
Dunia Cincin.
Kamar tidur.
Udin mncul di kamar tidur,lalu Berjalan ke arah lemari pakaian,Udin mengambil 1 stel pakaian lalu memakainya. Sisanya Udin masukkan dalam cincin ruangnya.
"Nah...Kalau begini aku gak bakal bingung lagi....
Udin mengatur waktu di dunia cincin. Setelah itu ia berjalan ke arah Balkon sambil menghenttakn tongkatnya.
Kriiiieett... Pintu Balkon terbuka,Lalu Udin melesat ke arah Gazebo menggunakan jurus peringan tubuhnya.
Kaki Udin menapaki daun pohon lalu ke daun pohon satunya sebagai pijakan.
Tap... Udin mendarat di dekat gazobo,Lalu duduk untuk bermeditasi.
Udin Menyerap Energi Qi yang ada di sekitarnya.
Luciefer keluar dari tubuh Udin.
Di dalam tubuh Udin tepatnya di dantian nampak Elemen Netral, petir, Cahaya, dan Es mengambang di air tenaga Qi dan bayangan naga. Elemen itu nampak perlahan meningkat seiring berjalannya waktu dan energi Qi. Elemen Cahaya dan Es di dapat dari kalung yang ia pakai. Sedangkan elemen netral sudah ada dalam tubuh Udin. Mahkota Naga di dalam tubuh Udin perlahan memberikan kekuatan Naga pada Udin seiring energi Qi Udin meningkat.
Baamm.... Ledakan energi Qi di tubuh Udin.
Luciefer melesat ke arah kebun buah.
Selang 1 dupa kemudian.
Baammm....
Selang 2 dupa kemudian.
Baamm....
Selang 3 dupa kemudian.
Baamm...
Makin lama makin lama Udin naik tingkat.
Tak terasa Udin bermeditasi selama 7 hari.
Udin membuka matanya.
"Makan dulu Bos..." ucap Luciefer.
"Iya Paman...Matur suwun.." ucap Udin.
Udin memakan buah apel emas. disamping buah apel emas ada buah seperti Timun bewarna Coklat dan hijau.
"Buah apa itu Paman.." ucap Udin sambil menunjuk.
"Itu buah Pentung Besi..." ucap Luciefer.
Udin mengambil buah itu lalu memukul ke tanah.
Duk....Dukkk...Dukk... Suara buah Pentung Besi berbentur dengan tanah.Buah tersebut tak hancur.
"Keras...Emangya ini bisa di makan paman?" ucap Udin heran.
"Bisa bos...Coba saja.." ucap Luciefer.
Udin menghabiskan Apel emas di tangannya,lalu menggigit buah Pentung Besi tersebut.
Udin membelah buah itu memakai tenaga dalamnya.
__ADS_1
Kraackk..... Suara buah Pentung Besi terbagi dua.Lalu Udin memakan buah tersebut.
Greess... Greeess... Saat gigi Udin menggigit buah tersebut.
"Atos ngene paman...Rasanya pahiit..." ucap Udin sambil mengunyah buah itu.
"Lama - lama nanti manis itu Bos..." ucap Luciefer.
Lama - kelamaan rasa pahit itu berubah menjadi manis.
"He eh...Manis...." ucap Udin.
"Habisin Bos...." ucap Luciefer.
"Iya...." ucap Udin.
Udin berusaha menghabiskan buah tersebut.
"Siall...Buah ini seperti melawanku saja." ucap Udin dalam hati ketika mengunyah buah tersebut.
Selang 1 dupa,Udin sudah selesai makan buah tersebut.
Tak lama kemudian...Udin merasakan perutnya panas.
Udin berusaha menahan rasa panas itu.
"Tahan rasa panasnya Bos..." ucap Luciefer.
"Telaaaaaat...." ucap Udin sambil menahan rasa panas di perutnya.Udi menggunakan tenaga dalamnya untuk mengurangi rasa sakitnya.
"AAAARRRGGGGHHH.................
"AAAAAAAAAAAAAA......."teriak Udin.
Selang 1 dupa,Udin tak merasakan rasa panas di perutnya.malah Udin merasakan hangat.
"Sekarang Bos makan buah yang bentuknya seperti buah naga.." ucap Luciefer.
"Itu buah apa Paman?" ucap Udin.
"Itu Buah Api surgawi..." ucap Luciefer.
"Buah api surgawi...???"gumam Udin.
Udin kemudian memgambil buah tersebut.
Lalu memakannya.
"Manis dan sedikit pedas..." ucap Udin.
Nampak Keringat Udin bercucuran ketika tersisa 3 gigitan lagi.
"Kok jadi pedas begini.... Sama seperti aku makan lombok...asemm...." ucap Udin.
Udin langsung memakan yang tersisa 3 gigitan tersebut.
"Panaaaaaaaaaaaass.....Haaaaaaa......"ucap Udin merasa kepanasan.
Udin membuka pakaiannya lalu melesat ke danau.
Byurrr..... Udin masuk ke dalam dalam.
Nampak air di sekitar Udin mengeluarkan uap air.
"Asem.....Tetap Panas..." ucap Udin.
__ADS_1
"Tahaaan Bos........" ucap Luciefer.
Udin mengerahkan tenaga dalamnya untuk menahan rasa panasnya itu.
Nampak di dalam tubuh Udin,Elemen cahaya bersinar,Elemen cahaya itu mengurangi rasa sakit yang Udin rasakan.
Selang 2 dupa,Udin tak merasakan panas tersebut. Lalu ia keluar dari danau.Di dantian Udin muncul batu bewarna Merah.
Udin duduk di dekat gazebo.Lalu memakai pakaian yang ada di dalam cincin ruangnya,tiba - tiba ia teringat Pil pemberian istri Umam.Lalu mengeluarkan pil tersebut.
Udin menelan pil Peledak energi.
Glek..
Tak lama kumudian.
Bamm....Bammm....Bamm......
Begitu efeknya habis,Udin menelan pil pondasinya agar tubuhnya tak meledak.
Glek....
Begitu seterusnya hingga Pil itu habis.
Kini Udin berada di ranah pendekar Nirwana puncak.
Setelah itu Udin melihat ke dantiannya.
"Yang melayang itu apa ya....?" ucap Udin dalam hati.
Udin membuka matanya.
"Paman Lusi..." ucap Udin.
"Luciefer Bos...." ucap Luciefer.
"Iya itu... Yang melayang - layang di atas Air Qi itu apa?" ucap Udin.
"Biasanya seh itu Elemen Bos.. Ada warnanya apa enggak?" ucap Luciefer.
"Ada.... Warnanya itu Putih, Biru,Coklat, Emas, Silver, Kuning bergaris hijau, dan merah." ucap Udin.
"Itu kekuatan Elemen Bos punya...Putih itu Elemen Cahaya, Biru Elemen Es, Emas elemen Logam, Coklat Elemen Tanah, Silver Elemen Petir, Kuning bergaris hijau Elemen Netral.dan Merah Elemen Api Bos...." ucap Luciefer.
"Terus cara memakai elemen itu bagaimana paman?" ucap Udin.
"Lihat telapak tangan Bos...Lalu bayangkan ada api di telapak tangan Bos sambil menggunakan Energi Qi.." ucap Luciefer.
"Oo....Begitu..." ucap Udin.
Udin lalu mencoba memakai Qi untuk mengeluarkan Api.
Selang seperempat dupa,Udin berhasil mengeluarkan Api bewarna merah. tersebut.
"Cihuuiii....Udin berhasil paman...." ucap Udin kegirangan sambil melompat lompat.
"Cepat juga Bos bisa mengeluarkan api itu" ucap Luciefer dalam hati.
Udin kemudian mengambil buah apel emas,lalu memasukkan dalam cincin ruangnya. Lalu melesat ke arah kebun buah untuk memetik buah yang ada.
Tak lama kemudian,Udin kembali ketempat semula.
"Ayoo Paman...Kita keluar...." ucap Udin.
Luciefer berubah menjadi kabut hitam lalu masuk kedalam tubuh Udin.
__ADS_1
Udin kemudian keluar dari dunia cincin.