Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 36


__ADS_3

Kim hye jin pov


Akhirnya hari yang ditunggupun tiba, hari dimana bakatku untuk ber-akting akan diuji


Tidak boleh ada satu kesalahanpun dilakukan olehku agar semua orang tidak mengira aku adalah sung deok mi gadungan


Yah...bisa dibilang hal ini lah yang membuatku merasa terbebani, sejak bertemu dengan deok mi hidupku memang sudah berubah


Hari dimana menjadi seorang mahasiswi biasa yang hidup sendiri dichicago karena bantuan beasiswa telah usai


Kini kehidupanku telah berubah hanya dalam satu malam saja, berawal dari lelaki asing yang menarikku dengan paksa dan membawaku kekamar hotel parkhyatt, dan ia salah mengira bahwa aku adalah istrinya


Hhh...gila bukan? Iya memang gila, lelaki itu salah membawaku karena aku dan istrinya memiliki wajah yang sangat mirip


Bisa dibilang aku dan sung deok mi, istrinya park seo jin adalah doppelgangers yang seharusnya tidak boleh bertemu didunia ini, karena jika bertemu, suatu hal yang buruk akan terjadi


Aku pikir ini hanya mitos belaka, namun setelah mengalaminya, kini aku percaya, bahwa itu bukanlah mitos dan isapan jempol biasa, kehidupanku berubah, berbagai kejadian pun terjadi, dan aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini


Aku harap tuhan masih berbaik hati padaku, semoga saja....


Acara launching untuk real estate rose akan dimulai pukul 9 malam, dan aku sudah bersiap-siap sejak pagi :(


Dimulai dari mandi berendam dengan bunga, spa, manicure pedicure, dan perawatan tubuh lainnya


Sedangkan lelaki itu..sedang asik berjemur dan bersantai dikolam renang, menikmati hangatnya matahari


Desaigner pribadi sung deok mi telah hadir, dan mulai mempresentase kan dress rancangannya


Apakah ini tidak terlalu berlebihan? Hanya memakai sehelai dress saja harus mempresentasekan tema dan nuansa acara launching itu



Dress yang pertama ditampilkan dengan model seperti itu


Kesan pertama terlalu terbuka untukku, mungkin itu selera deok mi, tapi itu bukan seleraku


Terlalu banyak bagian tubuh yang aku tunjukkan ke publik, semua mata tertuju padaku, dan aku tidak nyaman



Dan ini dress yang kedua..


Mungkin ini lebih baik, dibandingkan dress yang pertama



Dan ini adalah dress yang ketiga..


Desaigner pribadi deok mi menyarankanku untuk memilih dress pertama


"Nyonya...aku pikir..anda lebih cocok memakai dress yang pertama" ucap desaigner pribadi deok mi


"Anda memiliki lekuk tubuh yang indah, akan menjadi suatu kebanggaan keluarga sung jika mereka memiliki putri semata wayangnya yang sangat cantik"


Hahaha...lihat..mulutnya manis sekali, tidak heran deok mi termakan oleh rayuan sang desaigner ini


Aku pikir diantara 3 dress ini yang paling baik adalah dress ke-3


Maksudku yang paling tertutup dan tidak begitu memperlihatkan lekuk tubuhku


"Aku akan memilih one shoulder dress ini"


"Haa...sungguh nyonya?! Aku pikir anda akan memilih dress yang pertama"


"Ini acara launching, setidaknya aku harus berpakaian sedikit sopan dan agak tertutup, lagipula seo jin tidak begitu menyukainya jika aku memakai pakaian yang terlalu terbuka"


"Oh my god! Ternyata benar gosip itu, nyonya sung berubah menjadi baik karena sedang hamil"


"Bahkan anda sempat memikirkan bagaimana pendapat tuan seo jin perihal tentang dress ini, dan ditambah lagi anda menyebut nama tuan seo jin" ucapnya lagi


Upps...apakah aku melakukan kesalahan lagi? Ahh..entahlah yang jelas aku tidak mau memakai pakaian terbuka seperti itu, aku kapok memakai dress model seperti itu


Tidak nyaman untukku, aku selalu membenarkan tali renda dan belahan dadaku agar tidak terlalu kelihatan pada waktu acara makan malam dikediaman tuan charles tempo hari


Dan terlebih lagi...kenapa berita palsu tentang kehamilanku cepat sekali menyebar


"Psst..Nyonya...apakah anda sudah berhenti menjalani 'open relation' dengan tuan seo jin dan  putus hubungan dengan lelaki tampan ras jerman itu?"


"Aww...padahal aku sangat menyukai tatapan lelaki jerman itu nyonya hahaaha" ucapnya lagi


Tunggu..sebenarnya seberapa dekat deok mi dengan desaigner peribadinya sampai-sampai ia mengetahui teman kencannya dan menjalani 'open relation' dalam pernikahannya


Oke..tenang hye jin, jangan sampai ia curiga padaku, berpikir hye jin...aku harus mengarang dalam hal ini dan apa alasanku menghentikan 'open relation' ini


"Haha...sebenarnya aku sedang berada diposisi yang menyebalkan saat ini, orang tua seo jin dan orang tuaku menginginkan seorang anak hadir didalam pernikahanku"


"Orang-orang lansia itu menyuruhku dan mendesakku untuk segera memiliki calon penerus real estate rose dan edelwies company"


"Mungkin para orang lansia itu ingin melihat perusahaan mana lagi yang akan diajak bekerja sama dalam pernikahan bisnis ini dengan anakku kelak" ucapku bicara seperti ala deok mi


"Oh tuhan...jadi bagaimana nasib lelaki tampan jerman itu nyonya?"


"Apakah ia sedih saat kau memutus hubungan dengannya?"


Haa...lelaki bertulang lunak ini terlalu banyak bicara dan terlalu banyak ingin tahu, kau ingin tahu kebenaran dari laki-laki ras jerman itu? Jika kau tahu..mungkin kau akan pingsan saat ini juga


Apakah ia adalah teman curhat deok mi?

__ADS_1


"Tentu saja ia sangat sedih meskipun ia berusaha tegar saat bertatapan denganku"


"Ahhh...sayang sekali nyonya, lelaki itu sangat sexy, aku yakin anda sangat kewalahan saat malam hari bersama dengan dirinya"


Arrghh...aku benci pembahasan ini


Bisakah kita menyudahi pembicaraan ini?


"Kau tahu nyonya, hampir setiap malam aku mebayangkan diriku bersama dengan lelaki tampan itu, hahaha" ucapnya sangat bahagia dan tertawa sangat lebar dan kemayu, seolah-olah ingin ku tutup mulutnya menggunakan lakban agar berhenti tertawa


"Yya...bisakah kau berhenti mebicarakan hal menjijikan seperti ini?" Ucapku ketus aku muak dengan pembahasan ini


Dan sejenak desaigner pribadi deok mi terdiam menatapku dengan ketakutan dan sedikit bingung


"Ahhh...hahaha..maksudku aku tidak sabar ingin mencoba dress ini, berhentilah bicaranya" ucapku mencairkan suasana


"Aihh...nyonya..berhentilah bercanda seperti itu, aku paling takut jika melihat ekspresi anda ketika sedang marah"


"Baiklah nyonya..silahkan dicoba, jika anda membutuhkan sesuatu lagi silahkan hubungi aku lagi, nyonya"


"Hmm..." ucapku dan mengingat kalimat seo jin bahwa deok mi tidak pernah mengucapkan terima kasih pada para asistennya


Kenapa orang-orang disekitar deok mi tidak ada satupun yang waras? Batinku


Aku menggelengkan kepalaku karena merasa heran


Aku mencoba memakai one shoulder dress yang telah aku pilih, dan yahh...tidak terlalu buruk mengingat wajahku yang cantik bak putri dari khayangan hahaha...batinku yang terlihat narsis didepan cermin


Setelah selesai mencoba dress ku, aku keluar dari ruangan pribadiku dan memakai dress jeans berwarna biru dongker sepanjang lutut, sekilas aku ke arah jendela dan melihat 'si raja kukang' masih berjemur dibawah matahari


Dengan boxer dan kaca mata hitamnya, ia sedang berjemur dikursi lipat sambil tiduran untuk  menikmati panasnya matahari, tentu saja dengan menunjukkan bagian tubuh roti sobeknya itu...


Aku hendak mendekati seo jin dan ingin bertanya perihal kedekatan deok mi dan desaignernya


Aku memutuskan untuk keluar rumah dan menemui seo jin yang sedang bersantai dikolam renang


Saat aku sampai dikolam renang untuk mendekati seo jin, ia sedang bersiap mengambil aba-aba untuk menyeburkan diri dikolam renang


Sekilas aku memiliki niat iseng dan akan mendorong dia dari belakang, dan benar...aku mendorong seo jin menggunakan siku dan bahuku sebelum ia siap untuk melompat dari kolam renang


Dan seo jin tercebur dengan konyolnya dikolam renang, seketika tertawaku pecah karena melihat ekspresi panik seo jin yang berusaha untuk men-stabilkan dirinya namun usahanya gagal


"Buahahaha....." tawaku dan sempat membuat bodyguard pribadi seo jin menoleh kearah kami, namun mengabaikannya


"Upps sorry....aku hampir terpeleset lalu mengenai dan tidak sengaja mendorong...hhaaha kamu" ucapku pada seo jin sambil mengatur tertawaku


Aku hanya melihat wajah seo jin yang malu dan agak kesal melihatku tertawa


"Ingin aku bantu tuan?" Ucapku sambil menahan tawa dan menyodorkan tanganku yang seketika mengambil posisi berjongkok


Seketika aku ingin berpura-pura baik padanya, padahal aku hanya ingin mengejek dirinya


"Yyaa...berhenti menyipratiku, ya sudah jika kau tidak ingin dibantu" ucapku sambil hendak mengambil posisi berdiri, dan tanpa aba-aba seo jin menarik tanganku dengan cepat dan menarikku untuk tercebur kedalam kolam renang bersama dengan dirinya


Dalam hitungan detik tubuhku sudah tercebur kedalam kolam renang yang sedalam hampir 2 meter


Aku mencari dasar dari kolam renang itu namun aku tidak dapat menggapainya


Dan aku berusaha berenang untuk mencapai kepermukaan, namun dress jeans ku membuat massa pada tubuhku semakin berat hingga aku sulit untuk berenang kepermukaan


Sekilas aku mendengar suara seo jin yang sedang berbicara, namun tidak terdengar jelas olehku, hanya suara seo jin yang sedang meneriakiku, entah ia sedang tertawa atau sedang memastikan diriku baik-baik saja dikolam renang


Aku tentu saja bisa berenang, hampir setiap hari sewaktu aku remaja berenang dilaut. tapi kali ini, sudah lama aku tidak melatih otot-otot kakiku untuk menyelam didalam air hingga membuat kakiku kram, dan menjadi satu hal yang fatal jika terjadi dikedalaman air yang cukup tinggi


Aku mulai berenang keatas dengan tidak terarah dan tentu saja dengan keadaan panik, aku pikir raja kukang itu belum menyadari jika diriku sedang kesulitan untuk menggapai kepermukaan


Hingga aku tidak kuat lagi menahan nafasku didalam air, setelah itu aku tidak mengingat apa-apa lagi


Park seo jin pov


Sudah lama aku tidak mendapatkan vitamin D langsung dari matahari


Dan hari ini matahari cukup cerah


Sayang jika aku melewatkan hari dimana matahari bersinar dengan cerah


Aku memutuskan untuk berjemur dan santai sejenak menikmati hangatnya matahari, air kolam yang menyegarkan, dan segelas orang juice


Setelah puas berjemur, aku memutuskan untuk berenang sebentar. belum siap aku terjun kekolam, seseorang mendorongku dari belakang dan membuat seluruh tubuhku tercebur hingga membuat hidungku sedikit kemasukan air


Ini menyebalkan!


Siapa yang mendorongku? Aku mendengar suara cekikikan seorang wanita dan ketika aku mengusap air dari wajahku menggunakan tanganku, aku melihat hye jin sedang menertawakan diriku yang sedang jengkel, hye jin tertawa karena ia berhasil membuatku seperti orang konyol dan terkejut


Gadis itu mengulurkan tangannya dan berpura-pura membantuku hanya untuk mengejekku, baiklah akan ku perlihatkan pembalasan dendam instan dari ku hye jin


Aku menarik tangan hye jin yang hendak berdiri, dan benar sesuai dugaan ku, gadis itu tidak memiliki pertahanan dan aku dapat menarik hye jin dengan mudahnya untuk tercebur kekolam renang bersamaku


"Hahaha....bagaimana rasanya tercebur kekolam tanpa pakaian renang nyonya?" Ejekku


Aku pikir hye jin lihai dalan hal berenang, karena ia tinggal didekat pantai, aku menebak ia pasti bisa berenang, meskipun aku belum tahu pasti hye jin bisa berenang atau tidak


Tapi....


Kenapa ia tidak muncul kepermukaan?


Apakah?...

__ADS_1


"Hye..."


"Deok mi -ssi"


Hampir saja aku salah menyebut nama


"Yya..sung deok mi kau tidak apa-apa?"


"Sung deok mi!!!"


Para bodyguard segera menghampiriku ketika aku berteriak memanggil nama deok mi


Ada yang tidak beres dengan hye jin


Jangan-jangan...


Aku segera mendekat ke hye jin dan benar apa yang kuduga hye jin mulai tidak sadar dikolam renang


Aku segera menarik hye jin kepinggir kolam renang  dan mengangkatnya keluar dibantu oleh 2 orang para bodyguard


Dengan cepat aku segera keluar dari kolam renang dan melihat keadaan hye jin


Gadis itu tidak sadarkan diri, aku berusaha membangunkannya dengan cara mengguncang tubuhnya serta memukul sedikit kedua pipi gadis itu namun tidak ada respon bahwa hye jin akan membuka mata


Dengan terpaksa aku menyentuh bibir hye jin tanpa sempat izin dari dirinya untuk memberi nafas buatan agar hye jin dapat sadar kembali


3 kali aku memberi nafas buatan untuk hye jin. setelahnya, gadis berambut coklat itu terbatuk beberapa kali mengeluarkan sisa air yang masuk kedalam mulutnya dan menghirup mafas dalam-dalam


"Ohok..ohok ...hhhh"


"Haaahh...haah...mian* seo jin" ucap gadis itu pelan dan terengah-engah


Haah...syukurlah tidak terjadi apa-apa pada gadis ini


Aku menggendong hye jin dengan kedua lenganku dan memindahkannya ke kursi lipat agar hye jin tidak tersengat matahari dan semakin membuat dirinya pusing


Memang saat aku mengangkat hye jin terasa agak berat, karena ia mengenakan dress jeans yang sudah basah kuyup, pantas saja hye jin tenggelam dan tidak seharusnya aku menarik dia kedalam kolam renang


"Neo..Gwaenchana?* tanyaku


Hye jin menganggukkan kepalanya dengan pelan


"Apa kau membutuhkan nafas buatan lagi sayang?" Godaku


Hye jin mengepalkan tangannya dan mengarahkannya padaku


"Setidaknya biarkan dokter untuk memeriksamu" ucapku dan segera berdiri untuk mengambil handphoneku


Tapi, hye jin menyentuh tanganku dan menggenggamnya pertanda ia ingin mengucapkan sesuatu


"Naega gwaenchanayo...*" ucapnya


"Jangan terlalu berlebihan, hanya tenggelam sebentar dikolam renang, kau ingin memanggil dokter pribadi" ucapnya


Dan dengan tiba-tiba entah datang dari mana, desaigner pribadi deok mi datang dengan ekspresi panik


"Omunna...nyonya sung!!" Teriaknya


"Nyonya..aku mencari anda untuk pamit, tapi anda sudah tidak ada dikamar dan sebenarnya apa yang sedang terjadi?"


"Nyonya, apa anda tidak apa-apa? kau harus menjaga kandunganmu nyonya, usia kehamilanmu masih kecil"


"Aku akan menghubungi dokter kenalan keluarga sung yang dekat dengan daerah sini"


"Yya...berhentilah panik, aku tidak apa-apa"


"Lagi pula suamiku sudah menelpon kenalan dokter albert, bukankah begitu sayang?" Tanya hye jin yanh sedang ber-akting


"Ah...ya, aku sudah menelpon kerabat dokter albert yang bekerja didaerah buffalo" ucapku


"Lihat?! Tidak ada yang dikhawatirkan  Kau bisa pulang sekarang" ucap hye jin


"Baik nyonya, ijinkan saya untuk mengantar anda sampai kekamar"


"Tidak perlu!!!" Teriak hye jin


"Ah..hahaha...maksudku, kau tidak perlu mengantarku, ada seo jin yang akan membantuku" ucap gadis itu


Dan tak lama desaigner pribadi deok mi mengatakan sesuatu yang tidak kudengar, ia sedang membisiki hye jin,  aku berusaha mendengarnya namun hasilnya nihil


"Ah...baiklah nyonya sung, kalau begitu saya mohon undur diri dulu nyonya"


"silahkan telepon saya nyonya kapanpun, saya akan segera menemui nyonya dalam waktu kurang dari 30 menit" ucapnya dan pergi meninggalkan aku dan hye jin


Setelah desaigner deok mi pergi, aku dan hye jin tidak berkata apa-apa, gadis itu hanya terdiam


"Untuk berjaga-jaga sebaiknya Aku  menghubungi dokter albert untuk mencari kerabatnya yang tinggal dibuffalo dan akan memeriksa mu" ucapku memecahkan sunyi antara kami berdua


Hye jin hanya menutup kedua matanya dan menghembuskan nafasnya yang sepertinya terasa berat


______________________________________


Note :


- mian \= maaf


- neo \= kamu

__ADS_1


- gwaenchana \=  tidak apa-apa/baik- baik saja


-naega \= aku


__ADS_2