Petualangan Udin

Petualangan Udin
MEMBUKA ELEMEN ES


__ADS_3

"Hehehehe...Tadi Aku gak seberapa fokus banget dek..."ucap Udin cengengesan.


Udin melihat kekaisaran Xuan dari atas saat mereka melintasinya.


"Hem..... Gede juga ya dek kekaisaran Xuan ini" ucap Udin.


"Ya besar lah kang Mas,namanya juga Kekaisaran No 1 di alam ini," ucap Rissa.


"Masa seh Dek...Perasaan kaisar Xuan No 2 deh.." ucap Udin.


"Benar Kang Mas...Kalau Kaisar Xuan No 2,lalu No satu itu siapa? ucap Rissa Heran,padahal dirinya mengetahui saat dirinya berjalan bersama Umam mencari wanita untuk dijadikan Istri Umam.


"Namanya itu Kaisar Udin,permaisurinya itu Clarissa Yue Yan..." ucap Udin menggombal.


"Aah.... Kang Mas bisa saja..."ucap Rissa.


"Hehehehe....Kalau Adek mau Bukti,nanti Udin beserta yang lainnya melenyapkan mereka semua" ucap Udin dengan entengnya.


"Adddoooohh..... " Udin mengaduh saat Rissa mencubit perutnya.


"Sakit dek....."ucap Udin sambil mengusap - ngusap perutnya yang terasa sakit akibat cubitan Rissa.


"Jangan asal membunuh kang mas," ucap Rissa.


"Enggak - enggak Dek... Tadi aku bercanda saja" ucap Udin.


"Mampusssss...." ucap Paijo dalam hati.


"Paijo ingin aku cubit juga?" ucap Rissa.


"Ti.... Ti...Tidak nyonya Bos,cukup Bos Udin saja yang mewakili rasa sakitku" ucap Paijo.


"Jangkreeekkk......


"Kok malah Udin,ya Pakde lah.." ucap Udin.


"Lebih cepat lagi Jo" ucap Rissa.


"Siaapp Nyonya Bos..." ucap Paijo.


Paijo lalu menambahkan kecepatannya.


Wuuuasssshhhh.........


20 Menit kemudian mereka sampai ditempat tujuan.


Udin melihat banyak salju,tak ada pepohonan yang berwarna Hijau,semuanya Putih tertutup Salju.


Udin memgaliri tubuhnya dengan elemen apinya,supaya tidak kedinginan.


Udin melihat seperti oramg sedang bertarung dari kejauhan.


Udin saat memakai Jurus menghilangkan diri dan juga menghilangkan haw Keberadaannya.


"Coba Pakde dekati mereka pertahankan ketinggian di 100 meter." ucap Udin.


"Siaap Bos..." ucap Paijo.Paijo lalu turun.


Nampak 4 orang ada dibawah Udin.Udin melihat 1 lawan 2,sedsngkan sisanya menonton saja.


Trang... Trang... Trang. Suara pedang berbenturan.


"Serahkan Pedangmu itu..." ucap Pemuda 1 yang menyerang Pria .


"Tidak akan aku berikan." ucap Pemuda 2


"Oalah... Ternyata mau merebut paksa pedang itu ta..." ucap Udin.


Udin mengeluarkan Kapak naga geninya.


"Turun 50 meter lagi Pakde" ucap Udin.


"Siapp Bos..." ucap Paijo


Lalu Udin memainkan Irama kematian dengan pakai Qi tak lupa menggunakan ilmu penghapus jejak,Udin mengarahkan ke orang yang tak bertarung itu serta 2 orang yang menghadapi seorang pemuda.


Nampak kedua orang yang menonton terkejut


"Apa kau mendengarkan suara seruling?" ucap Pemuda 3


"Iya aku mendengarnya" ucap Pemuda 4.


Yang bertarung itu pun kaget mendengar suara seruling.


"Siapa yang bermain seruling ini ya" ucap pemuda 3 dalam hati menikmati alunan suara seruling.


Tak Lama kemudian.


"AAAAAAAAA............ " Teriak mereka kesakitan yang mendengar suara irama kematian tersebut.

__ADS_1


,


"Hehh......!!??? pemuda 2 itu terkejut,tiba - tiba


Musuhnya itu mengaduh kesakitan,ada yang terguling - guling di atas tumpukan salju.


Tak lama kemudian 4 pemuda itu tewas.


Kondisi ke empat pemuda itu mengeluarkan Darah dari telinga, mata ,hidung dan Mulut.


"Siapa yang menyerang mereka?" ucap Pemuda 2 dalam hati keheranan,sebab ia tak melihat ada orang yang datang untuk membantu dirinya.


"Ayoo Pak De Jo kita cuss pergi lagi." ucap Udin.


"Siap booss" ucap Paijo.


Paijo lalu melesat pergi kearah yang diberi tahu oleh Rissa.


Tak lama kemudian Mereka sudah sampai ditempat tujuan.


"Ada penjaganya gitu dek" ucap Udin melihat ada beberapa orang sedang berjaga.


"Tenang Kang Mas... Paijo berubahlah dan hilangkan aura keberadaanmu " ucap Rissa Sambil memberi pelindung khusus agar tak terlihat oleh para manusia,Hanya Udin dan Rissa saja yang bisa melihatnya.


"Siap Nyonya Boss" ucap Paijo. Lalu melakukan apa yang disuruh Rissa.


"Tunggu disini,kita akan turun ke bawah." ucap Rissa.


Rissa lalu membuat array pelindung,array ilusi dan array kedap suara seperti yang dimiliki Udin.


"Ayo Kang mas kita turun.." ucap Rissa sambil memegang tangan Udin.


Udin dan Rissa tun ks Kolam yang berisi energi ES.


Kolam itu dijaga karena kolam itu di keramatkan,Kolam itu ada yang punya,yaitu sebuah sekte yang rata - rata memiliki kekuatan ES.


Udin dan Rissa berada diatas permukaan Kolam Es airnya bewarna Biru. Kemudian Rissa membuat sebuah batu yang muncul tumbuh didasar Kolam,untuk tempat duduk berendam Udin. Sebab kedalaman kolam itu mencapai 10 Meter. Dengan panjang 30 meter x Lebar 20 meter.


"Kangmas Duduk disini,gak lepas baju gak apa - apa" ucap Rissa.


Udin lalu mencelupkan dirinya ,terasa kakinya menyentuh Batu,lalu Ia duduk.


"Dingin banget Beb....." ucap Udin.


Udin merasakan mati rasa akibat masuk kedalam air kolam itu.Nampak Badan Udin mulai membeku separuh badannya.


Rissa kemudian membantu Udin.


"AAAAAAAAAAA......"teriak Udin merasakan seperti tertusuk ribuan jarum,sakit plus dingin..


Kraackkk.... Segel Kekuatan elemen ES Udin mulai retak.


"Juangkreeekk.... Dingin banget... Aku gunakan elemen Apiku sajalah" ucap Udin dalam hati.


"Jangan Kang Mas... Bila itu Kang Mas lakukan maka energi ES akan hancur" ucap Rissa telepati.


"Aseeemm.... " ucap Udin dalam hati.


Udin berteriak, ketika merasakan seperti tertusuk ribuan jarum.


"AAAAAAA..... DINGIIIIN......SAKIIITTTTTTT" Teriak Udin.


Detik berganti Menit. Menit berganti Jam. Jam berganti Hari,Hari berganti Bulan.


Udin Masih berada didalam Kolam tersebut.


"AAAAAAAA......." Teriak Udin.....


"His4pp terus energinya itu Kang Mas..." ucap Rissa.


Udin terus menyerap Energi yang terkandung dalam Kolam tersebut.


"Kok lama banget seh Dek...." ucap Udin dalam hati.


"Tahan Kang Mas... Bentar lagi akan terbuka Segelnya kekuatan Kang Mas.." ucap Rissa.


Udin menahan rasa sakit,tapi tidak sesakit yang pertama kali masuk kedalam kolam.


Tujuh hari berikutnya,tepat Udin Memasuki Usia 12 tahun.


Kraaccck.... Pyarr.... Segel Kekuatan ES Udin terlepas.


Baamm... Baamm... Baamm... Bamm... Baamm... Baamm... Baamm... Baamm...


Baamm... Baamm... Baamm...Baamm... Baamm... Bamm... Baamm.... Baamm...


Terdengar ledakan energi ditubuh Udin.


Kini Udin berada diranah pendekar Glory puncak

__ADS_1


Cahaya Biru memyelimuti tubuh Udin. tak Lama kemudian Cahaya itu redub,lalu


Rissa memindahkan Udin dan Paijo ditempat dimana tak ada penduduknya. Lalu ia mengehilangkan Array yang ia buat.


Udin melayang di udara dengan ketinggian 6 Km.


Cahaya warna biru itu hilang,lalu Udin berubah menjadi naga putih keemasan.


Grrooaaaarrr...........


"Cihuuii... Elemen ESku telah kembali " ucap Udin sambil bergerak kesana kemari.


Kemudian Udin merubah wujudnya menjadi wujud aslinya.


Ia memakai pakaian dengan kekuatannya.


Udin mencoba melesatkan elemen Esnya ke arah Hutan.


Wuuuussh...... Bola Es melesat ke arah hutan.


Baamm..... Bola Es itu meledak. Daerah seluas 2 KM persegi itu membeku akibat terkena ledakan Bola ES yang diluncurkan Udin.


Rissa menghampiri Udin.


"Ayoo kang mas kita pergi.." ucap Rissa..


"Pergi kemana Dek?" ucap Udin.


"Katanya mau ke dunia sihir." ucap Rissa.


"Oh iyaa.... Lupa aku Beb. EH...!! Tunggu sebentar,Pakde paijo mana Dek." ucap Udin.


"Tuh dia kesini " ucap Rissa sambil menunjuk ke arah Paijo berada.


Udin melihat arah yang di tunjuk oleh Rissa.


Tak lama kemudian Paijo sudah berada disamping Udin.


Kita berdua atau bertiga Dek?" ucap Udin.


"Hemm.... Berdua aja Kang Mas" ucap Rissa.


"Oke.... Pakde masuk dulu ya..." ucap Udin .


"Siap Boss. " ucap Paijo.


Lalu Paijo menghilang karena dimasukkan oleh Udin.


Rissa membuat pelindung pada Udin,agar selamat saat Tiba di Dunia Sihir.


"Pegang tanganku Kang Mas.." ucap Rissa.


Udin merangkul pinggang Rissa.


Kemudian Rissa mengunakan kekuatannya melindungi Udin untuk berpindah ke dunia lain.Jika tidak maka tubuh Udin bisa hancur.


Rissa dan Udin menghilang dari tempatnya.


--***---


Di Kolam ES


Nampak puluhan penjaga yang berjaga di Kolam keramat nampak gelisah,sebab Air kolam itu berubah warna,yang asalnya biru kini keruh,


"Bagaimana ini? Padahal kita sudah berjaga. Tapi mengapa airnya berubah warna" ucap Penjaga 1.


"Ayo kita laporkan pada ketua Sekte saja.." ucap Penjaga 2.


"Aku tidak berani. Mending kamu saja yang melaporkan pada Ketua sekte" ucap penjaga 1.


"Sial....."ucap Penjaga 2.


---***----


.


Udin dan Rissa melesat ke arah Dunia yang terdapat Sihir.


Udin hanya bisa melihat bayangan saja,sebab Kecepatan Rissa yang melesat itu sangatlah cepat.


Sekilas Udin melihat puluhan galaksi,"Seperti Galaksi bima sakti,tapi ada banyak."gumam Udin. Lalu ia memejamkan matanya saja,sebab jika melihat terus lama - lama menjadi pusing.


Tak lama kemudian Udin dan Rissa sudah sampai.


"Kang Mas... Kita sudah sampai" ucap Rissa.


Udin tak menjawab. Rissa lalu menoleh ke Udin.


"Lah... Malah tidur...." ucap Rissa.

__ADS_1


Lalu Rissa dan Udin masuk ke dalam dunia cincin.


__ADS_2