Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 22


__ADS_3


🌵🌵🌵🌵🌵Sung Deok Mi 🌵🌵🌵🌵🌵


Park seo jin pov


Aku kembali kechicago dan berhasil membujuk hye jin untuk menolongku menjadi deok mi


Awalnya aku bingung dan hampir putus asa karena hye jin menolak permintaanku


Entah apa yang merasukinya hingga hye jin berubah pikiran untuk membantuku


Aku sangat beruntung dan berterima kasih pada hye jin, dia adalah orang yang hangat, terbukti ketika ia menenangkan ibu mertuaku dan membuat kesehatan ibu mertuaku dalam keadaan baik


Yah..meskipun psikis nya belum stabil dan sewaktu-waktu  jika ia teringat bahwa kenyataan anaknya terbaring koma dapat menyebabkan kesehatannya menurun


Aku sampai dirumah ku, dan para asisten rumah tanggaku menyambut kedatanganku dan hye jin


Aku akan mencoba memperlakukan hye jin layaknya istriku, deok mi


Aku melingkarkan tangannya kelenganku dan melewati para asistenku yang menunduk memberiku hormat


Aku memiliki 6 asisten rumah tangga, meskipun hanya ditinggali 2 orang saja, kami butuh 6 asisten rumah tangga dirumahku, 1 koki yang memasakkan makanan untukku dan deok mi, 1 supir, 2 tukang kebun dan 2 orang untuk membersihkan rumah


Aku melihat hye jin sedikit canggung dengan perlakuan yang diberikan oleh asisten rumah tanggaku, mulai hari ini wanita itu harus terbiasa dilayani, bukan melayani, karena saat ini ia adalah deok mi bukan hye jin


Aku dan hye jin duduk dimeja makan karena sudah waktunya untuk makan malam


Seperti biasa , jika aku makan para asistenku selalu berdiri siaga untuk melayani majikannya


Aku bersyukur setidaknya hye jin tau bagaimana cara makan menggunakan pisau dan garpu


Aku melihat ekspresi hye jin yang mencicipi steak import buatan koki hotel bintang 5 sangat senang


Ia makan dengan lahap namun ia dapat mengontrol sikap dan emosinya, aku pikir hye jin memiliki manners yang baik jika bergabung dengan keluarga elit, namun perlu latihan agar ekspresi terkejutnya dikurangi


Yang paling utama harus bisa mengatur ekspresinya ketika aku bersentuhan fisik dengannya, tidak seperti dibandara, ia terkejut dan menarik tangannya dan melepaskan genggaman tanganku


Setidaknya ia menjadi separuh deok mi ketika acara launching dibuffalo nanti


Aku melihat hye jin menyelesaikan makanannya terlebih dahulu, dan asisten rumah tanggaku menawarkan hye jin untuk mandi berendam air hangat


Hye jin mengangguk dan mengatakan terima kasih kepada asistenku, sungguh bukanlah seorang deok mi


Untungnya asistenku menduga dirinya salah dengar ketika hye jin mengucapkan terima kasih


Hye jin meninggalkanku yang sedang makan dan masuk kekamar untuk berendam air hangat, aku melanjutkan makanku dengan mengunyah pelan, sambil berpikir pelajaran apa yang harus diberikan kepada hye jin agar dia mirip menjadi deok mi yang biasanya


_______________________________


Kim hye jin pov


Ahhh....betapa segarnya setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang, akhirnya aku bisa berendam air hangat, aku melihat sekelilingku dan berpikir bahwa ruangan ini terlalu mewah untuk sebuah kamar mandi, bagaimana tidak? Sebuah ornamen patung  aphrodite menghiasi kamar mandi ini disebelah bak mandiku, dan terdapat gelas wine didalam kamar mandi


Aku sempat berpikir, apakah mungkin kalangan konglomerat menikmati wine didalam kamar mandi, aku masih tidak mengerti dengan gaya hidup konglomerat

__ADS_1


Kamar mandi ini beraroma therapy jasmine yang menenangkan jiwa, deok mi sangat beruntung tinggal dirumah seperti ini


Aku cukup lama berendam hingga jari-jariku mengkeriput, setelah puas berendam aku keluar dari bak mandiku dan menuju tempat tidur untuk memakai pakaian yang telah disiapkan oleh asisten rumah tangga seo jin


Aku memakai baju piyama dan ketika aku mengancingkan piyamaku seseorang datang tanpa mengetuk terlebih dahulu


Aku terkejut dengan kedatangan seo jin kekamar ini, begitupun seo jin yang tampak terkejut karena tingkahku


"Kenapa kau kesini seo...seo jin" tanyaku


"Ini kamarku"


Mulutku ternganga dengan ucapan seo jin, rumah ini sangat luas dan aku yakin lebih dari 1 kamar


"Bukankah...rumah ini luas? Aku yakin pasti masih ada kamar lain yang kosong?"


Seo jin terdiam dan mulai berpikir dengan ucapanku


"Ammm....kamarku kamar deok mi juga"


"Aku dan deok mi tidur dikamar yang sama dan diranjang yang sama"


"Apakah itu aneh untuk sepasang suami istri?"


Aku menelan ludah...aku sudah tau seo jin bodoh, kau dan deok mi adalah suami istri, wajar tidur bersama


Sedangkan aku? Aku hanya wanita yang mirip dengan istrimu


"Amm...tapi kita bukanlah sepasang suami istri sungguhan"


Aku dan seo jin terdiam beberapa saat, dan aku memutuskan untuk berbicara duluan


"Aku pikir..aku akan tidur dikamar lain yang kosong, permisi"


Ucapku menuju pintu kamar untuk keluar dari kamar seo jin


Namun seo jin tidak beranjak dari depan pintu kamar, aku memandang wajah seo jin dengan mengangkat wajahku, aku menatapnya dengan bingung


Dan seo jin menarik lenganku dan mendaratkan tubuhku didinding


"Seo jin apa yang kau lakukan?" Ucapku setengah teriak  dan telapak tangan seo jin membungkam mulutku pertanda untuk diam


Tak lama seorang asisten rumah tangga seo jin mengetuk dari luar menyadari suara teriakanku


"Tuan, nyonya, apakah semuanya baik-baik saja?


"Semua baik-baik saja bibi min kau bisa pulang kerumah"


"Ahh baik tuan, saya pamit untuk pulang tuan" ucap asisten rumah tangga dari balik pintu


Aku menatap seo jin dengan tajam,dan tangan seo jin masih membungkam mulutku


Setelah bicara dari balik pintu dengan asisten rumah tangganya, seo jin menatapku


"Hye jin kau harus ingat, jangan mudah teriak-teriak dirumah ini, karena ada mata-mata yang akan mengintai gerak-gerikmu"

__ADS_1


"Jika ada tingkahmu yang bukan deok mi seperti biasanya, cepat atau lambat kebenaran deok mi terbaring koma di rumah sakit hawai akan terbongkar"


Aku mengangguk pertanda setuju dengan seo jin, dan seo jin membuka telapak tangannya yang bungkam mulutku


"Kemarilah..." ucap seo jin


Seo jin memegang pergelangan tanganku dan membawaku kekamar mandi


"Jika kau ingin berbicara sebagai hye jin, lakukan dikamar mandi, kamar mandi ini kedap oleh suara"


"Aku pikir kau butuh banyak pelajaran untuk bisa menjadi deok mi, setidaknya  jangan sampai acara launching dibuffalo nanti, orang-orang akan mengira kau bukan deok mi seperti biasanya"


"Baiklah..pelajaran apa yang harus kupelajari agar aku mirip dengan deok mi?" Tanyaku


"Deok mi tidak pernah mengucapkan terima kasih pada asisten rumah tangga,supir, atau tukang kebun"


"Sifat deok mi sangat angkuh, ia tidak pernah melirik orang yang tidak sebanding dengan kastanya"


"Bersikaplah sedingin mungkin jika bertemu dengan orang lain"


Aku mulai memahami dan membayangkan wajah angkuh deok mi ketika aku pertama kali bertemu dengannya


"Deok mi pintar bersandiwara, ia akan menunjukkan kemesraan denganku didepan semua orang"


"Dan..."


"Dan apa?" Tanyaku


"Dan deok mi tidak pernah malu untuk berciuman denganku didepan umum?"


Aku menelan air liurku untuk membasahi tenggorokanku


Aku mulai menarik nafas dan menghembuskannya dengan cepat mendengar ucapan seo jin kali ini,


menggelengkan kepalaku


"Ini tidak masuk akal" ucapku


"Aku tidak terbiasa dengan itu, seo jin"


"Kau harus terbiasa..setidaknya denganku"


"Dan hobi deok mi adalah berdansa waltz"


"Bagaimana kau akan bisa berdansa waltz, sedangkan untuk berdekatan denganku saja kau tidak bisa"


Aku duduk berjongkok dan meletakkan wajahku kekedua lututku, aku pikir menjadi deok mi adalah hal yang sulit


Dansa waltz?? Aku tidak pernah membayangkan diriku mahir berdansa waltz


Seo jin menghampiriku yang sedang frustasi dan menepuk pundakku,


"Maafkan aku hye jin telah membuatmu susah" ucap seo jin dan ketika aku memandangnya, ekspresi wajah bersalah seo jin membuatku sulit menolak keinginannya


__________________________________

__ADS_1


🌵🌵🌵uhuk uhuk 🤭🤭 🌵🌵🌵


hyung mohon jangan lupa sign love dan komentar dari kalian ya wahai readers mangatoon yang memiliki berjuta ide untuk mengkritik dan memberi saran untuk para author, terima kasih 🎊🎊🎊


__ADS_2