
Nampak Udin dan Alex masih jual beli serangan.
Bebatuan yang melayang hancur.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
warna energi Alex yang semula putih,kini menjadi kuning akibat menerima kekuatan dari anak buahnya yang tewas. Sedangkan Udin bewarna silver. Udin belum menggunakan kekuatan puncaknya dan kekuatan naganya.
"Lex.... "ucap Udin. sambil menyerang dan menangkis .
Alex tak menjawab.
"Ooo.... Budeg iki kupinge....(Tuli ini kupingnya)
"Akibat Kebanyakan collii pakai minyak trafo.." ucap Udin.
"Siall.... Ternyata pemuda ini Sangat kuat...." ucap Alex dalam hati.
"Ya jelas aku Kuat lah Lex....
" Tiap hari aku selalu minum susu langsung dari sumbernya...
"Gak kayak kamu...Minumnya susu basi yang sudah kadaluarsa..." ucap Udin.
"Eh......!!!??? Alex terkejut lalu mundur kebelakang.
"Siapa kamu sebenarnya...." ucap Alex.
"Aku......" ucap Udin sambil menunjuk dirinya.
"Iya...Kamu siapa...." ucap Alex.
Udin melesat sangat cepat ke Alex.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
"Aku adalah anak gembala.....🎶🎶
"Selalu riang serta gembira...🎶🎶
Warna energi Alex berubah warna merah muda.
"Sial....Dia malah nyanyi lagi..." ucap Alex Dalam hati.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Alex bergerak cepat ke arah belakang Udin,namun baru sampai di belakang Udin,Udin berpindah di belakang Alex.
Buugggh....... Wuuuiiiiing....... Tubuh Alex melesat menabrak bebatuan.
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Udin kemudian melesat ke arah Alex,lalu menyerang Alex
Alex dengan Sigap menahan serangan Udin.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Kekuatan Alex makin lama makin meningkat seiring pasukannya banyak yang terbunuh Kini warna energi Alex menjadi merah tua.
"Hem....Kekuatan Alex makin meningkat.." ucap Udin dalam hati.
Bugghh.... Udin terkena pukulan tepat di dada.
Wuuiiingg....... Tubuh Udin terpental ke belakang.
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Udin menabrak bebatuan.
Alex mengarahkan telapak tangannya ke arah Udin lalu telapak tangan tersebut mengeluarkan bola - bola api yang di selimuti petir.
Wuuusshh...Wuusshh...Wuuuzz....Wuuuzz
Wuuusshh...Wuusshh...Wuuuzz....Wuuuzz
Wuuusshh...Wuusshh...Wuuuzz....Wuuuzz
Wuuusshh...Wuusshh...Wuuuzz....Wuuuzz
Udin melesat ke belakang Alex menggunakan elemen cahayanya.
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Boommm....Boommm....Booommm....
Buuugggh........ Alex terkena pukulan di punggung.
Wuuiiingg..... Tubuh Alex melesat terkena pukulan. Alex menggerakkan tangannya.
Nampak Lubang bercahaya muncul searah Alex melesat.
Alex masuk dalam lubang Itu,Udin yang melihat langsung ikutan melesat ke dalam lubang tersebut sebelum lubang itu tertutup.
---***---
Galaksi Troya.
Planet Nemesis.
Di sebuh pegunungan besar,Gunung itu sudah tidak aktif. Di sekelilingnya ada 2 kerajaan.
di Puncak gunung tersebut tiba - tiba muncul sebuah lingkaran di langit,lalu tak lama kemudian Alex dan Udin keluar dari lubang.
Begitu mereka keluar dari lubang,puncak gunung hancur terkena aura mereka. Lalu lubang itu tertutup.
Udin kembali menghajar Alex. Alex menangkis dan menyerang Udin.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
BOOOOMMMM....... Gunung hancur.
Gunung yang tadinya setinggi 9 ribu meter dari permukaan laut ,Kini rata dengan tanah daratan.
Alex mengeluarkan Elemen kegelapannya.Nampak bola mata Alex menghitam. Udin juga menggunakan elemen kegelapan dan Cahaya.
Nampak bola mata kiri Udin bewarna Hitam,sebelah kanan bewarna putih.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
__ADS_1
"Apaaaaa.....!!!??? ucap Alex dalam hati terkejut saat melihat mata Udin juga bewarna hitam.
Kerajaaan yang berada di dekat gunung hancur terkena bebatuan.
Para pendekar yang memiliki keahlian beladiri dan kultifasi lantas melesat ke sumber aura pertempuran tersebut.
"Siapa mereka...Mengapa energinya sangat kuat begini" ucap Pendekar A melihat dari kejauhan.
"Aku tak tahu, jika kita mendekat ,di pastikan akan mati... " ucap Pendekar B.
"Kalian ini lelaki dan kalian ini pendekar sakti,mengapa takut?" ucap Pendekar C yang seorang wanita.
"Kamu enak tinggal ngomong aja,lihat tuh gunung yang tinggi kini rata dengan tanah, Sedangkan aku... Aku hanya bisa meratakan gunung kembarmu saja..."ucap Pendekar A.
Alex melihat puluhan orang melayang di langit lantas melesatkan bola api yang mengandung elemen kegelapan.
Udin yang menggunakan elemen Ruang dan waktu mengetahui sebelum Alex menyerang,lantas Udin menelportasikan puluhan orang - orang tersebut.
Ketika Bola api hendak mengenai puluhan pendekar,para pendekar itu menghilang.
Serangan Alex mengenai ruang kosong lalu melesat ke luar angkasa.
Boomm....Boomm....Boommm... Duaarr....
Boomm....Boomm....Boommm... Duaarr....
Boomm....Boomm....Boommm... Duaarr....
Boomm....Boomm....Boommm... Duaarr....
Serangan Alex mengenai batu meteor dan puluhan planet.
"EH.... !!!?? Alex terkejut serangannya tak mengenai puluhan pendekar tersebut.
Daratan muncul retakan di mana - mana.
Warna energi Alex kini menjadi silver.
"Asem.... Warnanya sudah sama..." ucap Udin dalam hati sambil menyerang dan menangkis.
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Buugghh...Baaghh...Buuughh...Bugghh...
Alex bergerak cepat menjaga jarak,lalu menembakkan bola api ke arah Udin.
Wuussh....Wuuusshh....Wuuusshh....Wuuussh...
Wuussh....Wuuusshh....Wuuusshh....Wuuussh...
Nampak bola api bewarna putih melesat dari telapak tangan Alex.
Udin membalas serangan yang serupa.
Wuussh....Wuuusshh....Wuuusshh....Wuuussh...
Wuussh....Wuuusshh....Wuuusshh....Wuuussh...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
"Apaaa.... !!!???Api putih juga.... Bagaimana mungkin dia mempunyai api putih..." ucap Alex dalam hati terkejut saat melihat bola api Udin bewarna putih.
Bola - bola serangan mereka meledak. Nampak kawah di daratan tercipta akibat terkena energi ledakan bola api tersebut.
Alex lantas teringat perang besar yang terjadi antara dirinnya dengan Fheng Sai Fudin.
"Untung di sini banyak energi Qi" ucap Udin dalam hati.
Lalu Udin menggunakan teknik pernafan Qi untuk mengembalikan energi Qi yang berkurang. Setelah itu Udin membuat Pedang dari Elemen cahaya kemudian melesat ke arah Alex.
Alex melihat Udin membuat pedang cahaya,lantas ia membuat pedang dari elemen kegelapan.
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
Bukit dan gunung hancur terkena energi pertempuran mereka.
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Warna Energi Alex kini menjadi warna Emas.
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
BOOOMM.....BOOOMMM.....DUUAARRR...
"He....He...He....He....Kekuatanku sekarang melebihi pemuda bertopeng tersebut." ucap Alex dalam hati.
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
Trang....Traangg....Traangg...Traangg....
"Tertawalah kamu Lex...Sebelum dirimu mati.." ucap Udin dalam hati.
Tiba - tiba energi keluar dari tubuh Alex
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAA....." Alex berteriak merasakan luapan energi yang besar masuk dalam tubuhnya.
Udin terpental kebelakang,darah keluar dari sela bibirnya.
Kraaaack.... Kraacckk..... Kraaackkk.....
Keretakan Tanah makin melebar akibat luapan energi Alex.
BOOOOM.......... Kawah yang dibawah makin dalam akibat ledakan energi Alex.
Warna Energi Alex kini bewarna Emas Kehitaman. Lalu muncul beberapa Sayap di punggung Alex. Kemudian muncul dua tanduk di keningnya. Di belakang Alex muncul puluhan titik hitam,hijau,coklat,merah muda, Merah,Silver dan biru muda yang melingkar.
"Kang Mas....Hati - hati... Alex sudah menjelma menjadi monster iblis kegelapan." ucap Rissa telepati.
Alex mendengar telepati Rissa kepada Udin.
"Deg....!!!??? Alex terkejut
"Suara itu... Sepertinya tak asing.." ucap Alex dalam hati.
Udin terkejut Alex dapat mendengar telepati antara dirinya dan Rissa.Lalu Udin menghidupkan radionya.
"Clara.... Kode 4256.." ucap Udin.
"Siap Boss....." suara Clara.
"AAAAAAAAAAAAAAA.......... " Teriak Udin mengeluarkan kekuatan puncaknya,ia menggunakan kekuatan naganya beserta kekuatan kultivasinya.
Nampak Sayap muncul di punggung Udin. Warna energi Udin berubah menjadi Emas di sertai bintik - bintik cahaya warna Elemen yang ada dalam tubuh Udin.
BOOOOM...... Ledakan energi di tubuh Udin.
Muncul bulatan warna - warni di belakang Udin. Kemudian muncul Bayangan Naga di tubuh Udin.
"EH..........!!!?? Alex terkejut melihat pemuda bertopeng bisa menyamai dirinya dan ada sosok bayangan Naga.
---***----
__ADS_1
Di sisi Pasukan Udin sebelum Alex mencapai di kekuatan puncaknya.
Pasukan Alex baru 35% saja yang tewas.
Galaksi tempat pangkalan musuh rata - rata planetnya hancur.Bahkan matahari juga hancur. Kecuali Galaksi tempat tinggal keluarganya tak hancur,karena di lindungi Array yang di buat oleh Udin.
"Ediyaannnn....Musuhnya jek akeh....." ucap Sumandhono,kemudian ia menelan Pil pemulih Qi.
BOOMM....BOOMM...BOOOMMM... DUAARRR...
BOOMM....BOOMM...BOOOMMM... DUAARRR...
BOOMM....BOOMM...BOOOMMM... DUAARRR...
Ledakan di mana mana.
Tak lama kemudian,muncullah Umam. Lalu Umam memperbanyak dirinya. Setelah itu ia melesat ke arah musuh.
***
Paijo muncul di galaksi Neptunus,lalu membantu pasukannya. Namun saat Paijo sedang bertempur,muncul ribuan Lingkaran portal di mana mana. Tak lama kemudian muncul pasukan manusia,mereka memakai gelang yang sama dengan pasukan Udin.
Pasukan yang keluar dari Lingkaran portal langsung menyerang Pasukan aliansi Alex.
"Siapa mereka? Mengapa mereka memiliki gelang yang sama pada pasukan Bos Udin " ucap Paijo dalam hati melihat Pasukan yang keluar dari lingkaran Portal memiliki gelang yang sama.
Nampak Pria tua memakai blankon,berkaca mata hitam, berpakaian adat jawa timur yang keluar dari lubang portal di mensi menghampiri Paijo.
"Piye kabarmu Paijo alias Shen Long..." ucap Pria tua tersebut.
"Apik.... Maaf sampeyan ini siapa?" ucap Paijo penasaran,karena baru pertama kali melihatnya.
"Aku adalah salah satu pemimpin suku di galaksi pertama kali tercipta di alam semesta ini. Ayoo...! kita selesaikan pertempuran ini.." ucap pria tua itu.
"Pemimpin suku galaksi pertama...!!!?" ucap Paijo bingung.
"Nyonya Bosmu sudah kenal dengan aku..." ucap Pria tua tersebut.
"Tunggu dulu....Kalau boleh tahu... Asmane panjenengan sinten?"ucap Paijo. (Nama Anda siapa?)
"Jenengku Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana putrane Raden Bayu Aditya Tibra Mahatma Arya Nugraha..." ucap Pria tua itu.
" Kuwi jeneng opo sepur to...Doowoo tenan...
"Terus kulo yen nimbali panjenengan kadus pripun..." ucap Paijo.( Terus kalau aku memanggil anda itu bagaimana)
"Sembarang awakmu wae Jo..." ucap Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana.
"Hem.....(Nampak Paijo berpikir)
" Datuk Cakil.....Pripun? ..." ucap Paijo sengaja mengambil huruf depan nama orang tua tersebut.
"Diampuuut....Jenengku apik ngene malah di panggil Cakil..." ucap Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana dalam hati.
"Sembarang awakmu wae...seng penting ojo jeneng hewan,.." ucap Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana
Mereka pun melesat ke arah musuh. Paijo menebas musuh di sekitarnya, dalam satu detik,Paijo menebas kurang lebih 1.000 orang.
Paijo tidak mengeluarkan semua kekuatannya,sebab ada pasukan TNU dan pasukan pemimpin suku di sekitarnya. Jika paijo menggunakan kekuatan penuh,maka Pasukannya akan meledak terkena energi ayunan pedangnya.
Kuwi muncul di dekat Paijo.
"Jancoook... Awakmu ngaget - ngagetin aku wae..." ucap Paijo sambil memgusap - ngusap dadanya karena terkejut sambil menjauh.
Kuwi menoleh kebelakang.
"EH.... !!!?? kang Paijo... Tak pikir tadi tukang parkir...
"Soalle tak delok tangan sampeyan teko adoh kono (Kuwi sambil menunjuk arah) koyok ngasih aba - aba markirkan mobil. Begitu..." ucap Kuwi.
"Diaampuutt........ " ucap Paijo.
Kuwi melesat menyerang prajurit musuh sambil bernyanyi.Ia lupa mematikan radionya.
"Langit bumi bersaksi...🎶🎶" ucap kuwi bernyanyi sambil menebaskan pedangnya ke arah musuh.
"Kuwi ingin nambah istri....🎶🎶" ucap Paijo langsung menyahuti nyanyian Kuwi via Radio telemunikasi.
para Komandan TNU dan Raja Jin yang 1 gelombang dengan sinyal Radio Kuwi hanya mendengarkan saja tak berani menyahuti.
"Cooook..... Engko bojoku kerungu piye...." ucap Kuwi.(nanti istriku dengar bagaimana..)
Mingxia berada dalam satu saluran tersebut.
"Ehem...Ehemm...." Mingxia berdehem.
"Yo ben....." ucap Paijo cuek sambil membunuh musuh.(Biarin..)
Ponijan mendengar percakapan mereka lewat Radio.
"Lanjutkan lagi Wii...
"Jangan berhenti..." ucap Ponijan.
Kuwi tak menjawab,lantas Paijo yang menjawab
"Langit bumi bersaksi....🎶🎶🎶" ucap Paijo.
"Janda tetangga Kuwi tambah seksi...🎶🎶." ucap Abimanyu menyahuti.
"Cakep....." ucap Meng Tian memyahuti.
"Langit bumi bersaksi...🎶🎶🎶" ucap Andin.
"Bojoku jaluk di pateni...🎶🎶"ucap Mingxia.(Suamiku minta di bunuh.)
"HUAKAKAKAKAKAKA......." Para anak buah Udin tertawa terbahak - bahak kecuali Kuwi.
"Ojo di pateni to yank.... Aku mung nyanyi lagu biasa yang muncul di TV itu loh." ucap Kuwi dengan suara memelas.
"Langit bumi bersaksi...🎶🎶." ucap Juminten.
"Kuwi gak dapat jatah lagi...🎶🎶" ucap Umam.
"Jancooooook..... Ojo di teruske.." ucap Kuwi.
"Sungguh malang..... Sungguh malang....🎶🎶
" Sungguh malang.... Sungguh malang....🎶🎶." ucap Paijo, Ponijan, Djarwo,Abimanyu,juminten, Umam, Sri,Meng Yun dan Andin serempak.
"Ha....Ha....Ha...Ha...Ha....Ha....Ha...." Yang satu saluran dengan percakapan dengan mereka tak dapat menahan tawanya.
"Bila malam pun datang....🎶🎶" ucap Umam
"Bojoku tidurnya di luar...🎶🎶 " ucap Mingxia.
"Diaaampuuuuttt....." ucap Kuwi kesal.
Nampak pasukan Alex berkurang secara drastis akibat di bantai oleh pasukan yang di bawa Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana.
"Janganlah kamu menangis anak muda... Kamar dirumahku ada banyak..." ucap Meng Cheng Louh menyahuti.
"Boleh... Asal Gege tidur diluar ya..." ucap Istri Meng Cheng Louh menyahuti.
"Eh....!!!???
"Sorry gak jadi ya Wii.... Dirimu tidur diluar saja...." ucap Meng Cheng Louh.
Perlahan tapi Pasti,satu persatu pasukan Alex tewas terbunuh. Tak ada yang bisa melarikan diri. Sebab jika mereka melarikan diri,maka tim pasukan khusus memburu mereka.
Tak lama kemudian,Pasukan aliansi Alex telah tewas terbunuh.
"Perhatian untuk semua pasukan,segera masuk dalam pesawat. Karena Bos Udin memerintahkanku, segera pergi menjauh dari area pertempuran" Suara clara di setiap radio telemunikasi pasukan Udin.
"Siaaaap..... " ucap pasukan Udin serempak.
"Tumben Bos gak ada telepati ke kita atau pakai radio..." ucap Paijo.
"Iya...Ayo kita menjauh.. Mungkin ada sesuatu masalah bila kita tak pergi menjauh dari sini." ucap Li Wei.
Seluruh pasukan masuk ke dalam pesawat.
"Ku serahkan Alex padamu... Aku yakin dirimu mampu mengatasinya." gumam Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana.
Pasukan Cipto Adi Kawindra Indra Lesmana masuk dalam portal di mensi setelah mereka membantai pasukan Alex.
__ADS_1
Nampak banyak puing - puing sisa pertempuran di mana - mana.