
Udin mengerakkan jari dan tangannya untuk membuka segel tersebut.
Kraacckk...... Pyarrrr.......Segel terlepas.
Udin mengintip pada lobang lampu tersebut.
Nampak Ada segel lagi.
"Array apa ini?" ucap Udin dalam hati.
Udin baru melihat jenis array yang menutupi lobang tersebut berbeda dari yang ia pelajari.
Rissa yang sedang bermain harta karun tersebut tersentak kaget.
"Deg.... Rissa terkejut disaat mendengar ucapan hati Udin.
"Jangan - jangan itu si Umam" ucap Rissa dalam hati. Sebab Rissa belom ada memberi kitab kuno tentang array kepada Udin.
Lalu Rissa teringat ia pernah menyegel Umam Karena saat itu Umam berada jalan yang salah. Umam dipihak aliran Hitam. Banyak aliran Putih tewas karena aliran Hitam dibantu oleh Umam. Tak ada yang bisa membunuh Umam,bahkan Dewa Absolute saja menyerah mengatasi Umam karena kekuatan Umam diatas dewa Absolute,Kemudian Dewa Aboslute meminta bantuan pada Rissa. Mau tak mau Rissa turun tangan ,Lalu Rissa membuat benda seperti sebuah lampu terbuat dari emas bermahkotakan Batu galaksi agar bisa menahan Umam bila dimasukkan dalam lampu tersebut.Setelah itu menyeret Umam. Umam melawan tapi kekuatannya kalah dengan Rissa. Wajah Umam babak belur lalu ditendang oleh Rissa masuk kedalam Lampu tersebut. Setelah itu Rissa menyegelnya. Selesai menyegel,Rissa melempar sekuat tenaga ke sembarang arah. karena kesal oleh ulah Dewa Absolute. Soalnya waktu Dewa Absolute minta bantuan ke Rissa,posisi Rissa sedang besantai menikmati Film kesukaannya,Lagi seru - serunya malah ditelepati oleh Dewa Absolute.Rissa lalu memecah dirinya,1% jiwanya yang ditinggal untuk menikmati Film kesukaannya itu. Begitu Rissa menyegel Umam,Dirinya juga disegel oleh Tuhan.Rissa Disegel karena telah menghancurkan Ratusan galaksi ketika melawan Umam.Maka dari itu Rissa terkurung dalam Cincin tak bisa keluar dari cincin pelangi.Untungnya Jiwa yang ditinggal itu tidak terikut disegel. Itulah cikal bakal petualangan Udin.
Kembali Udin saat ini.
Udin mencoba membuka. Ia mengerakkan jari dan tangannya membuka Array tersebut.
10 menit kemudian.
"Diampuuut... Array apa seh ini" runtuk Udin lalu menoleh ke Rissa.
Nampak Rissa seperti bermain masak - masakkan dari benda harta karun tersebut. Ada Piring emas,gelas emas,sendok emas Dll. Semua peralatan terbuat dari emas.
"Dek... Bisa bukain segel ini apa gak?" ucap Udin.
"Bisa kang mas" ucap Rissa . Lalu berjalan kearah Udin.
Begitu sampai ditempat Udin berada,Rissa Mangambil lampu tersebut dan meletakkannya di lantai,kemudian Rissa mengerakkan Tangan dan jarinya tak lupa mengucapkan mantra Kuno.
Nampak diagram tulisan Kuno muncul menyelimuti Lampu tersebut.
Wuuussshhh...... Kraacckk.... Pyar... segel array terlepas.
Begitu selesai,Rissa kembali ketempat asalnya tadi dan melanjutkan acara masak - masakannya yang sempat tertunda.
Kuwi melihat kejadian itu hanya bisa geleng - geleng kepala.
"Pantesan Paijo dan yang lainnya nurut sama nyonya Bos. Ternyata Nyonya Bos kekuatannya ora Umum" ucap Kuwi dalam hati
Udin mengambil lampu itu. dan melihat dalam lobang lagi.
"Hem... Kosong gak ada isinya dek...." ucap Udin.
Kemudian Udin mengosok - gosokkan telapak tangan di lampu tersebut.
Tiba - tiba Keluar asap biru. Lalu asap itu menggumpal membesar.
.
.
Muncullah sosok manusia bewarna Biru,
" HA.... HA... HA... HA... HA... HA... HAA....
HA... HA.... AKHIRNYA AKU BISA BEBAS" ucap sosok yang muncul dari lampu itu suaranya menggelegar...
"HAAAAAAAAAAA" Kuwi menjatuhkan rahangnya kebawah. Sebab Kuwi merasaakan Aura sosok berwarna biru itu sangatlah kuat. Meskipun sosok itu tidak mengeluarkan auranya. Bila sosok itu mengeluarkan Auranya bisa - bisa Kuwi dan Udin bisa pingsan.
"Om siapa??" tanya Udin.
Sosok itu mendengar ada suara anak kecil didekatnya
__ADS_1
"EH!!!?? Sosok itu terkejut melihat bocah laki - laki memegang tempat dia dimana dikurung.
"Bagaimana mungkin anak kecil itu bisa membebaskanku? Sedangkan aku saja tak bisa membebaskan dari kurungan itu."ucap Sosok itu dalam hati.
"Om budek ya... " ucap Udin kesal karena pertanyaannya tidak dijawab.
"TERIMA KASIH TELAH MEMBEBASKAN DIRIKU,PERKENALKAN NAMAKU UMAM,AKU ADALAH JIN SAKTI. RAJA DARI SEGALA RAJA JIN YANG ADA DIALAM SEMESTA" ucap sosok Itu memperkenalkan dirinya.
"Ooo.... Nama Om itu Jin Umam ya... Namaku Udin Om"ucap Udin.
"TERIMA KASIH TUAN UDIN MEMBEBASKAN SAYA,SEBAGAI IMBALAN RASA TERIMA KASIHKU SAYA MENGABULKAN 1 PERMINTAAN TUAN" ucap Umam.
"Cuman 1 aja Om,gak bisa lebih kah?" ucap Udin heran.
"TIDAK BISA,SAYA HANYA BISA MENGABULKAN 1 PERMINTAAN SAJA"ucap Umam.
"Aiisshh.... Om pelit.. Calon istriku saja bisa lebih 1" ucap Udin.
"HEI BOCAH..... CALON ISTRIMU ITU HANYA BISA MENGABULKAN YANG ADA DIDUNIA INI SAJA,SEDANGKAN AKU BISA MENGABULKAN YANG TAK MUNGKIN CALON ISTRIMU ITU KABULKAN"ucap Umam marah merasa direndahkan oleh seorang bocah. Umam belum melihat ke arah Rissa.
Umam Mengira calon Istri Udin itu manusia biasa dan berasal dari keluarga bangsawan,tinggal minta maka langsung diberi,jika tak ada maka pelayannya yang berusaha mencari.
"Ahhh.... Yang benar Om.....
"Bohong dosa loh" ucap Udin.
"KALAU TUAN TAK PERCAYA SILAHKAN DICOBA" ucap Umam untuk menyakinkan Udin.
"Hem....... Udin minta mobil remote control" ucap Udin.
"HAAAH......!!!!?Umam terkejut dan terheran mendengar permintaan Udin.
Umam lalu melihat baju yang dikenakan Udin.
"Mengapa bocah ini menyebutkan nama yang aneh"ucap Umam dalam hati. Sebelumnya Umam hidup dialam Kultivator selama triliyunan tahun.
Kemudian Umam lalu mengedarkan kesadarannya mencari apa yang diminta oleh Udin itu. Mata Umam memancarkan sinar biru terang.
"Om Jin bisa gak" ucap Udin gak sabaran.
"Gak bisa ya om,Padahal Udin pengen maenan itu" ucap Udin gak sabaran..
Lalu Udin meminta ke Rissa.
"Dek... Tolong keluarkan mobil remot control donk" ucap Udin.
"Iya kang mas," ucap Rissa yang berada 18 meter dari Udin yang sedang bermain Harta karun Yang ia susun rapi berjejer.
wuuusshh.... Muncul benda yang diminta Udin tepat didepannya.
"EH!!!!??? Umam terkejut melihat benda itu. Karena Ia baru saja menemukan di sebuah galaksi yang sangat jauh sekali.dan galaksi itu letaknya paling ujung dan terakhir diantara galaksi - galaksi yang ada.
"Ini namanya mobil remot Control om. Masa gini saja gak bisa,katanya Om adalah Jin sakti Raja dari segala Raja Jin." ucap Udin mengejek Umam.
Umam lalu menoleh sosok yang mengabulkan permintaan tersebut.
Umam melihat ada wanita dewasa sedang bermain harta karun, bukan anak kecil yang biasa dilihat oleh anak buahnya Udin beserta yang lainnya.
"tadi suaranya seperti anak kecil,tapi mengapa tubuhnya sudah dewasa gitu" ucap Umam dalam hati.
Posisi Rissa membelakangi Umam,jadi Umam tak dapat melihat wajahnya.
Kemudian Rissa membalikkan badannya dan menatap Umam.
"Sepertinya aku pernah melihatnya" ucap Umam dalam Hati sambil mencoba mengingat - ingat kembali.
"Apa lihat- lihat .... Mau ku tendang lagi" ucap Rissa telepati ke Umam.
"MAAF.... MAAF TUAN,HAMBA TADI LUPA MASAK AIR TIDAK MEMATIKAN KOMPOR.." ucap Umam mencari alasan sambil ketakutan lalu
Wuussssshhh.... Umam berubah menjadi Kepulan asap biru lalu masuk dalam lampu.
__ADS_1
"Lah.... Malah masuk ke dalam lampu lagi" ucap Udin Heran melihat tingkah Umam. Lalu Udin memasukkan Lampu tersebut kedalam Cincin ruangnya dan mengambil maenan mobil remot control tersebut.
Tak lama kemudian muncullah Para anak Buahnya melesat ke arah Udin,sebab mereka merasakan Aura asing yang sangat kuat.
"Boss.... Aku merasakan ada sosok asing yang memiliki energi yang sangat besar berada disekitar sini,tapi aku tak menemukannya" ucap Paijo.
"Iya Bos....Aku juga merasakannya." ucap Juminten.
" Dia sudah masuk kedalam lagi,gak tahu kenapa,Paling dipanggil sama istrinya,Karena Tadi katanya lagi masak air lupa matikan kompornya." ucap Udin asal.
"Ooooo...... " ucap mereka serempak.
Udin membuka Maenan tersebut,setelah itu memainkan maenan itu sambil melayang mengikuti arah mobil remot control.
"Ngeeeeng...... ngeeeeeng...... Ciiiiit" ucap Udin sambil memainkan mobil remot control tersebut.
"Benda apa ya itu,mengapa bisa bergerak sendiri" ucap Djarwo dalam hati ketika melihat mobil remot control yang dimaenkan Udin.
"Kuwi..... Apa kamu lihat sosok yang ada disekitar sini" ucap Ponijan telepati.
"Iya aku lihat,sosok itu keluar dari salah satu harta karun yang Bos dapatkan,setelah itu dia kembali lagi kedalam benda itu" ucap Kuwi telepati.
"Dimana benda itu Wi?" ucap Ponijan penasaran.
"Ada didalam cincin ruang Bos.."ucap Kuwi telepati.
Tiba - tiba mereka ditelepati oleh Rissa.
"Kalian jangan coba - coba mengambil barang itu,jika kalian ingin selamat" ucap Rissa.
Glek...... Kuwi dan Ponijan menelan ludah sendiri. setelah Rissa selesai berbicara lewat telepati.
Tak lama Kemudian..
"Yaaah.... Habis batreinya...
"Pakde tolong isi donk daya batrei mobiku" ucap Udin sambil menyerahkan mainannya.
Paijo menerima mainan tersebut kemudian mengalirkan sedikit elemen petirnya.
"Ini Bos... " ucap Paijo sambil menyerahkan kembali mainan Udin.
"Terima kasih Pak De..." ucap Udin.
"Sama - sama Bos...." ucap Paijo.
"Ngeng.. Ngeng.... Ngeeeeeeeeeeeng..... Udin kembali memainkan maianannya.
"Kakak pertama,kenapa Bos sikapnya seperti anak kecil ya?" ucap Andin penasaran dan aneh.
"Iya... Sikap Bos kok jadi anak kecil lagi" ucap Juminten merasa aneh.
"Itu karena Jiwanya Bos berpindah ke tubuh anak kecil,jadi sikapnya mengikuti tubuhnya itu,kadang juga Udin bersikap dewasa jika sudah serius" ucap Paijo menjelaskan.
"Ooo.... Begitu" ucap Andin dan juminten hampir bersamaan.
Tak terasa hari mulai sore dan akan malam sebentar lagi.
"Boss..... " ucap Paijo memanggil Udin yang masih bermain mobilnya.
Udin yang mendengar Paijo memanggil menghentikan sementara aktifitasnya.
"Ada apa pakde?" ucap Udin.
"Mau malam... Pulang apa enggak Bos...?" ucap Paijo.
"Hem..... Pulang aja pak De, tapi .... Rumah Udin kan jauh.." ucap Udin.
"Kita kembali kekaisaran Chang Li Wan Bos" ucap Paijo.
"Oooo.... Ngomong dong Pakde daritadi kalau kembali kerumah Paman Wan,Kalau gitu ya ayoo.." ucap Udin.
__ADS_1
Rissa memasukkan semua harta karun tersebut kedalam istana dunia cincin miliknya itu.
Setelah itu mereka pergi meninggalkan Markas Tengkorak Tiga Daun dalam keadaaan terpasang Array pelindung dan array ilusi.