Petualangan Udin

Petualangan Udin
UDIN VS ALEX


__ADS_3

Clara mengirim pesan khusus ke Li Wei,pesan itu berupa pesan suara yang di rekam Udin sebelum pertempuran.


" Dek Wei... Tolong beri tahu Rissa,jangan telepatiku aku lagi saat aku bertempur dengan Alex,sebab Alex bisa mengetahui telepati Rissa,Aku takut Alex akan berteleportasi ketempat istriku dan segera pergi jauh dari galaksi Bima Sakti,bawalah Rudi dan Bella. SEKARANG ." suara Udin di radio telemunikasi sebelum Li Wei pergi menjauh dari area pertempuran.


Li Wei yang mendapat pesan tersebut lantas menelepati Rissa.


"Kak Rissa...." ucap Li Wei telepati.


"Ada apa Adik Wei..." ucap Rissa telepati.


"Aku mendapat pesan suara dari Kang Mas,bahwa Kak Rissa jangan menghubungi Kang Mas Udin pakai telepati saat bertempur dengan Alex,Sebab Alex bisa mendengar ucapan Kak Rissa,takutnya Alex akan berteleportasi ketempat Kak Rissa. dan Kak Rissa di suruh pergi menjauh sambil membawa Rudi dan Bella sekarang .."ucap Li Wei telepati.


Li Wei sebelumnya sudah bertemu dengan Rudi dan Bella saat akan mendapat transfusi darah peri.


"Ooo... Begitu. Oke deh.... Thanks ya Adik Wei." ucap Rissa telepati.


"Sama - sama Kak..." ucap Li Wei telepati.


Pasukan Udin sudah masuk ke dalam pesawat Induk.


"Mohon perhatian kepada seluruh pasukan, Segera hilangkan aura keberadaan kalian." suara Clara.


Para pasukan TNU menghilangkan aura keberadaannya ,lalu pesawat induk yang membawa pasukan melesat meninggalkan meninggalkan area pertempuran. Pasukan Naga telah meninggalkan Area pertempuran lebih dulu ke tempat asalnya,sebab tugas yang diberikan telah selesai di kerjakan. Kecuali Paijo dan Ariel.


Baru saja mereka melesat pergi sejauh 1 Milyar Kilometer,,tiba - tiba muncul cahaya yang menyilaukan mata, Lalu mereka lenyap di telan cahaya tersebut.


Clara terkejut melihat pasukan Udin menghilang di dalam pesawat,lantas ia melaporkan pada Udin.


----***----


Planet Nemesis.


Udin dan Alex kini mengeluarkan semua kekuatannya.Nampak bola mata Udin seperti pelangi. Rambut Udin yang semula putih,kini bewarna - warni.


Alex mengunci pikirannya menggunakan array,agar pemuda bertopeng tak dapat membaca pikiran serta mengetahui ucapan hatinya.


"Siapakah pemuda bertopeng ini....


"Apakah dia Fheng Sai Fudin...


"Jika iya... Maka aku akan membunuh kekasihnya jika kekasihnya telepati lagi..." ucap Alex dalam hati. Ia berencana akan melakukan hal yang sama.


Muncul awan hitam lalu kilatan petir di mana - mana.


Jeddeerr..... Jedder.....Jeeeddeeeerrr....


Jeddeerr..... Jedder.....Jeeeddeeeerrr....


Jeddeerr..... Jedder.....Jeeeddeeeerrr....


Jeddeerr..... Jedder.....Jeeeddeeeerrr....


Ombak di laut yang awalnya tenang kini mengamuk,Angin berhembus sangat kencang.


Udin melesat ke arah Alex.Gerakan Udin sangat cepat.


Alex tak tak tinggal diam,


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Alex dan Udin bertarung di langit dengan ketinggian 10,000 Km.


"Apakah kamu Fheng Sai Fudin..." ucap Alex sambil menyerang Udin.


" Mau tahu.... Apa mau tempee Lex..." ucap Udin.


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


pertempuran mereka berpindah - pindah tempat. Yang terlihat hanya energi pertempuran mereka saja,sedangkan tubuh Alex dan Udin tak dapat di lihat oleh manusia,Bahkan Raja Absolute puncak tak dapat melihat pertempuran tersebut.


Puluhan bukit dan gunung hancur terkena energi pertempuran.


Booomm....Booomm...Booommm....


Booomm....Booomm...Booommm....


Booomm....Booomm...Booommm....


Booomm....Booomm...Booommm....


Udin mengaktifkan semua elemennya. Begitu pula Alex. Udin menyerang Alex sambil merapalkan mantra khusus dalam hati untuk mengunci sementara Elemen ruang dan waktu milik Alex agar tak dapat melihat masa depan.


"Siall..... Aku tak bisa melihat masa depan untuk mengetahui arah serangan pemuda bertopeng ini..." ucap Alex dalam hati.


Elemen Alex kini menjadi 100 % hasil dari jurus mantra terlarangnya itu.


Daratan mulai Retak di mana - mana. Gunung - gunung yang masih aktif mulai meletuskan lavanya.

__ADS_1


BOOOOMMM......DUUUAARRR.... Suara gunung meletus yang menggelegar di langit.


Orang orang yang berada di sekitar gunung nampak ketakutan mendengar gunung yang aktif itu meletus. mereka berlari untuk menyelamatkan diri ada pula yang bisa terbang.


Kembali ke pertempuran Udin dan Alex.


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buuugghhh....... Alex terkena pukulan tepat di dada lalu


Wuuuiiiing.......Alex terpental ke belakang.


Udin melesat sangat cepat mengejar Alex.Kemudian Udin muncul di belakang Alex lalu memukul punggungnya menggunakan kedua tangan jadi satu lalu menumbuk kepala Alex.


Buugghh..........


Wuuuiiingghh.... Tubuh Alex meluncur ke bawah.


KEDEBOOOOMMMMMM.......... Tubuh Alex masuk dalam lapisan tanah paling dalam kurang lebih 10 juta Km.


Udin mengarahkan kedua telapak tangan tepat di mana Alex jatuh. Posisi telapak tangan seperti menangkap bola. Lalu muncul partikel elemen yang Udin miliki.


Wuuuuuuzzzzzz..... Sebuah sinar energi melesat ke arah Alex...


Alex yang merasa ada serangan yang datang ke arahnya kemudian berteleportasi ke belakang Udin.


BOOOOMM........ Sinar energi serangan Udin menembus planet Nemesis dan mengenai ratusan planet.


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


Sebelum planet Nemesis meledak,Udin melesat menghindari serangan Alex dari belakang.


Alex kemudian muncul setelah Udin menghindar,Lalu Alex mengeluarkan bola Apinya di sertai elemen petir.


Wuussshh..... Bola api petir mengenai ruang kosong.


Serangan Alex melesat keluar angkasa mengenai puluhan planet.


Planet Nemesis meledak.


Planet yang terkena bola api Alex juga meledak.


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


BOOOMM.... BOOOMM... DUAAARR.....


"Siall.... Dia bergerak sangat cepat juga..." ucap Alex dalam hati.


Dari kejauhan,Udin membuat busur dari elemen Cahaya,kemudian Udin menarik tali busur tersebut sebelum Alex melepaskan bola apinya.


Nampak anak panah tercipta dari elemen cahaya,lalu Udin melepaskan anak panah tersebut.


Wuuuuussshh....... Anak panah melesat sangat cepat.


Begitu Alex melepaskan bola apinya,Alex terkena panah tersebut.


BOOOMMM..... Alex terpental .


Hooeeeek...... Alex memuntahkan seteguk darahnya ketika terpental.


"Siaall ....." ucap Alex dalam hati,lalu ia berteleportasi untuk menelan Pil pemulih Qi.


Udin mengikuti Alex setelah Alex menghilang.


----***----


Galaksi Fhu Gu.


Planet Shougha Yilang.


Alex muncul di atas samudera yang sangat luas. Planet itu di Huni manusia yang menggunakan Sihir.


Udin muncul di depan Alex sebelum Alex mengeluarkan pilnya. Lalu menghajar Alex kembali.


"EH......!!!??? Alex terkejut.


Buuuggghhh....... Alex tak sempat menghindar.


Wuuiiiing.......... Byurrrrr.... Alex tercebur di Laut.

__ADS_1


Udin melesat sambil menggunakan ilmu penyerapan energi Alam lalu di ubah menjadi energi Qi


Byuuuuurr..... Udin masuk kedalam laut.


Nampak lingkaran udara menyelimuti tubuh Udin ketika masuk ke dalam lautan.


---***----


Di suatu tempat yang sangat jauh dari pertempuran Alex dan Udin,Nampak ada seorang Pria setengah tua,memakai baju putih,jenggotnya sudah memanjang,rambutnya panjang bewarna hitam putih sedang Semedi.


Lalu Pria setengah tua itu membuka matanya.


"Energi siapa ini... Mengapa begitu kuat " ucap Pria setengah tua itu merasakan energi pertempuran antara Udin dan Alex.


Lantas Pria setengah tua itu menutup matanya kembali untuk meminta bantuan,setelah menutup mata,nampak Jiwanya masuk ke dalam sebuah di mensi .


-----***----


Nampak tubuh Alex di selimuti pusaran Angin,agar ia dapat bernapas di dalam Air,bibirnya mengeluarkan darah.


"Sial... Mengapa ia tahu keberadaanku,padahal aku sudah berteleportasi sangat jauh sekali." ucap Alex dalam hati sambil mengeluarkan pil pemulih Qi melesat keluar dari lautan.


Glek...Glek....Glek... Gleek.. Glek.....


Ada seekor ikan yang panjangnya 2 Km mencium darah Alex ,lantas Ikan itu mengejarnya.


Alex merasakan ada yang menyerang kemudian mencarinya,ia melihat seekor ikan yang sangat besar hendak menerkam dirinya,lalu Alex melesatkan bola Api di sertai angin melesat ke arah ikan tersebut.


Booommm....... Ikan itu meledak terkena serangan Alex.


Udin mengetahui lokasi Alex,lalu melesat menggunakan elemen cahaya.


***


Nampak dua manusia yang usianya lebih dari satu juta tahun muncul tak jauh dari pertempuran antara Alex dan Udin. Meskipun Usianya sudah Satu juta tahun lebih,fisiknya nampak umur 45 tahun


"Will ****.... Apakah kamu tahu siapa mereka?" ucap Wanita itu pada temannya.


"Aku gak tahu... Tadi Khen Ahok hanya memberitahukan bahwa di tempatnya ada energi yang dahsyat, " ucap Will ****.


Tak lama kemudian Alex muncul dari dalam lautan,lalu melayang di ketinggian 100 meter.


Will **** yang melihat sosok manusia bertanduk bagaikan lblis,lantas menyerang menggunakan bola api di sertai elemen angin.


Alex merasakan Ada 2 serangan mengarah padanya. Arah sebelah kanan dan arah bawah.


Ada 2 buah bola api melesat ke arah Alex.


Alex menghindar. Lalu dua bola itu bertubrukan.


BOOOOOM...........


Nampak gelombang air laut meninggi efek terkena ledakan tersebut. Yang awalnya 5 meter makin lama makin meninggi.


Tiba - tiba Will **** di telepati oleh Udin.


"Kakek....Maaf... Tolong kalian segera pergi dari sini,Dia bukan tandingan kalian." ucap Udin telepati.


"EH.....!!!??? Will **** terkejut.


Alex melesat ke arah kedua orang tersebut,namun baru separo ia melesat,Udin muncul di depannya lalu menghajar Alex.


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Nampak dasar lautan mengalami keretakan,akibat terkena energi pertempuran.


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Retakan itu makin meluas...


gelombang air laut makin meninggi.


"Ayoo Will... Kamu serang orang itu,aku akan menyerang pemuda bertopeng." ucap Wanita tersebut.


"Jangaaan Shu Mhi Nah....Pemuda bertopeng itu orang baik,barusan ia menelepatiku..." ucap Will ****.


"Cepat kalian pergi dari sini....bawalah orang - orang yang ada di sini pergi dari planet ini." ucap Udin menelepati ke dua orang tersebut sambil menyerang Alex.


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


Buugghh....Baggghh...Buuugghh..Baaghh...


"EH..... !!!??? Will **** dan Shu Mhi Nah terkejut.

__ADS_1


--------*****--------


"


__ADS_2