Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 38


__ADS_3

Kim Hye Jin pov


Aku menatap bayangan diriku pada cermin besar didepanku, setelah 2 orang wanita itu membantuku untuk berpenampilan secantik mungkin pada acara launching malam ini


Yah...


Meskipun agak sedikit gatal diarea wajahku karena aku tidak terbiasa menggunakan make up dengan tema bronzy-gold  seperti ini dan memberikan kesan glamorous dan garis tegas pada wajahku


Jika aku ber-ekspresi sinis, semakin mirip saja aku dengan nyonya sung, aku mencoba belajar beberapa ekspresi  didepan cermin, cara tertawa ala nyonya sung, cara tersenyum yang hanya menaikan satu sudut bibir saja, memandang orang lain dengan rendah


Haah...


Baru mencoba saja wajahku sudah terasa kaku


Apa kau tidak lelah nyonya sung, hidup dengan ekspresi wajah seperti ini?


Baiklah...


Aku akan mencobanya dan ber-ekspresi dingin dan beku seperti nyonya sung, karena make up mu sudah mendukung hye jin, jadi kau tidak akan kesulitan untuk ber-ekspresi


Seseorang mengetuk pintu kamarku dua kali dan mulai membuka pintunya


Ia adalah supir ohh dan mulai menundukkan kepalanya memberi salam kepadaku


"Nyonya...tuan seo jin sudah menunggu anda dibawah" ucapnya


Aku tidak menjawab hanya mengangguk perlahan dan tersenyum pada supir oh


Supir oh pergi meninggalkanku sedangkan aku mengambil clutch bag berwarna gold yang sudah terpajang rapi dilemari


Aku segera keluar dari kamar dan hendak menuruni tangga


Saat aku menuruni tangga, aku melihat sosok lelaki berjas hitam dengan sangat rapi dan warna rambut chest nut nya yang klimis tampak dari belakang


Aku memerhatikan lelaki itu dari belakang dan laki-laki itu sedang berbicara dengan supir oh


Laki-laki itu membalikkan tubuhnya setelah supir oh memberitahunya bahwa aku sudah siap dan berada dibalik belakang tubuhnya


Laki-laki itu tersenyum kepadaku, bagai  matahari yang sedang memantulkan sinarnya kearah mataku membuatku tampak silau, namun ingin sekali memandangnya


Sosok lelaki itu adalah park seo jin, malam ini penampilan ia sangat berbeda, sehari-hari aku melihat dia dengan model rambut front puff , model rambut dengan poni sedikit kedepan, namun kali ini, seo jin merapikan rambutnya dengan model pompadour, rambut seo jin dibelakangkan hingga menampilkan dahi dia yang sangat menawan


Aku berusaha mengontrol kesadaran diriku agar bibirku tidak terbuka melongo seperti orang bodoh karena kagum dengan penampilan lelaki tampan didepanku


Seo jin tersenyum manis kepadaku


"Sudah siap?" Tanyanya


Aku anggukan kepalaku pertanda aku sudah siap untuk pergi ke acara launching itu


Dan lagi-lagi seo jin tersenyum kepadaku dan hampir membuatku ingin teriak karena dirinya sangat tampan bak pangeran dari negeri dongeng


Seo jin menawarkan lengannya agar aku dapat melingkarkan tanganku kelengannya


Sedikit ragu aku untuk melingkarkan tanganku ke lengan seo jin


Seo jin tahu aku ragu, ia menarik tanganku dan memastikan aku untuk melingkarkan tanganku ke lengannya


Ia memegang tanganku dengan lembut dan berkata dengan kalimat yang membuat nadiku berdetak cepat tidak karuan


"Malam ini kau sangat cantik hye jin" ucap seo jin sambil tersenyum lagi padaku


Waa!!


Hentikan seo jin, jangan tersenyum seperti itu padaku bodoh, kau akan menjebak hati wanita dengan pesona mu itu


Anniyaa...Richard lebih tampan dari pada seo jin, camkan itu hye jin!


Aku berusaha mengatur emosi kagumku pada seo jin agar tidak meluap-luap seperti air yang sedang mendidih didalam panci


______€€€______€€€€__________


Perjalanan kami dari villa ke hotel dimana tempat acara launching real estate rose  tidak begitu jauh, hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke acara


Banyak mobil mewah yang mengantre untuk menurunkan pemiliknya dan hadir diacara launching tersebut


Selama diperjalanan seo jin diam namun aku sadar ia sedang menoleh menatapku yang sedang membuang muka kearah jendela mobil


Aku berusaha untuk tidak menatapnya karena takut dengan pesona seo jin yang kuat dan menyilaukan mata


Aku takut aku tidak bisa mengatur emosiku ketika bertatapan dengan seo jin


Kali ini giliran mobilku yang sampai didepan loby hotel


Seorang laki-laki dengan ramahnya menyapaku ketika membukakan pintu mobilku


Aku berusaha untuk tidak membalas senyuman itu, karena saat ini aku bukan kim hye jin, aku berusaha untuk menjadi peniru sung deok mi


Saat ini ekspresi dinginku sudah mulai ku gunakan, seo jin menyusulku ketika aku mulai masuk kedalam hotel


Aku lupa untuk jalan beriringan dengan seo jin ke ballroom tempat acara launching real estate diadakan


Ketika aku masuk kedalam ballroom tersebut, seolah semua orang langsung meyadari kehadiranku


Tiba-tiba aku merasa gugup dengan pandangan orang-orang yang ada ruangan itu


Tidak mungkin kan seorang sung deok mi menundukkan wajahnya dan berjalan kedalam ball room tersebut hanya karena banyak orang yang menatap kearahku


Bagaimana ini? aku mulai gugup


Seo jin dimana kau?


Aku hendak memundurkan langkahku dan berencana hendak keluar dari ball room tersebut dan mencari seo jin


Hampir selangkah aku hendak memundurkan langkah kaki ku, seseorang memegang bahuku dengan lembut dari belakang dan mulai berbisik ditelingaku

__ADS_1


"Jangan pergi terlalu jauh dariku hye jin, agar aku bisa terus selalu bersamamu" ucapnya pelan dan mencium pelipisku untuk mengalihkan pandangan orang lain


Seo jin-ssi


Entah kenapa aku justru tenang seo jin berada dekat denganku.


Setelah mencium pelipisku, seo jin berdiri disampingku dan tanpa ragu aku melingkarkan tanganku ke lengan seo jin sebelum seo jin menawarkan lengannya kepadaku


Seo jin terlihat santai dan menatap kedepan dan tersenyum ke orang-orang


Aku memegang lengan seo jin dengan sangat kuat agar seo jin tidak lepas dan hilang dari jangkauan mataku


Tempat ini sangat asing bagiku, selama aku hidup 23 tahun, aku tidak pernah hadir ke acara mewah seperti malam ini


Iringan musik classic bak konser opera yang berada dilantai 1, lengkap dengan dance floor untuk acara berdansa nanti


Pintu masuk ballroom tersebut ada dilantai 2, aku dan seo jin harus turun kelantai 1 untuk duduk dimeja yang sudah disediakan


Sebelum aku dan seo jin turun tangga untuk duduk dimeja yang sudah disediakan, seorang laki-laki dengan ramah menghampiri seo jin


Ahh...aku ingat wajah ini, ia adalah park si hoo sepupunya seo jin, pantas saja wajahnya terlihat familiar


"Hyung!" Ucap sepupu seo jin untuk menyapa


"Hai si hoo! How are you? Long time no see"


"Absolutely, i am fine hyung" ucapnya


"Selamat malam deok mi nuna" sapanya kepadaku


Aku tidak menjawab sapaan si hoo, hanya memejamkan mata dan mengangguk dengan sedikit saja


'Ingat hye jin, sedikit saja berikan anggukanmu' batinku


"Seperti biasanya nuna, kau selalu terlihat cantik, terlebih pada malam ini, semua orang yang hadir disini menantikan kedatangan mu dan tidak sabar untuk melihat tarian dansa indahmu bersama suamimu tercinta" ucapnya panjang lebar


Memang benar apa yang dikatakan seo jin, sepupunya, park si hoo pintar sekali dalam berbicara seperti dirinya


"Ditambah lagi dengan kehadiran kalian yang sudah membuat orang lain iri" ucapnya lagi


"Maksudmu?" Tanya seo jin


"Ahh...come on! Aku tahu kalian suami istri, but dont spread your intimacy openly, it will make the people around you jealous"


"Baru datang ke ball room ini saja, kalian sudah bermesraan didepan pintu masuk dan berciuman disana" ucap si hoo


"Excuse me, it's just greeting kiss and it's not a real kiss" ucap seo jin sambil tersenyum sumringah


Ohh ayolah...


Hentikan omong kosong ini, ayo kita duduk, setidaknya untuk mengurangi pandangan mata dari orang-orang


Mereka masih tertawa karena omong kosong ini, aku tidak tahu dimana letak humor dalam perbincangan ini


"Ayo seo jin, kita ke tempat duduk, atau kau masih ingin bicara dengan si hoo?" Ucapku dengan ketus


"Ehem..maaf sayang, ayo kita pergi bersama" ucap seo jin


Tak lama, pramusaji melewati kami dan membawa nampan gelas berisi wine


Si hoo menghentikan pramusaji itu dan mengambil gelas yang berisi wine dan memberikannya kepadaku


"Untukmu nuna, aku harap kita bisa duet untuk minum bersama dengan ratu peminum dari keluarga sung"


"Simpan saja untukmu, kau perlu banyak berlatih untuk melawanku si hoo" ucapku dengan dingin dan pergi menarik lengan seo jin


Senyum si hoo tampak pudar dari sudut bibirnya, lebih tepatnya ia kecewa karena aku menolak pemberian minum darinya


"Ahahahaha....ini untukku saja si hoo, thank you" ucap seo jin berusaha menyenangkan mood si hoo dan pergi meninggalkan si hoo


Aku dan seo jin berjalan sambil bergandengan tangan dan menuruni anak tangga


Seo jin seperti artis, untuk apa ia melambaikan tangan ke orang-orang?


Tapi tidak dipungkiri, begitu kami masuk, semua pandangan mata tertuju padaku dan seo jin, mungkin karena ini acara launching real estate rose, tidak heran keluarga sung yang akan tersorot


Ketika aku sampai dimejaku, aku melihat ayah dan ibu deok mi telah sampai dan menunggu kami


Aku memberikan salam pada ibu deok mi dan tuan sung dong il, dan seperti biasa ibu deok mi sangat senang ketika bertemu dengan anaknya


Aku mengambil gelas berisi air putih yang sudah tersedia didepanku, tenggorokanku terasa kering, mungkin karena aku merasa gugup


Saat aku hendak minum, ibu deok mi membisiku dan berbicara


"Bagaimana kabar cucu ibu yang berada didalam rahimmu? Apakah baik-baik saja?" Ucap ibu deok mi sambil memegang perutku dengan lembut


Aku yang mendengar hal itu, hampir saja membuat air yang ada dimulutku bergejolak


"Eomma, anakmu baik-baik saja" ucapku pelan


Ibu deok mi tersenyum padaku, aku pikir tuan sung dong il tau apa yang ditanyakan oleh istrinya kepadaku


Ia memegang tangan istrinya dan mengajak ngobrol istrinya untuk mengalihkan perhatiaannya agar tidak berbicara padaku


Aku menatap sekeliling dan mataku tertuju kepada seorang laki-laki yang sedang memandangiku dengan sangat tajam dari kejauhan


Aku memandang ia balik, untuk mengamati sambil mengingat wajahnya


Dan aku menyadari, ia adalah sung hajung, sepupu serta rival deok mi untuk meneruskan perusahaan real estate rose


Berbeda dengan foto yang diberikan oleh seo jin, saat aku melihat sung hajung secara nyata, matanya bagaikan elang dan menyeramkan berbeda dengan seo jin, meskipun sama-sama memiliki pandangan mata tajam, sung hajung memiliki sinar mata yang dapat membunuh siapapun bagi yang mengahalangi jalannya


Orang itu sangat menyeramkan, jika bisa, sebaiknya aku tidak perlu berpapasan dengannya


Aku memalingkan wajahku dan melihat seo jin, seo jin menoleh kepadaku dan tersenyum dengan lembut ke arahku

__ADS_1


Seorang pembawa acara segera memulai acara launching itu, semua orang bertepuk tangan dengan meriah dan menyambut dengan senang akan pembangunan real estate terbaru dikota buffalo


Tuan sung dong il memberikan kalimat sambutan pada tamu yang datang ke acara launching tersebut


Aku mengamati sung hajung dari kejauhan dan hanya dia yang tidak begitu semangat memberikan tepuk tangan dan sesekali tersenyum masam saat tuan sung dong il berbicara dipodium


Aku segera memalingkan wajahku ketika ia hendak menoleh ke arahku agar tidak terlalu mencolok saat aku sedang memerhatikan dia


Acara selanjutnya memotong pita, pertanda real estate rose resmi dibangun dikota buffalo


Aku, seo jin, tuan dong il, dan ibu deok mi maju kedepan dan mengabadikan moment saat tuan sung dong il memotong pita tersebut, semua orang tersenyum dan bertepuk tangan dengan meriah


"Aku sangat berterima kasih kepada menantuku park seo jin, karena dia telah membantu istrinya dengan baik dalam membangun real estate rose dikota buffalo" ucap sung dong il


"Suatu kehormatan ayah, dapat membantu anda dan memiliki putri yang cantik dari keluarga sung" ucap seo jin


Aku berpura-pura tersenyum karena tersipu malu mendengar kalimat seo jin


"Wah...sangat romantis sekali pasangan muda dari keluarga sung dan keluarga park" ucap pembawa acara


"Sudah bukan rahasia umum lagi jika kalianlah pasangan teromantis dan terkompak dalam dunia bisnis, ditambah lagi kalian tidak malu untuk menunjukkan kemesraan kalian didepan publik"


"Apakah anda akan memberikan kecupan pada suami anda nyonya sung karena telah berjasa membantu anda?" Ucapnya lagi


Pembawa acara kurang ajar, bagaimana mungkin ia bisa-bisanya berkata seperti itu


Tidak mungkinkan seorang deok mi akan menolak jika ada seseorang yang menantangnya seperti ini


Ahh sudah lahh...


Sial kau pembawa acara


"Tentu saja, seo jin sudah seperti budak cintaku, ia selalu bermanja dan selalu ingin berada disampingku, bukankah begitu sayang?" Ucapku dan menarik leher seo jin dan mencium pipinya


Sial!


Apakah seperti ini acara orang-orang kaya?


Mengumbar kemesraan adalah hal yang wajar


Tidak


Aku yang bodoh karena tidak mengikuti perkembangan jaman dan budaya di US


Hal seperti ini adalah hal yang lumrah, terlebih jika sudah suami istri


Setelah aku memberikan kecupan pipi kanan seo jin, mereka bertepuk tangan dengan meriah


"Ohh ayolah sayang..itu bukan ciuman, tunjukkan kepada mereka sebuah real kiss" ucap seo jin yang hampir membuatku ingin memukul dam meneriakinya


Yyaa....


Seo jin brengsek!


"Wow! Apakah akan ada ciuman kedua yang sesungguhnya? Sungguh luar biasa sekali tuan park, anda memang budak cinta sejati dan suami idaman para wanita, sangat beruntung sekali nyonya sung menikah dengan anda" ucap pembawa acara itu yang semakin membuatku ingin melempar sepatu ke arahnya


Aku tahu, aku sudah sering bersentuhan dengan seo jin, tapi tetap saja ini hal yang salah


Aku bukan istri sesungguhnya dan terlebih istri aslinya sedang terbaring koma di rumah sakit, apa kau tidak sadar akan hal ini seo jin? Apa perlu aku memukul kepalamu berkali-kali agar kau sadar


Seo jin mulai menyentuh pinggulku dan mendekapnya ia menuntunku untuk merangkul lehernya


Aku merapatkan kedua bibirku dan menatap seo jin


Seo jin dengan santainya memegang telinga kananku dan mulai membuka bibirnya


'Jangan kakukan bibirmu hye jin, biarkan aku menyentuh bibirmu' bisiknya padaku


Aku tidak menggubris seo jin, aku tetap membuat bibirku kaku sedemikian rupa dan seo jin mulai menyentuh bibirku


dan kami berciuman didepan orang banyak dengan perasaan malu dan detak jantung yang tidak karuan saat berhadapan dengan seo jin


Tidak bisa dipungkiri lagi, dalam hidupku, seo jin adalah laki-laki pertama yang memberiku pengalaman  untuk berciuman


note


- Hyung : kakak laki-laki


- Nuna : kakak perempuan untuk panggilan oleh laki2


______________________________________________


hai readers mangatoon


berjumpa lagi dengan hyung joba


mohon maafkan hyung karena hyung membuat kalian menjadi emosi karena updatenya lama 🙇‍♀️🙇‍♂️


hyung pantas digebukin se-RT huhuhu...😖😫


emosinya para reader karena nunggu lama update



maapin hyung ya 😿


jaga kesehatan kalian semua karena sedang musim hujan, bagi yang rumahnya sedang kebanjiran, semangat ya 😣, sedih juga banjir jadi dateng seminggu 2 kali huhuhu...


hyung ga pernah bosan menunggu kritik dan saran dari kalian tentang penulisan hyung...


semoga kalian suka dengan 2 episode ini


terima kasih banyak 🙏🙇‍♀️


💚💛

__ADS_1


ini kembang untuk kalian 🌹🌹🌹🥰


__ADS_2