Petualangan Udin

Petualangan Udin
PERTEMPURAN BAG. 5


__ADS_3

"He..He...He...He..he...He... Tenan too dia ke Dolli...


"Wes ra kuat kuntulle...(dah gak kuat burungnya)


",Ngono seh ngombe akeh tenan....(Gitu seh minum banyak banget)" gumam Kuwi.


Kuwi melihat kegiatan Dhu Rex menggunakan kaca mata ,dengan mode suhu tubuh.,kemudian ia menggerakkan tubuhnya.


"Jiaahhh... Borong wong telu pisan euy....


"Sodok terus....


Begitu Dhu Rex menekan pinggulnya agak lama,Kuwi dengan sigap mengeluarkan jurusnya.


"Jurus Elang emas mencabut sukma... Hiyaatttt........" ucap Kuwi ketika Dhu Rex akan muncrat. Kuwi menggunakan Jurusnya.


Nampak energi berbentuk Elang emas melesat ke arah rumah bordil.


-----***----


Di dalam rumah Bordil,Dhu Rex membuka pintu kamar,lalu ia menarik tangan wanita penghibur tersebut lalu melucuti semua pakaian wanita itu. Kemudian Dhu Rex meletakkan Wanita itu ke ranjang,setelah itu ia membuka celananya dan melesatkan Rudalnya karena sudah tak tahan dari tadi menahan keinginannya untuk bercinta.


"AAAAAAAAAA.........."Teriak Wanita penghibur itu kesakitan,sebab masih kering sudah di coblos duluan tanpa pemanasan.


"Lepaskan semua pakaianmu..." ucap Dhu Rex kepada 2 wanita penghibur sambil mengayunkan pinggulnya.


"Baik tuan...." ucap kedua wanita penghibur tersebut menuruti perintah.


"Mudah - mudahan dia gak mememukanku" ucap Dhu Rex dalam hati.


"Aaaahh....Aaahh...Aahh..Aah....." D3sah wanita itu sedang di genjot oleh Dhu Rex,yang awalnya kesakitan.


Dhu Rex melepaskan sisa pakaiannya.


"Berbaring di samping dia.." ucap Dhu Rex.


"Baik Tuan...." ucap ke dua wanita penghibur yang sudah melepaskan semua pakaiannya.


Kedua wanita itu berbaring di samping temannya tersebut, Kedua tangan Dhu Rex memainkan goa wanita penghibur.


"Aaahh...Ouuhhh...Aaahhh....Aahhh...Aahhh.... Ouuhhh....Aaahh...Aaaahh...." D3sah wanita penghibur.


20 menit kemudian Dhu Rex akan menembakkan Rudal.


"Aaaaahhh....." D3sah Dhu Rex akan muncrat.


Tiba - tiba ia merasakan ada serangan dan puncak k3nikmatan. Dirinya tak bisa menghindar plus kekuatannya gak sempat di keluarkan.


BOOOOOOOOOMMMMMMM........ DUAAARRRR Rumah Bordil hancur,planet itu pun hancur.


Kuwi melihat ada sebuah pecahan jiwa milih Dhu Rex, dengan sigap Kuwi mengeluarkan Api disertai petir ke arah pecahan jiwa Dhu Rex.


Wuuussssh.... Nampak energi api dan petir melesat ke arah pecahan tersebut.


BOOOOMMMMM...... pecahan jiwa hancur...


Nampak Energi serangan Kuwi melesat ke planet lainnya.


BOOOOMMM....BOOOMMM....DUAAARRRR....


BOOOOMMM....BOOOMMM....DUAAARRRR....


BOOOOMMM....BOOOMMM....DUAAARRRR....


BOOOOMMM....BOOOMMM....DUAAARRRR....


BOOOOMMM....BOOOMMM....DUAAARRRR....


BOOOOMMM....BOOOMMM....DUAAARRRR....


Puluhan planet hancur.


"Beres dah tugas utama, Tinggal bantu yang lain..." ucap Kuwi lalu berteleportasi ke Galaksi Cermai.


----****----


Pov Umam.


Umam berhadapan dengan Ling Bao.


"Kamu siapa? " ucap Ling Bao waspada.


"Sepertinya aku pernah melihatmu deh... Tapi di mana ya..." ucap Umam sambil mengingat - ingat musuh di depannya itu.


"Heeeh....!!!!??? Ling Bao terkejut dan heran,orang di depannya pernah melihat dirinya.


"Kamu lihat aku ada di mana?" ucap Ling Bao penasaran.


"Sebentar dulu....


"Kamu berasal dari Sekte Lembah Neraka apa bukan? " ucap Umam.


"EH....!!!???


"Dari mana kamu tahu aku dari sekte Lembah Neraka?" ucap Ling Bao terkejut dan heran.


"Nah... Aku ingatt...." ucap Umam.


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


Suara pertempuran berlangsung.


"Kamu dulu yang suka mencuri celana dalamnyaa Murid wanita kan?" ucap Umam


"EH.....!!!??? Ling Bao terkejut mendengar ucapan orang yang ada di hadapannya itu,sebab sewaktu masih muda,ia dulu pernah mencuri Celana Dhalam wanita.


"Kamu siapaaa.....? Aku tak mengenalmu" ucap Ling Bao.


"Aku adalah Umam... Raja dari segala Raja Jin sealam semesta...." ucap Umam.


"APAAAAAAAA.......!!!!???" ucap Ling Bao terkejut. Sebab ia pernah mendengar nama itu dari cerita anak buahnya. Jika Umam adalah Raja segala Raja Jin yang menguasai 10 galaksi waktu itu.


Pasukan Robot menyerang Ling Bao,kemudian Ling Bao mengayunkan tangannya yang mengandung Energi Qi.


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


Pasukan Robot hancur.


"Kamu kenal aku?" ucap Umam.


"Aku gak kenal.... " ucap Ling Bao sambil menangkis serangan pasukan Robot.


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


"Mosoook.... Awakmu ngapusi.." ucap Umam (Dirimu berbohong).


Umam lalu melesat ke arah belakang Ling Bao lalu memukul.


Buugghh....... Wuuuuiiiiiiiiiing... Tubuh Ling Bao melesat ke depan menabrak pasukannya dan pasukan robot.


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....

__ADS_1


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


"Sial.... Pukulannya kuat juga...." ucap Ling Bao merasakan nyeri di punggungya terkena pukulan Umam.


Ling Bao kemudian menggunakan jurus menghilangnya.


Umam berada di dekatnya,lalu memukul dirinya.


"EH....!!!??? Ling Bao terkejut karena Umam mengetahui keberadaannya lalu ia manahan serangan Umam.


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Jual beli pukulan antara Umam Dan Ling Bao berlangsung.


Pasukan musuh dan pasukan Robot di sekitanya meledak terkena Aura pertempuran tersebut.


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


"Bagaimana ia bisa tahu" ucap Ling Bao dalam hati sambil melawan Umam.


Umam dapat melihat Ling Bao berkat Zat yang di berikan Udin pada Ling Bao.


Ling Bao lantas menampakkan dirinya,karena percuma memghilang bila Umam mengetahui keberadaannya.


Buugghhh....... Keduanya terkena pukulan di dada.. Umam mundur 3 meter,sedangkan Ling Bao 10 Km menabrak pasukannya dan pasukan Robot.


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


"Hoeek...... Ling Bao memuntahkan seteguk darahnya.


Nampak daratan muncul retakan di mana - mana.


Ling Bao dengan gerak cepat mengeluarkan Pil lalu menelannya.


Glek....Glek.... Glek....


Umam muncul di depannya.


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


Bugggh...Baagh...Buughhhh....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


Nampak daratan hancur karena tak kuat menahan energi pertempuran antara Umam dan Ling Bao. Begitu pula pasukan Robot dan pasukan musuh. Retakan planet itu makin melebar.


Ling Bao mengalirkan Elemen Api dan Angin di tangannya,Sedangkan Umam mengalirkan elemen Api dan Petir.


"Sial.... Mengapa aku bertemu dengan orang yang di takutin aliran putih,tapi sekarang malah membela aliran putih." ucap Ling Bao dalam hati.


Wuuiiiingghh......


Umam menembakkan bola Api petir ke arah Ling Bao..


Wuuusshhh....Wuuusshh...Wuusshh....


Wuuusshhh....Wuuusshh...Wuusshh....


Wuuusshhh....Wuuusshh...Wuusshh....


Wuuusshhh....Wuuusshh...Wuusshh....


Wuuusshhh....Wuuusshh...Wuusshh....


Puluhan bola api petir melesat. Nampak Bola api petir itu ada yang mengenai Ling Bao,prajurit musuh,prajurit robot dan daratan .


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


BOOOMMM....BOOOMM...DUUAAARR....


Ribuan prajurit tewas,ribuan Robot meledak.


Tiba - tiba planet Apel meledak.


DUUUAAAAAAAAAAARRRR..........


Ling Bao berteleporsi sebelum planet Apel meledak.


"Lari kemana kamu Ling Bao....Aku akan membunuhmu..." ucap Umam lalu berteleportasi ke arah Ling Bao.


----***---


--{ ALAM DEWA PENGUASA ALAM SEMESTA.}--


Ling Bao muncul di Istananya.


"Hoeeekk..... Ling Bao memuntahkan seteguk darahnya.


Lalu ia mengeluarkan puluhan pilnya.


Glek....Glek....Glek...Glek...Glek....


Lalu ia duduk bersila.


"Siaalll...... Aku bisa terluka begini... Tenaganya sungguh kuat sekali." ucap Ling Bao.


Ada seorang pelayan istana melihat Ling Bao terluka.


"Yang mulia... Apa yang terjadi..." ucap Pelayan itu.


"Aku melawan Umam,dan aku terluka" ucap Ling Bao.


BOOOOMM......BOOOMMMM...BOOOMMM...


"Bagaimana dia bisa tahu keberadaanku?" ucap Ling Bao heran. Sebab suara itu berasal dari lapisan Array pelindung yang ia pasang.


Ling Bao kemudian melesat ke arah Ruang rahasianya.


***


Umam muncul di luar istana Ling Bao.


"Baahh.... Pakai Array pelindung segala. Aku hancurin apa enggak ya....

__ADS_1


Nampak Umam berpikir.


"Hancurin sajalaah.." ucap Umam.


Umam lalu memukul dinding Array tersebut.


BOOOMM.....BOOOOOMMMM..... BOOOMMM...


Nampak dinding Array mulai retak karena di pukul oleh Umam.


BOOOMMMM...... Kraaccck......


BOOOOMMMM...... Pyaarrr.... Array pelindung yang terpasang berlapis lapis itu hancur.


"He....He...He...He... Mayan bisa bermain sedikit..." ucap Umam. Sebab Umam sengaja tak menggunakan kekuatan penuhnya untuk menghancurkan Array tersebut dan Sengaja tak muncul langsung di dalam istana Ling Bao.


Begitu Array hancur,nampak ratusan juta prajurit di bawah ranah prajurit Dewa bersiap menyerang Umam.


Umam menjentikkan jarinya.


Tak....... Wuusshh... Nampak energi jentikan melesat ke arah Ratusan juta prajurit.


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Booomm.... Boomm....Boomm... Boomm...


Tubuh ratusan juta prajurit meledak menjadi kabut darah terkena energi jentikan Umam.


Nampak istana Umam tak ada kehidupan,sebab semuanya telah tewas.


"Baru jentikan jariku dah tewas .... Payaaaahh..." ucap Umam lalu melesat ke arah Ling Bao.


---***---


Ruang Rahasia Ling Bao.


Ruang rahasia itu di lindungi Array pelindung berlapis - lapis dan ada Array Ilusinya.


Nampak Ling Bao berjalan mondar mandir ketakutan,sebab ia merasa nyawanya terancam.


"Semoga saja ia tak menemukanku.." ucap Ling Bao.


Umam muncul di belakang Ling Bao sambil mengikuti Ling Bao berjalan mondar mandir.


"Shu pheng....." ucap Ling Bao telepati ke Shu Peng.Ia tak menyadari ada Umam di belakanganya,sebab Umam menghilangkan aura keberadaannya dan menyembunyikan tingkat kultivasinya.


Tak ada jawaban.


"Kemana ini Shu Peng,Apakah ia masih sibuk melawan musuhnya,apa sudah tewas..." ucap Ling Bao.


"Shu Peng liburan di puncak ,bareng cewek seksi..." ucap Umam.


"Bisa jadi,Soalnya Shu Peng doyan bermain dengan cewek..." ucap Ling Bao tak sadar.


"Kamu gak ikutan Shu Pheng" ucap Umam masih mengikuti Ling Bao berjalan mondar mandir.


"Maunya seh begitu,tapi ada Umam di luar.." ucap Ling Bao.


"Umam tuh siapa?" ucap Umam.


"Menurut kabar dari anak buahku...


"Dia adalah Raja Jin Dari segala Raja Jin sealam semesta,tapi sayang dianya belum punya pasangan" ucap Ling Bao.


"Enak aja kamu bilang aku jomblo...Aku loh dah punya pasangan." ucap Umam.


"EH.....!!!!?? Ling Bao terkejut,lalu Menoleh ke belakang.


Umam kemudian memukul Ling Bao


Buuuggghhh......


Wuuuiiing... Tubuh Ling Bao melesat ke arah dinding Goa.


BOOOMMM........Tubuh Ling Bau masuk kedalam dinding Goa sedalam 50 Meter.


"Enak Aja bilangin aku jomblo..." ucap Umam lalu menembakkan bola api petir ke arah Ling Bao.


Wuuuusshh.... Bola Api petir melesat.


Ling Bao cepat - cepat berteleportasi ke luar ruang rahasia.


Umam berteleportasi mengikuti Ling Bao.


BOOOOOOOMMMMM......... Nampak lobang sedalam 400 juta Km tercipta akibat bola api petir Umam.


---***---


Ling Bao Muncul Di atas istanannya.


Tiba - tiba Umam muncul di depannya sambil tangan kiri mencengkram pundak Ling Bao, kemudian tangan kanan memukul dadha Ling Bao.


Buugghh... Buugghh... Buugghh.... Buuugghhh...


Buugghh... Buugghh... Buugghh.... Buuugghhh...


"Hoooeeekk..... Ling Bao memuntahkan seteguk darahnya.


Buugghh... Buugghh... Buugghh.... Buuugghhh...


Buugghh... Buugghh... Buugghh.... Buuugghhh...


BOOOOMM....BOOOMM....BOOOMMM......


Istana Ling Bao hancur terkena energi pukulan Umam.


Ling Bao merasakan pukulan Umam seperti dirinya tertindih puluhan Gunung.


"Aku sudah.... Nikah...." ucap Umam sambil memukul.


Buugghh... Buugghh... Buugghh.... Buuugghhh...


Buugghh... Buugghh... Buugghh.... Buuugghhh...


"Hoeeek..... Nampak darah keluar lagi dari mulut Ling Bao.


"Anakku satu... Namanya Imam Samudra..." ucap Umam.


Umam kemudian meninju tepat di dantian Ling Bao.


Buuuugghhh.......


"Hoooeeeeeekk..... Darah menyembur di mulut Ling Bao. Sebab dantiannya hancur.


Kini Ling Bao menjadi manusia biasa,sebab Dantiannya hancur..


Umam berhenti memukul Ling Bao.


"Piyee... Penak to pukulanku..." ucap Umam.


"Ampuuunn.... Tuan.... Ampuuuuun...." ucap Ling Bao ketakutan.


"Iya aku ampunin kamu,tapi setelah kamu berada di neraka sana...." ucap Umam.


Umam menjentikkan jarinya lagi.


Tak....


BOOOOOMMMM.... Tubuh Ling Bao meledak menjadi kabut darah.


"Paayaahhh... Padahal aku belum mengeluarkan satu tetes keringatku.


"Untung dia menjawab pertanyaanku,jadi lebih mudah aku mencari dia,jika tidak maka aku kesusahan mencarinya meskipun di pasang alat pelacak." ucap Umam.


Alam Dewa berbeda dengan Galaksi di alam semesta. Jika mau ke alam selanjutnya,harus memakai portal, berteleportasi dan memakai artefak. Alam Dewa di mulai pada Alam benua.

__ADS_1


__ADS_2