
Kim Hye Jin pov
Aku menatap bayangan diriku pada cermin besar didepanku, setelah 2 orang wanita itu membantuku untuk berpenampilan secantik mungkin pada acara launching malam ini
Yah...
Meskipun agak sedikit gatal diarea wajahku karena aku tidak terbiasa menggunakan make up dengan tema bronzy-gold seperti ini dan memberikan kesan glamorous dan garis tegas pada wajahku
Jika aku ber-ekspresi sinis, semakin mirip saja aku dengan nyonya sung, aku mencoba belajar beberapa ekspresi didepan cermin, cara tertawa ala nyonya sung, cara tersenyum yang hanya menaikan satu sudut bibir saja, memandang orang lain dengan rendah
Haah...
Baru mencoba saja wajahku sudah terasa kaku
Apa kau tidak lelah nyonya sung, hidup dengan ekspresi wajah seperti ini?
Baiklah...
Aku akan mencobanya dan ber-ekspresi dingin dan beku seperti nyonya sung, karena make up mu sudah mendukung hye jin, jadi kau tidak akan kesulitan untuk ber-ekspresi
Seseorang mengetuk pintu kamarku dua kali dan mulai membuka pintunya
Ia adalah supir ohh dan mulai menundukkan kepalanya memberi salam kepadaku
"Nyonya...tuan seo jin sudah menunggu anda dibawah" ucapnya
Aku tidak menjawab hanya mengangguk perlahan dan tersenyum pada supir oh
Supir oh pergi meninggalkanku sedangkan aku mengambil clutch bag berwarna gold yang sudah terpajang rapi dilemari
Aku segera keluar dari kamar dan hendak menuruni tangga
Saat aku menuruni tangga, aku melihat sosok lelaki berjas hitam dengan sangat rapi dan warna rambut chest nut nya yang klimis tampak dari belakang
Aku memerhatikan lelaki itu dari belakang dan laki-laki itu sedang berbicara dengan supir oh
Laki-laki itu membalikkan tubuhnya setelah supir oh memberitahunya bahwa aku sudah siap dan berada dibalik belakang tubuhnya
Laki-laki itu tersenyum kepadaku, bagai matahari yang sedang memantulkan sinarnya kearah mataku membuatku tampak silau, namun ingin sekali memandangnya
Sosok lelaki itu adalah park seo jin, malam ini penampilan ia sangat berbeda, sehari-hari aku melihat dia dengan model rambut front puff , model rambut dengan poni sedikit kedepan, namun kali ini, seo jin merapikan rambutnya dengan model pompadour, rambut seo jin dibelakangkan hingga menampilkan dahi dia yang sangat menawan
Aku berusaha mengontrol kesadaran diriku agar bibirku tidak terbuka melongo seperti orang bodoh karena kagum dengan penampilan lelaki tampan didepanku
Seo jin tersenyum manis kepadaku
"Sudah siap?" Tanyanya
Aku anggukan kepalaku pertanda aku sudah siap untuk pergi ke acara launching itu
Dan lagi-lagi seo jin tersenyum kepadaku dan hampir membuatku ingin teriak karena dirinya sangat tampan bak pangeran dari negeri dongeng
Seo jin menawarkan lengannya agar aku dapat melingkarkan tanganku kelengannya
Sedikit ragu aku untuk melingkarkan tanganku ke lengan seo jin
Seo jin tahu aku ragu, ia menarik tanganku dan memastikan aku untuk melingkarkan tanganku ke lengannya
Ia memegang tanganku dengan lembut dan berkata dengan kalimat yang membuat nadiku berdetak cepat tidak karuan
"Malam ini kau sangat cantik hye jin" ucap seo jin sambil tersenyum lagi padaku
Waa!!
Hentikan seo jin, jangan tersenyum seperti itu padaku bodoh, kau akan menjebak hati wanita dengan pesona mu itu
Anniyaa...Richard lebih tampan dari pada seo jin, camkan itu hye jin!
Aku berusaha mengatur emosi kagumku pada seo jin agar tidak meluap-luap seperti air yang sedang mendidih didalam panci
______€€€______€€€€__________
Perjalanan kami dari villa ke hotel dimana tempat acara launching real estate rose tidak begitu jauh, hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke acara
Banyak mobil mewah yang mengantre untuk menurunkan pemiliknya dan hadir diacara launching tersebut
Selama diperjalanan seo jin diam namun aku sadar ia sedang menoleh menatapku yang sedang membuang muka kearah jendela mobil
Aku berusaha untuk tidak menatapnya karena takut dengan pesona seo jin yang kuat dan menyilaukan mata
Aku takut aku tidak bisa mengatur emosiku ketika bertatapan dengan seo jin
Kali ini giliran mobilku yang sampai didepan loby hotel
Seorang laki-laki dengan ramahnya menyapaku ketika membukakan pintu mobilku
Aku berusaha untuk tidak membalas senyuman itu, karena saat ini aku bukan kim hye jin, aku berusaha untuk menjadi peniru sung deok mi
Saat ini ekspresi dinginku sudah mulai ku gunakan, seo jin menyusulku ketika aku mulai masuk kedalam hotel
Aku lupa untuk jalan beriringan dengan seo jin ke ballroom tempat acara launching real estate diadakan
Ketika aku masuk kedalam ballroom tersebut, seolah semua orang langsung meyadari kehadiranku
Tiba-tiba aku merasa gugup dengan pandangan orang-orang yang ada ruangan itu
Tidak mungkin kan seorang sung deok mi menundukkan wajahnya dan berjalan kedalam ball room tersebut hanya karena banyak orang yang menatap kearahku
Bagaimana ini? aku mulai gugup
Seo jin dimana kau?
Aku hendak memundurkan langkahku dan berencana hendak keluar dari ball room tersebut dan mencari seo jin
Hampir selangkah aku hendak memundurkan langkah kaki ku, seseorang memegang bahuku dengan lembut dari belakang dan mulai berbisik ditelingaku
__ADS_1
"Jangan pergi terlalu jauh dariku hye jin, agar aku bisa terus selalu bersamamu" ucapnya pelan dan mencium pelipisku untuk mengalihkan pandangan orang lain
Seo jin-ssi
Entah kenapa aku justru tenang seo jin berada dekat denganku.
Setelah mencium pelipisku, seo jin berdiri disampingku dan tanpa ragu aku melingkarkan tanganku ke lengan seo jin sebelum seo jin menawarkan lengannya kepadaku
Seo jin terlihat santai dan menatap kedepan dan tersenyum ke orang-orang
Aku memegang lengan seo jin dengan sangat kuat agar seo jin tidak lepas dan hilang dari jangkauan mataku
Tempat ini sangat asing bagiku, selama aku hidup 23 tahun, aku tidak pernah hadir ke acara mewah seperti malam ini
Iringan musik classic bak konser opera yang berada dilantai 1, lengkap dengan dance floor untuk acara berdansa nanti
Pintu masuk ballroom tersebut ada dilantai 2, aku dan seo jin harus turun kelantai 1 untuk duduk dimeja yang sudah disediakan
Sebelum aku dan seo jin turun tangga untuk duduk dimeja yang sudah disediakan, seorang laki-laki dengan ramah menghampiri seo jin
Ahh...aku ingat wajah ini, ia adalah park si hoo sepupunya seo jin, pantas saja wajahnya terlihat familiar
"Hyung!" Ucap sepupu seo jin untuk menyapa
"Hai si hoo! How are you? Long time no see"
"Absolutely, i am fine hyung" ucapnya
"Selamat malam deok mi nuna" sapanya kepadaku
Aku tidak menjawab sapaan si hoo, hanya memejamkan mata dan mengangguk dengan sedikit saja
'Ingat hye jin, sedikit saja berikan anggukanmu' batinku
"Seperti biasanya nuna, kau selalu terlihat cantik, terlebih pada malam ini, semua orang yang hadir disini menantikan kedatangan mu dan tidak sabar untuk melihat tarian dansa indahmu bersama suamimu tercinta" ucapnya panjang lebar
Memang benar apa yang dikatakan seo jin, sepupunya, park si hoo pintar sekali dalam berbicara seperti dirinya
"Ditambah lagi dengan kehadiran kalian yang sudah membuat orang lain iri" ucapnya lagi
"Maksudmu?" Tanya seo jin
"Ahh...come on! Aku tahu kalian suami istri, but dont spread your intimacy openly, it will make the people around you jealous"
"Baru datang ke ball room ini saja, kalian sudah bermesraan didepan pintu masuk dan berciuman disana" ucap si hoo
"Excuse me, it's just greeting kiss and it's not a real kiss" ucap seo jin sambil tersenyum sumringah
Ohh ayolah...
Hentikan omong kosong ini, ayo kita duduk, setidaknya untuk mengurangi pandangan mata dari orang-orang
Mereka masih tertawa karena omong kosong ini, aku tidak tahu dimana letak humor dalam perbincangan ini
"Ayo seo jin, kita ke tempat duduk, atau kau masih ingin bicara dengan si hoo?" Ucapku dengan ketus
"Ehem..maaf sayang, ayo kita pergi bersama" ucap seo jin
Tak lama, pramusaji melewati kami dan membawa nampan gelas berisi wine
Si hoo menghentikan pramusaji itu dan mengambil gelas yang berisi wine dan memberikannya kepadaku
"Untukmu nuna, aku harap kita bisa duet untuk minum bersama dengan ratu peminum dari keluarga sung"
"Simpan saja untukmu, kau perlu banyak berlatih untuk melawanku si hoo" ucapku dengan dingin dan pergi menarik lengan seo jin
Senyum si hoo tampak pudar dari sudut bibirnya, lebih tepatnya ia kecewa karena aku menolak pemberian minum darinya
"Ahahahaha....ini untukku saja si hoo, thank you" ucap seo jin berusaha menyenangkan mood si hoo dan pergi meninggalkan si hoo
Aku dan seo jin berjalan sambil bergandengan tangan dan menuruni anak tangga
Seo jin seperti artis, untuk apa ia melambaikan tangan ke orang-orang?
Tapi tidak dipungkiri, begitu kami masuk, semua pandangan mata tertuju padaku dan seo jin, mungkin karena ini acara launching real estate rose, tidak heran keluarga sung yang akan tersorot
Ketika aku sampai dimejaku, aku melihat ayah dan ibu deok mi telah sampai dan menunggu kami
Aku memberikan salam pada ibu deok mi dan tuan sung dong il, dan seperti biasa ibu deok mi sangat senang ketika bertemu dengan anaknya
Aku mengambil gelas berisi air putih yang sudah tersedia didepanku, tenggorokanku terasa kering, mungkin karena aku merasa gugup
Saat aku hendak minum, ibu deok mi membisiku dan berbicara
"Bagaimana kabar cucu ibu yang berada didalam rahimmu? Apakah baik-baik saja?" Ucap ibu deok mi sambil memegang perutku dengan lembut
Aku yang mendengar hal itu, hampir saja membuat air yang ada dimulutku bergejolak
"Eomma, anakmu baik-baik saja" ucapku pelan
Ibu deok mi tersenyum padaku, aku pikir tuan sung dong il tau apa yang ditanyakan oleh istrinya kepadaku
Ia memegang tangan istrinya dan mengajak ngobrol istrinya untuk mengalihkan perhatiaannya agar tidak berbicara padaku
Aku menatap sekeliling dan mataku tertuju kepada seorang laki-laki yang sedang memandangiku dengan sangat tajam dari kejauhan
Aku memandang ia balik, untuk mengamati sambil mengingat wajahnya
Dan aku menyadari, ia adalah sung hajung, sepupu serta rival deok mi untuk meneruskan perusahaan real estate rose
Berbeda dengan foto yang diberikan oleh seo jin, saat aku melihat sung hajung secara nyata, matanya bagaikan elang dan menyeramkan berbeda dengan seo jin, meskipun sama-sama memiliki pandangan mata tajam, sung hajung memiliki sinar mata yang dapat membunuh siapapun bagi yang mengahalangi jalannya
Orang itu sangat menyeramkan, jika bisa, sebaiknya aku tidak perlu berpapasan dengannya
Aku memalingkan wajahku dan melihat seo jin, seo jin menoleh kepadaku dan tersenyum dengan lembut ke arahku
__ADS_1
Seorang pembawa acara segera memulai acara launching itu, semua orang bertepuk tangan dengan meriah dan menyambut dengan senang akan pembangunan real estate terbaru dikota buffalo
Tuan sung dong il memberikan kalimat sambutan pada tamu yang datang ke acara launching tersebut
Aku mengamati sung hajung dari kejauhan dan hanya dia yang tidak begitu semangat memberikan tepuk tangan dan sesekali tersenyum masam saat tuan sung dong il berbicara dipodium
Aku segera memalingkan wajahku ketika ia hendak menoleh ke arahku agar tidak terlalu mencolok saat aku sedang memerhatikan dia
Acara selanjutnya memotong pita, pertanda real estate rose resmi dibangun dikota buffalo
Aku, seo jin, tuan dong il, dan ibu deok mi maju kedepan dan mengabadikan moment saat tuan sung dong il memotong pita tersebut, semua orang tersenyum dan bertepuk tangan dengan meriah
"Aku sangat berterima kasih kepada menantuku park seo jin, karena dia telah membantu istrinya dengan baik dalam membangun real estate rose dikota buffalo" ucap sung dong il
"Suatu kehormatan ayah, dapat membantu anda dan memiliki putri yang cantik dari keluarga sung" ucap seo jin
Aku berpura-pura tersenyum karena tersipu malu mendengar kalimat seo jin
"Wah...sangat romantis sekali pasangan muda dari keluarga sung dan keluarga park" ucap pembawa acara
"Sudah bukan rahasia umum lagi jika kalianlah pasangan teromantis dan terkompak dalam dunia bisnis, ditambah lagi kalian tidak malu untuk menunjukkan kemesraan kalian didepan publik"
"Apakah anda akan memberikan kecupan pada suami anda nyonya sung karena telah berjasa membantu anda?" Ucapnya lagi
Pembawa acara kurang ajar, bagaimana mungkin ia bisa-bisanya berkata seperti itu
Tidak mungkinkan seorang deok mi akan menolak jika ada seseorang yang menantangnya seperti ini
Ahh sudah lahh...
Sial kau pembawa acara
"Tentu saja, seo jin sudah seperti budak cintaku, ia selalu bermanja dan selalu ingin berada disampingku, bukankah begitu sayang?" Ucapku dan menarik leher seo jin dan mencium pipinya
Sial!
Apakah seperti ini acara orang-orang kaya?
Mengumbar kemesraan adalah hal yang wajar
Tidak
Aku yang bodoh karena tidak mengikuti perkembangan jaman dan budaya di US
Hal seperti ini adalah hal yang lumrah, terlebih jika sudah suami istri
Setelah aku memberikan kecupan pipi kanan seo jin, mereka bertepuk tangan dengan meriah
"Ohh ayolah sayang..itu bukan ciuman, tunjukkan kepada mereka sebuah real kiss" ucap seo jin yang hampir membuatku ingin memukul dam meneriakinya
Yyaa....
Seo jin brengsek!
"Wow! Apakah akan ada ciuman kedua yang sesungguhnya? Sungguh luar biasa sekali tuan park, anda memang budak cinta sejati dan suami idaman para wanita, sangat beruntung sekali nyonya sung menikah dengan anda" ucap pembawa acara itu yang semakin membuatku ingin melempar sepatu ke arahnya
Aku tahu, aku sudah sering bersentuhan dengan seo jin, tapi tetap saja ini hal yang salah
Aku bukan istri sesungguhnya dan terlebih istri aslinya sedang terbaring koma di rumah sakit, apa kau tidak sadar akan hal ini seo jin? Apa perlu aku memukul kepalamu berkali-kali agar kau sadar
Seo jin mulai menyentuh pinggulku dan mendekapnya ia menuntunku untuk merangkul lehernya
Aku merapatkan kedua bibirku dan menatap seo jin
Seo jin dengan santainya memegang telinga kananku dan mulai membuka bibirnya
'Jangan kakukan bibirmu hye jin, biarkan aku menyentuh bibirmu' bisiknya padaku
Aku tidak menggubris seo jin, aku tetap membuat bibirku kaku sedemikian rupa dan seo jin mulai menyentuh bibirku
dan kami berciuman didepan orang banyak dengan perasaan malu dan detak jantung yang tidak karuan saat berhadapan dengan seo jin
Tidak bisa dipungkiri lagi, dalam hidupku, seo jin adalah laki-laki pertama yang memberiku pengalaman untuk berciuman
note
- Hyung : kakak laki-laki
- Nuna : kakak perempuan untuk panggilan oleh laki2
______________________________________________
hai readers mangatoon
berjumpa lagi dengan hyung joba
mohon maafkan hyung karena hyung membuat kalian menjadi emosi karena updatenya lama 🙇♀️🙇♂️
hyung pantas digebukin se-RT huhuhu...😖😫
emosinya para reader karena nunggu lama update
maapin hyung ya 😿
jaga kesehatan kalian semua karena sedang musim hujan, bagi yang rumahnya sedang kebanjiran, semangat ya 😣, sedih juga banjir jadi dateng seminggu 2 kali huhuhu...
hyung ga pernah bosan menunggu kritik dan saran dari kalian tentang penulisan hyung...
semoga kalian suka dengan 2 episode ini
terima kasih banyak 🙏🙇♀️
💚💛
__ADS_1
ini kembang untuk kalian 🌹🌹🌹🥰