
Selama setengah bulan Udin,Mingmei dan Lingling ada dunia cincin. Awalnya,Mingmei khawatir dicari oleh suaminya,lalu Udin memberi tahu bahwa didunia cincin bisa diatur sesuka hatinya, 1 jam didunia nyata bisa Udin buat 1 tahun di dunia cincin.
Kini mereka ada dirumahnya masing - masing,nampak wajah Mingmei bersinar setelah keluar dari dunia cincin.
.
penampakan Mingmei
Meiling dan Lingling berada dalam Ruang keluarga sedang nonton film kartun kesukaan Lingling.
"Ternyata Bos memiliki kekuatan yang luar biasa hebat,masih kecil gitu sudah bisa membuat wanita dewasa klepek klepek,apalagi kalau dah besar. sungguh beruntung wanita yang menjadi istri Bos.." ucap Mingmei dalam hati.
Mingmei sempat terkejut Udin bisa berubah menjadi pria dewasa,ia sempat berpikir Udin adalah pria dewasa yang menyamar jadi anak - anak. Ternyata apa yang dipikirkan itu salah. maka dalam Setengah bulan Udin ,Mingmei dan Lingling berada dalam dunia Cincin.
"Ayah pulang.... " ucap Kaisar Chang Li Wan saat membuka pintu.
Mingmei yang dengar lalu berjalan ke arah Kaisar Chang Li Wan.
"Kanda mau mandi atau makan " ucap Mingmei. Lalu Mingmei mencium tangan suaminya lalu tersenyum.
"Ayaaaaaah..... " teriak Lingling sambil berlari.
"Kanda mau bermain sama Lingling,...
"Wuiihh ada putri cantik datang.... " ucap Kaisar Chang Li Wan lalu mengendong Lingling.
"Ling'er... Biarkan ayahmu mandi dulu" ucap Mingmei.
"Gakpapa Dinda.. " ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Iya Ibu... " ucap Lingling lalu minta turun.
"Kanda mandi dulu setelah itu ada yang Dinda mau omongin ke kanda" ucap Mingmei.
"Hem... Baiklah Dinda.... Kanda mandi dulu" ucap Kaisar Chang Li Wan lalu pergi kekamar mandi.
Mingmei menyiapkan Baju untuk dipakai suaminnya,ia menaruh di atas tempat tidur,setelah itu ia berjalan ke arah ruang keluarga.
Mereka mengikuti gaya panggilan yang ada di TV saat menonton serial film.
20 Menit Kemudian,kaisar Chang Li Wan selesai mandi dan kini ia berada di ruang keluarga.
"Kanda..... " ucap Mingmei.
"Iya Dinda... Ada apa?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Bos Udin sudah memberi tahu pada Dinda,tentang identitas Kanda sesungguhnya" ucap Mingmei.
"EH....!!??? Benar kah itu Dinda?" ucap Kaisar Chang Li Wan terkejut ia belum menceritakan identitas aslinya pada Mingmei.
"Iya Kanda.. Bahkan semua itu adalah rencana Bos Udin untuk menjodohkan kita" ucap Mingmei.
"APAAAAA..... " ucap Kaisar Chang Li Wan terkejut.
Mingmei lalu menceritakan apa yang di ucapkan Udin,tapi peristiwa di dunia cincin tidak ia ceritakan.
"Sialan... Anak itu benar - benar Licik dan pintar. Bisa - bisanya aku di bodohin oleh anak kecil. Tapi... Kelicikannya itu membuat aku ingin menjadikannya sebagai penerus kekuasaanku" ucap Kaisar dalam Hati begitu mengetahui semua yang dilakukan oleh Udin terhadap dirinya.
"Kanda jangan marahin Bos Udin ya" ucap Mingmei memelas.
Kaisar Chang Li Wan tersenyum.
"Kanda tidak marah kok,malahan senang bisa bertemu dengan seorang bidadari,Bila tak bertemu dengan Udin mungkin kita tidak akan bertemu,dan maafkan Kanda karena belum bisa berterus terang pada Dinda" ucap Kaisar Chang Li Wan.
Mingmei memeluk Kaisar Chang Li Wan.
"Ayah.... Tadi Lingling habis bermain sama baskoro tejo ayah,dia lucu sekali" ucap Lingling.
Kaisar Chang Li Wan melepaskan pelukannya,begitu pula Mingmei.
"Baskoro Tejo?? siapa itu nak?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Baskoro Tejo itu anak harimau ayah" ucap Lingling.
__ADS_1
"APAAAAAAA.....!!?? Apa kamu terluka Nak.. " ucap Kaisar Chang Li Wan terkejut lalu memeriksa tubuh Lingling.
"Tenang Kanda... Anak Harimau itu peliharaannya Bos Udin... Harimau itu sudah jinak. Bahkan Lingling bisa bahasa hewan" ucap Dinda.
"Heeehh.... Lingling bisa bahasa Hewan?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Kanda tanya aja sendiri sama Lingling." ucap Mingmei.
"Ling'er... apakah Ling'er bisa bahasa hewan nak?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Bisa ayah... Lingling bisa mengobrol,bahkan lingling bisa tau ayahnya Baskoro Tejo itu bernama Kuciah lalu ibunya Sulastri . mereka bercerita bahwa mereka diselamatkan oleh kak Udin. Begitu yah... " ucap Lingling.
"Sulastri??Kok nama itu seperti di film - film yang aku tonton ya" ucap Kaisar Chang Li Wan dalam Hati.
"Kanda... Ayo kita Makan.. " ucap Mingmei.
Sengaja mengalihkan perhatian agar Lingling tidak keceplosan,sebab mereka disana selama setengah Bulan. Jika Lingling cerita tentang Dunia cincin bisa berabe nanti.
"Ayoo... Dinda masak apa?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Dinda Masak ayam kecap kesukaan kanda" ucap Mingmei.
Mereka pun makan bersama setelah berada di Ruang makan.
setelah 30 menit mereka sudah selesai makan dan membersihkan piring bersama - sama. Selama hidupnya,Kaisar Chang Li Wan tidak pernah mencuci piring,semenjak tinggal bersama Mingmei,ia belajar cara mengerjakan pekerjaan rumah.
Kaisar Chang Li Wan merasakan Hidup bersama di desa lebih tentram,damai,dan nyaman,ia tidak pusing memikirkan pemerintahan yang selama ini ia urus.
"KULON NUWON... suara Bel rumah.
"Kanda tinggal dulu,biar Dinda yang cuci. " ucap Mingmei saat Kaisar Chang Li Wan mencuci Piring.
"Baik Dinda" ucap Kaisar Chang Li Wan lalu berjalan ke arah Pintu depan.
Kriieeett..... pintu terbuka.
"Malam Paman... Maaf Udin mengganggu" ucap Udin . sambil mencium tangan Kaisar Chang Li Wan dikuti Han Meiling Xing.
Udin datang bersama Han Meiling Xing.
"Ooo... Ternyata Kalian .Ayo masuk Bos.. " ucap Kaisar Chang Li Wan sambil menyodorkan tangannya ke Udin lalu Han Meiling Xing.
"Bos... Sama Nyonya Bos Dinda.... " Teriak Kaisar Chang Li Wan.
"Silahkan Duduk Bos... Nyonya Bos..." ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Terima Kasih Paman.." ucap Mereka serempak.
"Maaf Paman,Udin mau nyampaikan sesuatu yang penting" ucap Udin.
Tak Lama kemudian Mingmei datang.
Udin dan Han Meiling Xing bersalaman tak lupa mencium tangan Mingmei
"kalau Masalah perjodohan antara Paman dan Bibi Mingmei, Paman sudah tau,tadi Bibimu memberi tahu dan menceritakan semuanya" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Hehehehehe.... Ternyata Bibi sudah kasih tau ya" ucap Udin sambil garuk - garuk kepalanya walau tak gatal.
"Maaf ya Paman... Udin melakukan itu agar Paman tidak kesepian " ucap Udin.
"Iya Nak.. Paman juga mengucapkan banyak terima kasih sudah mengenalkan Bibimu pada Paman.Sebab wajah Bibimu sangat Mirip dengan almarhum Ibunya Li Shan" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"EH!!?? Mingmei,Udin dan Han Meiling Xing terkejut dengan pengakuan Kaisar Chang Li Wan
"Benar kah itu kanda" ucap Mingmei. terkejut.
"Iya benar Dinda. Seumpama waktu itu aku bisa bicara,pasti aku Panggil dinda dengan nama almarhum Istriku" ucap Kaisar Chang Li Wan.
" Ya Maaf Paman Wan. Udin pikir Paman Wan hanya gak bisa bergerak saja,gak tahunya gak bisa bicara juga...
"Oh iya Paman Wan... Para memteri mencari paman dan para Raja." ucap Udin.
"HAAAAA!!??... Darimana Nak Udin Tahu kalau para bawahanku mencari Paman?" ucap Kaisar Chang Li Wan terkejut dan penasaran.
"Dari HP paman Wan,Paman Ponijan ada disana" ucap Udin.
__ADS_1
"HP??? Handphone kah?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Iya... Eh... Darimana Paman Tahu?" ucap Udin.
"Dari Bibimu sewaktu memberi tahuku" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Hem... Besok pagi Udin akan kami antar Paman ke Istana." ucap Udin.
"Tidak Usah repot - repot Nak..Paman bisa sendiri" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Paman Jalan Kaki?" ucap Udin.
"Iya... Soalnya Paman mengajak Lingling juga" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Kelamaaan Paman...Jarak dari desa ke Istana paman kalau gak salah 5500Km. Kita berada diperbatasan kekuasaan Paman." ucap Udin.
"HAAAAAAAA........ Kaisar Chang Li Wan menjatuhkan Rahangnya ke bawah.
"Se...Se...Serius itu Nak?" ucap Kaisar Chang Li Wan.merasa tak percaya,sebab waktu terbang bersama Udin hanya setengah jam saja,Jadi ia berpikir jaraknya sangat dekat.mungkin membutuhkan waktu sebentar saja jika jalan Kaki.
"Iya... Dua rius malahan paman. Jadi Besok Pagi kita antar Paman Ke Istana." ucap Udin.
"Baiklah Paman akan ikut bersama kalian" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Hem... Itu Saja Paman Wan yang Ingin udin sampaikan dan ini untuk paman" ucap Udin sambil memberi Pil Lalu berdiri lalu bersalaman ke Kaisar Chang Li Wan dan Mingmei tak Lupa mencium tangan di ikuti Han Meiling Xing.
Setelah Udin Pergi.
"Dinda... " ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Iya Kanda... " ucap Mingmei.
"Ayo kita maen kuda - kudaan. " ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Hem... Tunggu bentar Kanda.. Dinda mau menaruh Lingling kekamar tidur dulu" ucap Mingmei.
Lingling tertidur saat nonton TV.
"Iya Dinda..." ucap Kaisar Chang Li Wan.
Kaisar Chang Li Wan lalu berjalan kearah Kamar tidur. setelah sampai disana,
"Pil apa ya ini? " ucap Kaisar Chang Li Wan sambil memperhatikan Pil pemberian Udin. "telan sajalah" ucap Kaisar Chang Li Wan dalam hati lalu menelan Pil Itu.
2 menit Kemudian,Kulit yang menua kembali kencang,di ikutin kulit wajahnya,ototnya yang agak kendor kini kembali kencang,Otong yang tidur kini sudah bangun siap tempur.
"HAAAAAAA!!!?? Kaisar Chang Li Wan terkejut dengan hasilnya.
"Itu tadi Pil apa ya" gumam Kaisar Chang Li Wan.
Tak Lama kemudian Mingmei datang.
Kaisar Chang Li Wan lalu menerkam Mingmei karena sudah tidak tahan.
"Kanda... Tunggu dulu. " ucap Mingmei saat dirinya dicumbuu oleh Kaisar Chang Li Wan.
"Iya Dinda ada apa?" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Dinda ingin membalas Budi pada Udin dengan cara seperti yang Kanda lakukan,apakah Kanda setuju?" ucap Mingmei..
"Hem.... Nampak Kaisar Chang Li Wan berpikir.
"Udin masih umur 11 tahun,Paling burungnya kecil lagian Udin sudah menjodohkan dan menyembuhkanku, aku iyakan sajalah." ucap Kaisar Chang Li Wan dalam Hati.
"Boleh gak kanda?" ucap Mingmei.
"Iya Dinda... Boleh kok,asal Sama Udin saja loh ya. Jangan sama yang lain" ucap Kaisar Chang Li Wan.
"Terima Kasih Kanda" ucap Mingmei menyerang Kaisar Chang Li Wan dengan Ganas.
"Tumben istriku menyerangku,biasanya aku terus yang nyerang dia" ucap Kaisar dalam Hati.
,berbagai macam gaya mereka lakukan. Suara d3sahan menggema dalam kamar.
mereka melakukan hanya sampai 2ronde saja selama 3 jam.
__ADS_1
Kaisar Chang Li Wan terlelap tidur setelah 3 jam Bercintaa.
"terima kasih Ya Kanda... Jadi Dinda bisa puas bermain Dengan Udin lagi" ucap Mingmei dalam Hati sambil memeluk Kaisar Chang Li Wan. Ia merasa permainan Udin lebih Hot daripada suaminya. meskipun begitu Mingmei tetap mencintai suaminya,ia melakukan itu sebagai balas budi saja plus mendapatkan kenikmatan yang luar biasa hebatnya dari Udin.