Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 9


__ADS_3

Aye aye huuhh....jumpa lagi readers, thor abis nyari wangsit nih...hehe


Happy reading ya ^^


____________________________________________________


Kim hye jin pov


Aku dibangunkan oleh sesuatu yang lembek mendarat ditelinga dan leherku, aku berusaha mengumpulkan nyawa dan berpikir tentang apa yang terjadi semalam


Suara berat itu menggema ditelingaku dan ia membicarakan soal bayi  dan memanggilku dengan nama sung deok mi!!


Aku merasa terkejut dengan apa yang diucapkan oleh lelaki yang tidak kukenal itu, lelaki yang telah merenggut kesucianku yang selama ini aku jaga selama 23 tahun, dan ternyata ia salah meniduri orang!!


Apakah dia suami nyonya sung? Oh tuhan apa yang terjadi padaku, baru saja kau membuatku bahagia, dan kini dibalik kebahagiaanku yang sebentar, engkau membalasnya dengan kejadian memalukan yang hina seperti ini?


Dan saat lelaki itu bertanya kepadaku, aku tidak dapat menjawab karena suara ku tidak bisa keluar. Ada apa dengan suaraku? seolah-olah tuhan menyuruhku untuk bungkam


Dan ketika lelaki itu memegang bahuku, aku sangat takut dan ketika ku lihat tidak ada sehelai kain menutupi tubuhnya yang mempesona itu, aku pun terkejut karena tidak seharusnya aku menikmati pemandangan tubuhnya itu, aku mengingat kejadian semalam dan reflek aku pun menampar lelaki bermata biru itu


Aku syok dengan kejadian semalam, aku merasa jijik dengan diriku dan tubuhku, meskipun pikiran dan hatiku menolak, namun tubuhku kebalikannya, tubuhku merespon segala rangsangan yang dibuat oleh lelaki itu.


Hingga lelaki itu menjadi satu dengan tubuhku, mengingat kejadian itu membuat hatiku hancur dan menangis dengan kencang, namun suaraku hilang mendadak pagi ini


Dengan tubuh yang masih gemetar, aku berusaha berkomunikasi dengan lelaki bermata biru dan warna rambut chestnut blonde itu, aku mengambil pena dan kertas yang berada dimeja dekat telepon hotel dan kembali ke pojokan sudut ruangan, karena menurutku itu satu-satunya tempat ternyamanku


Setelah aku menampar lelaki itu, sejenak ia menjadi patung, tidak bergerak sama sekali, dan kemudian lelaki itu memakai celananya tetapi belum memakai kemeja abu-abunya, ia masih telanjang dada dan ia mengambil tas ku berusaha untuk mengetahui sebuah petunjuk semisal identitasku


Dengan tulisan yang berantakan karena  tubuhku yang gemetar, aku berusaha menulis untuk memberitahukan kepadanya bahwa suaraku hilang sehingga aku tidak bisa berbicara dengannya


Belum sempat selesai menulis, lelaki itu telah menemukan identitasku dan menyebut namaku


"Kim hye jin!!"

__ADS_1


Aku pun reflek mengarahkan wajahku kepada lelaki itu,dan kini mata kami saling bertatapan, jujur aku sangat takut dengan mata itu, mengingatkanku dengan kejadian semalam betapa kasarnya ia pada malam itu, aku kembali menundukkan kepalaku dan membenamkannya di kedua lututku


Lelaki itu kembali mendekatkan ku dan memanggil namaku


"Kim hye jin..itukah namamu?? Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku? Kenapa kau hanya diam saja?"


Dengan tubuh yang masih gemetar aku berkomunikasi dengan lelaki itu melalui tulisanku


Dan aku menuliskan 'suara ku hilang, tolong aku'


Lelaki itu pun menelepon seorang dokter untuk memeriksaku, dan aku mendengar bahwa dokter itu akan tiba dalam waktu 10 menit


Lelaki bermata biru itu berjalan mondar mandir dikamar ,berusaha mencerna apa yang sebenarnya terjadi dan terlihat sedang menelpon seseorang namun menjadi kesal karena tidak diangkat teleponnya


"Ckk arrgghhh...damn it" teriak lelaki itu hingga membuatku terkejut


Dan tak lama ia pun sadar dengan suara dia yang kencang


"Aku tidak membentakmu, maaf, kau tidak nyaman dengan suaraku"


Dokter itu memeriksa diriku dengan mengecek tanda-tanda vital ditubuhku, dan untuk sementara, dokter itu telah mendiganosaku kenapa suaraku menghilang mendadak


________________________________________________


"Tuan..untuk hasil diagnosaku sementara, Aku rasa nyonya terkena syok , nyonya hanya butuh waktu untuk memulihkan keadaannya, selebihnya keadaan nyonya baik-baik saja" ucap dokter


"Apa itu masuk akal? syok hingga membuat hilang suara dalam semalam?" Ucap seo jin


"Kenapa tidak? Tiap orang memiliki gangguan psikologis setelah mengalami syok atau trauma" ucap dokter albert


"Kau pernah mendengar syndrom maria antoinette tuan? Keadaan dimana rambut memutih hanya dalam waktu semalam saja?"


"Sama halnya dengan nyonya,mungkin itu efek yang ditimbulkan setelah ia mengalami trauma, aku harap suaranya tidak hilang secara permanen"

__ADS_1


" aku akan mencoba memberikan obat untuk menyembuhkan laringitis"


"Jika kondisinya mengamuk atau makin mengurung diri, silahkan hubungi aku tuan park"


"Baik dokter albert aku mengerti"


Dokter albert keluar dan memberikan obat untuk kim hye jin, dokter albert menyangka hye jin adalah deok mi sehingga ia memanggilnya dengan nyonya


_________________________________________________


Park seo jin pov


Aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi, bagaimana mungkin wajah mereka sangat mirip, dan fatalnya aku telah menidurinya...damn


Terlebih ia adalah gadis yang masih perawan dan aku merenggut kehormatan dia, wajar dia syok dengan perbuatanku. Deok mi sebenarnya apa rencanamu.


Aku pikir sebaiknya, aku harus membelikan beberapa baju untuk gadis ini, ucap batin seo jin setelah melihat hye jin masih memakai selimut untuk membalut tubuhnya dan mengingat pakaian hye jin sudah rusak karena perbuatan seo jin semalam


Aku menyuruh pelayan dihotel tersebut untuk membawakan beberapa pakaian yang sudah ia beli di salah satu departement store milikku


"ehemm.....Nona, silahkan pakai pakaian ini, maaf telah merusak dress one piece mu"


Gadis itu menoleh bagaikan anak anjing yang dibuang, dan gadis itu berdiri untuk mengambil pakaian yang sudah disediakan oleh seo jin


Hye jin hampir terjatuh karena keseimbangan tubuhnya yang tidak stabil dengan sigap seo jin menangkap tubuh hye jin dan selimut yang menutupi hye jin sedikit terbuka, memperlihatkan belahan gunung kembar hye jin yang indah


Damn... jantungku berdetak kencang karena pemandangan ini, kendalikan dirimu seo jin, batin seo jin yang salah tingkah, sedangkan hye jin dengan sigap merapikan selimut itu dan mendorong seo jin untuk menjauhinya


Seo jin melihat gadis itu merasa iba, karena dirinya, ia harus berjalan seperti pengantin sunat


Setelah gadis itu mengganti pakaiannya dengan sweater warna biru muda dan rok dengan motif bunga sepanjang lutut, aku mendengar suara gemuruh yang berasal dari perutnya, gadis itu kelaparan pfftt....lucu sekali dia, dengan wajahnya yang merah padam karena menahan malu, sungguh sesuatu yang tidak pernah kulihat didiri deok mi


"Ammm...duduklah, aku akan memesan makanan" ucapku pada gadis yang mirip istriku itu

__ADS_1


Dan tak lama makanan pun datang, dengan segelas susu hangat,sandwich isi daging dan telur, gadis itu terlihat sangat lapar,aku bisa mengetahuinya dari ekspresi wajahnya, meskipun dirinya tidak berbicara, aku dapat membaca curahan hatinya melalui matanya, yahh...mata yang bulat dan indah


"Silahkan nona, makanlah...tidak perlu sungkan" ucapku pada gadis itu  dan aku senang ia memakan makanan itu, sempat aku khawatir trauma gadis ini semakin parah dan dapat menyebabkan masalah


__ADS_2