Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 34


__ADS_3

happy reading guys ^^ 🌹🌹🌹🌹


Kim hye jin pov


"Makanan ini enak..berhentilah meminta maaf" ucapku dan aku melirik kearah seo jin dan wajahnya terlihat panik


Sesaat suasana ruangan itu hening dan semua mata mengarah kepadaku


"Aahhaahahahaha...." suara tertawa ayah deok mi memecah keheningan ruangan itu


"Deok mi putriku sangat menghargai makanan, bahkan ia berusaha baik-baik saja meskipun ia alergi terhadap makanan laut"


"Aku tahu nak, kau menghargai perasaan tuan charles, kau terpaksa memakannya kan meskipun kau tahu itu berdampak tidak baik pada tubuhmu" ucapnya lagi


"Nyonya deok mi..maafkan atas kebodohan kepala pelayanku yang tidak teliti dengan riwayat alergi tamu malam ini"


"Kau tidak perlu memaksa dan takut menyinggungku dengan sajian makan malam ini"


"Aku mengerti mr.charles" ucapku untuk meredakan suasana


"Aku akan memberi pelajaran pada kepala asistenku setelah acara makan malam ini"


"Karena ia sudah bertindak gegabah pada tamu utamaku" ucap tuan charles sambil melirik kepala pelayan itu dan terlihat kesal


"Tidak apa tuan charles, tidak perlu menghukumnya, aku baik-baik saja" ucapku


Tuan charles sedikit bingung melihatku setelah aku berbicara kalimat seperti itu


"Aku dengar, nyonya deok mi sangat keras terhadap orang lain, ia tidak akan berbelas kasih pada orang apalagi terhadap pelayan"


"Apa itu hanya gosip semata, mengingat dari tutur kata dari orang yang aku hadapi saat ini berbeda dengan gosip yang beredar"


Ahh.. tidak!! tuan charles mencurigaiku


Matilah aku


Tamatlah riwayatku


Sandiwara ini telah berkahir


Aku berusaha mengontrol mimik wajahku agar tidak terlihat panik seperti orang bodoh dan tiba-tiba seo jin menggenggam tanganku dengan lembut


"Tuan charles, aku tahu banyak orang-orang yang membicarakan sifat buruk dari istriku, namun aku pikir istriku sedang berubah, mengingat saat ini ia sedang hamil"


Bagaikan tersengat lebah, setidaknya itu yang bisa aku gambarkan keadaan hatiku ketika mendengar ucapan seo jin


What the f*ck


Seo jin gila


Apa dia sadar apa yang dibicarakan


Ibu deok mi terkejut senang hingga mulutnya terbuka dan ia segera menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya


Ayah deok mi melepaskan peralatan makannya kepiring hingga terdengar suara 'tring' dari piringnya


Tuan charles menatap wajah seo jin dengan tatapan kosong dan mulut setengah terbuka dan tak lama ia berkata


"Wow" tanpa ekspresi


"Saat hamil hormon wanita sedang tidak stabil, mengingat istriku sedang hamil muda, dan aku yakin hampir semua wanita berubah ketika sedang hamil, sama hal nya dengan istriku, mungkin sebelum hamil banyak orang menilai istriku kejam dan tidak berbelas kasih pada orang yang berada dibawahnya"


"Tetapi lihatlah... istriku berubah menjadi pribadi yang lembut sejak ia hamil"


"Aku harap ia akan menjadi lembut mengingat ia akan segera menjadi ibu, dan mengenai gosip bahwa istriku kejam akan menghilang dengan sendirinya"


Apa yang dibicarakan oleh si raja kukang ini, kenapa omongan dia sangat kacau? Apakah dia mabuk?


Sungguh aku ingin sekali menguncir bibir laki-laki ini agar berhenti berbicara omong kosong


"Hahahaha.....ini berita yang sangat luar biasa" ucap tuan charles


"Akhirnya akan ada penerus perusahaan dari keluarga sung, selamat tuan seo jin" ucap tuan charles


"Terima kasih tuan charles" ucapku


Apanya yang terima kasih bodoh, bisa-bisanya kau membohogi orang seperti itu


Ohh tuhan drama apa lagi ini, sungguh aku tidak nyaman hidup berpura-pura seperti ini


Ini sangat tidak nyaman bagiku


"Apa kau yakin tidak apa-apa nyonya deok mi? Sepertinya kau pucat?"


"Aku tidak tau apakah ini efek karena kau sedang hamil ataukah efek karena makan makanan laut?" tanya tuan charles yang penasaran


"Aku pikir karena hamil, sejak aku datang kerumah untuk menjemput putriku, ia sudah tidur terlelap, dan tidak biasanya ia tertidur pada jam segini" ucap ibu deok mi menyambar menjawab pertanyaan tuan charles


"Ohh...its like that, nyonya deok mi jika kau berkenan, mau kah kau berisitirahat dikamar tamu?"


"Tidak perlu tuan charles, terima kasih" ucapku


"Maaf mr.charles, istriku tidak begitu nyaman berisitirahat dikediaman orang lain, tanpa mengurangi rasa hormatku padamu, ijinkan aku untuk membawa pulang istriku agar bisa beristirahat dengan nyaman" ucap seo jin agar aku bisa keluar dari rumah itu


"Ahhhaahaha...tentu saja tuan seo jin, bersikap santailah" ucap tuan charles


"Aku akan bicara dengan tuan sung dong il terkait project dikota buffalo ini" ucap tuan charles


"Ehemm....kau bisa pulang seo jin, jaga baik-baik putri kesayanganku dan pastikan ia bisa beristirahat dengan nyaman" ucap ayah deok mi

__ADS_1


Seo jin mengangguk dan berdiri setelah ayah deok mi mengatakan kalimat itu, seo jin menggenggam tanganku dan menarikku pertanda untuk ikut berdiri dan pamit


Aku menundukkan kepalaku pertanda aku pamit dari kediaman tuan charles dan ditaman, supir ohh siap menjemput kami dengan sedan mewah milik seo jin


Supir ohh membukakan pintu mobil untukku dan untuk seo jin, banyak sekali umpatan yang aku pendam kepada seo jin


Bagaimana mungkin ia mencetuskan omongan gila seperti ini


Aku hamil


Hahaha...paboya noemu paboya *


Mengatakan kalimat hamil saja membuat bulu kudukku bergidik karena geli


Aku tidak pernah membayangkan hamil diusia muda seperti ini


Supir ohh mulai menancap gas dan meninggalkan kediaman tuan charles yang besar itu, butuh 10 menit untuk benar-benar keluar dari kediaman tuan charles, mengingat halaman rumah tuan charles yang begitu besar


Aku dan seo jin saling terdiam seperti mengerti area tempat untuk berdebat bukan dikediaman tuan charles meskipun didalam mobil hanya ada aku, seo jin dan supir ohh


Setelah melihat situasi aman aku mulai mengeluarkan suara, dimulai aku menarik nafas dalam-dalam dan membuang nafas hingga semua orang yang berada didalam mobil itu mendengar suara nafasku yang sedang frustasi


"Yya...seo jin-ssi" ucapku


"Kita bicarakan ini ketika sampai dirumah"


"Anni*.....Park Seo Jin" ucapku


"Aku ingin kita membahas omongan tidak masuk akalmu sekarang"


"Tidak masuk akal?! Aku hanya menyelamatkanmu dari kediaman tuan charles"


"Berhentilah hye jin, kita akan bicarakan ini dirumah" ucap seo jin memotong


Aku berusaha untuk tidak teriak didalam mobil, aku memilih bersandar pada bangku mobil dan memejamkan mataku hingga mobil sampai divilla milik seo jin


Ketika mobil turun, aku segera keluar dari mobil tanpa menunggu supir ohh membukakan pintuku


Ketika masuk kedalam villa,  aku disambut oleh pengawal pribadi seo jin yang memakai setelan jas hitam


Mereka menundukkan kepala ketika aku datang, seo jin berada dibelakangku dan aku meninggalkannya, banyak berbagai pertanyaan yang ingin aku sampaikan padanya


Aku segera menuju lantai 2 dan segera masuk kekamar dan mencari baju yang layak dilemari pakaian, aku tidak nyaman dengan pakaian yang dibuat oleh desaigner deok mi, pakaian aneh, lebih baik tidak perlu memakai baju daripada harus membuat pakaian seperti ini


Aku mencari pakaian yang tidak begitu terbuka, dan kau tahu hampir semua pakaian deok mi tidak ada yang tertutup, terlalu banyak mini dress dan pakaian sexy tersimpan dilemari ini


Beruntung aku menemukan  setelan jumpsuit berwarna pink yang berlengan panjang dan menutupi kaki sampai semata kaki


Aku mengambil itu dan memakainya dikamar mandi, aku mendengar suara pintu kamar yang terbuka dan aku menebak itu seo jin


"Hye jin-ssi apa yang..." ucap seo jin terputus


Aku meneruskan kegiatanku untuk berganti pakaian dengan jumpsuit, dan setelah selesai aku segera keluar dari kamar mandi dan melihat seo jin sedang merapikan pakaian deok mi yang berserakan dikasur, aku pikir seo jin tidak bisa melipat baju, ternyata ia bisa melipat pakaian yahh..meskipun tidak rapi


"Kau ingin kemana hye jin?" Tanya seo jin setelah melihatku dari atas sampai bawah


"Jangan berkomentar, hanya ini pakaian layak yang kutemukan, selebihnya tidak cocok untukku"


"Kau bisa meminta pelayan memberikanmu pakaian tidur hye jin" ucap seo jin


"Haah...sudahlah itu bukan sesuatu yang penting, ada yang lebih penting dari itu"


"Kenapa kau bicara pada tuan charles bahwa aku hamil seo jin?".


"Itu sebuah statement yang gila seo jin" ucapku menggebu-gebu


"Apanya yang gila? Itu hal yang wajar jika pasangan suami istri menyatakan jika istrinya hamil"


Aku menepuk keningku dengan telapak tanganku, pertanda aku tidak paham dengan omongan seo jin


"Aku menyelamatkanmu hye jin, aku tidak ingin tuan charles curiga padamu karena kau bersikap lembut"


"Deok mi yang ia kenal sangat berbeda jauh dengan sifatmu"


"Kau tahu apa yang akan terjadi pada situasi itu jika itu adalah deok mi?"


"Ia tidak akan segan-segan untuk menampar pelayan itu dan akan mengancam hidupnya"


"Dan ia akan berkomentar negatif pada tuan charles" ucap seo jin panjang lebar


"Baiklah anggap saja kau berniat untuk menyelamatkanku, tapi...kau tidak perlu mengatakan aku hamil seo jin"


"Dan terlebih lagi ada ibu deok mi disana, bagaimana mungkin kau berkata seperti itu seo jin"


"Terlebih ibu deok mi sudah mengidam-idamkan kehadiran cucu dikehidupannya saat ini"


"Aku tidak tahu bagaimana menghadapi dan menjawab pertanyaan ibu deok mi yang pastinya akan selalu bertanya bagaimana kondisi kehamilanku"


"Aku tidak bisa lama berpura-pura  menjawab pertanyaan ibu deok mi yang tidak mungkin akan terjadi padaku..."


"hamil?! Hahaha...itu hal tidak mungkin bagi kita berdua" ucapku  meracau sambil membelakangi seo jin membayangkan suatu hal gila yang tidak pernah terjadi


Sejenak suasana dikamar itu hening dan aku masih memijit keningku dengan jari-jariku


"Tidak ada yang tidak mungkin hye jin...kita bisa mewujudkannya menjadi nyata"


"Selama ini aku selalu memakai pengaman saat bersama dengan deok mi, sudah sewajarnya deok mi tidak akan hamil karena ia tidak menginginkan bayi saat bersamaku"


"Jika situasinya mendesak..."

__ADS_1


"Aku akan meminta tolong padamu untuk menampung anakku dirahimmu"


"Sudah lama aku menginginkan kehadiran seorang anak, namun deok mi selalu menolak, jika deok mi tidak menginginkan seorang anak, setidaknya aku bisa membuatmu hamil hye jin"


"Aku...aku akan sangat berterima kasih padamu jika kau ingin membantuku untuk mewujudkan mimpiku, aku akan menuruti semua permintaanmu jika kau bersedia membesarkan anakku didalam rahimmu"


"Mari hye jin.. kumohon bekerja sama lah denganku untuk membuat anak" ucap seo jin dan membuatku mendidih dan berteriak


"Yyaaa....Park Seo Jin!! michyeosseo?* " Teriakku kepada seo jin karena omongan dia yang gila dan tidak masuk akal


"Woah...daebak!!"* Teriakku


"Aishhhh...saekkia*" ucapku berbisik sambil menoleh dan mengacak-acak rambutku


"Ada apa dengan kepalamu seo jin? Apakah kepalamu terbentur oleh sesuatu haah?"


Aku berusaha untuk mengatur nafasku dan mood ku yang sudah mendidih  kau tahu rasanya aku ingin sekali mencuci otaknya dan menjemurnya hingga kering lalu dimasukkan kembali kedalam kepalanya agar bisa berpikir jernih


"Aku tahu kau adalah chaebol* kau bisa membeli apapun dengan uangmu, tetapi sayangnya rasa moral mu tidak ada, kau tidak memiliki perasaan menghargai seseorang"


"Ingat seo jin, aku bukan istri nyatamu, aku hanyalah orang lain yang berpura-pura menyamar menjadi istrimu untuk menyelamatkan keluargamu"


"Jika bukan karena ayah dan ibu mertuamu aku tidak akan mau melakukan ini"


"Dan jika bukan karena ajaran ibuku..." aku menghentikan ucapanku, aku terlalu benci untuk menjelaskan pada seo jin tentang prinsip keluargaku dan ajaran ibuku untuk selalu mengasihi dan berbuat baik pada seseorang didunia ini  meskipun orang itu berbuat jahat padamu


Terlalu konyol jika memakai logika  dan bodohnya hatiku seperti robot yang sudah disetting untuk hidup seperti ajaran ibuku


"Aku tidak akan memenuhi permintaanmu yang konyol itu seo jin" ucapku dan keluar dari ruangan itu


'Brakkk'


Aku sedikit membanting pintu kamar itu dan segera turun kebawah dan tiduran disofa, ruangan itu terlalu terang untukku dan hampir semua dinding rumah itu terbuat dari kaca, hingga aku bisa melihat taman dan penjaga yang sedang berjaga diluar pintu rumah itu


Aku segera mematikan lampu yang menyilaukan mataku dan menyalakan tungku api untuk menghangatkan badanku


Setidaknya pemandangan taman yang ada didepan rumah itu membuat mood ku menjadi tenang dan sedikit demi sedikit amarahku berkurang


Sejenak aku memikirkan emma yang masih tidak sadarkan diri dirumah sakit, lho kenapa aku bisa tahu? Entah itu mimpi atau tidak aku mendengar seo jin sedang berbicara dengan seseorang mengenai emma


Entah kenapa aku dapat memercayai seo jin yang bisa kupercayakan persoalan keamanan orang-orang yang ada dikehidupanku


Aku tidak tahu jam berapa pada malam itu, suasana dari taman dan suara kayu terbakar dari perapian membuat mataku sayup-sayup terpejam hingga akhirnya aku tidur terlelap disofa yang nyaman itu


Tetapi lagi-lagi dipagi harinya secara ajaib, aku terbangun membuka mataku berada diranjang yang nyaman dan menatap seo jin berada dekat diwajahku, aku dapat melihat kulit seo jin yang mulus, bahkan lebih mulus dari pada kulitku


Terkadang aku membenci diriku, bagaimana mungkin ketika aku tertidur  aku sangat terlelap dan tidak menyadari sesuatu hal terjadi padaku. pernah aku mengalami kejadian didorm ketika aku tertidur tanpa sadar aku terjatuh dari tempat tidurku dan masih tetap tertidur dilantai hingga esok paginya aku terbangun dan melihat tikus sedang makan persediaan snack ku dibawah kolong tempat tidur dan langsung berdiri karena aku merasa kedinginan dan kaki ku terasa kaku


Emma hanya tertawa saat itu, ia menyadari aku terjatuh dari tempat tidur dan hebatnya lagi ia mengatakan padaku, diriku sangat kuat menahan dingin ketika tidur dan cocok bergabung dengan manusia kutub, dan dapat tidur dimanapun berada dan dalam situasi apapun


Dan kini aku mengalaminya lagi, apakah aku tidur sambil berjalan seperti yang pernah dikatakan seo jin?, tak lama menyadarinya aku langsung melihat pakaianku dan...


Haah syukurlah pakaianku masih sama, aku masih mengenakan jumpsuit pink ku


Aku menatap seo jin dengan seksama wajahnya yang tampan namun tidak sesuai dengan kelakuannya yang semena-mena


Bagaimana mungkin wajah malaikat seperti ini bisa memperlakukan orang seperti barang dan bukan mahluk hidup,  terkadang aku merasa kasihan dengan seo jin yang tidak dihargai oleh deok mi sebagai suami


Tapi aku mengerti, mereka menikah


Bukan karena saling cinta tetapi karena bisnis, mungkin banyak orang yang melihat kehidupan konglomerat bahagia memiliki banyak uang dan tidak takut akan kekurangan, namun disisi lain mereka tidak mendapatkan kehangatan seperti keluarga


Aku menghembuskan nafasku dan tiba-tiba seo jin membuka matanya dan kami saling bertatap


Wajah seo jin semakin mendekat begitu pula dengan detakan jantungku yang temponya berubah menjadi dekat


Waa...apa ini, apa yang akan seo jin lakukan, apakah ia akan menciumku


Menghindar gadis bodoh, menolehlah jangan biarkan lelaki ini menyentuh bibirmu seperti kejadian dilift


Rambut kami sudah mulai bersentuhan, seo jin memposisikan kepalanya agak kebawah untuk mendekati bibirku


Tubuhku seolah mematung dan membeku bagaikan nuget yang berada didalam lemari es


Akankah ciuman ini bisa dihindari....


__________________^__^________________________


Notes :


* paboya : bodoh


* noemu : sangat


* anni : tidak


* michyeosseo : apa kau gila?


* Daebak : luar biasa


* saekkia : umpatan kata kasar artinya anj*ng


* Chaebol : orang kaya/konglomerat


Jengjet...ett.. tahan dulu


Kita tunggu diepisode selanjutnya apakah seo jin akan mencium hye jin


Jangan lupa komen dan like dari kalian...hyung ucapakan terima kasih banyak kepada readers mangatoon yang sudah setia menanti hyung untuk update 🙇‍♂️🙇‍♂️ (walaupun kudu nunggu 3 kali gerhana bulan authornya baru update -___- lama lu thorr)

__ADS_1


__ADS_2