.


"Gege... Kalau begini caranya,lama - lama sang dewata agung akan murka pada kita" ucap Yu Jie.


"Mau bagaimana lagi,kalau tidak begitu maka putra kita akan tewas,dan Rakyat makin sengsara" ucap Raja Hong.


Tak Lama kemudian datang pelayan Istana.


"Maaf yang mulia Raja,hamba mendapat laporan dari prajurit penjaga gerbang,ada rombongan orang - orang yang memakai pakaian perang dan mahkota akan menuju kesini" ucap Pelayan istana tersebut.


"Apa kamu sudah tanya siapa mereka?" ucap Raja Hong.


"Belum yang mulia Raja" ucap Pelayan istana.


"Aneh... Siapa mereka? kalau memakai mahkota berarti ia seorang Raja..." gumam Raja Hong.


"Apakah mereka membawa ribuan prajurit?" ucap Raja Hong.


"Jumlah mereka hanya kurang lebih 30 saja yang mulia Raja" ucap Pelayan itu.


Tiba -tiba Prajurit 1 datang.


Lalu bersujud.


"Ampun yang mulia Raja,Hamba membawa berita penting" ucap Prajurit 1 sambil bersujud lalu berdiri


"Berita penting apakah itu prajurit?" ucap Raja Hong.


"Yang mulia kaisar Chang ada didepan pintu gerbang ingin bertamu,ini Plat kekaisaran mereka"ucap Prajurit 1 sambil meyerahkan Plat kekaisaran Chang.


"APAAAAAA!!!??" ucap Raja Hong terkejut lalu menerima Plat itu.


Ia memeriksa Plat itu ,asli atau palsu.


"Asli.....Ayooo kita kesana" ucap Raja Hong langsung melesat keluar.


"Siap Yang mulia" ucap bawahan Raja Hong serempak mengikuti Raja Hong.


.


.


.


---***---


.


Di Pintu Gerbang Istana Raja Hong.


Ada rakyat Raja Hong melihat rombongan Udin,mereka saling bertanya,siapa rombongan tersebut,namun tak ada yang memgetahui.


"Kok lama banget seh..." ucap Udin yang tak sabaran.


"Sabar kang mas....." ucap Rissa.


"Aku pengen Tidur dek... dah waktunya tidur ini" ucap Udin lalu berebah di tanah karena tak tahan Ngantuk.


Tak Lama kemudian Raja Hong dan bawahannya datang.


"HAAAAA...... !!!??? Raja Hong terkejut dan memgucek - ngucek matanya. Ia seperti mimpi melihat 16 Raja dan 1 Kaisar berdiri didepan pintu gerbang.


Udin merasakan Aura asing lalu membuka matanya.


"Paman lama sekali,sampai aku ngantuk..." ucap Udin.


"Maaf... Maaf.... Kalau boleh tahu ada apa gerangan yang mulia Kaisar Chang dan para Raja datang ke Istanaku?" ucap Raja Hong penasaran.


"Paman... Bawa kita masuk dulu,gak baek ada tamu dibiarkan diluar" ucap Udin sambil berebah di tanah.


"Jaga ucapanmu Bocah.... " ucap Jendral Shun emosi karena Udin tak sopan pada Rajanya.


Paijo maju lalu mengarahkan Auranya pada Jendral Shun,


"Kamu yang harus sopan pada Boss Udin....jika tidak maka kami Ratakan seperti Kaisar Zhang.." ucap Paijo.


Jendral Shun merasakan Aura Paijo terduduk lalu memuntahkan seteguk darah karena tak kuat menahannya lalu pingsan.


"APAAAAAAA!!??? Raja Hong terkejut dengan ucapan Paijo.


"Be... Be...Benarkah yang Tuan katakan itu?" ucap Raja Hong.


"Itu benar,kami juga sudah meratakan 13 kerajaan dan ini adalah kerajaan terakhir yang akan kami serang namun Bos Udin melarangnya" ucap Paijo.


Salah Satu Komandan Prajurit tak percaya dengan ucapan Paijo.


"Kamu jangan mengada - ngada,Kaisar Zhang memiliki jutaan prajurit sedangkan kalian tak sampai 40 orang,bagaimana bisa menghancurkan Kaisar Zhang" ucap Komandan prajurit.

__ADS_1


Umam lalu memindahkan puluhan juta prajurit aliansinya,yang sebelumnya Umam membagi dirinya menjadi 2, 1 bersama Udi satu lagi untuk mengordinir pasukan aliansi


Tiba - tiba Muncul Puluhan juta prajurit mengepung Istana Kerajaan Hong.


"APAAAAAAAAAA......." ucap semua orang terkejut melihat Jutaaan prajurit muncul didepan mereka.


"Paman mau dihancurkan atau biarkan kami masuk" ucap Udin.


"AMPUUUN YANG MULIA KAISAR CHANG...KAMI MENYERAH...."ucap Raja Hong di ikuti Prajuritnya. sambil bersujud.Ia pikir Udin adalah kaisar Chang.


Prajurit raja Hong yang jauh dari tempat Udin tak melihat raja Hong berada menyerang pasukan yang tiba - tiba muncul itu dengan Panah.. Mereka tak membalas,hanya melihat saja.


tiba - tiba datang prajurit yang jauh dari tempat Raja Hong.


"Yang mulia Raja... Kita dikepung,kami sudah menyerang tapi mereka kebal senjata" ucap Prajurit yang baru datang itu.


"Apaaa....." ucap Raja Hong terkejut.


"HENTIKAN....KALIAN JANGAN MENYERANG MEREKA," ucap Raja Hong pakai Qi.


Prajurit Hong yang menyerang kemudian berhenti menyerang setelah mendengar suara Raja Hong.


"Tolong maafkan Hamba dan rakyat hamba yang mulia kaisar" ucap Raja Hong bersujud.


"Akan kami maafkan bila paman bawa kami segera masuk kedalam,sebelum aku tertidur lagi" ucap Udin yang matanya sisa 5 watt.


"Ba...Baik....Silahkan masuk yang mulia Kaisar" ucap Raja Hong ketakutan.


Rombongan Udin hanya bisa geleng - geleng kepala saja kecuali Paijo.


"Paman...Namaku Udin..Nama Paman siapa?ucap Udin masih berebah ditanah.


"Namaku Hong Wan Ling yang mulia Kaisar.." ucap Raja Hong masih ketakutan.


Ia berpikir bagaimana bisa anak kecil bisa menjadi Kaisar.


"Tolong Gendong Udin Paman Ling,Udin malas bangun" ucap Udin sambil merem.


"Baik yang mulia kaisar... " ucap Raja Hong. Lalu mendekati Udin. Raja Hong menggendong Udin dibelakang.


"Ayo masuk Paman Ling.. " ucap Udin.


"Baik Yang mulia Kaisar" ucap Raja Hong mematuhi perintah Udin.


Mereka kemudian Masuk kedalam Istana.


Dalam perjalanan masuk kedalam Istana Udin tertidur .


Tak lama Kemudian Rombongan Udin dan Raja Hong sudah berada di ruang singgasana.


Andin mengambil Udin yang tertidur dalam gendongan Raja Hong.


"Maafkan atas perilaku keponakanku Raja Hong." ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Iya... Yang Mulia... " ucap Raja Hong.


Kemudian mereka duduk dikursi tamu,sedangkan Raja Hong juga ikut duduk dikursi tamu tak berani duduk di singgasana.


"Namaku Chang Li Wan,aku adalah Seorang Kaisar,..(Raja Hong terkejut,ia pikir anak kecil itu adalah kaisar) Yang ini Raja Huan,yang Itu Raja Thong,yang Itu Raja Khan," ucap Kaisar Chang Li Wan.


Kaisar Chang Li Wan memperkenalkan semua orang yang ia bawa.


"Maksud tujuan Kami kesini adalah menjadikanmu pengganti Kaisar Zhang yang telah kami hancurkan" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Maaf yang Mulia kaisar Chang,bukannya hamba menolak permintaan Yang Mulia,jika menjadikan Hamba Kaisar,maka akan butuh waktu yang lama,sedangkan kami disini kekurangan prajurit dan satu lagi,Putra kami Ditahan oleh Kaisar Zhang" ucap Raja Hong.


Kaisar Chang Li Wan meilhat ke arah Rissa dan Umam.


Rissa yang paham maksudnya itu lalu berbicara"Putra Anda berada didalam kamarnya,dan masalah kekuatan,kami siap bantu"


"Be...Be...Benarkah Putraku ada didalam kamar?" ucap Raja Hong terkejut dan tak percaya.


"Silahkan paman cek sendiri" ucap Rissa.


Rissa melihat dari ingatannya Raja Hong lalu menelepati Jendral Qin Peng,Rissa memberikan ciri - ciri Putra Raja Hong,kebetulan putra Raja Hong barusan disembuhkan oleh Jendral Qin Peng dan memberi tahu Rissa,lalu Rissa meneleportasikan putra raja Hong kekamarnya.


Raja Hong memerintahkan pelayannya untuk mengecek kebenaran tersebut.


"Yang mulia,putra mahkota ada didalam kamarnya dalam keadaan sehat dan sedang istirahat" ucap Pelayan itu lalu berjalan mundur kembali keposisinya.


"HAAAAAA..... Raja Hong menjatuhkan rahangnya kebawah.


"Ba...Ba...Bagaimana bisa putraku ada didalam kamar,sedangkan letak kekaisaran Zhang sangatlah Jauh" ucap Raja Hong dalam hati terkejut.


"Apakah kalian para dewa yang turun untuk membantu kami?" ucap Raja Hong.


"Kami bukan Dewa,jadi gimana Raja Hong.. apakah Raja Hong mau menggantikan Kaisar Zhang?" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Ba...Ba.. Baik Hamba mau Yang Mulia kaisar" ucap Raja Hong.


" Baiklah.Nanti akan kami bantu Anda untuk mengurus semua itu,karena aku percaya,anda bisa memimpin dengan adil dan tegas" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Terima kasih yang mulia kaisar atas kepercayaannya,hamba siap mengemban tugas yang anda berikan" ucap Raja Hong.


"Aku bukan Kaisar Cok.." ucap Udin mengigau.


Semua orang yang mendengar ucapan Udin menoleh ke arah Udin.


"Ne anak mimpi apa ya?" ucap Raja Huan disamping Udin yang digendong Andin.


"Ya mimpi tentang kalian lah... Boss gak mau jadi Kaisar..." ucap Paijo.


"Masa Seh??" ucap Raja Huan.


"Yang nyuruh manggil Boss yang mulia siapa?" ucap Paijo.


Anak buah Udin yang lain menunjuk Kaisar Chang Li Wan,para Raja yang melihat lalu ikut- ikutan menunjuk Kaisar Chang Li Wan.


"EH...!!?? Kok aku..Aku gak ada nyuruh kalian" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Sudah...Sudah... Ayo kita pulang karena bentar lagi akan malam." ucap Rissa.


"Siap Nyonya Bos" ucap Anak buah Udin Serempak.


"Aku akan meninggalkan beberapa pasukanku untuk membantu kalian ,bila kalian butuh bantuan hubungi kami" ucap Kaisar Chang Li Wan sambil memberikan batu komunikasi pada Raja Hong.


" Baik Yang Mulia " ucap Raja Hong sambil menerima Batu komunikasi.


Mereka pun menghilang,Umam menyisakan 100.000 prajurit untuk membantu Raja Hong.


Para Raja dan prajuritnya kembali ketempatnya begitu pula Rombongan Kaisar bersama Udin dan yang lainnya kembali ke Istana kaisar Chang Li Wan.


"De...De...Dewa......" ucap Raja Hong terkejut ketika melihat para tamu itu menghilang. Ia merasa seperti mimpi,lalu berjalan menuju kamar putranya untuk memastikan apakah ini mimpi apa bukan.


Tak lama kemudian Raja Hong sudah berada dikamar anaknya.


"Ayahandaaa......" seru putranya sambil berlari ke arahnya.


"Qhin'er....." Seru Raja Hong.


Mereka berpelukan.


"Syukurlah kau tak apa - apa nak." ucap Raja Hong.


"Iya ayahanda... Awalnya Aku luka - luka karena mereka menyiksaku,kemudian aku mendengar suara seperti peperangan,tak lama kemudian datang puluhan Prajurit,prajurit itu membebaskan para tahanan ayahanda. Tapi aku bingung,mereka darimana,sebab Jumlah Mereka sangat banyak dan ada ribuan siluman yang ikut membantu prajurit itu ayahanda." ucap Xin Qhin.


"Berarti ini kenyataan,aku pikir ini mimpi" ucap Raja Hong dalam Hati.


"Iya Nak... Ayo kita jemput adik- adikmu" ucap Raja Hong.


"EH...!!?? mereka selamatkah Ayahanda...Kok aku gak ada melihat mereka ditahanan" ucap Xin Qhin terkejut,ia mengira adik- adik ikut ditawan lalu di P3rkosa dan di bunuh.


"Mereka selamat Nak,soalnya mereka bersembunyi di Ruang Rahasia didalam kamarnya" ucap Raja Hong.


"Syukurlah kalau begitu,ayo Ayahanda.." ucap Xin Qin.


Mereka pun berjalan ke arah kamar putrinya yang bersembunyi.

__ADS_1


.


.


.


.


----***----


.


.


Di Istana Kaisar Chang Li Wan tepatnya didalam kamar.


"Dinda... 3 hari lagi aku akan mengadakan acara peresmian Dinda sebagai permaisuriku" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Dinda ikut aja apa yang kanda lakukan.." ucap Mingmei.


Mingmei pikir Suaminya Akan lama pergi berperang,gak tahunya sebentar dan Udin ternyata ikut berperang juga.Mingmei berharap Udin tak Ikut.


"Hem.... Ayo Dinda....Kita buat adik buat Lingling" ucap Kaisar Chang Li Wan.


"Ayooo ...." ucap Mingmei.


---***----


Didunia Cincin.


.


Rissa,Umam,Sri,Han Meiling Xing dan anak buah Udin berkumpul kecuali Udin dan Juminten.Udin berada didalam kamar sedangkan Juminten ada didesa gotong Royong . Lingling berada didalam kamar istana kaisar Chang Li Wan. Jendral Mingxia belum dibawa masuk kedunia cincin sebab ia sedang sibuk.


Mereka ada Taman. Cuaca Saat Itu Pagi Hari,tapi didunia nyata masih malam.


"Aku nagih taruhan kalian" ucap Rissa.


Glek...... Paijo,Ponijan,Dajrwo dan Kuwi menelan ludahnya.Mereka saling Tatap.


"Kalian pilih pertama atau kedua" ucap Rissa sambil mengeluarkan spidol.


Umam,Sri,dan Andin bingung apa yang dibicarakan oleh Rissa.


Ponijan menyenggol lengan Paijo.


"Piye Iki.. Aku gak berani loh" ucap Ponijan.berbisik


"Podo... aku yoo gak berani " ucap Paijo.berbisik.


Tak Lama kemudian Udin datang sambil melayang matanya masih setengah merem


"Hooaaam.... Paman Umam jangan pergi dulu" ucap Udin melayang menghampiri Umam.Udin terbangun karena dirinya teringat tentang cincin Ruang itu,mau tak mau mendatangi Umam sebelum Umam pergi bulan madu,dengan kondisi masih ngantuk ia pun terbang melayang menuju Umam.


Umam dan Sri sedang duduk dikursi yang panjang.


"Aku belum pergi Bos...kan nunggu si Bos.. " ucap Umam.


Udin lalu turun dipangkuan Sri.


Udin mengeluarkan Kotak kayu dalam cincin Ruangnya sambil merem.


"Coba jelasin ini dari mana?" ucap Udin.masih merem matanya.


Umam Membuka kotak Itu lalu melihat Cincin Ruang.


"Itu dari Dunia yang aku datangin Bos,soalnya aku penasaran,karena Dunia itu diselimuti Array. Karena Array itu lemah,aku bisa masuk tanpa merusak array tersebut. Begitu masuk..Disana Ada patung Shen Long dan patung Pemuda pakai topeng. Didunia itu hampir mirip seperti Bumi hanya saja teknologinya lebih canggih daripada dibumi. Berhubung aku buat rumah penduduk maka kuputuskan mengambil sebagian untuk kebutuhan penduduk,dan mengambil tanaman herbal untuk mereka berobat jika sakit. dan juga senjata untuk pertahanan penduduk. Berhubung aku dibawa oleh istri Bos maka sisanya aku taruh dikotak ini,biar Kalian sendiri yang membagikan." begitu Bos" ucap Umam


Rissa yang mendengar Ucapan Umam terkejut lalu melesat ke arah Umam dan memgambil kotak tersebut.Rissa memeriksanya.


"Paijo,...Ponijan,...Djarwo..Kuwi.... Kesini..." ucap Rissa.


"Siap Nyonya bos" ucap Mereka serempak.


lalu melesat ke arah Rissa.


"Neh kalian Coret mukanya Umam bergantian" ucap Rissa Memberikan spidol pada Paijo.


"EH..... !!??? Paijo,Ponijan,Kuwi dan Djarwo terkejut.


"Kenapa mukaku mau dicoret?Apa salahku?" ucap Umam.Heran..


"Hem.... Paman Umam ngambil barang tanpa Izin...dan itu merugikan banyak orang " ucap Udin Tak lama kemudian tertidur lagi dipangkuan Sri.


"Hehehe.... Ya maaf..." ucap Umam.


"Maaf ya kang Umam...Ini aku diperintah Loh...bukan keinginan sendiri..." ucap Paijo.


"Iya... Silahkan kalian coret mukaku." ucap Umam pasrah.


Paijo lalu mencoret - coret muka Umam


Rissa mengabadikan momen itu didalam HP yang ada didalam Cincin ruang yang ia pegang.


Setelah Paijo lalu Ponijan,lalu Kuwi Dan terakhir Djarwo..


Sri yang melihat muka suaminya dicoret - coret tak tahan menahan tawanya.Begitu juga Han Meiling Xing.


"HHAHAHAHAHAHAHAHA........... "


"Jangan dihapus dalam waktu seminggu" ucap Rissa.


Nampak Wajah Umam seperti Kucing.


"Paijo... Tutup matamu" ucap Rissa.


"Siap Nyonya" ucap Paijo


"Jangan Dibuka sebelum aku suruh" ucap Rissa.


Rissa kemudian mengeluarkan Sosok yang ia kurung untuk memberi kejutan pada Paijo.


P



Penampakan Cha`n Juan Mei.


Semua orang terkejut ketika melihat sosok itu muncul dibelakang Paijo.


"Aura ini sepertinya aku kenal deh,tapi ....Ah.... Gak mungkin dia. Dia loh gak ada disini" ucap Paijo dalam hati.


Sosok itu memeluk Paijo dari belakang.


"Bro... Jangan peluk - peluk aku..." ucap Paijo.


"Aku normal Coook..." ucap Ponijan.


"Gege gak mau aku peluk ya,ya sudah aku peluk Yang lain saja" ucap sosok itu melepaskan pelukannya


Deg....


"Suara Ini.... " gumam Paijo lalu membuka matanya,kemudian membalikkan badannya.


"Istriku.......Beneran kah ini dirimu?" ucap Paijo.


"Bukan... Aku Istrinya Djarwo..." ucap Sosok itu.


"EH...!!?? Enggak Kang... Aku bukan Suaminya... " ucap Djarwo.


"Ya Udah aku istrinya Bos Udin saja...." ucap Sosok itu lalu hendak berjalan ke arah Udin.


Paijo lalu memegang tangan Istrinya lalu memeluknya..


"Maaf ya istriku,aku pikir tadi Ponijan ngerjain aku" ucap Paijo.


"Kang... Dia siapa seh? " Ucap Djarwo yang baru pertama kali melihat sosok tersebut.

__ADS_1


"Dia itu Cha`n Juan Mei alias Dewi Bulan" ucap Ponijan.


"Ooo... Dewi Bulan.." ucap Djarwo dan Kuwi agak serempak.


__ADS_2