Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 28


__ADS_3

Park seo jin pov


Aku terbawa dalam lamunanku hingga aku tidak sadar berada didepan sekertaris han dan tidak mengucapkan sepatah katapun


"Ada yang bisa ku bantu tuan?"  Tanya sekertaris han membuat lamunanku buyar dan kembali kedunia nyata


"Tuan apa yang anda butuhkan hingga datang keruanganku?"


"Ahh..aku hanya memberikan ini, beberapa dokumen yang sudah ku ralat dipresentase tadi"


"Jika simon tidak sanggup membuat presentase sendiri, gunakan tenaga anak magang, aku yakin mereka memiliki ide cemerlang karena masih fresh dalam ilmu marketing"


"Baik tuan, jika tuan hanya ingin memberikan dokumen ini, anda bisa meneleponku dan aku akan keruangan anda"


"Tidak apa sekertaris han, aku hanya ingin mengantar dokumen ini keruanganmu, sudah lama juga aku tidak mengunjungi ruanganmu"


"Hmm..tidak ada yang berubah"


"Apakah tuan bersama nyonya sung deok mi? Apakah nyonya membuat ulah lagi? Atau anda sedang kesal pada nyonya dan mengunjungi ruanganku?"


Seo jin terdiam sambil mengerucutkan bibirnya dan memiringkannya kekanan


"Ahh..maaf tuan pertanyaan saya terlalu lancang" ucap sekertaris han yang terlalu penasaran


" tidak...hari ini istriku tidak membuat masalah"


"Hanya...." ucap seo jin terpotong dan sekilas terbayang wajah tidur hye jin yang berantakan


"Ppfftt....hahahaha" tawa seo jin tiba-tiba dan membuat sekertaris han terkejut dan bingung


"Hhaaha...maaf aku tertawa lebar, karena membayangkan hal lucu pada istriku"


"Aku harus kembali, deok mi menungguku" ucap seo jin dan meninggalkan sekertaris han


Sekertaris han merasa bingung karena ia tidak pernah melihat bos nya tersenyum senang ketika membicarakan istrinya


Sudah lama sekertaris han tidak melihat seo jin tersenyum bahagia seperti itu, terakhir kali soe jin tersenyum bahagia ketika ia akan melamar calon istrinya sung deok mi


Bagaimana tidak, ia bisa diterima oleh keluarga sung dong il yang terkenal karena kepemilikan real estate di new york, dan orang tua seo jin berharap bisa bekerja sama dengan keluarga sung dong il melalui ikatan pernikahan


Seo jin mencintai tulus sung deok mi karena karisma yang dimiliki dan parasnya yang cantik bagaikan putri dinegeri dongeng


Seo jin tidak mengetahui sifat liar sung deok mi sesungguhnya, sung deok mi terlihat sempurna dimata orang lain


Dan 2 bulan setelah pernikahan, sung deok mi mulai mengeluarkan sifat liarnya yang begitu bebas bahkan orang tuanya pun tidak sanggup untuk menghentikannya


Keluarga sung deok mi mempercayakan seo jin untuk membimbing deok mi untuk menjadi wanita yang lebih baik, namun seo jin justru terintimidasi oleh perkataan dan perlakuan deok mi, hingga membuat seo jin tidak pernah tertawa lagi atau pun merasa bahagia dalam hubungan pernikahannya


Kim Hye Jin pov


'Ping'


Sebuah pesan masuk membuat konsentrasiku buyar saat menghapal nama-nama petinggi yang ada di real estate dan edelweis company


'Dari emma?'


Tanpa ragu aku membuka isi pesan itu


' hei gadis korea, bagaimana kabarmu? Apa kamu baik-baik saja?' Tanya emma


'Amm...beberapa hari ini aku merasa kurang baik, tapi aku pikir aku akan baik-baik saja'


'Malam ini kau ada waktu untuk minum-minum dikedai paman patrick?'


'Mmm...actually i can't, sorry emma '_' , maybe next time we can hang out?'


'It's ok, don't blame your self, hye jin'

__ADS_1


' aku hanya ingin memberitahumu,lelaki tampan itu mencarimu, richard namanya'


'Ia memberikanku nomer teleponnya, aku tidak tau apa yang terjadi antara kalian, tapi hampir tiap hari ia mencarimu'


Benarkah richard mencariku? Aku merasa seperti menari diatas tumpukan bunga, betapa bahagianya seseorang yang disukai mencarimu hampir tiap hari


'Well...mana nomer telponnya?' Tanyaku


'Oww....aku pikir kau tidak sabar hye jin untuk menelpon pujaan hatimu' goda emma


'LOL kau harusnya tahu emma, karena kau sangat berpengalaman dalam hal ini'


'Ok baiklah, aku akan memberikan nomer teleponnya padamu, aku akan menagih traktiran makan siang darimu nanti, jika kita bertemu'


'Ok deal hehehe ^^'


Ucapku sambil terkekeh dan sebuah kalimat membuatku terkejut


"Kenapa kau tersenyum sendiri?" Tanya seo jin


"Amm...hhmm tidak, tidak ada apa-apa?"


"Senyummu terlihat mencurigakan hye jin"


"Apa maksudmu? Berhentilah berbicara aneh dan menuduhku, bisakah kita mulai latihan waltz nya?" Ucapku untuk mengalihkan pembicaraan lain


Dan aku pun mulai berlatih waltz dance dengan seo jin, seo jin memainkan music waltz pada umumnya milik tchaikovsky-waltz of the flowers


Aku sedikit canggung ketika seo jin meletakkan tangan kananku ditengkuk lehernya


"Badanmu harus bersikap tegap hye jin, bayangkan dirimu adalah odette si putri angsa yang akan bertemu dengan pangerannya"


"Bersikaplah seanggun mungkin dan beri salam sebelum memulai untuk berdansa pada pasangan dansamu"


Seo jin meragakan cara memberi salam pada waltz dance dan membungkukkan badannya


'Uhhh...lututku..apa ini tidak terlalu menunduk'


"Lenturkan tubuhmu hye jin, badanmu bukanlah sebuah kanebo yang sudah kaku jika tidak tersentuh air"


Dan aku harus mendengar ocehan seo jin dan memeragakan dirinya selama 2 jam tanpa istirahat


Belum lagi wajah kami sangat dekat dan seo jin memeluk pinggangku dan terkadang mengangkatku ketika latihan waltz


Jam menunjukkan pukul 5 sore, dan seo jin belum berhenti mengajariku waltz dance


Ketika seo jin mengangkatku dan ingin meletakkanku dilantai, aku memeluk seo jin dan tidak ingin menapak


Aku berbicara berbisik ditelinga seo jin


"Bisakah... ki...ta istirahat seo jin?" Ucapku tertatih dan membuat seo jin tersadar bahwa ia mengajariku dengan keras


Seo jin melihat wajahku yang pucat dan mengangguk


"Haah..syukurlahh " ucapku bersyukur


"Istirahatlah 5 menit setelah itu kita berlatih lagi" ucap seo jin


'Jedenggg....'


Aku berhenti mengangkat gelas berisi air putih ketika seo jin mengatakan itu


Seo jin dengan cuek meneguk air putih itu sampai habis satu botol dan setelah itu melihatku yang sudah kehilangan separuh nyawanya karena lelah berlatih


***


Yang benar saja aku berlatih waltz dance hampir 8 jam dikantor, dan waktu menunjukkan tengah malam, malam ini aku pikir akan telat lagi untuk makan malam

__ADS_1


"Kita lanjut besok lagi, aku pikir kau lumayan bisa mengikuti gerakanku" ucap seo jin


Aku hanya mengangguk mendengar kalimat seo jin


"Ayo kita pulang, supir ohh sudah kusuruh pulang, jika dia menunggu kita, dia akan pulang kemalaman dan sudah tidak ada angkutan umum lagi" ucap seo jin


Bagaimana mungkin kau baik pada supir ohh membiarkan ia pulang padahal kita masih dikantor


Bisakah kita pulang dari jam 8 malam tadi seo jin? Haaah...ini membuatku frustasi


Aku enggan memakai sepatu high heals ku dan meninggalkannya dikantor seo jin, aku berencana berjalan tanpa alas untuk kemobil


"Hye jin sepatumu"


"Hhuuhh...aku sengaja meninggalkannya, jika aku terus terusan memakainya, kaki ku bisa copot" ucapku tanpa ekspresi


Aku meninggalkan seo jin dan berjalan duluan, aku berjalan dengan serampangan, karena ku pikir tidak ada lagi pegawai dikantor, tiba-tiba seo jin berada didepanku dan membelakangiku dan berlutut


"Jika kau lelah naiklah keatas punggungku, aku akan membawamu sampai mobil"


Aku menelan ludah ketika seo jin berkata seperti itu,


"Hahaha..tidak usah aku bisa berjalan sendiri"


Dan pergi melewati seo jin, aku jalan agak sedikit pincang karena terlalu lama memakai high heals untuk berlatih waltz dance


Dan tak lama ketika aku menolak, seo jin mengangkat tubuhku dengan kedua tangannya yang kekar dan besar, sangat mudah mengangkatku seolah aku tidak memiliki beban berat ditangannya


"Yyaa...seo jin-a turunkan aku" ucapku setengah teriak


'Lepaskan..aku bisa berjalan sendiri"


"Diamlah..tutup mulutmu, kakimu cedera kau bilang baik-baik saja?"


"Aku tidak mau saat hari-H kau terlihat pincang dan membuat orang lain akan curiga" ucap seo jin dengan tatapan tajamnya


Seolah matanya mengucapkan sihir dan mengunci mulutku untuk tidak berkata apa-apa


Aku terdiam tidak mengatakan sepatah katapun dan seo jin menggendongku dengan kedua tangannya dan jarinya memegang tali sepatu high heals ku


Aku masuk kemobil dan seo jin menyetir untuk pulang kerumah


Selama perjalanan aku tidak berkata apa-apa dan membuatku mengantuk karena kelelahan


Dan aku tertidur pulas didalam mobil seo jin dan tidak mengingat apa-apa lagi


Hingga keesokan paginya aku terbangun ditempat tidur yang besar dan berada disamping seo jin, kali ini aku tidak memeluk seo jin


Seo jin dengan posisi telentang dan aku miring kekanan menghadap seo jin dan sudah terpasang piyama ditubuhku,


Oh my god, siapa yang mengganti pakaianku? Seingatku aku masih memakai pakaian kemeja putih dan skirt berwarna coklat


Lalu siapa ini yang mengganti pakaianku? Apakah seo jin?


Aku yakin pasti seo jin yang telah mengganti pakaianku dengan lancang


______________________


Hai...hyung joba kembali,,,maaf updatenya lama


Ada beberapa hal yang perlu diurus untuk keberlangsungan hidup hehehe...


Hyung harap kalian tidak bosan menungguku untuk update ❤🌹


Dukungan kalian sangat memotivasi semangatku untuk menulis cerita ini


Terima kasih banyak pada readers mangatoon yang sangat baik hati mendukung hyung 😭😭😭 saranghae ❤😘😘😍😍

__ADS_1


__ADS_2