
Park seo jin pov
Haah...
Lagi-lagi hye jin marah kepadaku, aku hanya menggoda dia sedikit namun, justru menyakiti hatinya
Selama perjalanan kekantor hye jin tidak bicara, ia hanya ramah pada supir oh terbukti ketika supir oh membantu membukakan pintu mobil agar hye jin masuk,Β hye jin mengucapkan terima kasih pada supir oh
Aku tidak menyadari bahwa ucapanku justru menyakiti hye jin, saat tiba dikantor, hye jin tidak menunggu ku, ia meninggalkan aku dan masuk kedalam kantor duluan
Di lift pun begitu, hye jin menutup pintu lift saat aku hendak ingin masuk kedalam lift juga, yahh...dia berusaha menghindar dariku
Aku membiarkan hye jin berbuat yang ia mau, memang aku yang salah sudah sewajarnya hye jin marah kepadaku
Sesampainya diruangan, aku melihat hye jin duduk disofa dan bermain dengan handphone nya, mungkin ini kesempatan ku untuk mengajaknya berbaikan, tapi harus ku mulai dari mana ya
"Ehem...hye jin-a, hari ini aku akan mengetes mu untuk mengenal beberapa foto para pemegang saham"
"Apa kau sudah menghapal semuanya?" Tanyaku
Hye jin hanya mengangguk acuh sambil bermain handphone dan tidak menoleh kearahku, aku duduk berhadapan dengan hye jin
"Baik lah aku akan mengetesmu, bersiaplah"
"Yya...tak perlu banyak bicara,percepat saja tesnya, ppali" ucap hye jin dengan ekspresi sinis dan sejenak aku berpikir deok mi berada didepanku
Ekspresi hye jin ketika sedang merajuk sama dengan ekspresi deok mi sehari-hari ketika berbicara denganku
Aku menelan salivaku untuk membasahi kerongkonganku yang kering
Aku memulai memilih foto secara acak, dan hye jin bisa menebak nama foto orang tersebut dengan mudahnya
Aku pikir hye jin dikaruniai untuk mengingat wajah orang dengan mudah
Aku mengujinya kembali dengan memilih foto orang tua sung hajung, setidaknya ini bagian yang penting, bagaimana mungkin jika diacara launching nanti deok mi tidak mengenali paman dan bibinya sendiri
Dan lagi..
Hye jin menjawabnya dengan benar, aku pikir, aku tidak perlu cemas dengan hye jin yang akan kesulitan untuk menghapal para petinggi real estate rose
"Baiklah hye jin..ku akui, kau hebat dalam menghapal wajah dan nama orang"
"Tentu saja aku mudah menghapal nama dan wajah orang, sudah keahlianku sejak bekerja sambilan dibeberapa restoran siap saji, kau harus menanyakan nama dan menghapalkan wajah pelanggan saat dimeja kasir dan mencarinya ketika mengantar makanan kemeja pelanggan" ucap hye jin
Sekilas aku teringat dengan profile kim hye jin yang diberikan oleh detektif choi
Aku teringat hye jin pernah bekerja sambilan di club malam, aku sedikit penasaran dengan ini sejak lama
Dan karena ini aku pikir hye jin hanya berpura-pura menjadi gadis baik, dan dibalik wajahnya yang polos itu sebenarnya ia wanita yang sudah profesional dalam menemani laki-laki di club malam
"Oh ya? Aku tebak, kau tidak hanya bekerja sambilan direstoran siap saji saja kan?"
"Ada beberapa tempat yang menurutmu bayarannya lebih tinggi dari restoran siap saji"
"Dan kau tidak perlu bekerja kasar seperti yang dilakukan direstoran siap saji"
Hye jin mulai mengerutkan dahinya, berusaha memahami arah pembicaraanku
"Mmm...seperti tempat hiburan malam misalnya"
"Kau tidak perlu mengelap meja dan membersihkan lantai seperti yang kau lakukan direstoran, kau hanya mempercantik dirimu dan menyodorkan tubuhmu ke para lelaki yang datang ke tempat club malam itu dan..."
'Brak!!!'
Sebuah pukulan keras dari meja membuatku berhenti berkata-kata
Hye jin memukul meja yang terbuat dari kaca itu menggunakan telapak tangannya dengan wajah kesal memandang ke arahku
"Apa kau menuduhku, aku adalah wanita yang akan melakukan apa saja demi uang, tuan seo jin?"
"Aku tidak tau darimana kau mendapat infromasi bahwa aku pernah bekerja di club malam, tapi aku tidak pernah melakukan apa yang kau ucapkan tadi"
"Aku tau, aku bukanlah manusia yang terlahir dengan sendok emas seperti dirimu dan sung deok mi, keluarga ku miskin, tetapi orang tua ku selalu mengajarkanku untuk tidak hidup seperti sampah dan selalu mencari uang dijalan yang baik"
__ADS_1
"Apakah membersihkan toilet disebuah club malam adalah jalan yang tidak baik?"
"Apakah mencuci dan membersihkan gelas dan piring disebuah club malam adalah perbuatan yang nista?"
"Kau tau saat ini aku hanya memiliki keahlian dasar untuk menjadi pembantu rumah tangga, secara kasar aku pandai dalam hal mencuci, membersihkan lantai dan menggosok toilet"
"Mungkin dimatamu itu adalah suatu pekerjaan yang rendah bagi kalangan orang-orang sepertimu"
"Tapi bagiku...itu adalah suatu pekerjaan yang bisa menghasilkan uang"
"Dan kau tau apa yang diajarkan oleh orang tua ku?"
"Hiduplah untuk membantu orang-orang disekitarmu dan teruslah menjadi cahaya, walaupun orang itu menyakiti dirimu?"
"Itulah alasan diriku merubah pikiranku dan ikut denganmu kesini dan berpura-pura menjadi deok mi"
"Tapi aku pikir..."
"Apa yang diucapkan oleh orang tua ku salah"
"Aku tidak sanggup jika harus membantu orang seperti dirimu" ucap hye jin dan berdiri meninggalkan diriku yang telah mengucapkan hal bodoh lagi
Aku berdiri mengejar hye jin yang berniat pergi, namun ia lebih cepat dari yang aku kira
Hye jin pergi tanpa menyapa catherine yang sedang duduk menunggu didepan ruanganku
"Yya..hye.."
Oh shit..hampir saja aku kelepasan bicara memanggil nama hye jin dikantor
"Deok mi-a"
"Sung deok mi"
Aku mengejar hye jin dan menuruni anak tangga, namun aku tetap kalah cepat, hye jin sudah pergi meninggalkan kantor edelwies menggunakan taksi
Ohh tidak
Kim Hye jin pov
Aku tidak mengerti kenapa semua kata-kata yang keluar dari mulut lelaki brengsek itu selalu menyakitkan?!
Apaka dia jelmaan ular yang bisa mematikan umat manusia jika ia berucap?
Oh tuhan sungguh aku membenci lelaki itu, sepanjang hari aku ingin mengutuk lelaki itu dan mencaci maki nya
Bagaimana mungkin ia menuduhku menjadi wanita pelacur yang akan melakukan segala cara demi mendapatkan uang yang banyak?
Berdan-dan cantik hanya untuk menemani lelaki hidung belang? Tidak habis pikir diriku dengan pikiran dangkal lelaki brengsek itu
Bekerja part time menjadi tim kebersihan diklub malam elit memiliki fee yang lumayan tinggi sekitar 30US$ per jamnya. 3 kali lipat besarnya dibandingkan bekerja part time di restoran siap saji yang 10US$ tiap jam nya, kau tidak akan pernah mengerti dan merasakan sulitnya mendapatkan uang, lelaki bajingan
Tapi...
Aku penasaran dengan seo jin, darimana ia tahu semua perihal kehidupanku? apakah ia memiliki hantu yang mengawasiku setiap saat?
Lupakan untuk membantunya, aku tidak akan kembali kerumah itu menjadi sung deok mi dan kembali kekorea
Tapi...
Aku tidak memiliki uang untuk kembaliΒ kenegara asalku, aku hanya membawa diri dan beberapa baju yang berada didalam koper saat ikut dengan seo jin
Haahh...
Aku seperti orang yang kabur dari rumah, apa aku kembali saja kerumah seo jin?
Tidak
Aku tidak akan kembali kerumah itu
Aku pikir...aku akan merepotkan emma sampai aku mendapatkan uang dan membeli tiket kembali ke korea
Begitu banyak hal yang aku pikirkan hingga akhirnya memutuskan untuk kekampus dan bertemu dengan emma
__ADS_1
Tanpa berpikir lagi, diriku meminta tolong kepada supir taksi untuk mengantarkanku kearah kampusku dan bertemu dengan emma
Yahh...ke kampus, tanpa sadar diriku sedang berperan menjadi sung deok mi.
Aku pikir ini awal kesalahanku dan membuat emma menjadi terlibat dalam masalahku
30 menit berlalu, aku menelpon emma dan bertemu dengannya, emma sudah menungguku di gerbang pintu masuk dan menebak diriku keluar dari taksi
"Yo emma" ucapku
"Hei...gadis korea!! Apa kabar?"
"Mm..kau sedikit berbeda hye jin" ucap emma dan melihatku dari atas sampai bawah
Aku memeluk emma dan berbisik kepadanya untuk meminta tolong membayarkan ongkos taksi
Untungnya emma mengerti dan segera mengeluarkan dompet dan memberikanku beberapa lembar uang dollar
"Apa kau akan menceritakan padaku hye jin?"
Aku mengangguk dan menahan air mataku untuk tidak keluar
Seolah emma mengerti dengan keadaanku, ia mengajakku masuk kedalam kampus dan mengajakku ke taman belakang yang tidak begitu banyak orang berlalu lalang
Aku menceritakan semua kepada emma, termasuk kejadian malam yang merenggut keperawananku
Aku melihat ekspresi emma yang terkejut seolah tak percaya, ia mendengar ceritaku sambil mengernyitkan dahi dan mulut setengah terbuka
Aku yakin gigi emma kering karena terlalu lama tidak menutup kedua katup bibirnya
Setelah selesai bercerita, emma menelan saliva untuk membasahi tenggorokannya yang sudah lama mengering
"Hye jin...aku takjub padamu, karena kau tidak menceritakannya sambil menangis, kau wanita tegar"
"Jika aku menjadi dirimu, aku tidak akan mau bertatap muka padanya, tapi kau...malah hidup bersamanya disatu atap bahkan satu ranjang dalam beberapa hari ini" ucap emma dan membuatku sedikit bingung dengan perkataannya
"Apa kau tidak merasa lapar hye jin? Ayo kita makan siang" ajak emma
"Ayolah..jangan bersedih..kau bak putri dari seorang konglomerat"
"Setidaknya kau bisa menikmati gaya hidup orang kaya yang tidak pernah kau dapatkan seumur hidupmu"
"Bukankah kau pernah bermimpi mandi susu dibathub dengan dikelilingi aroma yang merelax kan dirimu?"
"Emma-yaa" ucapku pada emma yang terdengar tidak begitu lucu ditelingaku
Emma tertawa melihat ekspresi yang semakin suram, ia berusaha menghiburku tapi tidak tau bagaimana caranya, kedua tanganku ditarik oleh emma, pertanda untuk segera pergi kekantin
Aku pasrah mengikuti emma dan membiarkan diriku berjalan dengan sedikit malas kearah kantin
Ketika aku melewati lorong kampus
Seorang laki-laki meneriakiku dengan semangatnya, ketika aku menoleh kebelakang ku dapati pria itu sedang berlari menghampiriku....
Bersambung....
_____________________________
πΉπΉπΉπΉπΉ
Eng ing eng....keep dulu kelanjutan cerita selanjutnya
Mohon maaf para readers mangatoon nu kasep dan geulis atas keterlambatan hyung untuk update cerita ini
Hyung ga nyangka cerita hyung ditunggu oleh kalian semua ππ, hyung terharu campur sedih karena belum bisa ngasih kalian episod yang banyak, karena hyung kudu kejar deadline ditempat kerjaan wajib hyung, harap maklum, hyung hanya buruh dalam kehidupan sehari-hari
Hyung bakal banyak terima kasih pada kalian dan mohon dukungan para reades mangatoon pada cerita ini
Dan terima kasih banyak sudah menunggu dengan sabar cerita ini untuk update πππ
happy weekend
Saranghae readers mangatoon β€β€β€πΉπΉπΉπΉπ
__ADS_1