Petualangan Udin

Petualangan Udin
KEMBALI SEPERTI SEMULA.


__ADS_3

Matahari sudah menampakkan Dirinya,nampak disalah satu perumahan ada seorang pemuda yang baru saja bangun dari tidurnya.Pemuda itu adalah Udin


"Hooaaammm.... Jam berapa ini"


Lalu Udin melihat jam.


"Diampuutt aku kesiangan." ucap Udin ketika melihat jam di HP pukul 7.20 hari selasa.


"Dek...Kamu dimana" ucap Udin mencari istrinya.


"Aku didapur kak." ucap sang Istri.


Kemudian Udin bergegas kekamar mandi,cuci muka,gosok gigi lalu berganti pakaian kerja.


Setelah itu Udin menghampiri istrinya sedang memasak.


"Kenapa adek gak bangunin aku seh?" ucap Udin agak kesel karena kesiangan.


"Tadi sudah adek bangunin,kakak aja yang gak bangun - bangun" ucap sang istri.


Udin lalu minum kopi 2 teguk saja.


"Dek aku pergi dulu ya" ucap Udin yang diruang makan,sedangkan istrinya didapaur.


"Iya..jangan lupa pakai masker" ucap Istrinya Udin.


"Iya sayang," ucap Udin.


Lalu berjalan ke teras rumah.


Nampak kedua anaknya sedang bermain pedang - pedangan.


"Jurus pedang pembelah bulan..hiyaaat" ucap Rudi menyerang kucing tetangga.


"Heh!!!! Sepertinya gak asing kata - kata itu" ucap Udin dalam hati.


"Julus pedang celibu... hiyattt" ucap Bella sambil menyerang Udin.


"Aaaa...Ayah kalah.." ucap Udin berakting.


"Minta uang celibu ayah" ucap anak kedua Udin.


"Ini sayang Bella,yang ini kasih ke bang Rudi ya" ucap Udin memberikan 2 lembar 5.000


"Makacih ayah" ucap Bella


"Iya..dah ya sayang ayah berangkat kerja dulu" ucap Udin lalu berjalan ke arah motornya.



"HEH!!! Udin terkejut,karena montor Udin bukan supra X 125 seperti biasanya, melainkan Ducati sport.


"Motor siapa ini??" ucap Udin dalam hati lalu mencoba memasukkan kunci montornya.


Ceklek...


"Lah!!! cocok" ucap Udin lalu menghidupkan montornya..setelah itu melesat pergi ke arah kerjaannya.


Setelah sampai di pintu gerbang kerjaannya.


"SELAMAT PAGI BOS" ucap satpam yang berjaga.


"Ya pagi juga" ucap Udin keheranan.


Sebab teman satpamnya itu biasanya misuh - misuh. "Kurang awan yen tekone cook. begituu.


Udin berjalan ke tempat penyimpanan alat 2 kebun.


Tiba - tiba seorang wanita muda mendatangi Udin,dia adalah asisten Bosnya.


"Maaf Pak Udin ditunggu oleh Direktur pusat diruang kerja" ucap asisten tersebut.


"HAH???? Udin terkejut.


"Bapak ditunggu oleh Direktur pusat" ucap asisten itu.


"Kenapa Direktur pusat menemuiku ya,apa aku mau dijadikan penggantinya" ucap Udin dalam hati.


"Iya aku akan kesana" ucap Udin.


"Sekarang Pak Udin yang paling ganteng sedunia" ucap asisten tersebut lalu menarik tangan Udin.


"Asem....Tanganku maen tarik aja,tapi kok aku pernah mengalami seperti ini ya,tapi dimana" ucap Udin dalam hati kebingungan.


Setelah sampai diruangan Bosnya.


"Selamat pagi pak Udin" ucap direktur pusat lalu bersalaman.


"Iya salamat pagi juga pak..mari silahkan duduk." ucap Udin.


"Terima kasih,maaf mengganggu pak Udin sepagi ini,karena saya mendapat perintah dari presiden direktur untuk menyerahkan ini langsung pada anda" ucap Direktur pusat sambil menyerahkan Amplop bewarna coklat.


Udin pun menerima lalu membukanya.


SELAMAT KEPADA SAUDARA SYAIFUDDIN,ANDA TERPILIH MENJADI PENGGANTIKU. SELURUH ASET DAN PERUSAHAAN YANG SAYA PUNYA KINI MILIK SAUDARA UDIN.


TTD


PRESIDEN DIREKTUR

__ADS_1


.


.MENG CHENG LOUH.


"HAH!!!!!!! Udin terkejut sampe terjatuh dari kursinya.


Kemudian Udin berdiri.


"Maaf nama anda siapa?" ucap Udin.


"Nama saya Paijo Pak" ucap Direktur pusat.


"Baiklah,mulai saat ini semua aset,serta harta yang dimiliki perusahan ini aku serahkan pada Pak Paijo" ucap Udin.


"APAAA!!! ucap mereka terkejut.


"Tapi Pak,saya tidak bisa menerima itu" ucap Paijo.


"Saya juga tidak bisa menerimanya,aku ingin hidup nyaman bersama keluarga tanpa banyak pikiran" ucap Udin lalu pergi dari ruangan itu menuju gudang alat kebun.


Sesampainya disana,Udin beganti pakaiannya lalu mengeluarkan gunting untuk memangkas daun di pohon.


"Enak aja mereka aku dijadikan Presiden direktur,yang ada malah stres aku mikirin perusahaan" ucap Udin sambil memangkas daun.


"Cook...Awakmu lapo nang kene,ora cocok" ucap Teman Udin yang baru datang.


"Gaplekkk...Ojo gawe goro - goro kowe,maeng direktur pusat,sak iki awakmu" ucap Udin.


"Santai saja lah bro..hidup ini indah bila dilakukan bersama janda" ucap teman Udin lainnya.


"Rondo terus dipikiranmu..ndang rabi kono,mosok karo sabun terus..gak lecet ta?" ucap Udin.


"Ampuun..aku tak paham bahasa jawa bro" ucap teman Udin.


tak lama kemudian datanglah para SPG itu menghampiri Udin. Rata - rata mereka gadis yang cantik.


"Cowok...bantuin aku dong" ucap salah satu cewek SPG.


"Iki Tarjo nganggur mbak" ucap Udin menunjuk Tarjo temannya.


"Aku jek sibuuk Cook" ucap Tarjo sambil memangkas bunga.


"Ya Udah..Mike aja mbak,dia nganggur tuh."ucap Udin nunjuk Mike.


"Apa pula kau bawa - bawa aku bro,kau tak tahu kah aku sedang sibuk ini"ucap Mike sambil mengupil saja.


"Wasssuuuuu" ucap Udin.


"Ayolah kang mas,nanti adek Chang belikan bakso buat kang mas Udin" ucap gadis cantik itu bernama Liu Chang.


"Awas yoo kalian,males aku ngeroki badan kalian jika masuk angin " ucap Udin.


"Ojo ngono lah bro,engko tak tumbaske rokok" ucap Tarjo.


Mau tak mau Udin menerima ajakan cewek itu.


Lalu Udin pergi bersama gadis - gadis SPG.


----


.


Kini Udin sedang berada di sebuah stand pameran produk.Ia ikut menawarkan beberapa produk perusahaan mereka .Banyak sekali pengunjung yang mendatangin Udin,terutama para Cewek ABG dan tante -tante.


Teman - teman SPG Udin pada ketawa cekikikan melihat Udin kewalahan menghadapi pengunjung itu.


"Asem.....kok pada rebutan ke aku seh" ucap Udin dalam hati,namun ia tetap tersenyum mengahadapi pengunjung itu.


4 jam kemudian


Udin berebah di ambal karena kelelahan.


"Terima kasih ya Beb" ucap Rany duduk disamping Udin.


"Iya sama - sama,jam berapa Kita pulang"ucap Udin.


" Jam 16.00 seperti biasa" ucap Rany.


Udin melihat jam.


"Baru jam 14.00." ucap Udin dalam hati.


"Aku keluar dulu ya,mau ngerokok,kecut neh." ucap Udin pada temannya bernama Rany nama lengkapnya Ling Syahfarany.


"Iya kang mas" ucap Rany.


Udin berjalan menjauh dari kerumunan,lalu duduk dibawah pohon .


Huufft.... Asap keluar dari mulutnya.


"Sepertinya gak asing deh,tapi apa ya?" ucap Udin memikirkan kejadian mulai dia baru bangun tidur hingga sekarang.


"Permisi Pak,Aku belum ada makan,adakah uang bapak untuk beli makan untukku " ucap pria tua berpakaian seperti pakaian cina zaman dulu.


"Bentar ya pak" ucap Udin lalu mengeluarkan dompetnya.


"Asem sisa 50.000 1 lembar aja" ucap Udin dalam hati lalu mengambil uang itu dan menyerahkan pada pria tua itu.


"Maaf pak adanya segini saja" ucap Udin.

__ADS_1


"Terima kasih nak" ucap Pri tua itu lalu memegang pundak Udin.


Tiba - tiba Pandangan Udin menjadi kabur dan tak sadarkan diri.


.


.


-----


.


.


.


.


Udin berada disebuah taman yang indah ,terdapat danau yang bening airnya serta terdapat ratusan ekor ikan KOI


Tak lama Udin terbangun.


"Aku dimana??" ucap Udin sambil toleh toleh.


"Nampaknya aku sudah mati,ah...ya sudah lah mending berebahan saja" ucap Udin dalam hati lalu berebah lagi direrumputan sambil memejamkan mata.


Tiba - tiba saja kakinya merasa geli,lalu Udin terbangun.


"Siapa yang gelitikin kakiku" gumam Udin.


"Tau ahhh gelap...


Udin berebah lagi..tak lama terasa kakinya geli.


"Jangkreeek....


Udin terbangun tapi tak menemukan seseorang.


Kemudian Udin berdiri lalu berjalan menyusuri tempat itu.


2 jam Kemdian.


.



.


.


.


.


.


.


.


"Istana siapa ini??


Udin melihat berkeliling,tapi tak berani masuk.


"Aisshh...Gak ada orang.Kembali saja lah ketempat tadi.


Udin pun berjalan kearah tempat dia terbangun.


2 Jam kemudian.


Udin telah sampai disana,namun ada seorang gadis berambut panjang duduk dikursi.posisi Udin ada dibelakang gadis tersebut.


"Asem,...Dia toh yang usil padaku,mending kesana sajalah" ucap Udin dalam hati hendak menjauh dari gadis itu.


Baru 1 langkah.


"Kang Mas mau kemana?" ucap gadis itu.


"HEH!!??? Udin terkejut lalu menoleh ke arah gadis itu,namun tak menemukan gadis itu dikursi yang tadi didudukinya.


"Jancooookkkk...Dia hantuu..wasssuuu...." ucap Udin gemetaran karena tak melihat sosok gadis itu berada...


.


.


.


.


¤¤¤¤¤


.


.


.


.

__ADS_1


Sedikit aja dulu.maaf ya teman - teman.


"


__ADS_2