Petualangan Udin

Petualangan Udin
MEMPERKUAT PASUKAN Bag 3


__ADS_3

Dunia Jiwa Sebelah Utara.


Udin dan Krilin berdiri diatas langit,kemudian melihat para warga.


"Masih lama mereka...." ucap Udin dalam hati melihat milyaran penduduk sedang berkultivasi.


Bagi yang sudah selesai ,mereka di latih Fisiknya,agar tidak mudah lelah oleh Anak buah Udin kecuali Paijo.


"Kita kesana saja Paman..." ucap Udin sambil menunjuk arah.


Udin menyentuh pundak Krilin lalu berteleportasi ke arah yang ia tunjuk.


Tak sampai 1 detik mereka sampai.


Udin mengeluarkan Air pelangi dalam botol kecil,lalu diberikan pada Krilin.


"Ini Paman Air Pelanginya." ucap Udin.


Krilin menerima Botol tersebut.


"Matur suwun Bos...." ucap Krilin.


"Sami - sami Paman" ucap Udin.


Krilin melihat Air tersebut kemudian mencium aromanya.


"Jadi ini to yang namanya Air Pelangi... Pantas saja menjadi rebutan." ucap Krilin dalam hati memperhatikan Botol kaca yang isinya Air Pelangi.


Kemudian Krilin duduk lalu meminum Air pelangi tersebut.


Glek... Glek... Glek.... Glek... Glek...


Udin membuat Array pelindung di sekitar Krilin.


Tak lama kemudian,terdengar ledakan Energi didalam tubuh Krilin.


Baamm....Baamm.... Baamm... Baamm....


Baamm....Baamm.... Baamm... Baamm....


Baamm....Baamm.... Baamm... Baamm....


Baamm....Baamm.... Baamm... Baamm....


Udin membantu menyerap Air pelangi tersebut agar Krilin dengan mudah menyerap semuanya dan tubuh Krilin tidak meledak.


Tak lama kemudian,ledakan energi di tubuh lrilin berhenti.


Udin memberikan Elemen Petir dan Cahaya.


Nampak tubuh Krilin bercahaya,kemudian cahaya itu redup.Krilin yang awalnya memiliki 2 Elemen saja,kini mempunyai 4 Elemen. Serta Krilin kini berada di Ranah Dewa Absolute puncak.


"Sekarang Paman Krilin mempunyai elemen Petir dan cahaya.." ucap Udin.


Krilin berdiri dari tempat duduknya.


"Iya Bos...Matur suwun.." ucap Krilin sambil membungkuk.


"Sami - sami Paman....." ucap Udin.


"Aku tinggal dulu ya Paman...." ucap Udin.


"Iya Boss..." ucap Krilin.


Udin kemudian berteleportasi ke tengah - tengah dunia Jiwanya.


----***----


Tengah Dunia Jiwa.


.


Udin muncul dibatas Rumah kemudian turun.


Nampak Han Meiling Xing berlatih Jurus pedang.


Udin membuat Array pelindung untuk melindungi Rumah yang di Huni para istri Udin lainnya lalu membuat Pedang dengan Elemennya kemudian melesat ke arah Han Meiling Xing.


Han Meiling Xing terkejut saat Udin menyerang dirinya,lalu ia menangkisnya.


Trang...Trang... Traang... Traang... Traang...


Bunyi besi berbenturan.


"Sambil menyerang cari kelemahan musuhmu.." ucap Udin di sela - sela menyerang Han Meiling Xing.


Trang.... Trang... Trang... Trang....

__ADS_1


Awalnya mereka hanya di daratan,kini melayang di udara.


Udin menjaga Jarak. Kemudian Han Meiling Xing menggunakan Jurus seribu pedang nya.


Trang.... Trang.... Trang... Trang.... Trang....


Udin menangkis Ribuan pedang yang mengarah padanya.


Han Meiling Xing menggunakan Jurus Tebasan membelah Bulan.


Wusssshh........ Aliran energi tebasan itu membentuk Bulan Sabit.


Udin membalas Jurus pemecah Gelombang Samudranya..


Wuusssh..... Aliran energi Tebasan membentuk 10 tebasan.


Bomm........ Bommm....... Suara energi serangan Mereka bertemu.


Nampak efek gelombang serangan mereka memporak pondakan alam sekitarnya.


"Juangkreekkk.... Aku lupa kalau tingkatan Kultivasi Bojoku sudah mencapai di ranah Absolute puncak meskipun belum menerima petir dari Naga Azhura,tapi tenaganya belum sempurna sudah bisa memporak pondakan dunia jiwaku.." ucap Udin dalam hati. ketika melihat ke arah bawah. Rumah yang di lindungi Array masih utuh.Hanya diluar array saja yang hancur


"Berhenti dulu sayang...." ucap Udin telepati.


Han Meling Xing yang hendak menyerang Udin tidak jadi setelah ditelepati oleh Udin.


"Siap Kang Mas...." ucap Han Meiling Xing Telapati.


Udin kemudian mengembalikan seperti semula dengan semua elemennya.


Wuuussh...... Alam yang semula hancur kini kembali seperti sedia kala.


Han Meiling Xing melesat menghampiri Udin.Setelah sampai ia mencium tangan Udin.


"Kang Mas.... " ucap Han Meiling Xing.


"Iya sayang.. " ucap Udin.


"Kita lanjut berlatihnya di Ranjang yuk...." ucap Han Meiling Xing.


"Heeehh...... !!!


"Ya Hancur lah dek rumah yang kita buat,sedangkan kita berlatih di langit saja sudah banyak yang hancur seperti gempa Bumi." ucap Udin.


"Lain itu kang Mas....Tapi... " ucap Han Meiling Xing tak meneruskan ucapan lalu memegang Rudalnya Udin di balik celana.


Han Meiling Xing menganggukkan kepalanya.


Udin lalu merangkul pinggang Han Meiling Xing lalu bertelportasi ke halaman Rumah.


Para Istri Udin Duduk sambil minum teh,ketika Udin muncul bersama Han Meiling Xing,mereka berdiri dan berjalan ke arah Udin. Setelah sampai mereka bersalaman dan mencium tangan Udin.


"Ayo Kita keluar dari sini,Aku ingin kalian menerima petir agar kekuatan kalian lebih maksimal.." ucap Udin.


"Baik Kang Mas" ucap Mereka serempak kecuali Han Meiling Xing yang nampak manyun.


"Setelah ini barulah kita maen ya sayang" ucap Udin telepati ke Han Meiling Xing.


"Siap Kang Mas...." ucap Han Meilung Xing telepati tersenyum.


Udin,Li Hua, Liu Chang ,Liu Xing dan Han Meiling Xing keluar dari dunia jiwa.


-----****----


Dunia Cincin.


Li Hua, Liu Chang, Liu Xing dan Han Meiling Xing muncul di dekat Udin


Kemudian Mereka keluar dari Dunia Cincin menuju Luar Angkasa.


----****----


Luar Angkasa.


Udin,Li Hua, Liu Xing ,Liu Chang dan Han Meiling Xing muncul di Luar Angkasa. Udin tidak Khawatir


Udin menjaga jarak sekitar 20 Meter dari Istri - istrinya.


"Dek Meiling... Jaga jarak dengan yang lainnya ya.. Sebab Sayang menerima petir lebih dahulu." ucap Udin telepati.


"Siap Kang Mas.. " ucap Han Meiling Xing telepati kemudian menjaga jarak dengan Li Hua, Liu Chang dan Liu Xing.


Tak lama kemudian Naga Azhura dan Naga petir kesengsaraan muncul.


"EH.....!!??? Para Istri Udin terkejut saat melihat ada dua naga muncul di Luar angkasa.


"Aiissh... Apess kan kalau ketemu sama yang mulia..." ucap Petir kesengsaraan telepati ke naga Azhura.

__ADS_1


"Ho oh... Mau gimana lagi.. Kalau enggak diturutin bisa - bisa kita babak belur dihajar sama yang Mulia.." ucap Naga Azhura telepati.


Udin mendengar percakapan telepati mereka,namun membiarkan saja.


"Eh.... Ketemu lagi kita Broo...


" Gimana Kabarmu...


"Kangen sama jitakanku kah Broo..." ucap Udin melihat Naga ngeselin.


"Am....Am..Ampun yang Mulia... Jangan Jitak aku lagi..." ucap Naga petir kesengsaraan. ketakutan.


"Oh iya... Namamu siapa?" ucap Udin.


"Nama Saya Shen Fhu Long..." ucap Naga petir kesengsaraan.


"Ooo.... Shen Fhu Long to.. Silahkan lakukan tugasmu,tapi jangan sampai istriku terluka." ucap Udin.


"Siiiaap Yang Mulia... " ucap Shen Fho Long.


Shen Fhu Long lalu menyambar Han Meiling Xing.


Jedddeeerrr......... Petir menyambar tubuh Han Meiling Xing.


Han Meiling Xing hanya merasakan geli saja saat Shen Fhu Long menyambar dirinya.


"Sudah yang Mulia.... " ucap Shen Fhu Long.


"Good Job... " ucap Udin.


"Good Job??? Apa itu yang Mulia?" ucap Shen Fhu Long.


"Good Job itu kerja baguss..." ucap Udin.


"Ooo....." ucap Shen Fhu Long lalu menghilang.


"Asem.... Maen hilang aja,gak ada ngucapin salam,atau apalah " ucap Udin dalam hati menggerutu.


"Maaf yang Mulia... Apakah saya boleh melakukannya sekarang..." ucap Naga Azhura.


"Monggooi... Tapi jangan sampai terluka.." ucap Udin.


"Siaapp Yang Mulia..." ucap Naga Azhura.


Naga Azhura lantas menyambar Liu Chang, Liu Xing,Li Hua dan Han Meiling Xing.


Jedddeeeerr.... Nampak 3 petir menyambar Mereka.


"Sudah yang Mulia... Hamba pamit undur diri..." ucap Naga Azhura.


"Iya... Terima Kasih...." ucap Udin.


Naga Azhura lalu menghilang.


Udin beserta para Istrinya masuk dalam dunia cincin


----***-----


Dunia Cincin.


Udin dan para istrinya muncul di depan halaman depan istana.


Udin menghampiri istri - istrinya.


"Istri - istriku... Aku berencana menjemput Rany,Karena Aku sudah kangen sekali dengan dia..


"Tenang saja... Aku akan meninggalkan kembaranku disini untuk menemani kalian "ucap Udin.


"Iya Kang Mass...." ucap para Istri Udin.


Udin kemudian membuat kembarannya berjumlah 5 orang.


Tak lama kemudian Rissa muncul di samping Udin.


Dunia Jiwa ikut bersama Udin yang asli ,dan juga Cincin galaksi.


"Aku tinggal dulu ya..." ucap Udin.


"Hati - hati Kang Mas..." ucap Liu Xing.


"Iya... Sayang..." ucap Udin.


Para istri Udin mencium tangan Udin. Setelah itu Rissa mentransfer ingatan tentang tempat Ranny berada kepada Udin.


Udin memfokuskan fikirannya setelah mendapat lokasi dimana Rany berada.


Kemudian Udin dan Rissa keluar dari dunia Cincin.

__ADS_1


-----***----


__ADS_2