Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 41


__ADS_3

Selamat membaca 🥰🥰😍🙆‍♀️🙇‍♀️🙆‍♂️🙇‍♂️


Kim Hye Jin pov


'Buk'


Suara hantaman terdengar dari arah hajung dan beriringan dengan melepasnya cengkaraman yang menyakitkan itu


Dan terganti dengan dada bidang seseorang yang sedang memelukku


Aku membuka kedua mataku, untuk melihat apa yang sedang terjadi


"Kau baik-baik saja sayang?" Tanya laki-laki berambut chest nut itu


Seo jin menyentuh pipiku dengan kedua tangannya yang besar


Aku melihat hajung sedang memegang pipi kirinya dan cengengesan dengan aneh


"Wow! Not bad" ucap hajung memuji pukulan seo jin yang menghantam pipi kirinya


"Kau sangat tidak sopan sekali dengan sepupumu hajung" ucap seo jin


"Apa yang telah kau lakukan kepada istriku?" Tanya seo jin


"Wah wah...telah muncul pahlawan kesiangan yang sedang membantu istrinya, pfft" ucap hajung meledek


"Kau benar-benar..." geram seo jin sambil mengepalkan tangannya dan berniat untuk memukul hajung kembali


"Hentikan seo jin!" Ucapku memeluk seo jin untuk menahannya memukul hajung lagi


"Tapi..dia benar-benar..." ucap seo jin terpotong


"Sudah cukup! Jangan ada perkelahian, aku baik-baik saja seo jin" ucapku untuk meyakinkan seo jin


Seo jin memandangku dari atas sampai ke bawah


Rambut yang agak berantakan, keringat dingin yang bertumpuk didahiku, dress hitam yang mulai terlukis goresan warna coklat yang tidak jelas karena kotor, dan yang terakhir seo jin melihat kakiku yang lecet karena tergores ranting-ranting pohon yang jatuh


Seo jin memandangku dengan ekspresi cemas


"Kau bilang ini baik-baik saja?" Ucap seo jin


"Kenapa dengan kakimu? Siapa yang melakukan hal ini kepadamu sayang?" Tanya seo jin dan mulai berjongkok dengan satu kaki dan menyentuh kakiku yang terluka sedikit


Seo jin membuka heels ku hingga membuatku sedikit tidak stabil menyeimbangkan tubuhku dan harus berpegangan pada bahu seo jin dengan menggunakan kedua tanganku


"Aku hanya terjatuh seo jin karena menginjak gaunku sewaktu ditaman" ucapku asal


"Pfft...haahaa..." tawa hajung dan membuat seo jin menoleh dan berdiri lalu mengabaikan kakiku yang lecet


"Apa ini perbuatanmu hajung?" Tanya seo jin dengan geram


"Dan apa yang kau lakukan disini dengan istriku?"


"Apa yang aku lakukan? hhh... Memangnya...Apa yang kau pikirkan?" Ucap hajung berbalik tanya pada seo jin


" Kau pikir aku sedang bermadu kasih dengan istrimu yang murahan itu ditaman yang indah ini?" Ucap hajung


"Aku tahu deok mi adalah play girl dan ia adalah wanita murahan yang tidur dengan laki-laki tampan manapun"


"Tapi sayangnya, aku dan deok mi tidak mungkin dalam hubungan untuk saling memuaskan hasrat biologis, mungkin istrimu sedang merencanakan sesuatu dan bertindak licik seperti biasanya, aku hanya penasaran dan ingin cari tahu, hal jahat apa lagi yang ia lakukan untuk membuat maju perusahaan yang ia agung-agungkan itu" ucap hajung dengan sangat menyebalkan


Seo jin melepas lenganku dengan paksa hingga membuatku sedikit terpental kebelakang dan hampir terjatuh, lalu menghampiri hajung dengan wajah geram dan menarik kerah baju hajung hingga membuat hajung tercekik


"Jika sekali lagi kau mengatakan kalimat lancang itu, aku tidak akan segan-segan akan memotong lidahmu, brengsek" seo jin mengancam hajung dengan sinis


"Oh ya!...aku akan menantikan tindakanmu itu kaka ipar sepupu"


"Tapi...aku tidak yakin kau bisa menghadapi kemurkaan ayahku. jika nekat kau melakukannya, aku tidak bisa menjamin, keselamatan perusahaan edelweis yang kau dirikan"


Aku berlari kecil menuruni anak tangga untuk menenangkan seo jin


Seo jin terlihat sedang berusaha menahan amarahnya yang akan segera meledak, sedangkan hajung tertawa cengengesan memancing seo jin agar lebih mengeluarkan emosinya lagi


Aku memegang lengan seo jin dari samping dan berusaha menenangkannya


"Hentikan seo jin. jangan berkelahi ayo kita pulang, sayang. Aku akan menjelaskannya dirumah" ucapku mencoba merayu kepada seo jin agar tetap tenang


Seo jin menghiraukan ucapanku dan masih mencengkram kerah baju hajung


Aku menarik lengan seo jin untuk menurunkan lengannya dari kerah hajung


Tapi usahaku nihil bahkan lengan seo jin tidak bergerak sedikitpun karena lengan seo jin yang besar dan tenaganya yang kuat


Aku mengambil posisi kuda-kuda dan mengumpulkan tenagaku untuk menurunkan lengan seo jin


Aku menarik lengan seo jin dengan sekuat tenagaku dan mengabaikan sepatu yang kupakai


"Seojinie*...iiissshh"


Aku berhasil melepaskan satu tangan seo jin namun, membuatku terjatuh kebelakang karena diriku belum siap untuk menyeimbangkan kembali tubuhku yang sedang memakai heels


Aku merasakan pergelangan kakiku seperti nyeri dan aku pikir kakiku terkilir karena heels setinggi 12 cm ini


Aku berusaha berdiri namun nyeri dipergelangan kakiku membuatku duduk kembali ditanah


"Ahh...sakit"


"Deok mi-ya neo gwencahana*?" Tanya seo jin reflek dan melepas cengkraman kerah hajung lalu menghampiriku dan berjongkok


"Anniyaa*!!!" Teriakku pada seo jin dan mengeluarkan air mata


Seo jin menyentuh pergelangan kakiku yang sudah mulai membesar dan agak memerah


"Kyaa!!! Apphaa*!!...." Teriakku dan memukul lengan seo jin sambil menangis


Aku sudah tidak memperdulikan lagi dengan image ku didepan hajung, aku tidak peduli lagi jika hajung akan sadar bahwa aku adalah sung deok mi gadungan


Aku hanya merasakan rasa sakit yang ada dipergelangan kakiku


Kakiku terkilir karena perbuatan bodoh kalian, seandainya kalian tidak membuat keributan dan saling mengancam, aku tidak akan seperti ini


Sebal!


Kesal!


Air mataku mengalir dengan deras bak anak kecil yang sedang jatuh saat bermain sepeda


Seo jin membantuku dengan berniat membopongku dengan lengannya, namun aku mendorongnya dengan kuat hingga seo jin duduk ditanah


"Aku akan membantumu sayang" ucap seo jin


"Pergi!..aku sangat membencimu park seo jin!"


"Aku sudah mengatakan padamu untuk menghentikan perbuatanmu, tapi kau tidak mendengar ucapanku"


"Ini semua karena mu! huhuhh....hiks hiks"


"Sebal!! Huwaaa...." aku merengek sejadi-jadinya


Seo jin merasa bersalah kepadaku, sedangkan hajung terdiam dengan tatapan kosong memandangku yang bertingkah seperti anak kecil


Seo jin berusaha untuk merayuku agar mau digendong olehnya


Dan lagi-lagi Aku mendorong seo jin dan memukulnya dengan keras dipunggung dan lengannya beberapa kali


"Pergi menjauh dariku...huhuhu...huwaaa..."


***

__ADS_1


Park Seo Jin pov


Aku merasa bingung ketika melihat hye jin menangis dan enggan untuk disentuh olehku


Hye jin terkilir karena perbuatanku untuk membela deok mi, tapi kalimat yang hajung katakan benar adanya dan anehnya aku merasa deok mi berada disampingku karena wajah hye jin yang begitu mirip


Entah karena terlarut oleh situasi dan peran ini, aku merasa hye jin adalah deok mi yang telah berubah sifatnya 180 derajat seperti wanita yang selama ini aku idamkan untuk hidup bersama dan berharap deok mi menjadi diri hye jin. Dan sesekali aku melupakan bahwa deok mi asli yang merupakan istri sahku sedang terbaring koma dirumah sakit saat ini


"Panggilkan supir ohh kesini!"teriak hye jin


Tanpa pikir panjang, aku memanggil supir ohh untuk menuju pintu belakang sesuai permintaan hye jin, dan supir ohh menyanggupinya dan segera datang ketaman belakang


Hye jin masih menangis sesenggukan sambil memandang mata kakinya yang sudah membesar dan mengkilap


Aku tidak tega melihat hye jin kesakitan seperti itu, dan berusaha membantunya untuk melepas sepatu heels nya


Aku mendekati hye jin lagi


"Mau apa kau? Mundur..menjauh dariku!" Ucapnya


"Aku hanya ingin membantu melepas tali sepatumu, sayang, aku tidak akan menyakitimu" ucapku melunak keapda hye jin


"Tidak perlu..aku saja yang melakukannya...hiks hiks" ucap hye jin yang sudah mulai mengeluarkan cairan dari hidungnya namun ia tidak menyekanya


Hajung masih berdiri ditempat yang sama, tidak bergeming sedikitpun, menatap hye jin dengan tatapan kosong


Aku tahu mungkin hajung merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, sung deok mi yang selama ini ia kenal tidak akan pernah menangis dihadapannya, terlebih karena alasan terkilir


Tak lama supir ohh datang dan berlari menghampiri kami dan melirikan matanya melihat hajung sedang berdiri menatap hye jin


"Ohh...astaga nyonya, ada apa dengan anda?" Tanya supir ohh


"Huwe..supir ohh!!...tolong bantu aku untuk pulang kerumah" tangis hye jin pecah lagi ketika supir ohh datang dan seperti melihat pahlawan yang akan membantunya


Hye jin mengangkat kedua tangannya kepada supir ohh, seperti seorang anak kecil yang meminta untuk digendong oleh orang tuanya


"Ya ampun nyonya sung..anda harus menjaga kandungan anda, anda sedang hamil muda" ucap supir ohh sambil menawarkan punggungnya untuk dinaiki oleh hye jin


Aku yang melihat pemandangan ini merasa terganggu dan iri dengan supir ohh, aku mendekat dan menahan supir ohh untuk tidak melanjutkan aktivitasnya


"Biar aku saja supir ohh, deok mi adalah tanggung jawabku" ucapku dan membuat supir oh ragu untuk melanjutkan kegiatannya


Namun, bukan sebuah tangan yang melingkar didepan leherku, melainkan sebuah pukulan yang keras menampar punggungku


"Yyaa!!!...aku tidak ingin digendong olehmu, pergi sana, hiks..."


"Supir ohh kemarilah, bantu aku"


"Baik, nyonya"


Aku sedih mendengar kalimat itu dari hye jin, namun aku lebih sedih lagi ketika melihatnya menangis


Baiklah..


Kali ini aku mengalah dan membiarkan supir ohh untuk menggendong hye jin


Aku membantu hye jin dari belakang agar hye jin dengan mudah meraih leher supir ohh


Supir ohh berdiri sambil menggendong hye jin dibelakang punggungnya, aku menyentuh punggung hye jin dan merasa basah, dengan berinisiatif aku membuka jas ku dan meletakknya dipunggung hye jin hingga menutupi lengan hye jin yang tidak tertutupi oleh kain karena hye jin hanya memakai


One shoulder dress


Aku, hye jin, dan supir ohh pergi meninggalkan hajung sendiri ditaman belakang yang sedang mematung seperti boneka yang tidak memiliki nyawa


Mungkin akan muncul pertanyaan aneh dari hajung tentang kejadian hari ini atau mungkin hajung akan menyadari bahwa deok mi yang ia temui hari ini adalah hye jin


***


Sung Hajung pov


Apakah aku sedang bermimpi?


Dan.. sejak kapan deok mi peduli dengan urusan seo jin dan berusaha memisahkan kami berdua agar tidak bertengkar?


Malam ini, ibuku mendapat sebuah hadiah berupa ancaman dari seseorang yang tidak dikenal


Ini tidak hanya sekali atau dua kali, keluargaku sering mendapatkan surat kaleng atau paket yang isinya berupa hal-hal yang mengerikan


Jika mereka memiliki dendam kepadaku, harusnya kirimi saja barang itu dan hadapi aku dengan berani


Jangan membuat mental ibuku khawatir seperti ini, mereka telah mengetahui kekuranganku dan menyerang orang yang paling aku sayangi didunia ini yaitu ibuku sendiri


Aku menduga ini adalah perbuatan sung deok mi, namun aku belum memiliki bukti yang cukup kuat untuk menuduh deok mi sebagai pelakunya, sepupuku yang satu ini adalah wanita ular yang sangat licik, jika aku salah mengambil langkah, aku bisa terbunuh oleh racunnya


Sudah lama aku tidak bertemu dengannya, namun kemarin telah beredar sebuah berita bahwa deok mi hamil


Fufufu....


Deok mi hamil?!, ini sebuah berita yang begitu mencengangkan


Aku tahu betul sifat deok mi, memiliki anak adalah sebuah hambatan besar untuk mencapai kesuksesannya, hal yang tidak mungkin terjadi pada kehidupan wanita seperti sung deok mi


Untuk itu, aku sengaja mendekati deok mi dilantai dansa dan mencari tahu kebenaran tentang isu berita yang beredar diantara para konglomerat


Tak ada hal aneh pada diri deok mi, hanya saja tangan wanita itu terasa dingin, aku hanya membantu ia menghangatkan tangannya dengan cara menggenggam tangan deok mi dengan erat


Hingga aku tersadar akan kehadiran tangan kanan sung deok mi yang terkenal sama liciknya dengan majikannya


Untuk apa seorang dengan kasta sekelas chul moo memasuki area ini?


Tidak mungkin ia tidak tahu ini acara hanya untuk undangan kelas vip saja, bahkan serangga pun tidak layak untuk memasuki acara ini


Sepertinya ia sedang mencari seseorang dan tidak sengaja menoleh ke arahku dan kemudian ia mengamatiku sedang berdansa dengan deok mi


Ada yang tidak beres dengan gerak-gerik chul moo


Apakah deok mi yang menyuruhnya? Ataukah ada kesalahan antar chul moo dan deok mi, hingga chul moo harus memberitahu sesuatu kepada majikannya?


Well, aku penasaran dengan sesuatu yang terjadi? Apakah sebaiknya aku memancing deok mi untuk melihat chul moo dan memancing emosi deok mi?


Baiklah aku akan memberitahu deok mi bahwa ****** peliharaannya sedang berkeliaran didalam hall ini


Tapi...


Kenapa chul moo langsung menghindari deok mi, bahkan seolah-olah terlihat chul moo menghindari deok mi


Sedangkan deok mi? Lebih terkejutnya dengan apa yang ia lihat, bagaikan melihat mangsa yang harus disergap, deok mi terlihat terburu-buru untuk segera mengejar chul moo


Apa yang sedang terjadi?


Apakah deok mi merencanakan hal gila pada acara ini, aku sengaja menahan deok mi agar rencana yang ia coba lakukan gagal, namun usahaku nihil, aku tidak sanggup melihat wajah deok mi yang menyeramkan


Setelah deok mi pergi meninggalkan lantai dansa, aku memandang deok mi hingga ia pergi mengejar chul moo melalui pintu belakang menuju taman


Aku kembali ke mejaku dan melihat ibuku sedang duduk sendiri dimejanya, aku tidak melihat ayah bersama ibu


Setelah dari dekat, aku terkejut melihat ibu yang sedang mematung dengan ekspresi pucat pasi, ibuku mencoba menahan untuk tidak teriak histeris karena tidak ingin membuat kegaduhan pada acara ini


Jika ibuku teriak histeris, maka akan membuat sang peneror senang karena telah berhasil membuat ibuku ketakutan


Ibuku sedang memegang sebuah kotak berisi burung kecil yang telah mati dengan luka didada burung yang terkoyak hingga muncul jantung kecil milik burung indah yang telah mati itu


Dan tentunya terdapat sebuah pesan yang mengancam keluargaku, untuk tidak menghalangi kesuksesan real estate rose


Haha...


Brengsek!


Ini pasti perbuatan sung deok mi tidak salah lagi pasti chul moo kesini untuk memberikan teror ini kepada ibuku

__ADS_1


Aku memeluk ibuku agar ibuku tenang, dan memukul meja yang ada didepanku dan membuat gelas berisi wine terombang-ambing keluar dari wadahnya


Aku menelpon supirku untuk membawa pulang ibuku dan menyuruhnya membuang paket sampah yang berisi teror ancaman itu tanpa sepengetahuan para tamu yang hadir pada acara ini


Deok mi kau...benar-benar wanita iblis, akan kubuat dirimu mengakui bahwa ini perbuatanmu


Dan...


Sesuai dugaanku, deok mi keluar ke taman untuk mencari chul moo dan mendampratnya habis-habisan karena cara kerja chul moo yang jelek


Aku yakin, deok mi telah memukul chul moo dengan puas karena kebodohannya yang masuk kedalam hall dan ketahuan olehku


Lihat saja penampilannya, rambut yang berantakan, keringat yang menumpuk didahinya dan gaun yang telah kotor serta tubuhnya yang basah karena keringat


Puas sekali deok mi memukul chul moo hingga bergulat ditanah untuk memberi hukuman kepada ****** peliharaanya yang lepas dan berkeliaran dihall


Tidak akan kubiarkan lepas kali ini


Aku melabrak deok mi dengan menarik pergelangannya sekuat tenagaku


Tapi..


Apa-apaan ekspresi itu, deok mi terlihat sangat kesakitan ketika lengannya ku pegang erat


Apakah gosip itu benar?


Tidak-tidak


Ini tidak mungkin


Aku pikir deok mi tampak lelah karena tenaganya habis untuk menghajar chul moo


Well, dengan kekuatan seperti ini, deok mi dengan mudah melepas kunci dari genggaman tanganku, deok mi pintar dalam ilmu bela diri bukanlah hal sulit untuk melepas cengkramanku


Untuk itu, aku harus memegang pergelangan tangannya hingga kuat


Dan memancingnya agar dia mengaku


Jika ia mencaci maki ku, sudah setengah dari hipotesaku bahwa deok mi lah dalang dari peneroran dikeluargaku


Hanya mencari barang bukti pada malam ini untuk menunjukkan bahwa deok mi bersalah, dan akan aku tunjukkan kepada para dewan pemegang saham, deok mi tidak layak menjadi penerus pemimpin real estate rose karena memiliki pemikiran kriminal


Lagi-lagi rencanaku digagalkan oleh laki-laki yang telah dibutakan oleh cintanya


Park seo jin, laki-laki menyebalkan yang harus aku jauhi, dia dengan mudahnya memukul wajahku yang tampan ini


Sial!


Kemungkinan besok wajahku akan lebam karena pukulan laki-laki tukang sok ikut campur itu


Jangankan sung deok mi, aku saja muak untuk bertemu dengan seo jin


Sebelum mereka menikah, deok mi menilai seo jin adalah laki-laki naif yang terbelenggu oleh khayalan yang ia ciptakan sendiri


Deok mi hanya memanfaatkan seo jin semata-mata hanya untuk urusan bisnis, selebihnya tidak!


Sangat tidak mungkin kan, deok mi sedang hamil anaknya seo jin


Hahaha...


Jika iya, mungkin esok matahari akan terbit dari sebelah barat


Seo jin mencengkram kerah kemejaku dengan tatapan geram, aku menyukai ekspresi seo jin yang seperti ini


Sangat mudah sekali terhasut


Hahaha...


Tapi


Kenapa dengan ekspresi deok mi


Sejak kapan ia peduli tentang perkelahian orang lain?


Deok mi mencoba melerai kami?


Ini tidak masuk akal, dan deok mi terjatuh hingga kakinya terkilir karena mencoba menghentikan seo jin yang sedang mencengkram kerah bajuku hingga membuat diriku tercekik sedikit


Hal yang lebih gila lagi adalah


Sung deok mi menangis didepanku


Apakah aku bermimipi?


Seseorang tolong cubit aku!


Aku sepertinya mulai gila bermimpi melihat deok mi menangis tanpa harus berbaring ditempat tidur


Pemandangan ini tidak pernah aku lihat semenjak aku tumbuh dewasa


Deok mi mulai akrab dengan supir ohh dan seo jin membantu deok mi, dan deok mi terlihat manja didepan suami pada umumnya


Sekitar 5 menit mereka pergi meninggalkanku sendirian ditaman itu


Aku mulai menarik nafas, dan seolah jiwaku kembali kedalam tubuhku


"Hhhaaaahhh...."


"Ige Mwoya?!*"


"Benarkah sung deok mi hamil?!"


"Woahhh...daebak!!!"


"Aku dengar hamil membuat seseorang menjadi aneh?"


"Hahahaha...."


'Plok' plok plok


"Rencana apalagi yang kau buat?"


Aku berbicara sendiri seperti orang gila pada malam itu


Aku akan mencari tahu deok mi, apa yang membuat dirimu memutuskan untuk memiliki anak


________________/_/_____________________


Note :


Seojinie: -ie : panggilan kesayangan/akrab dikorea


Aniya : tidak


Apha : Sakit


Ige mwoya! : apa ini!


gimana-gimana


episode ini agak panjang x lebar x tinggi \= volume


awokwokwok....


maapkeun becandaan hyung yang krik krik


semoga kalian suka


jangan lupa untuk like dan komen serta jadikan favorite ya dukung kalian untuk author "pilih dia atau aku yang perawan" adalah anugerah yang aku impikan 🌈🌈🌈

__ADS_1


sampai jumpa lagi di next episod 😘


__ADS_2