
Park seo jin pov
Kapan terakhir kali aku tersenyum dengan tulus, ahhh....aku sudah lupa, itu sudah sangat lama sekali
Aku pikir menikahi deok mi adalah hal yang terindah dalam hidupku, karena kita sama-sama hidup dengan aturan ketat sebagai anak chaebol atau orang kaya konglomerat, sehingga kita dapat memahami kondisi satu sama lain dan berbagi perasaan dengannya karena ia akan menjadi pendamping hidupku
Tapi ternyata aku salah, cara bahagia aku dan deok mi sangat berbeda.
Jalan hidup yang deok mi pilih berbanding terbalik denganku, dan dengan keangkuhanku, aku sangat yakin bisa merubah deok mi tapi kenyataannya tidak
Dan malam ini, aku dibuat tersenyum lagi oleh seorang gadis yang sangat mirip parasnya dengan istriku, namun berbanding terbalik dengan sifat istriku,
Hye jin sangat baik, bagaikan malaikat yang tidak memiliki sayap untuk kembali ke langit atau mungkin tuhan telah mengirimkan gadis ini untuk kehidupanku yang sepi?
Entahlah...
Saat ini aku merasa bahagia berada didekat hye jin
Dan kini ia berdiri dihadapanku dan terpaksa mengikuti permainanku yang aku pikir ia tidak akan suka dengan sikapku
Maafkan aku hye jin
Maafkan diriku yang terlalu egois untuk memonopoli kehidupanmu yang bebas dan memaksamu untuk mengabulkan keinginanku
Untuk saat ini
Yah..untuk saat ini saja, biarkan aku menyentuh bibirmu yang bagaikan buah plum yang sedang berbuah indah dipohonnya
Terlihat wajah hye jin yang sedang menahan kesal dan seolah-olah ingin murka kepadaku saat itu juga, namun hye jin menahannya didepan orang banyak dan terlebih dihadapan kedua mertuaku
Dan setelah para tamu yang hadir pada malam itu memberikan tepuk tangan yang meriah kepada kami, pembawa acara itu memberikan instruksi kepada maestro untuk memimpin permainan musik classic nya
Yang berarti acara waltz dance nya dimulai, tanpa ragu para tamu hadirin yang hadir pada malam itu, segera menarik pasangannya untuk berdansa
Orchestra mulai memainkan musik classic milik dmitri shostakovich dengan jazz suite no.2:6. Waltz II
Aku dengan percaya diri menarik tangan hye jin dengan lembut ketengah dance floor dan mencium punggung tangannya sebelum memulai dansa
Aku memegang pinggul hye jin dengan tangan kiriku dan tangan kananku menggenggam tangan kiri hye jin yang mungil
Aku memimpin hye jin untuk berdansa, dan aku akui, hye jin dapat belajar dansa waltz dengan baik dan cepat
Hye jin dapat mengiringi irama langkah kakiku, dan ia menunjukan hasil kerja kerasnya dihadapanku dengan memberikan tarian yang baik bersamaku...
Hye jin pov
Aku akan membuat perhitungan dengan seo jin dirumah nanti, ini diluar dari skenario
Aku hanya berpura-pura menjadi deok mi, bukan berarti ia dapat meng-akses bibirku dengan bebas dan seenak jidatnya
Seo jin tidak menunjukkan rasa bersalahnya setelah memaksaku untuk berciuman, justru ia terlihat bahagia dan memancarkan senyum yang berkilau bagai bintang dilangit malam
Dan kini, aku sedang berdansa dengan dia, sesekali aku memperlihatkan wajah kesalku dan memasang wajah dingin padanya
Ahh..
Aku lupa, wajah nyonya sung sehari-hari memang seperti ini, aku pikir orang-orang yang melihatnya tidak akan merasa aneh
Tak terlihat seutas senyum pada wajahku, ini karena memang aku kesal dengan seo jin
Aku mempraktekan seluruh tarian waltz yang seo jin ajarkan padaku, dan aku sudah nyaman dengan irama kaki seo jin
Namun, musik berganti dan tempo kecepatan musik berubah menjadi lebih cepat dari biasanya, aku pikir seo jin lupa dengan partner dansanya yang merupakan seorang pemula dalam dunia pertarian
Aku tidak bisa mengikuti irama kaki seo jin, tidak mungkin kan aku terus menunduk untuk melihat pergerekan kakinya
Aku berusaha berkomunikasi melalui mataku dengan menatapnya dengan tajam, namun hasilnya nihil, seo jin tidak peka dengan aba-aba dari mataku
Oh tidak!
Apa yang harus aku lakukan, jika seperti ini terus, aku akan menginjak dress ku sendiri dan akan terjatuh
Seo jin-ssi
Aku berusaha memanggil seo jin tanpa menggerakan kedua bibirku, tapi aku pikir ia tidak bisa mendengarku karena tertutup oleh suara musik
Dan sesuatu yang aku khawatirkan pun terjadi, ketika seo jin memajukan kaki kanannya namun kaki kiriku belum siap untuk mundur, dan aku menginjak kaki seo jin dengan high heals ku yang lancip
Ohh...aku pikir itu sangat sakit
Mianhe seo jin-ssi
Seo jin berusaha mengatur ekspresi wajahnya yang menahan sakit karena punggung kakinya yang terinjak oleh high healsku
Tidak hanya itu saja, aku kehilangan keseimbangan tubuhku karena harus bertumpu hanya pada satu besi tipis dengan panjang 12 cm, kaki kananku tidak dapat menanggung beban bobot tubuhku
Kali ini sepertinya, aku akan benar-benar terjatuh dan akan menjadi pusat perhatian orang-orang lagi
Dan meragukan diriku adalah deok mi yang asli, karena deok mi yang mereka kenal sangat lihai dalam berdansa, sedangkan aku hanyalah seorang peniru yang sedang berusaha menjadi dirinya
Aku berusaha untuk tidak teriak karena terkejut akan terjatuh, tubuhku mulai tejatuh kearah belakang
Aku akan menebak, sepertinya kepala bagian belakangku akan terbentur dengan marmer yang tebal itu, berdoa saja agar aku tidak hilang ingatan seperti drama pada umumnya
Aku memejamkan mataku seolah tidak ingin mengetahui kelanjutan pasca kejadian aku terjatuh pada dansa malam ini
Akan sangat melelahkan untuk berbohong menjelaskan alasanku terjatuh saat berdansa
__ADS_1
Aku membiarkan lengan kiriku mengudara dan terlepas dari genggaman seo jin
Aku pikir lengan kiriku sekarang berada diatas kepalaku dan sebentar lagi aku akan terjatuh
***
'Plok plok'
'Plok plok'
Ehh...
Kok aku tidak jadi terjatuh?
Kenapa musiknya berhenti dan berganti menjadi suara tepuk tangan?
Dan..aku merasakan hembusan nafas diarea hidungku
Aku segera membuka mataku dan dikejutkan dengan wajah seo jin yang sangat dekat denganku
Seo jin tampaknya sedang mengatur irama nafasnya yang tidak beraturan
Entah karena lelah berdansa, atau karena berhasil menangkapku agar tidak jatuh kelantai?
Seo jin menangkapku dengan memeluk pinggulku dan tangan kanannya memegang tengkuk leherku, dan nyaris saja aku menyentuh lantai marmernya
Tubuhku sepenuhnya bertumpu pada lengan seo jin, dan untungnya lengan kiriku menjuntai dengan indah dan anggun, sedangkan kaki ku ditahan oleh sepatu seo jin agar tubuhku tidak merosot dan lepas dari dekapan seo jin
Seo jin membantuku berdiri kembali dan aku merangkul leher seo jin agar dapat berdiri dengan baik
Aku berpura-pura tersenyum kepada seo jin dihadapan orang banyak
"Wow..that's amazing mrs.sung, kelihaian anda dalam menari waltz tidak perlu diragukan lagi" ucap pembawa acara
"Dan..untuk acara wishlist kali ini berdasarkan permintaan tamu yang hadir tentunya, mereka ingin membuat game untuk melakukan 'change partner' saat musik berganti, so it's time to change your partner for dance"
Lagi-lagi pembawa acara ini membuatku kesal karena dirinya, dalam benakku penuh dengan tanda tanya siapa dalang yang membuat berlangsungnya acara ini menjadi aneh
Ciuman didepan umum, berdansa dengan pasangan, dan kali ini harus berdansa tetapi berganti pasangan
Aku hanya bisa menggerutu kesal dalam hati, ingin sekali aku pulang kerumah dan menyudahi acara malam ini
Aku menoleh kearah seo jin dan ia menatapku, tetapi seo jin mengedipkan sebelah matanya kepadaku
'Blink eyes'
Huh
Apa maksudnya?
Mungkin seo jin berkata kepadaku jika aku bisa melakukan game ini
Dasar aneh!
***
Suara tepuk tangan pun berhenti dan berganti dengan suara musik classic
Aku masih berpasangan dengan seo jin, 3 menit kemudian suara musik berganti dan pertanda harus mengganti pasangan
Seo jin dengan tega melepas genggaman tangannya dan mencari pasangan dansa yang lain
Aku berusaha untuk tidak bingung
Dan seseorang merangkul pinggulku dengan santai
Lelaki itu tersenyum kepadaku dan ia adalah park si hoo
Bagaikan anak kucing yang senang saat majikannya bermain dengan dirinya
Park si hoo tersenyum gembira ketika mendapatkan kesempatan untuk berdansa denganku
"Unnie, aku akan banyak berlatih minum agar aku bisa mengalahkanmu"
"Izinkan aku untuk minum bersama denganmu lagi nuna" ucap si hoo merengek
Haah...
Pantas saja keluarga park tidak menyerahkan grup edelweis ketangan si hoo
Lihat saja kelakuannya yang seperti anak kecil
Aku memilih untuk diam dan tidak menggubrisnya, sambil berharap musik berganti sehingga aku bisa lepas dari si hoo
"Aku tahu, aku pernah dikalahkan dan dipermalukan olehmu dihadapan pacarku pada malam itu, tapi kali ini aku tidak akan mudah dikalahkan lagi nuna"
Aku hanya menghembuskan nafas panjang ketika si hoo mengatakan hal omong kosong seperti ini
Aku sedang berkonsentrasi untuk mengikuti langkah kakimu si hoo, bisakah kau diam
Dan benar kan seperti dugaanku, lagi-lagi aku melakukan kesalahan dan menginjak kaki partner dansaku
"Ouch" ucap si hoo menahan suara teriakannya agar tidak keras
"Nuna, apakah kau sengaja melakukan itu?" Tanya si hoo
Yap..
__ADS_1
Ini kesempatanku untuk berbohong
"Lain kali high heals ini akan menancap dilidahmu, hingga mulutmu tidak dapat mengoceh seperti ini" ucapku dengan ketus
Raut wajah si hoo seketika menjadi pucat ketika aku selesai mengatakan kalimat itu
Dan langsung terdiam seribu bahasa, dan aku tidak mendengar suara ocehan dia yang omong kosong itu
Musik pun berganti dan dengan cepat si hoo melepas genggaman tangannya dariku, dan pergi segera pergi mencari partner dansa lain
Entahlah
Mungkin ia ketakutan karena aku berbicara seperti itu
Partner dansa ku kali ini adalah tamu vip dari grup edelweis
Beberapa tamu dari grup edelweis diundang oleh seo jin agar dapat menambah koneksi dengan real estate rose
Dia adalah tuan Federic
"Suatu kehormatan bisa berdansa dengan nyonya sung" ucapnya
"Suatu kehormatan juga bisa berdansa dengan anda tuan federic" ucapku membalas
Tuan federic adalah pria baya yang usianya sekitar 60 tahunan, aku dapat melihat rambut disekitar wajahnya yang sebagian besar hampir memutih
Ia sangat baik menurut seo jin
Dan benar apa yang diucapkan seo jin dia adalah pria yang sopan dan memiliki suara yang lembut
Mungkin karena ia sudah tua, jadi tahu bagaimana menghadapi nyonya muda
"Semoga segala kesehatan dan kesuksesan berada ditanganmu nyonya sung" ucapnya dengan baik
Aku tersenyum padanya
"Ternyata benar apa yang dikatakan orang-orang, senyum anda sangat manis dan hampir saja aku terpikat oleh senyummu nyonya"
"Dan benar apa yang digosipkan oleh orang-orang, bahwa anda menjadi lembut karena kehamilan anda hingga dapat tersenyum kepadaku"
lagi-lagi berita palsu tentang kehamilanku diucapkan oleh orang lain
haah...so damn it
kenapa sih cerita palsu tentang kehamilanku cepat sekali menyebar, ini membuatku sangat tidak nyaman
"Suatu kejadian yang berharga bisa melihat senyummu, nyonya sung" ucapnya dan dengan senyum yang bahagia
semua cacianku didalam hati seketika menghilang ketika mendengar kalimat yang diucapkan oleh tuan federic dan melihat senyum yang terlukis diwajahnya
Aku berusaha untuk tidak tersenyum meskipun dalam benakku ingin membalas senyumnya yang tulus
Separah itu kah nyonya sung dimata orang-orang?
Mungkin tersenyum bukanlah motto dalam hidupnya dan memilih hidup bagaikan ratu es yang enggan untuk tersenyum
Suara musik berganti kembali, setelah akhirnya aku dapat mengiringi langkah tuan federic
Haah...
Kenapa musik harus berganti, berdansa dengan tuan federic sangat nyaman, langkah kakinya lambat, hingga aku dapat mengikutinya dengan santai karena kakiku sudah mulai lelah dan bersangga pada ujung besi sepanjang 12 cm, ujung jari-jariku sudah mulai menebal
Mau tidak mau aku harus mengganti partner dansa ku, dan tuan federic menundukkan kepalanya ke arahku
Aku harus membalasnya karena ia orang tua, dan aku harus menghormatinya
Tuan federic melambaikan tangannya kepadaku dan pergi meninggalkanku
Hampir semua orang telah mendapatkan partner berdansa
Hanya aku yang belum mendapat pasangan, tiba-tiba seorang laki-laki berpakaian biru gelap menghampiriku dan setelah ia berbalik badan, aku hanya bisa terkejut dengan apa yang ku lihat
Seseorang yang tidak ingin sekali aku temui, namun takdir berkata lain, kini ia berdiri dan tersenyum sinis kepadaku....
Ahh sial!
Aku hanya bisa mengumpat dan berekspresi dalam hati saja
___________________^^^^^^________
Jeng jet...
Saha ya pria yang dimaksud hye jin
Author :Penasaran gak?
Readers : Engga tuh thor nyiahahaha
Author : hiks :(
Hallo...
Jangan pernah bosan untuk mendukung hyung joba ya
Klik tanda cinta dan komen kritik dan saran untuk hyung
Love you all
__ADS_1
Sampai jumpa di next episode 😚😚🥰🥰🧚♀️🧚♂️