
Matahari tepat berada di atas kepala,
Di salah satu pegunungan di lapisan 19 ada seorang Pemuda bertopeng sedang istrirahat,Ia memfokuskan pendengarannya mencari portal berikutnya. Pemuda itu adalah Udin.
"Sudah 200jt Km Aku tempuh,namun tak menemukan portal itu,asemm....
"Dengarin informasi juga gak ada yang penting,kebanyakan Gosip,kayak emak - emak sedang ngumpul gitu" ucap Udin dalam hati.
Lalu Udin memasang aray 3 lapis.
"Jumi....Andin....aku akan membawa kalian kedunia lain,jangan berbuat onar,jangan membunuh.
Mereka berdua hanya menganggukkan kepalanya saja.kemudian mereka masuk tepat di rumah Udin.
Kini mereka sudah di dunia jiwa tepatnya dirumah Udin. Dari awal bangun hingga sekarang,rumah Udin tetap gak ada perubahan
Udin malas renovasi.
"Kita ada dimana bos?" ucap Andin telepati.
"Kita saat ini berada didunia jiwaku." ucap Udin.
"APAAAAAAAA!!!! ucap mereka.
"Jumi...Apakah kau ingin makan lagi?" ucap Udin.
"Enggak bos,Aku makan sebulan sekali" ucap Juminten dalam hati.
"Kalau kamu sudah berubah menjadi manusia,Apakah makananmu tetap sama?" ucap Udin penasaran.
"enggak sama bos,aku bisa makan buah - buahan,ikan dan daging lainya" ucap Juminten dalam hati.
Udin menaruh jari telunjuknya ke Juminten dan Andin.
"EH!!! mereka terkejut
"Itu dunia siapa bos" ucap Andin telepati.
"Itu adalah Dunia asalku," ucap Udin.
"Bos penggemarnya Andika kangen band? Kok namaku sama dengan judul lagunya" ucap Juminten dalam Hati.
"Ho oh ,aku penggemarnya." ucap Udin telepati.
"Rumahnya Aldebaran dimana Bos?" ucap Andin telepati.
"ada di jakarta sono,cuman....Alamatnya aku gak tahu" ucap Udin.
Udin meneteskan darahnya ke Juminten dan Andin.
Mereka berdua mengeluarkan cahaya yang terang benderang
Tak lama kemudian muncul 2 sosok gadis.
.
Panampakan Juminten
penampakan Andini Kharisma Putri.
.
"SALAM HORMAT YANG MULIA BOS UDIN" ucap mereka berdua duduk menghormat ke arah Udin.
"Bangunlah..Gak usah duduk Hormat padaku,dan tetaplah kalian memanggilku bos Udin" ucap Udin.
"TERIMA KASIH BOS" ucap mereka serempak.
Kini mereka berdua mempunyai kekuatan setara dengan Dewa penguasa,hanya saja mereka berdua kekuatannya lebih tinggi daripada dewa penguasa yang ada saat ini.
"Ayo ikut aku" ucap Udin melesat terbang.
"Baik Bos.." ucap mereka serempak.
Udin terbang melayang kemudian melesat ke arah pemukiman penduduk di ikuti Juminten dan Andin.
Kini Udin telah sampai ditempat tujuan.
Udin melhat dengan mata dewanya dan mempertajamkan indra pendengarannya.
Udin melihat bangunan baru,seperti bangunan didunianya.
__ADS_1
Nampak anak kecil bergerombolan memakai pakaian merah putih semua.
"Jangkreeeeeek....Iki wes Uduk negoro kultivator maneh" ucap Udin dalam hati.
Ada mobil yang bisa melayang,
"EH...!!! Udin terkejut
Ada Manusia namun gerak angota tubunya berbeda,Udin melihat dengan mata dewanya,manusia itu separo mesin separo silicon.
"Itu mah robot...Asem......Asli kalah aku" ucap Udin
Anak - anak yang sudah berumuh 15 tahun penjara akan mendapatkan transfusi darah Peri.
Para istri Udin tidak ada yang berani keluar istana Peri,Hanya Li Wei yang sering keluar karena mengurusi masalah penduduk.
Jika mereka butuh sesuatu untuk kebutuhannya,mereka memesan melalui aplikasi TOKO ONLINE lalu barang tersebut diantar oleh GO - PREK.GO - PREK ini bukan manusia,melainkan Robot.
"Kita lagi di Bumi kah bos?" ucap Juminten.
"Kita didunia jiwa,mereka itu teman - temanku yang mengembangkan Ilmu yang aku berikan seperti kekalian tadi." ucap Udin.
Udin melihat Ponijan sedang mengendap - endap warung makan ayam bakar kecap.
"Poni lagi ngapain ya?" ucap Udin dalam hati.
Ternyata Ponijan mengambil ayam bakar yang sudah matang lalu dimasukkan dalam cincin ruangnya yang bentuknya kecil lalu melesat pergi.
"Njirrrr...Dia maling ayam bakar rek" ucap Udin dalam hati terus mengawasi Ponijan dari atas.
.
Ponijan berhenti di pinggir sungai yang sepi .kemudian ia merubah bentuknya menjadi manusia lalu mengeluarkan Ayam bakar yang ia curi di warung makan.
Andin terkejut melihat dewa penguasa harimau suci ada didunia jiwa.
Udin turun menghampiri Ponijan. sedangkan Juminten dan Andin tetap di atas.
"Enak ya ayamnya Pon?"ucap Udin muncul disamping Ponijan disaaat lagi makan secara tiba - tiba.
"Uhuukk.....Uhuuukk.....Uhuuukk...Terbatuk karena terkejut saat lagi makan.
"Gleekk....Gleekkk...Glekkk.....Ponijan meminum air.
"Aaaaaahhh.....
Udin memberikan cincin yang isinya uang koin emas dan topeng.
"Kalau pengen sesuatu di sini,gunakan uang itu. Jangan lupa pakai Topeng." ucap Udin lalu melesat kearah Andin dan Juminten.
"Asemm....Aku konangan rek . Tapi dia kok gak marah ya?Malah ngasih aku uang." ucap Ponijan dalam hati. Sebenarnya Ponijan punya banyak Uang hasil ia merampok harta kerajaan yang ada di sekitar sekte bulan bintang. Ia tak berani merampok harta di keluarganya Udin dan didunia jiwanya Udin,kecuali hanya makanan dan minuman saja.
"Lin...Aku punya teman namanya Andin dan Juminten.Mereka nanti akan menemuimu" ucap Udin telepati.
"Siap Bos" ucap Krilin telepati.
"Kalian Temui Krilin,dan tinggallah bersama dengan penduduk. Bantulah mereka" ucap Udin.
"Siap Bos" ucap mereka serempak.
Lalu Udin keluar dari dunia jiwa.
.
***
Kini Udin berada di dunia nyata.menuju kota terdekat.
"Tunjukkan identitasmu anak muda" ucap Penjaga gerbang.ketika Udin sudah sampai digerbang.
"Maaf paman...kartu identitasku hilang" ucap Udin berbohong . Soalnya Ia memiliki kartu identitas yang ada di alam benua.
"Letakkan tanganmu di batu itu,lalu bayar 10 batu mistik" ucap Petugas.
Udin pun melakukan apa yang disuruh oleh petugas.
Setelah selesai..Udin berjalan menyusuri kota itu.
Banyak sekali bangunan berdiri disana. Serta hiasan di pinggir jalan.
"Apa kau yakin sekte singa emas akan juara di turnamen ini?" ucap warga yang berkumpul bersama teman- temannya.
"Yakin lah..Sebab sekte itu menang 2 kali berturut turut" ucap temannya.
Udin mendengar percakapan itu lalu menghampirinya.
__ADS_1
"Permisi.. " ucap Udin ketika sudah didekat kumpulan tersebut..
"Iya.... Ada apa bocah ? " ucap pemuda itu berumur 120 tahun.
"Maaf mau tanya...Dimana kah letak Portal menuju lapisan alam dewa berikutnya" ucap Udin.
Pemuda itu melihat Udin dari atas kebawah merasa aneh.
"Aku gak tahu bocah..." ucap pemuda itu.
"Ooo....Terima kasih paman" ucap Udin lalu pergi..
"Bocah aneh,mana ada Portal disini. Kalau mau kelapisan Lain harus pakai artefak" ucap Pemuda itu dalam hati.
Udin yang mendengar isi hati pemuda itu menghentikan langkahnya.
"Pakai artefak ya...Hemm..." ucap Udin dalam hati.
Tiba - tiba di tabrak seorang Pemuda yang sedang lari..
Bruuukk..
Udin tak terjatuh,yang jatuh si penabrak.
Penabrak itu lalu berdiri lalu melanjutkan berlari..
"Kejaarrr....Orang itu...jangan sampai kaburr" ucap Orang berlari mengejar orang yangbnabrak Udin tadi.
"Kenapa mereka gak terbang saja...Aneh" ucap Udin dalam hati.
Udin melanjutkan perjalanan menuju penginapan.
.
.
----****----
.
.
.
.
Disuatu wilayah yang tak jauh dari kota tempat Udin berada.
Milyaraan Orang sedang berkumpul dari berbagai lapisan. Tujuan mereka hanya 1 .Yaitu membunuh Pria bertopeng. Karena Pria itu telah membunuh keluarga mereka.
Mereka mencari Dari Alam benua,alam dewa tingkat 2,hinga lapisan 1 hingga 18 dan lapisan 20 alam dewa tingkat 3 ,Tidak menemukan sosok Pria bertopeng yang dicarinya.
Sudah Jutaan orang yang memakai topeng mereka bunuh.
"Apa kau yakin Dia ada disini Shu Peng?" ucap Orang tua berambut putih dan memiliki jenggot yang panjang.Pria itu salah satu dewa penguasa yang berada di ranah kaisar dewa penguasa alam semesta Aliran hitam.
"Benar yang mulia ,Aku sangat yakin sekali dia ada disini,Karena ini adalah kota terakhir yang kita kunjungi," ucap Orang itu yang bernama Shu Peng.
"AYO KITA MENUJU KOTA ITU,SIAPA TAHU DIA ADA DISANA" ucap Ling Bao menggunakan tenaga Qi.
Milyaran orang bergerak menuju kota yang dikunjungi Udin. Paling rendah mereka diranah Raja dewa.
.
.
.
.
¤¤¤¤¤
.
.
.
.
.
.
Semoga terhibur....
__ADS_1
Jangan lupa di Like ya teman - teman. matur suwun