Petualangan Udin

Petualangan Udin
PERTEMPURAN BAG. 4


__ADS_3

Pov Juminten.


Juminten berhadapan dengan Lhu Khas Bhon.


"Apa kau datang untuk menjadi selirku?" ucap Lhu Khas Bhon.


Lhu Khas Bhon menjilati bibir atasnya melihat wanita cantik berada di depannya.


"Cih...


"Aku datang bukan untuk itu,tapi aku datang untuk menagih hutangmu.." ucap Juminten.


"Hutang..!!!???


"Emang aku ada hutang apa denganmu?" ucap Lhu Khas Bhon heran.


"Karena namamu suka Hutang..." ucap Juminten sambil mengayunkan tinjunya yang mengandung Racun.


Lhu Khas Bhon menghindar.


Wwuuussshhh... Nampak energi pukulan Juminten mengenai Ratusan prajurit musuh,.


Sekejap tubuh prajurit itu meleleh terkena racun.


Lhu Khas Bhon melihat prajuritnya meleleh . " Buseett... Wanita ini sungguh sadis...Prajuritku meleleh terkena serangannya. Aku harus hati - hati." ucapnya dalam hati


"Tu....Tunggu dulu,Emang aku ada hutang sama kamu?" ucap Lhu Khas Bhon heran


Nampak puluhan Robot menyerang Lhu Khas Bhon.


Lhu Khas Bhon mengeluarkan senjata andalannya yang berbentuk bulat berduri tangkainya dari besi hitam yang bisa mengeluarkan rantai. Kemudian ia menggerakan senjatanya itu.


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


Juminten menembakkan elemen racunnya ke arah Lhu Khas Bhon.


Lhu Khas Bhon berteleportasi,karena dirinya merasa ada serangan yang amat kuat mengarah padanya.


Elemen Racun mengenai pasukan Robot. Robot itu meleleh karena tak kuat menahan serangan dari Kaisar Absolute. Meskipun terbuat dari bahan terkuat sealam semesta,


Juminten melihat targetnya kabur,kemudian mencari keberadaanya menggunakan kacamata.


"Ketemu.... Akan ku siksa dirimu...." gumam Juminten. Juminten kemudian berteleportasi.


---***----


----{ Galaksi Neptunus }---


Lhu Khas Bhon muncul di luar angkasa yang penuh bebatuan,di sekitar dirinya nampak masih terjadi pertempuran yang dahsyat,Antara pasukan Udin dan pasukan Alex.


"EH.......!!!??? Lhu khas Bhon terkejut.


"Apa yang terjadi dengan planet ini...." ucap Lhu Khas Bhon.


Sebab ia merasa dirinya berada di sebuah planet berpenghuni.


Pasukan Robot melihat Lhu Khas Bhon, langsung menyerang.


Lhu Khas Bhon tak tinggal diam,ia menggerakkan senjatanya.


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


"Siaall... Mereka mempunyai pasukan yang aneh,yang bisa bergerak sendiri" ucap Lhu Khas Bhon sambil menyerang pasukan Robot yang mengarah ke dirinya.


Tiba - tiba Juminten muncul tak Jauh dari Lhu Khas Bhon. Juminten Mengeluarkan pedangnya . Pedang tersebut di aliri Elemen Racun,kemudian ia melesat ke arah targetnya.


Lhu Khas Bhon merasakan ada serangan dari musuh yang memiliki aura yang sangat kuat,kemudian ia melesatkan senjatanya ke arah Juminten.


Juminten Menangkisnya.


Trang.....Trang...Trang... Trangg..Trang...


Trang... Traaang...Traang...Traang...Traang....


Pasukan Robot banyak yang hancur terkena Aura serangan mereka.


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


Lhu Khas Bhon menggerakkan senjatanya sangat cepat,sampai tak terlihat oleh mata.


Trang.....Trang...Trang... Trangg..Trang...


Trang... Traaang...Traang...Traang...Traang....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


Begitu Senjata musuh melesat ke arahnya,Juminten melesat menggunakan Elemen Anginnya ke belakang Lhu Khas Bho,


Juminten menembakkan Elemen Racun.


BOOOOMM.......Lhu Khas Bhon terpental ke belakanng.


"Sial.... Gerakan dia cepat juga,untung aku punya Artefak penangkal serangan Racun"ucap Lhu khas Bhon dalam hati sambil menelan Pil pemulih Energi Qi kemudian ia berteleportasi.


"Sial.... Dia pakai artefak...." ucap Juminten dalam hati. Kemudian Juminten melesat kembali sambil mengayun pedangnya yang di aliri elemen Api dan petir.


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


Serangan Juminten mengenai Pasukan Musuh dan Robot. Sedangkan pasukan TNU,Pasukan Naga,Pasukan Siluman dan Pasukan Jin menghindar dari serangan Juminten.


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


Serangan Juminten juga menghancurkan puluhan planet di galaksi lainnya.


----***---


----{ Galaksi Kyoto }----


Lhu Khas Bhon muncul di salah satu planet di galaksi tersebut.


Baru 5 kali tarikan nafas,dirinya merasa ada serangan yang amat kuat menuju ke arahnya. Kemudian ia berteleportasi ke luar angksa.


BOOOOOMMMMMM......DUUUUAAAARRR.....


Planet yang ia singgahi tadi hancur.


"BUAJINGAAAAAAANNNN........."teriak Lhu Khas Bhon melihat planet yang ia singgahi hancur.


Tiba - tiba Juminten muncul di depannya,lalu memgayunkan pedangnya.


Lhu Khas Bhon menangkis serangan Juminten.


Trang.....Trang...Trang... Trangg..Trang...


Trang... Traaang...Traang...Traang...Traang....


Bebatuan di sekitar mereka hancur lebur.


"Aku tak ada hutang denganmu dasar Wanita aneh..." ucap Lhu Khas Bhon sambil menahan dan menyerang Juminten.


"Ada... Lu hutang chip domino sebanyanyak 100 B..." ucap Juminten asal bicara.


Trang.....Trang...Trang... Trangg..Trang...


Trang... Traaang...Traang...Traang...Traang....


Mereka sama - sama menendang bagian dada.


Buughhh........ Lhu Khas Bhon terpelanting sangat jauh.


Buughhh....... Juminten hanya mundur 2 meter saja. Kemudian bertelportasi ke arah Lhu Khas Bhon.


Hoeeekk..... Lhu Khas Bhon memuntahkan seteguk darahnya.


"Sial.... Wanita itu sungguh Kuat...." ucap Lhu Khas Bhon dalam hati menelan Pilnya kembali.

__ADS_1


Glek...Glek....Glekk....Glek...Glek..


Luka dalamnya sembuh dan energi Qi nya sudah kembali seperti sedia kala.


Juminten muncul di depannya sambil Mengayunkan pedangnya.


Lhu Khas Bhon menghindar.


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR....


BOOOMM....BOOMMM....BOOMM... DUAARR


Puluhan Planet hancur.


Traang... Traang... Traang... Traangg...


Traang... Traang... Traang... Traangg...


Pertempuran Mereka sampai mendekati sebuah planet berpenghuni.


Traang... Traang... Traang... Traangg...


Traang... Traang... Traang... Traangg...


Lhu Khas Bhon kemudian berteleportasi.


Wuuussshh.... Serangan Juminten mengenai ruang kosong. Tapi energi serangannya mengarah ke planet tersebut.


BOOOOMM......DUAAARRRR..... Planet itu hancur.


Nampak Energi serangan Juminten masih berlanjut dan mengarah ke planet lainnya.


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


Puluhan planet hancur terkena serangan Juminten.


"Sial.... Padahal sedikut lagi aku bisa membunuhnya,malah ia kabur.." ucap Juminten lalu mencari keberadaan Lhu Khas Bhon.


-----***----


Planet Xender.


Lhu Khas Bhon muncul di istana Alex.


"Keepaaraaaaatt.....


" Aku hampir kehabisan Energi Qi.." ucap Lhu Khas Bhon. Kemudian mengambil pil dari cincin Ruangnya.


Glek...Glek...Glek...Glek...Glek....


Tenaga dan energi Qi Lhu Khas Bhon kembali pulih sedia kala.


Tiba - tiba muncul Juminten sambil menyerang.


Lhu Khas Bhon mengelak ke kiri lalu berteleportasi.


Namun Nahas,kaki dan tangannya terkena serangan Juminten.


Craasshhh..... Kaki dan Tangan Lhu Khas Bhon terpotong.


BOOOMM.......Istana Alex hancur,Planet Xender terbelah menjadi dua.


Juminten dengan gerak cepat menghancurkan potongan Kaki dan Tangan Lhu Khas Bhon sebelum planet Xender terbelah menggunakan Elemen Api dan Petirnya.


BOOOMMMM...... Planet Xenders hancur.


Serangan Juminten melesat mengenai ruang hampa. Sebab Planet Xender berada di galaksi paling pinggir.


"Hem....Nampaknya dia gak bakalan lama matinya" ucap Juminten lalu bertelportasi ke arah Lhu Khas Bhon.


---****-----


Galaksi Lixada.


Lhu Khas Bhon muncul di planet ke enam dalam galaksi tersebut.


"AAAAAAARRGGGHHH....... " Lhu Khas Bhon mengerang kesakitan akibat kaki dan tangannya terpotong.


"Sial....... gerakan dia semakin cepat," ucap Lhu Khas Bhon. Ia tak bisa menelan pilnya,sebab cincin ruangnya ada di tangan yang terpotong itu.


Nampak Lengan yang terpotong tadi bewarna hitam.


"Sial.... Pedangnya ada racunnya" ucanya dalam hati.


Ia mengecek Artefak anti racun tersebut.


"AAAAARGGGHHH........Lhu Khas Bhon mengerang kesakitan,sebab racunnya menyebar dengan sangat cepat. Ia menotok aliran darahnya,agar racun tersebut tak mengalir ke jantung.


Juminten muncul di belakangnya Sambil mengerahkan kekuatannya 100 .% .


Wuuusshh..... Nampak sinar warna warni berbagai elemen yang ada pada dirinya mengarah ke Lhu Khas Bhon yang sedang menotok aliran darah.


"EH....!!!??? Lhu Khas Bhon terkejut, Ia mau menghindar tak sempat.


BOOOOOOMMMM............. Tubuh Lhu Khas Bhon meledak.


Nampak Sinar energi serangan Juminten mengarah ke galaksi lainnya.


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


BOOMM.....BOOMMM...DUUAARRR.....


Ratusan Planet hancur terkena serangan Juminten.


"Selesai sudah tugas utamaku,sisa membantu yang lainnya.." ucap Juminten,


Juminten berteleportasi ke galaksi Cermai.


---***---


Pov Kusuma Wijaya aka Kuwi.


Kuwi berhadapan dengan Dhu Rex. Dhu Rex mengeluarkan pedangnya.


"Apa benar namamu Dhu Rex?" ucap Kuwi.


"Iya benar...


"Ada Apa...?


" Kamu siapa? kok tahu namaku?" ucap Dhu Rex heran dengan pemuda asing di hadapannya itu.


"Enggak Aku cuman mastikan saja,biar tak salah orang...


"Aku tahu dari ini"ucap Kuwi sambil mengeluarkan bungkusan yang berisi Pil vitalitas lalu di lemparkan ke Dhu Rex.


Dhu Rex menangkap bungkusan tersebut. Kemudian melihat benda yang ada di tangannya itu.


"EH......!!!???? Dhu Rex terkejut saat membaca tulisan di kemasan tersebut.


Tiba - tiba Kuwi merasakan ada serangan ke arahnya lalu ia menghindar. Begitu pula Dhu Rex.


Kuwi melihat asal serangan tersebut.


"JUANCOOOOOKKK.... AKU JANGAN KAMU SERANG.... WAASSSSUUUUUUUU...." Teriak Kuwi sambil menghindar. Begitu pula musuh yang di hadapi Kuwi menghindar.


"MAAAF WIIIIIII.... GAK SENGAJAAAAA....." teriak Abimanyu.


"Diaaamputtt... Lagi ngobrol sama musuh malah di serang..." ucap Kuwi pelan.


BOOOMMM.....BOOMMM....BOOMMMM....


BOOOMM... BOOMMM....BOOOMMM....


DUARR....DUARR.....DUAARR....DUARR...


DUAAARR... DUAAAR...DUUAAAAARRR...


"Dari mana kamu dapat benda ini?" ucap Dhu Rex penasaran, sebab Namanya sama persis di tulisan bungkusan tersebut.


"Dari Asta Liebe broo... Itu masih ada isinya. Coba aja kalau mau,itu masih ada 1 pil kalau gak salah. " ucap Kuwi.


Dhu Rex membuka bungkusan obat tersebut.


Ketika pasukan Robot menghampiri Dhu Rex,Dhu Rex mengayunkan pedangnya ke arah pasukan Robot tersebut.


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....

__ADS_1


Pasukan Robot hancur terkena tebasan Dhu Rex.


"PIL APA INI.....?" teriak Dhu Rex sambil memgayunkan pedangnya.


"PIL BUAT TAHAN LAMA JIKA MAU BERPERANG...." Teriak Kuwi.


Dhu Rex menebaskan pedangnya ke arah pasukan Robot yang mengeroyok dirinya.


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


"PIL INI ADA RACUNNYA APA TIDAKK...." ucap Dhu Rex pakai Qi. Karena jarak Kuwi dan Dhu Rex agak jauh.


Kuwi melesat ke arah Dhu Rex.


"Itu gak ada racunnya... Coba saja kamu telan. Kalau aku bohong,aku akan berdosa,jika aku berdosa aku akan masuk neraka. Kalau gak percaya tanya aja sama pak Haji Udin. " ucap Kuwi.


Dhu Rex kemudian menelan Pil tersebut.


Glek......


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


Pasukan Robot hancur terkena tebasan Dhu Rex.


"Gak Beracun kan...." ucap Kuwi.


"Iyaaa... Enggak... Masih ada lagi kah?" ucap Dhu Rex sambil mengayunkan pedangnya.


"Bentar....." ucap Kuwi sambil memeriksa cincin ruangnya.


"Ada.... Masih mau kah?" ucap Kuwi.


"Siniiiiii......Lempaar...." ucap Dhu Rex.


Kuwi melempar 5 bungkus ke arah Dhu Rex. Dhu Rex menangkapnya.


Nampak Daratan banyak retakan di mana - mana,akibat pertempuran.


Ada Robot Gundam melesatkan meriam plasma ke arah Dhu Rex.


Dhu Rex memghindar. Kemudian membuka bungkusan pil tersebut lalu menelan semua.


Glek.... Glek..... Glek.... Glek.... Glek.....


"EH.... !!!!???? Kuwi terkejut melihat musuhnya menelan semua pil itu.


"Waahh... Siap - siap burungnya Ngaacenggg... Tinggal ku tebas aja burungnya itu..." ucap Kuwi dalam hati.


Planet Apel bergetar Hebat... Tak lama kemudian.


BOOOOOOOMMMMMM........ Planet Apel Hancur.


Kuwi dan Dhu Rex masih ada di tempatnya, Mereka tak terkena pecahan planet itu,karena terlindungi energi Qi mereka.


Tiba - tiba nafas Dhu Rex kembang kempis, Rudalnya berdiri tegak dan mengeras. Mukanya memerah.


"HEI...OBAT APA YANG KAMU BERI PADAKU..." ucap Dhu Rex pakai Qi.


"OBAT TAHAN LAMA UNTUK BERPERANG..." ucap Kuwi pakai Qi sambil mengeluarkan pedangnya lalu melesat ke arah Dhu Rex.


"EH......!!!??? Dhu Rex terkejut. Saat pemuda yang memberikan pil aneh itu menyerang dirinya. Ia pun menahan dan membalas serangan tersebut sambil menahan konaknyaa..


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


"Sial.... Kenapa batangku mengeras begini," ucap Dhu Rex dalam hati sambil mengayunkan pedangnya.


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Buuuuugggghhh...... Dhu Rex terpental kebelakang sambil memuntahkan seteguk darah terkena tendangan dari Kuwi. Sebab ia tak bisa berkonsentrasi jika batangnya memgeras sambil menahan b1rahinya.


"Hehehehe..... Salah sendiri di minum semuanya. Jadi gak bisa konsentrasikan..." gumam Kuwi lalu melesat mengejar Dhu Rex.


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


Tubuh Dhu Rex menabrak Ratusan ribu prajurit Alex dan pasukan Robot .


"Baaajingaaannn.... Aku gak bisa konsentrasi...." umpat Dhu Rex.


Dhu Rex ingin memyalurkan hasratnyaa, namun tiba - tiba Kuwi muncul di depannya lagi.


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


"Gimana..... Mujarab kan pilnya..." ucap kuwi.


Dhu Rex dapat mendengar ucapan kuwi karena elemen angin mereka menyatu.


"Bajingaaan.... " ucap Dhu Rex emosi.


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Traaang.... Traang.... Traaanggg.... Traang...


Buuughh........ Dhu Rex kembali terkena tendangan dari Kuwi.


"Hooeeeeek..... Dhu Rex memuntahkan seteguk darahnya sambil terpental kebelakang.


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


BOOMM... BOOOMM... DUAAAR.....


Ratusan Ribu prajurit Alex dan pasukan Robot meledak.


Kuwi melesat lagi,Namun belum sempat dirinya mengayunkan pedangnya,Dhu Rex berteleportasi.


"Waaahhh.... Sepertinya sudah gak tahan itu burungnya Dhu Rex..." ucap Kuwi sambil mencari keberadaan Dhu Rex memakai kaca matanya.


"Dapat....


"Sepertinya dia mampir ke Dolli...." gumam Kuwi lalu ia berteleportasi menuju tempat Dhu Rex berada.


---***----


Galaksi Phioneer..


Dhu Rex muncul di salah satu planet di galaksi tersebut,tepatnya di sebuah kota.


Dhu Rex melayang di langit,lalu mengeluarkan pilnya.


Glekk...Gleek...Gleek....Glek.... Glek....


Tenaga dan Qi nya pulih sedia kala.


"Kurang ajar.... Gimana mau bertempur jika aku di landa b1rahi begini..." ucap Dhu Rex dalam hati.


Dhu Rex menghilangkan Aura keberadaanya dan menekan kekuatannya agar manusia biasa tak hancur ketika berada di dekatnya,lalu melesat ke bangunan yang terdapat wanita penghibur.


"Silahkan tuan... Mau pilih yang mana..." ucap penjaga rumah bordil.


"Aku pilih 3 orang saja,..


"Dia...Dia...Dia...


"Ini duitnya..." ucap Dhu Rex sambil melemparkan bungkusan berisi koin emas.


"Silahkan Tuan....." ucap penjaga rumah bordil.


Dhu Rex kemudian berjalan ke arah kamar di ikuti 3 wanita penghibur.


Kuwi muncul di atas bangunan rumah bordil sambil menghilangkan aura keberadaannya dan menekan menyembunyikan kekuatannya.


¤¤¤¤¤

__ADS_1


Maaf...nanti di sambung lagi.


Nyonya ngomel - ngomel minta di ajak jalan - jalan.


__ADS_2