
Park Seo Jin pov
Aku tahu hye jin marah padaku, aku menyadari diriku yang sangat menjengkelkan
Aku hanya tidak ingin gadis itu tahu terlalu dalam kehidupan yang kujalani, begitu pula dengan kehidupan orang tua deok mi
Hye jin hanya menggantikan istriku deok mi yang terbaring koma sampai pemilihan direktur utama real estate dilakukan
Kumohon hye jin bertahanlah, tidak sampai 2 bulan lagi kehidupanmu akan kembali seperti semula
Aku juga tidak ingin kau terjerat sisi kotor kehidupan konglomerat yang bisa menyingkirkan pesaingnya dengan cara apapun
Tapi setidaknya aku mencoba menjalani kehidupan untuk tidak mengabaikan nilai moralku
Malam ini setelah pulang dari kantor, aku berencana untuk mengajak hye jin makan malam bersama di luar dan memesan makanan kesukaannya, berbaikan denganku dan mengembalikkan mood dia dengan baik
Aku tahu, aku cukup keterlaluan padanya, tapi aku pikir hanya ini yang bisa kulakukan untuk menghentikan rasa penasaran gadis itu pada orang tua deok mi
Aku tidak ingin sesuatu hal yang buruk diketahui oleh dirinya dan terjadi pada dirinya
Tapi malam ini setelah aku sampai di rumah, aku tidak melihat hye jin, baik di kamar ataupun di taman
Aku hanya berpikir gadis itu sedang menemui sahabatnya yang bernama emma dan menghabiskan waktu bersamanya untuk berbincang
Mungkin itu yang dilakukan hye jin, hingga waktu menunjukkan pukul 10 malam gadis itu tidak kunjung menampakkan batang hidungnya
Sampai akhirnya bibi min membuka mulut tentang kejadian bahwa nyonya besarnya membawa koper dan berniat menginap di suatu tempat
Ia mengatakannya padaku karena melihat gerak-gerikku yang sedang menunggu seseorang dan merasa gelisah jika tidak mengatakan kejadian hari ini pada tuannya
Perkataan bibi min membuatku untuk mencari tahu kemana perginya hye jin secara mendadak tanpa memberitahuku terlebih dahulu
Malam itu aku memutuskan untuk pergi ke dorm emma untuk memastikan hye jin berada disana
Sesampainya di sana, aku melihat dari luar lampu kamar emma yang masih belum menyala menandakan penghuni dorm tersebut belum kembali dari rumah
Aku memutuskan menunggu emma pulang dan memastikan hye jin bersamanya
Sekitar 30 menit aku menunggu di dalam mobil, aku melihat emma sedang berjalan sendirian tanpa seorangpun yang menemaninya
Hye jin sedang tidak bersama dengan dirinya, aku memutuskan untuk menghampiri emma dan menanyakan keberadaan hye jin
"Sorry, Excuse me" sapaku pada emma
Gadis itu menatapku dengan seksama dan sepertinya ia mengenaliku
"Mr. Park seo jin!" Ucapnya
"Yes i am, ahh....apa kau tahu dimana hye jin?" Tanyaku pada emma
"What?! I dont know, hye jin selalu bersamamu selama ini, sudah lama aku tidak bertemu hye jin sejak kejadian itu" ucapnya
Aku terdiam beberapa saat untuk berpikir kemana lagi hye jin pergi
"Apakah terjadi sesuatu pada hye jin?" Tanya emma padaku
"Tidak, semua baik-baik saja" ucapku pada emma dan pamit padanya
Aku kembali ke rumah dan memeriksa kamar berharap hye jin sudah kembali, tapi apa yang aku harapkan tidak terkabulkan, hye jin masih belum kembali
Aku duduk di tempat tidur sambil memikirkan kemana hye jin pergi
Apa mungkin....
Tidak, tidak!
Gadis itu tidak mungkin menginap di kamar laki-laki ingusan itu
Aku tahu betul hye jin, ia tidak mungkin berani melakukan itu kepada laki-laki
Tak lama seseorang mengetuk pintu kamarku
"Ya masuk" ucapku
Supir ohh membuka pintu kamarku dengan perlahan
"Supir ohh?! Ku pikir kau sudah pulang" ucapku
"Ne* (ya) tuan, saya ingin pamit untuk pulang" ucapnya
"Ahh..baiklah hati-hati" ucapku
Supir ohh menundukkan kepalanya dan membalikkan badannya dan hendak meninggalkanku
Tapi...
Laki-laki itu membalikkan tubuhnya kembali dan berhadapan padaku, seolah ingin mengtakan sesuatu
"Tuan maaf, sepertinya saya harus memberitahukan anda sesuatu" ucap supir ohh
"Ini tentang nona kim" ucapnya lagi
Aku mendengarkannya dengan seksama
"Nona kim hari ini pergi menemui teman laki-laki yang satu kampus dengannya" ucap supir ohh
Mwo!!* (apa) tidak mungkin dugaanku benar
"Setelah itu..." ucap supir oh ragu
"Setelah itu apa?" Tanyaku yang penasaran
"Jangan bilang hye jin menginap bersama dengan teman laki-lakinya, supir ohh!" Ucapku
"A-aniya* (tidak)...nona kim tidak seperti itu, ia hanya mengembalikkan barang milik teman laki-lakinya setelah itu nona kim pergi dan menginap dirumah orang tua nyonya sung deok mi" ucap supir ohh
"Ahh...syukurlah, ku pikir ia akan menghabiskan waktu malamnya bersama teman laki-lakinya itu, ternyata menginap dirumah orang tua istriku..." ucapku yang belum menyadari sesuatu
"M-MWO!!* (apa) rumah orang tua deok mi!!!" Teriakku yang sudah sadar dengan ucapan supir ohh
Aku terlalu senang mendengar hye jin tidak menginap dengan laki-laki ingusan bernama richard
Tapi...
Menginap di rumah orang tua deok mi! Itu diluar dari ekspetasiku
Untuk apa hye jin menginap di rumah orang tua deok mi atau mungkin hye jin ingin mencari sesuatu di rumah itu
Ania* (tidak) hye jin bisa terkena masalah, aku harus menjemputnya malam ini juga
Aku tahu gadis itu keras kepala dan memiliki sifat keingintahuannya yang tinggi
Aku harus menghentikannya sebelum hye jin melakukan kesalahan
"Kau bisa kembali ke rumah, supir ohh, terima kasih telah memberitahukannya padaku, aku akan pergi menjemput hye jin" ucapku pada supir ohh dan pergi meningggalkannya
Untuk apa hye jin pergi ke rumah orang tua deok mi, aku yakin para pegawai di rumah orang tua deok mi akan terkejut ketika melihat sung deok mi datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Sudah ku katakan berulang kali padanya untuk tidak berperilaku sembarangan saat menjadi deok mi
Deok mi yang asli tidak akan menginjakkan kakinya ke rumah orang tuanya kecuali ayah atau ibunya sakit
Entah apa alasan aslinya deok mi tidak terlalu suka tinggal dikediaman orang tua nya
Yang aku dengar deok mi tidak terlalu menyukai orang banyak berada di tempat tinggalnya terlebih saat malam hari karena mengganggu waktu tidurnya
Sedangkan di rumah orang tuanya banyak sekali pengawal berlalu lalang di dalam rumah dan membuat deok mi muak karena merasa tidak memiliki privasi lagi dan terlalu banyak mata yang mengawasinya
Setidaknya itu yang dikatakan deok mi padaku sebelum aku menikahinya, ia mengatakan padaku untuk segera melangsungkan pernikahan dan ingin segera tinggal di rumahku
Tapi nyatanya, setelah ia tinggal dirumahku, deok mi dengan bebas melakukan hal yang ia suka termasuk untuk menjalani open relationshipnya dengan laki-laki lain dan mengabaikanku sebagai suami sahnya
Sekitar 1,5 jam aku mengendarai mobilku untuk menuju ke rumah kediaman tuan sung dong il dan berencana untuk menjemput hye jin
Seperti biasa, penjaga rumah memintaku untuk menurunkan jendela mobil untuk melihat tamu yang berkunjung pada malam hari
Baru saja aku mengendarai mobilku untuk masuk ke pekarangan rumah, tiba-tiba seorang penjaga menghampiri dan melarangku untuk masuk ke dalam
"Tuan park seo jin, anda dilarang untuk bertamu pada malam hari ini" ucap laki-laki bersetelan jas hitam
"Waeyo?* (kenapa?) Aku hanya menjemput istriku yang sedang didalam rumah ini" ucapku
Aku mengabaikan ucapan laki-laki itu dan memajukan mobilku, tak disangka laki-laki dengan pakaian hitam itu berdiri di depan mobilku menghentikanku, agar tidak melanjutkan niatku
Ada yang tidak beres dengan pengawal ini, seolah mengulur waktu agar aku tidak boleh masuk ke dalam rumah ini
Apakah terjadi sesuatu pada hye jin?
Aku harus segera bertemu dengan hye jin
"Minggir!!" Teriakku dari dalam mobil dan membunyikan klakson mobil dengan keras
Laki-laki berjas hitam itu tidak bergeming saat aku membunyikan klaksonku
Aku membuka kaca mobil dan berkata pada laki-laki itu
"Jika kau ingin mati, maka matilah, karena aku tidak akan ragu untuk menabrakmu dengan mobilku" ucapku ketus pada laki-laki itu
Aku menutup kaca mobilku dan mulai menginjak gas mobil dan menahannya dengan kopling, pertanda aku tidak main-main dengan ucapanku
Jika aku melepas injakan koplingku dengan menginjak gas yang kuat, mobil ini akan loncat dan melaju kencang menabrak laki-laki itu
Aku mulai melepas injakan kopling dan membuat mobil ini loncat dan melaju dengan kencang
Pengawal itu melempar tubuhnya kesamping dan ditangkap tubuhnya oleh rerumputan yang lumayan tebal sehingga ia tidak cedera
Aku mulai memasuki halaman rumah dan tidak seperti biasanya, rumah tuan dong il terlihat sepi
Hanya 4 orang saja yang berjaga di depan rumah, aku mulai turun dari mobil dan mulai memasuki rumah
Namun lagi-lagi beberapa penjaga melarangku untuk memasuki rumah membuatku muak dengan perlakuan mereka
Sampai penjaga itu menyentuh dadaku dan membuat diriku tidak bisa meanahan amarah lagi
Aku memukul penjaga itu dengan kepalan tanganku, hingga perkelahian tidak bisa dihindarkan
__ADS_1
Malam ini aku merasa hangat dan membuat diriku berkeringat karena harus memukul beberapa orang hanya untuk mengunjungi kediaman rumah mertuaku, suatu hal yang tidak biasa bagi orang-orang pada umumnya
Setelah membuat para penjaga tumbang, aku mulai memasuki rumah dan tidak melihat satu orangpun berlalu lalang didalam rumah ini
"Sung deok mi!!" Teriakku memanggil gadis itu untuk segera keluar
"Deok mi-aa!!" Teriakku lagi dimana gadis itu?
Apa mungkin gadis itu sedang diancam oleh sung dong il karena ketahuan melakukan kesalahan?
Ani*(tidak) ini tidak boleh terjadi, aku harus melindungi gadis itu apapun yang terjadi
"Kim Hye Jin keluar kau!" Teriakku memanggil nama asli gadis itu
Aku tidak peduli aku sedang berada dimana, jika hye jin diancam oleh sung dong il dan membahayakan dirinya, aku akan mengakhiri sandiwara ini dan memberitahukan rahasia kepada orang-orang di rumah ini termasuk ibunya deok mi
"Hye jin!...Kim hye...." ucapku terputus ketika melihat gadis yang aku cari menampakkan dirinya berdiri di tangga dan berlari menghampiriku
Sekarang aku merasa tenang karena gadis itu baik-baik saja saat ini
Kim Hye Jin pov
Apa yang harus kulakukan saat ini??
Telepon polisi??
A-ania ania* ( tidak-tidak)
Jelas-jelas laki-laki tadi adalah imigran gelap, bisa saja dong il memutar balikkan fakta kepolisi dan mengatakan bahwa laki-laki itu adalah pencuri dan ia terpaksa membunuhnya sebagai pembelaan terhadap dirinya dan keluarganya
Dan setelah itu aku akan ketahuan oleh polisi lalu dipenjara karena memakai identitas orang lain dan setelah itu kehidupanku bisa terancam karena aku adalah saksi dari pembunuhan laki-laki imigran gelap tadi
apakah polisi akan mendengar dan percaya dengan kesaksianku disaat aku menjadi pelaku yang mencuri dan memakai identitas orang lain?
Aku mencoba menenangkan diriku agar tidak bertindak gegabah
"Ingat kim hye jin tenangkan dirimu untuk keselamatan hidupmu, kau tidak ingin mati di lingkungan aneh ini, bukan?" Ucapku pada diri sendiri
Aku tidak ingin sung dong il akan berbuat nekat jika aku mengetahui kejadian malam ini dan menghancurkan rencanaku
Aku harus mengumpulkan bukti yang kuat jika ingin melaporkan hal ini kepolisi
Untuk kebaikan, saat ini berpura-puralah tidak mengetahui kejadian ini
Maafkan aku ahjussi*(paman) asing, aku akan mengumpulkan bukti dan akan membuatmu mati dengan tenang
'Deok mi-aa'
Suara itu...
Raja kukang??
'Kim Hye Jin!'
Hahhh....si bodoh itu, kenapa memanggil nama asliku hhah!!
Apakah dia sudah gila???
Baru saja aku berusaha menenangkan diriku dari kejadian mengerikan tadi
Tanganku saja belum berhenti gemetar karena ketakutan
Sekarang seo jin membuat keributan dengan memanggil nama asliku, bagaimana jika ibu deok mi terbangun?
Aku segera berlari keluar kamar untuk menghentikkan seo jin memanggil namaku
Aku melihat park seo jin tersenyum seperti orang gila dari tangga dan aku mengepalkan tanganku kearahnya, pertanda aku sangat jengkel dengannya
Aku menggunakan pakaian tidur milik nyonya deok mi yang berbahan kain satin dengan model dress pendek yang dibalut kimono panjang berwarna merah sebagai outernya

aku berlari kecil menuruni anak tangga sambil membetulkan pakaian tidur yang merepotkan ini tanpa menggunakan alas kaki karena terburu-buru
Karena jika tidak membetulkannya, belahan kimono ini akan memperlihatkan bagian pahaku dan itu membuatku tidak nyaman
Bahkan pakaian tidur milik nyonya deok mi tidak ada satupun yang membuatku nyaman
Aku tidak menemukan baju piyama di wardrobe room nyonya deok mi dan sialnya aku tidak membawa pakaian tidur didalam koperku
Lantai keramik ini sangat dingin pada malam hari membuat aku berlari dengan menggunakan jari-jari kaki ku
Hanya tinggal menyisakan beberapa anak tangga sampai aku menuju ke lantai 1, namun aku tersandung oleh kakiku yang lain hingga menyebabkan keseimbanganku terganggu dan terjatuh
Dengan sigap seo jin menangkap tubuhku dan tubuhku mendarat dengan aman dipelukan hangat seo jin hingga aku dapat mendengar suara detak jantungnya karena telingaku menempel erat di dadanya
"Neo gwaenchana?* (kau baik-baik saja?) Tanya seo jin
Aku menganggukkan kepala dan seo jin membantuku untuk berdiri
Seo jin menatapku sambil tersenyum
Aku tersadar untuk memukul dirinya karena memanggil nama asliku
"Aww!!" Teriak seo jin pelan
"Ya neo michyeosseo!!* (kamu gila) Kenapa memanggil namaku" ucapku pelan sambil mencubit lengan seo jin karena tidak puas hanya dengan memukul pundaknya
"Karena kau tidak kunjung keluar ketika aku memanggil nama deok mi" ucap seo jin
"Eehemmm....menantu seo! Ada apa kau kesini dan membuat keributan?" Tanya seorang laki-laki yang mengejutkanku dan seo jin
Aku dan seo jin menengok ke arah sumber suara dan melihat pria paruh baya menyapaku dan seo jin
"Aku kesini karena hye jin, ayah" ucap seo jin
"Tidak sopan! Masuk ke rumah orang seenaknya dan membuat keributan dengan memukul pengawalku dimalam hari"
"Apa kau tidak sadar, dengan tindakanmu yang sembrono itu akan membuat istriku bangun dan mengganggu istirahatnya!" Ucap ayah deok mi yang marah pada seo jin
"Hoaahhmm!!!....kupikir aku bermimpi lagi, ternyata memang menantu seo sedang disini" ucap seorang wanita dari lantai 2
Aku, seo jin dan tuan dong il kompak menatap ke arah sumber suara dan ternyata nyonya song ji hye telah terbangun dari tidurnya karena suara seo jin
"Yeobo* (sayang) kau terbangun?" Tanya tuan dong il
"Hhmm...sepertinya aku mengalami de javu, malam kemarin aku mendengar suara menantu seo dan ternyata malam ini menantu seo benar-benar datang ke rumahku" ucap nyonya song ji hye
"Tapi...siapa itu kim hye jin, menantu seo?" Tanya nyonya song ji hye
'Jegerrrrr'
Seolah petir menyambar tubuhku, aku melirik kepada seo jin untuk mencari cara agar ibu deok mi tidak tahu bahwa aku putri palsunya, jika tahu, aku ragu kesehatan nyonya song ji hye akan baik-baik saja
"Amm....chinggu* (teman) aku kesini karena teman deok mi mencarinya" ucap seo jin
"Chinggu??* (teman)??" Ucap song ji hye penuh tanda tanya
"Aku belum pernah mendengar nama itu diantara teman deok mi"
"Dari keluarga mana kim hye jin itu? Dan apa bisnis keluarganya? Apakah keluarganya berasal dari keluarga terpandang?" Ucap song ji hye penuh dengan pertanyaan
"Eomma! Hye jin adalah temanku dimasa sekolah, ia mendatangiku karena saat ini usaha keluarganya sedang bangkrut, jadi ia meminta dana dariku" ucapku untuk mencari alasan
"Ha ha ha...bukankah sebaiknya kau harus menghindari teman yang seperti parasit itu deok mi" ucap ayah deok mi yang membuat diriku kesal
"Mm...ya! Kau harus mendengar apa kata ayahmu, deok mi sayang...jangan biarkan parasit seperti itu berada disampingmu, tidak ada keuntungan sama sekali untukmu" ucap song ji hye yang membuatku hampir kehilangan kontrol mimik wajahku
"Ya...aku memang tidak menggubrisnya, aku tidak tahu bahwa dia nekat untuk pergi ke rumahku dan meminta seo jin untuk menemuiku kesini, besok aku akan mempermalukan dia didepan umum" ucapku ikut menjadi jahat ketika menjadi deok mi
"yeobo...mian* (sayang..maaf) karena teman parasitku itu, kau menyusulku ke sini ditengah malam, kau pasti lelah sebaiknya istirahat" ucapku mengalihkan pembicaraan
"N-ne*( ya) sebaiknya aku bermalam disini wahh...benar-benar lelah mengendarai mobil sendiri tanpa supir" ucap seo jin
"Menantu seo, sebaiknya kau tidak tidur dengan putriku malam ini, kau jahat telah memonopoli putri kesayanganku selama ini dan tidak membiarkan kesempatan satu malam saja untuk tidur dengan ibunya" ucap nyonya song ji hye
"Ahhh...malam ini eomma mengajakku tidur bersama, karena mendengar suaramu, aku pergi keluar dan membuat ibu jadi terbangun" ucapku pada seo jin didepan sung dong il agar ia semakin yakin bahwa aku tidak pergi kemana-mana selain mengambil buku dari kamar deok mi dan kembali ke kamar nyonya song ji hye
"Ahh...baiklah kalau begitu, aku akan tidur di kamar tamu"
"Ayah, ibu maafkan aku karena telah mengganggu tidur kalian, selamat istirahat" ucap seo jin menyudahi perbincangan malam ini
Seo jin di antar oleh ayah deok mi untuk ke kamar tamu dan beristirahat, karena malam hari para pelayan tidak ada di rumah ini
Sedangkan aku menghampiri ibu deok mi dan ia mengusap kepalaku dan tidur di kamar yang sama
***
Waktu menunjukkan pukul 5 pagi, matahari belum menampakkan sinarnya
Aku semalaman tidak tertidur sama sekali karena kejadian semalam yang menyeramkan
Aku penasaran, apakah mayat ahjussi*(paman) sudah dipindahkan?
Aku harus mencari tahunya subuh ini
Aku berjalan pelan-pelan tanpa alas kaki karena takut ketahuan menimbulkan suara langkah kaki jika aku memakai sandal
Aku melihat sekitar dan bersembunyi dibalik tiang besar rumah ini
Aku keluar melalui pintu belakang, terlihat sebuah mobil yang aku kenal sedang terparkir di depan pintu parkir mobil ke arah basemant
Wahh...mobil sedan hitam dengan sticker macan
Aku tahu ini mobil chull moo
Aku bersembunyi dibalik semak yang tidak jauh dari tempat mobil chull moo ketika mendengar suara
"Yya....kenapa kau tidak membawa mobil itu kedekat sini?" Ucap seorang laki-laki
'Plak!'
"Bodoh jika aku membawa mobil ke dalam sana suara mesin mobil akan bergema dan akan menimbulkan suara, hingga membangunkan orang-orang yang sedang tidur di rumah ini" ucap chull moo
__ADS_1
"Jangan mengeluh! bawa jasad itu kedalam mobil" ucap chull moo dan membiarkan pintu bagasi mobil terbuka
Ini kesempatanku untuk meletakkan chip penyadap yang telah aku ambil didalam koperku dan meletakkannya ke dalam dashboard mobil chull moo
Perlahan aku membuka mobil depan chull moo dan membuka dashboard mobil
Namun, aku pikir didalam dashboard mobil tidak begitu aman, aku melihat sekeliling mobil yang tidak terlalu sering dijamah oleh tangan seseorang
'Ukhh...ini sangat berat' ucap seseorang berbicara dari dalam basemant
Aku menundukkan kepalaku dengan cepat dan tidak ada suara yang terdengar lagi
Aku memutuskan untuk meletakkan chip penyadap dibalik cermin lipat dalam mobil
Setelah yakin chip itu menempel, aku segera keluar dari mobil chull moo dan bergegas untuk bersembunyi dibalik semak
Aku melihat jasad itu dibawa kedalam bagasi mobil chul moo
"Tuan!! segera pergi dari sini para pelayan sudah mulai berdatangan untuk bekerja" ucap seorang laki-laki dan tanpa ragu, chul moo memutar balik mobilnya dan segera pergi meninggalkan kediaman rumah dong il
Setelah merasa situasi aman, aku segera keluar dari semak dan berniat masuk kedalam rumah melalui pintu belakang tadi
Baru aku mencoba membuka pintu belakang, tiba-tiba seseorang membuka pintu itu duluan dan membuatku untuk terkejut dan berlari kecil bersembunyi dari balik tembok
"Haah...hari ini nyonya deok mi masih menginap di rumah ini? Menyebalkan!" Ucap seorang wanita
Aku mengintip 2 orang pelayan rumah ini sedang bergosip menjelek-jelekkan deok mi
"Bersabarlah, nyonya deok mi tidak akan lama tinggal disini"
"Karena dirinya, aku harus sampai kesini pagi-pagi sekali karena nyonya gila itu harus sarapan pada pukul 7 pagi" ucap seorang pelayan yang mengeluh dengan pekerjaan
Aku menghindar dari sana dan masuk lewat pintu belakang sudah tidak aman lagi
Haah...aku harus lewat mana?
Aku berpikir dan mencari cara untuk segera masuk ke dalam rumah
Aku melihat sebuah pohon yang dekat dengan kamar deok mi
Dan melancarkan aksi gila dan nekat dengan cara memanjat pohon itu dan masuk kekamar deok mi melalui jendela
Baiklah hye jin, kau pasti bisa melakukannya, kau ingat julukanmu saat masih SMP adalah anak monyet karena lihai dalam memanjat pohon
memanjat pohon kelapa saja, kau sudah sering dan lihai melakukannya apalagi hanya pohon ini.
Aku mulai memanjat pohon itu perlahan dan hampir sampai dijendela kamar deok mi
Aku mencoba meraih balkon dekat jendela deok mi dan dengan yakin aku dapat meraihnya
Sesuai harapan, aku dapat meraih tembok balkon itu dan membuka jendela kamar deok mi
Namun, suara ketokan dari pintu kamar deok mi membuatku panik hingga kakiku terpeleset dari pijakan balkon itu
Untungnya jendela sudah terbuka dan tanganku sudah meraih tembok dalam kamar deok mi
Tapi...
Tubuhku berayun-ayun dan kakiku harus meraih jendela kamar agar aku bisa masuk dan tidak terjatuh
"Ugghh.....haaahh haaah"
Aku berusaha untuk menaikkan kakiku keatas, namun hasilnya nihil
Aku sudah terlalu lelah untuk memanjatnya
Jika aku jatuh dari sini, mungkin aku akan mengalami patah tulang
'Tok tok...deok mi-aa ini ibu" ucap seseorang dari luar kamar deok mi
Aisshh... jinjja*( benar-benar)
Kenapa nyonya song sudah bangun sih dan kenapa para pelayan sudah datang saat subuh seperti ini
Semakin lama tanganku tidak mampu untuk menahan bobot tubuhku yang sedang berayun-ayun diluar kamar
Tanganku licin penuh keringat dingin, hingga akhirnya aku menutup mataku dan pasrah jika aku harus jatuh dari lantai 2
Sepertinya dewa sedang menolongku
Seseorang meraih tanganku dengan cepat, jika terlambat sedetik aku akan terjatuh dari lantai 2
"Park seo jin" ucapku pelan
"Uhhhh....." ucap seo jin dan mencoba menarikku untuk masuk kedalam kamar
"Yeobo*(sayang) ada apa kau kemari?" Ucap seseorang dari luar kamar deok mi dan membuat instingku berkata pada seo jin untuk menarikku kedalam kamar dengan cepat
"Aku mencari deok mi, ia tidak ada disebelahku ketika aku membuka mata" ucap nyonya song dari luar kamar
"aku mencoba mencari dirinya di kamar, tapi tidak ada sahutan yang ku dengar dari kamar deok mi" ucapnya lagi
'Krompyang!!' (Suara benda terjatuh)
"Haah!! Deok mi sayang apa itu kau?" Tanya nyonya song dan tak lama pintu terbuka menampilkan sebuah pemandangan yang membuat nyonya song terkejut
Aku melepas ciuman bibir seo jin dan menatap ke arah pintu
"Haaah...hahh...eomma morning" ucapku cengengesan dengan nafas tersengal-sengal
Nyonya song ji hye mematung beberapa detik berusaha menafsirkan pemandangan yang ia lihat dan kegiatan apa yang dilakukan oleh putri dan menantunya
Berada diatas tempat tidur dengan penuh keringat didahi putri semata wayangnya dan juga didahi menantu kesayangannya
Ditambah dengan seo jin berada diatas tubuh putri satu-satunya dan bertelanjang dada, bagian bawah tubuh keduanya tertutup oleh selimut
"Haaah!!! Ommo! Miann*(maaf) sayang, ibu tidak akan mengganggu" ucap nyonya song
"Apa yang terjadi?" Tanya tuan dong il yang penasaran dan hendak melihat ke dalam kamar deok mi
"Ohh ohh...andwe andwe*(jangan-jangan) kau tidak boleh melihatnya sayang, berikan privasi pada mereka" ucap nyonya song pada suaminya dan kembali menutup pintu kamar
Haaah...dengan berat hati aku terselamatkan berkat bantuan seo jin dan harus berpura-pura melakukan hal ini dengan seo jin
"Haahh....haah...sudah aman kau boleh pergi dari atas tubuhku dan pakai bajumu" ucapku
"Bisa kau jelaskan apa yang kau lakukan hye jin?"tanya seo jin
"Aku akan menjelaskannya tapi tidak dalam posisi seperti ini" ucapku
Park seo jin pov
Subuh ini aku terbangun dari tidurku dan tidak bisa menutup mata lagi
Aku merasa bosan sendirian di kamar tamu ini, aku memutuskan untuk pergi ke kamar deok mi untuk melihat-lihat kenangan dan foto-foto deok mi dan diriku saat kami masih berpacaran
Toh....hye jin sedang berada di kamar ibu deok mi dan tidur bersama
Aku memutuskan untuk pergi ke kamar deok mi, aku bernonstalgia kembali setiap melihat foto diriku bersama deok mi saat liburan ke paris untuk merayakan hari ulang tahun deok mi
Saat itu deok mi tidak seperti sekarang, ia masih memiliki pesona dan sangat anggun di mataku
Lebih tepatnya saat itu aku masih terlalu lugu untuk mengharapkan cinta seutuhnya dari deok mi dan mampu membina rumah tangga dengan baik
Saat aku mulai tenggelam dalam kenangan nonstalgia, tiba-tiba seseorang membuka jendela kamar deok mi dan membuatku terkejut
Pencuri??!
Diwaktu subuh??
Aku bersembunyi dirak buku-buku deok mi untuk melihat pelakunya namun bukan pencuri yang aku lihat melainkan hye jin yang sedang memanjat dan berusaha masuk
Apa yang dilakukan hye jin? Dan kenapa gadis itu seperti pencuri yang hendak masuk ke rumah orang lain tanpa permisi
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar deok mi dan membuat hye jin terkejut dan terpeleset
Aku ikut terkejut melihat hye jin, aku pikir ia terjatuh dari lantai 2, tapi aku tidak mendengar suara apapun dari bawah
aku mendekati jendela itu dan melihat hye jin masih bergelantungan memegang tembok jendela.
terlihat hye jin sedang menahan sakit ditangannya untuk bertahan agar ia tidak terjatuh
Dahi hye jin penuh dengan keringat
Dengan cepat aku meraih tangan hye jin ketika ia akan terjatuh
Ia memanggil namaku perlahan dan sebuah lampu meja terkena kaki hye jin saat aku berhasil meraih hye jin masuk ke dalam kamar
Ibu deok mi nekat akan masuk ke dalam kamar deok mi karena mendengar suara gaduh benda terjatuh
Dengan cepat aku melempar hye jin ke atas tempat tidur dan melepas bajuku dan segera mengambil posisi berada di atas tubuh hye jin dan mencium bibirnya
Aku terpaksa berpura-pura sedang bercumbu dengan istriku di atas tempat tidur
Agar ibu deok mi tidak curiga dengan hye jin, terlebih hye jin dan aku memang sudah berkeringat karena kejadian dijendela tadi
Rencanaku membuahkan hasil, ibu deok mi pergi dari kamar tanpa curiga sedikitpun dan tentunya tuan dong il akan mendapat penjelasan dari nyonya song ji hye
Dan kini saatnya aku akan mendengar penjelasan hye jin kenapa ia seperti pencuri yang masuk ke dalam rumah melalui jendela
Bersambung.....
_______________________________________________
hi everything!!!! terima kasih sudah mampir ke cerita hyung
gimana-gimana diepisode 50 ini? makin greget dan penasaran gak untuk kalian semua?
mohon kritik dan saran dari kalian hyung akan mencoba memperbaikinya
jangan lupa klik tanda love dan tinggalkan jejak lalian dikomentar
jangan lupa juga jadikan favorite novel kalian ya
terima kasih
__ADS_1
hyung hanyalah butiran debu tanpa dukungan kalian 😭😭😭😭😭