Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan

Pilih Dia Atau Aku Yang Perawan
Episode 64


__ADS_3

Park Seo Jin pov


Setelah sampai di tempat yang dituju, aku segera turun dari mobil dan mencoba mencari hye jin dari kejauhan


Apakah ini kedai paman patrick? Tempat di mana hye jin dan emma menghabiskan waktu bersama-sama?


Aku menyipitkan kedua mataku dan  melihat emma sedang duduk dan terlihat berbincang bersama dengan gadis berambut panjang ikal dan berwarna cokelat


Apakah itu hye jin?


Aku tidak bisa melihat wajahnya karena ia membelakangi arah pintu masuk kedai dan aku hanya bisa melihatnya dari jendela cafe tersebut


Aku hanya melihat wajah emma yang posisinya tepat ke arah pintu masuk dan area parkir lalu melihat ekspresi tertawanya melalui jendela yang ada di cafe ini


Area parkir ini hanya beralas rerumputan dan tidak beraspal sehingga area parkir mobil tidak terlalu rapi dan cenderung berantakan


Tak jauh beberapa meter, datang sebuah mobil yang hendak hadir ke cafe ini


Aku pikir mereka termasuk teman satu kampus emma dan hye jin


Aku segera bersembunyi menutupi wajahku dengan mantelku dan berpura-pura ke bagasi mobil, lalu bersembunyi di balik badan mobil dan berjongkok


Lalu tak lama dua orang yang terlihat seperti pasangan, keluar dari mobil lalu disambut oleh teman yang sudah lebih dulu hadir di kedai milik paman patrick ini


"Yo bro"


"Hi dude!"


Mereka saling menyapa satu sama lain


"Let's coming"


"Wait! Aku masih menunggu thom yang sedang perjalanan menuju sini" ucap seorang pria teman kampus emma


Thom"? Your mean thomas?" Tanya salah satu temannya


"Yeap...thomas adelson"


"Geez..ku pikir ia tidak akan hadir karena harus bekerja part time bersama richard"


"Kau tahu kan mereka berdua bagaikan anak kembar identik yang selalu pergi bersama-sama mencari uang dengan bekerja part time, hahaha"


"Yeap...tapi ia berubah pikiran untuk ikut dalam pesta, ketika mendengar akan ditraktir makan sepuasnya di kedai ini, tapi hanya thomas saja yang ikut, richard tidak bisa datang karena ia harus istirahat dan bekerja part time lagi esok" ucap salah seorang teman kampus emma yang baru datang menggunakan mobilnya


richard tidak datang? wahh...


aku yakin hye jin akan kecewa karena pangeran kuda putihnya tidak hadir di pesta ini


tapi entah mengapa aku merasa senang saat mendengar richard tidak datang ke pesta ini, yuhuuu~~~


"Sangat menyedihkan jika terlahir dari keluarga yang memiliki ekonomi yang rendah, pikiran mereka hanya bekerja, bekerja dan bekerja terus, tapi anehnya mereka tidak akan menjadi kaya raya hahaha" ucap seorang laki-laki berambut pirang meledek richard dan thomas


what? apa yang dia bilang?


"Hei jangan seperti itu, kau tidak tahu jika nasib mereka bisa berubah dan menjadi kaya"


"Lihat saja sekarang, ku dengar pesta ulang tahun emma ini disponsori oleh teman emma yang berasal dari korea itu, siapa namanya sayang?" Tanya seorang laki-laki bermata biru yang baru datang ke kedai paman patrick kepada kekasihnya


"Kim hye jin" ucap sang kekasih


"Ahh ya benar kim hye jin, mahasiswi yang tiba-tiba mengambil cuti panjang selama satu semester"


"Ahh...tentu saja ia bisa membayar pesta ini semua, kau tidak tahu berita tentang gadis itu?" Ucap pria dengan warna rambut pirang


"Memang ada berita apa?" Tanya laki-laki  bermata biru


"Sungguh kau tidak tahu john? Kau bisa menanyakan berita itu kepada kekasihmu, anastasia" ucap pria pirang itu yang membuat diriku semakin penasaran


"Ohh...ayolah mark? Itu hanya gosip, tidak tahu kebenarannya benar atau tidak" ucap anastasia


"Ohh...gezz, please tell me, i dont know" ucap john memohon


Aku memutuskan untuk menguping pembicaraan mereka karena ini menyangkut tentang berita hye jin


"Alright..alright sambil menunggu thomas  datang, aku akan memberitahukannya padamu jhon" ucap mark pria pirang yang menyebalkan dan sombong itu


"Kau tahu kan ketua yayasan kampus kita datang menemui gadis korea itu?"


"Maksudmu ketua yayasan yang memiliki perusahaan real estate rose?" Tanya jhon


"Hhmm...kalo tidak salah namanya diong mi? Ding min atau dial..."


"Nyonya deok mi... bodoh, kau keterlaluan tidak mengenal nama ketua yayasan kampus kita" ucap anastasia ketus


"Hahaaha...sorry, I just forgot, tapi memang benar aku lupa namanya, bahkan aku saja tidak tahu wajah ketua yayasan kampus kita yang sebenarnya seperti apa, ia selalu memakai kaca mata hitam yang besar hampir menutupi wajahnya tiap ia berkunjung ke kampus kita" ucapnya santai


"And then? Apa hubungan ketua yayasan kita dengan sahabatnya emma?" Tanya jhon lagi


"Baiklah...jadi seperti ini, ketua yayasan sudah menikah tapi sayangnya ia belum dikaruniai seorang anak"


"Dan gadis yang bernama kim hye jin itu terbukti merayu suami ketua yayasan kampus kita dan sekarang sedang mengandung anak dari suami ketua yayasan" ucap laki-laki berambut pirang itu yang membuatku sangat terkejut dan hampir melabrak serta ingin sekali memukulnya


"Ohh god...she is cheap lady..." ucap jhon menghina hye jin


oh tuhan!!


dari mana mereka mendapatkan gosip yang aneh dan menyebalkan seperti ini?


dan siapa dalang yang menyebarluaskannya?


"Kau tahu di ruang komite tempat mrs. Smith bersemayam, ketua yayasan kampus kita menampar dan menjambak gadis murahan bernama kim hye jin itu"


"Dan memaksa untuk menggugurkan janin yang ada di rahimnya yang telah berusia 4 bulan" ucap mark dan aku hanya bisa memejamlan kedua mataku untuk menahan emosi


"Oh god!! Itu sangat tragis" ucap jhon


"Tapi kau tahu hal yang lebih gilanya lagi?" Ucap mark


"What? What? Tell me...tell me" ucap jhon yang sangat penasaran


"Orang tua dari ketua yayasan kita mengetahuinya dan menghentikan niat  nyonya deok mi untuk menggugurkan janin yang ada di dalam perut gadis murahan itu"


"Orang tua nyonya deok mi bermaksud menjadikan anak yang ada di rahim hye jin menjadi penerus sah dari perusahaan real estate rose" ucap mark


"Ohh..poor lady" ucap jhon


"Geez...dan sekarang wanita murahan itu mengambil cuti panjang selama satu semester karena ia sedang mengandung anak dari hubungan gelap suami ketua yayasan?" Tanya jhon untuk memastikan


"Yeup..thats right" ucap mark santai


"Dan sekarang wanita murahan itu menguasai harta kekayaan dari ketua yayasan kampus kita"


"Ya..seperti itulah"


"Oh..man, pantas saja ia mampu membayar dan menteraktir seluruh teman satu kampusnya atau bahkan ia mampu membeli kedai patrick jika ia mau" ucap jhon


"Lalu bagaimana dengan emma sahabatnya? Bagaimana mungkin ia bisa menerima uang dari hasil menjijikan seperti ini?" Tanya jhon


"Tentu sa..."


"Guys guys!!" Teriak seseorang berlari dari kejauhan


"Ohh thom...kau terlihat berantakan" ucap mark


"Dimana sepedamu?" Tanya mark


"Aku tidak menggunakan sepeda, aku naik bus dan berjalan dari halte sana" ucap thomas


"Jika boleh, bisakah pulang nanti aku menumpang di mobilmu mark?" Tanya thomas dengan melas


"What? Kau ingin naik mobil keren berwarna merah yang aku parkir di sana thom?" Tanya mark sambil menunjuk mobil sedan berwarna merah menggunakan telunjukknya


Aku mengikuti arah telunjuk mark yang sedang menunjuk mobil sedan merah miliknya


"If you want, kiss my *** thom, hahahaaha" ucap mark pria pirang yang kelakuannya seperti sampah itu


"You bastard mark" ucap anastasia yang merupakan kekasih jhon


"Dont worry thom, kau bisa ikut di mobil kami" ucap jhon


"Hei...aku bertanya bagaimana reaksi sahabatnya ketika tahu wanita murahan itu mendapatkan uang dari hubungan gelapnya" tanya jhon pada mark yang sudah mulai menjauh ingin masuk kembali ke dalam kedai


"Itu hanya gosip sayang, tidak semua yang mark katakan benar" ucap anastasia


"Jika benar apa yang dikatakan oleh mark, aku tidak akan ikut makan di sini, terlalu menjijikan untuk mendengar ceritanya apalagi harus menikmati makanan di sini dan dibayar oleh wanita murahan itu" ucap jhon


"Itu sama saja aku mendukung tindakan wanita gila itu" ucap jhon


"Kenapa kau langsung percaya pada mark? Kau bisa melihat gadis itu di dalam sana apakah perutnya membuncit atau tidak" ucap anastasia yang mencoba membela hye jin


"Ehemm...tapi ku dengar hye jin menggugurkan kandungannya karena tidak sesuai dengan kontrak" ucap thomas menyahut dan ikut bergosip


Anastasia dan jhon terdiam lalu menengok ke arah thomas


"Ku kira kau tidak akan ikut bergosip tentang hye jin karena kau bersahabat dengan richard" ucap anastasia


"Aku memang tidak pernah membahas  tentang hye jin di hadapan richard, ku pikir richard tidak mempercayai gosip yang beredar luas saat ini"


"Richard tetap percaya bahwa hye jin adalah gadis yang baik dan juga lugu" ucap thomas


"Aku juga tidak percaya dengan gosip jelek tentang hye jin, ia gadis yang sangat baik dan ia terlihat lembut dan tidak mungkin ia tega melakukan hal itu" ucap anastasia membela hye jin


"Oh honey, berhentilah untuk melihat seseorang hanya dari luarnya saja, mungkin hye jin terlihat seperti wanita baik-baik, tapi kau tidak tahu di dalam hatinya terdapat ular python yang mampu memakan tubuhmu serta organ-organmu" ucap jhon pada anastashia


"A-aku juga setuju dengan ucapan jhon, kita tidak pernah tahu isi hati seseorang, jangan mudah tertipu hanya dengan melihat gadis itu terlihat baik di matamu, hye jin adalah wanita penyihir" ucap thomas


"Ta-tapi aku terpaksa kesini karena aku tidak memiliki uang yang cukup sampai akhir bulan nanti, jadi aku harus makan sehari sekali"


"Ketika mendengar ada yang menteraktir makanan, aku sangat senang mendengarnya dan tidak peduli  siapa orang yang menteraktirku, termasuk hye jin yang telah berbuat jahat pada ketua yayasan kita nyonya sung deok mi karena telah merayu dan selingkuh dengan suami ketua yayasan" ucap thom salah paham


Kau salah thom, justru deok mi yang seperti penyihir, ia telah berbuat jahat pada hye jin!


"meskipun aku merasa bersalah kepada nyonya sung deok mi,


Tapi rasa bersalahku tidak mampu membuat perutku terasa kenyang, dan terpaksa aku ke sini" ucap thom lagi


Haah....


Kau sangat menyedihkan thomas


Tak lama, mereka masuk ke dalam cafe meninggalkanku sendirian di area parkir


Aku tidak tahu jika hye jin bersamaku selama ini, telah menanggung beban moral yang dilakukan oleh teman kampusnya sendiri


Pantas saja ia mengakhiri berita bohong tentang kehamilannya dan sangat marah ketika mendengar ucapanku menggodanya untuk membuat anak bersamaku


Mianhae* (maafkan) hye jin-aa aku sangat bersalah padamu


Mentalmu sudah kuat di usia muda seperti ini, kau mampu bertemu dan berkumpul dengan orang-orang yang memiliki muka dua seperti teman-teman kampusmu seperti ini, terutama mark


Kau hebat bisa berkumpul dalam satu tempat bersama orang seperti dirinya


Aahhaa!!!! 💡


Sepertinya aku memiliki ide untuk memberikan pelajaran kepada manusia menyebalkan seperti mark


Aku mengeluarkan beberapa paku dan pisau yang ada di kotak perkakas di dalam bagasi mobilku


Aku tersenyum hanya menaikkan sudut bibir kananku ketika melancarkan aksi pembalasan dendam karena telah menghina hye jin

__ADS_1


Kau bilang pada thomas untuk berjalan kaki setelah selesai bersantai dari cafe ini


Kehidupan itu bagaikan roda yang berputar, terkadang kau berada di atas, terkadang pula kau berada di bawah


Bagaimana jika malam ini kau berada diposisi bawah mark, dalam hukum perumpaan sebuah roda?


Apa yang akan kau lakukan, mark?


Masih bisakah kau berbuat sombong di hadapan teman-temanmu?


Rasakan ini


Ban mobilmu akan meletus dan robek bagaikan balon yang disambit oleh sebuah pedang


Tidak hanya satu ban saja, tapi ke empat-empatnya  hahahahaha......


Ku harap kau akan berolahraga malam ini mark dan merengek sepanjang jalan sampai tiba di rumahmu


Setelah selesai melancarkan aksi liarku terhadap ban mobil mark, aku segera pergi dari kedai paman patrick dan membiarkan hye jin bersenang-senang dengan beberapa temannya yang masih memiliki kepercayaan padanya


Aku tidak akan memantau pergerakan gadis itu lagi, setidaknya untuk malam ini saja


Aku memberinya waktu untuk bernafas dan menikmati masa mudanya


Aku menyetir mobil menuju rumah dan mengganti pakaianku dengan piyama dan tidur dengan perasaan puas karena berhasil membuat mark, laki-laki berambut pirang yang menyebalkan itu merasakan perasaan kesal, karena semua ban mobilnya aku buat menjadi sangat kempes hingga ia harus mengganti ban mobilnya dengan yang baru


Malam ini aku tertidur dengan senyuman lebar yang terukir di wajahku


****


Kim Hye Jin Pov


Setelah mandi, aku keluar dari kamar dan bermaksud mencari makanan untuk makan malam


Apakah hajung telah memesan makanan?


Setidaknya berikan aku mie instan, aku akan sangat bersyukur jika menemukan benda pusaka itu berada di dapur hajung


Aku menuju dapur kecil dan membuka kulkas dan hanya terdapat buah-buahan di dalamnya beserta beberapa botol wine


Apakah ia bermaksud memakan buah bersama dengan wine?


Haah..sungguh kolaborasi yang aneh


"Apa yang kau cari?" Tanya hajung setelah keluar dari kamar


Aku segera menoleh ke belakang dan melihat hajung sedang berdiri sambil membawa beberapa lembar kertas dan laptopnya dengan memakai pakaian kaos putih dibalut dengan cardigan abu-abu yang terlihat hangat, serta celana panjang piyama berwarna cokelat yang terlihat nyaman dipakai


Sedangkan aku hanya memakai setelan piyama dengan motif boneka berwarna pink dan sebuah handuk berwarna putih  sedang membalut rambutku yang basah


Hajung meletakkan laptop dan beberapa kertas di atas meja ruang televisi


Hajung masih mengamati piyama yang aku pakai


"Hhmm....apakah kau seorang siswi menengah ke atas? Kau masih memakai piyama kuno seperti itu?" Tanya hajung meledek


"Apakah seo jin tidak membelikanmu beberapa pakaian yang layak?" Tanya hajung


"Untuk apa aku meminta pada seo jin untuk dibelikan pakaian baru jika deok mi masih memiliki pakaian bagus yang memenuhi lemari pakaiannya" ucapku membalas ucapan hajung


"Lalu kenapa kau tidak memakai pakaian tidur deok mi?" Tanya hajung


"Itu...mmm itu karena..." ucapku yang ragu ingin mengatakannya


Aku ingin mengatakan bahwa pakaian tidur deok mi terlalu sexy untukku


Tidak ada piyama dengan model nyaman seperti yang aku pakai saat ini


Pakaian tidur deok mi kebanyakan hanya pakaian dalam dibalut dengan jubah tipis yang terbuat dari kain satin


Tentunya akan sangat menerawang jika dipakai hhmmm....


Makanya aku tidak pernah memakai pakaian tidur deok mi karena sangat tidak nyaman


"Tidak peduli piyama ini terlihat kuno atau tidak, bukankah yang terpenting adalah kenyamanan" ucapku


"Baiklah...jika pakaian kuno itu yang membuatmu nyaman, hhmm...aku sering melupakan dirimu bahwa kau bukanlah deok mi yang asli"


"Kau hanya deok mi imitasi, tentu saja gaya berpakaian dan cara pikirmu tidak sehebat deok mi" ucap hajung dengan ketus


Haah...


Mulai lagi ucapan yang keluar dari mulut menyebalkan sung hajung


Lupakanlah...


Hajung memang sangat menyebalkan ia memang tidak ramah


Apa yang ku lihat saat di panti asuhan hanyalah khayalanku saja atau itu hanya kedok palsu hajung di depan umum, jika tidak ada orang lain lagi maka keluarlah sifat asli dia yang sangat menyebalkan


"Sampai kapan kau akan terus berdiri di sana? Apakah kau sedang di hukum wahai siswi menengah ke atas?" Ucap hajung meledekku


Aku berjalan mendekati hajung dan duduk di sampingnya


Ia terlihat sedang memilah-milah beberapa dokumen perusahaan


"Itu apa?" Tanyaku


"Dokumen perusahaan" ucap hajung singkat


"Aku tahu itu data perusahaan, tapi tentang apa?" Tanyaku


Hajung memberikan padaku beberapa dokumen perusahaan


"Lihatlah data ini dan tanggalnya, apa kau pernah melihat sesuatu yang seperti ini atau hal lain yang mencurigakan di kediaman seo jin atau dong il?" Tanyanya


Aku melihat dengan sekilas dan membaca judul dari isi dokumen perusahaan real estate rose


Hajung menatapku dengan tatapan malas, seolah mengatakan bahwa diriku tidak berguna


"Yya* (hei) kau tidak lapar?" Tanyaku pada hajung sambil menundukkan kepala karena malu


"Wae?* (kenapa)" tanya hajung


"Apakah cacing pita yang ada di dalam tubuhmu ingin diisi nutrisi yang baik malam ini?"  Tanya hajung meledek


"Apakah kau akan mati kim hye jin jika melewatkan makan malam walau hanya sekali?" Tanya hajung


"Yya* (hei) sung hajung kau tahu hormon wanita suka berubah-ubah kan?" Tanyaku


"Biasanya saat mendekati siklus bulanan, beberapa wanita akan merasa lapar dan sering makan dalam jumlah banyak" ucapku mencoba menjelaskan keluhan wanita saat mendekati datang bulan


"Dan bulan ini sepertinya aku sudah telat 3 hari dan aku sering merasa lapar akhir-akhir ini dan ku rasa itu karena hormon" ucapku


"Telat 3 hari dan nafsu makanmu meningkat akhir-akhir ini? itu terdengar seperti ciri-ciri wanita yang sedang berbadan dua, Ahh....jangan-jangan kau..."


"Ku dengar sung deok mi sedang hamil hingga hormonnya berubah dan menjadi baik hati, lalu setelah itu ia mengalami keguguran"


"apakah kau setelah keguguran memiliki janin lagi di dalam rahimmu?"


"Wahh...hebat sekali, tanpa ada jeda 2 bulan kau mengandung anak seo jin lagi...selamat" ledek hajung


Ahh sial


Hajung mempermainkanku


'Ku pukul wajahmu yang menyebalkan itu' gumamku


"Apa kau bilang nona kim? Aku bisa mendengarmu" ucap hajung


"Haah...aku tidak menyangka perubahan sikap yang dialami deok mi bukanlah karena hormon, melainkan pada dasarnya mereka adalah dua orang yang berbeda"


"Betapa bodohnya aku hampir percaya dengan perubahan hormon itu, hingga aku mencari dan mempelajarinya lewat google" ucap hajung


Dan tak lama terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamar ini


"Apakah ada tamu yang akan datang selain kita berdua?" Tanyaku


"Bukalah pintunya jika kau penasaran" ucap hajung dan aku membuka pintu kamar


Aku melihat seorang pelayan wanita membawakan trolley berisi hidangan makanan yang mampu membuat air liurku berproduksi dengan banyak seketika


"Selamat malam nona, service pelayanan kamar hotel ingin membawakan makan malam untuk anda" ucap pelayan wanita itu dengan ramah


"Ahh...terima kasih banyak" ucapku ramah dan membiarkan pelayan itu masuk ke dalam kamar dan meletakkan trolley berisi makanan di dalam kamar


Setelah mengantar trolley berisi makanan, pelayan wanita itu pergi meninggalkan kamar


"apa kau yang memesan ini?" tanyaku basa-basi


"menurutmu? apakah hantu yang memesan makanan ini semua?" tanya hajung balik untuk meledekku


"kapan kau memesan makanan ini?" tanyaku lagi


"haruskah aku memberitahumu semua kegiatanku di dalam kamar tadi nona kim?" tanya hajung lagi


Ternyata hajung hanya kasar di mulut saja, diam-diam ia memesankan makan malam lewat telepon hotel di kamarnya


Aku melihat sup ayam hangat dan iga sapi bakar berada di atas piring hingga membuatku tidak sabar untuk memakannya


"Duduklah dan segera makan makanan itu, air liurmu sudah menetes di dagumu dan akan segera jatuh di karpet" ucap hajung meledek


Aku segera menuruti perintah hajung dan membuka makanan yang ditutup oleh plastik tipis pembungkus makanan


"Apa kau tidak ikut makan hajung?" Tanyaku


"Makananku tersedia di dalam kulkas" ucapnya santai


"Apa kau vegetarian? Kenapa hanya makan buah? Kau tidak lapar? Sungguh?" Tanyaku


"Haah....entah kenapa rasanya ingin sekali aku menutup kedua bibirmu menggunakan lakban hingga kau tidak bisa bicara bahkan untuk makan" ucap hajung dengan datar sambil memilah-milah dokumen perusahaan


"Tidak ada makanan cerewet, sudah ada makanan lebih cerewet lagi"


"Aku benar-benar tidak mengerti dengan sikapmu nona kim" ucap hajung sambil menatapku


Tatapan hajung membuatku merinding dan aku segera membuang wajahku karena enggan menatapnya


Aku segera menutup kedua bibirku untuk tidak berbicara lagi dan mulai makan di atas trolley yang berisi makanan tanpa memindahkannya ke atas meja


Aku makan dengan duduk di atas kursi yang aku ambil dari tempat meja makan, hajung mengamatiku yang sedang makan dengan lahap


Setelah menatapku, ia hanya menghembuskan nafasnya lalu menggeleng-gelengkan kepalanya kemudian melanjutkan kesibukannya dengan dokumen perusahaan


Dipertengahan makan, aku melihat hajung menyisihkan kertas ke atas meja dan bertulis tanggal-tanggal yang terlihat familiar bagiku


8 april?


18 april?


28 april?


Hhmm....


Sepertinya aku pernah lihat beberapa pola tanggal ini setiap 3 bulan dalam setahun dan hanya memiliki jeda 10 hari di setiap tanggalnya


Tapi dimana ya?


Aku mencoba mengingat sambil mengunyah makanan dan memasukkan kembali makanan ke dalam mulutku ketika sudah hampir selesai mengunyah habis makanannya

__ADS_1


Aku mengunyah iga sapi bakar yang sangat nikmat ini, lalu teringat sesuatu bahwa aku pernah melihatnya di kantor deok mi


Tidak bukan tidak lain adalah kumpulan album foto nyonya deok mi bersama kekasih selingkuhannya


Aku pernah melihatnya di ruang kerja deok mi saat aku akan membawakan presentase perusahaan


Apakah itu ada hubungannya?


Patut diselidiki


"Ohh....hajung-ssi!!" Panggilku seru ke hajung dengan mulut penuh berisi makanan


Ia menoleh ke arahku dan meringis seolah jijik saat melihatku berbicara sambil mengunyah makanan


"Aku sepertinya tahu pola tanggal itu nyam..nyam" ucapku sambil menunjuk kertas-kertas yang ada di atas meja menggunakan garpu


"Habiskan makanan di mulutmu baru bicara hye jin" perintah hajung


Aku meletakkan garpu dan juga pisauku ke atas piring dan duduk di samping hajung seperti anak ayam yang terlihat senang


"Ku bilang, aku pernah melihat pola tanggal-tanggal ini di kantor deok mi.."


"Sepertinya ada hubungannya dengan ini" ucapku pada hajung


Hajung mengambil beberapa tisu yang ada di atas meja, lalu mengusapkannya ke wajahku lebih tepatnya di kedua pipiku


"Aku heran bagaimana caramu makan hingga terdapat sisa makanan yang menempel di kedua pipimu" ucap hajung sambil mengusap pipiku menggunakan tissue


Setelah mengusap dan memastikan kedua pipiku bersih dari noda makanan, hajung melempar tissue bekas ke tempat sampah yang berada di ujung sofa dan tepat masuk ke dalam bak sampahnya


"Sekarang bicaralah dengan jelas kim hye jin" ucap hajung


"Saat hari dimana kau disekap, aku datang berkunjung ke ruang kerja deok mi sebelum presentase dan berpura-pura meminta sekertaris sin melaporkan semua kejadian yang terjadi di kantor saat aku tidak ada di tempat"


"Lalu aku membuka laci yang ada di samping meja kerja deok mi dan melihat album foto deok mi bersama pria asing lain beserta tanggalnya"


"Ku pikir itu hanyalah kumpulan foto-foto biasa saat ia bersama selingkuhannya, tapi setelah melihat data ini, tanggal-tanggalnya sama persis dengan yang ada di foto"


"Apakah ini hanya suatu kebetulan atau memang deok mi tahu seseuatu?" Tanyaku


Hajung terdiam menatapku setelah aku selesai berbicara pada hajung


Aku melihat ekspresi hajung yang sedang serius dan sepertinya ia sedang berpikir keras


"Entahlah hye jin, aku masih meragukan ini suatu kebetulan atau tidak" ucap hajung


"Hajung-ssi sebenarnya aku ingin mengatakan hal ini padamu" ucapku


"Apakah kau berpikir deok mi juga sama seperti kita? Berusaha untuk membuktikan kejahatan dong il?" Tanyaku


"Apa yang membuatmu berpikir seperti itu hye jin?" Tanya hajung


Aku menarik nafas sebelum menceritakan kejadian tentang pembunuhan ahjussi* (paman) asing saat aku berada di rumah deok mi kepada hajung


Hajung mendengar ceritaku dengan wajah yang amat serius


Ia terkejut dengan apa yang ku alami pada saat kejadian itu termasuk ruang rahasia yang berada di dalam kamar deok mi yang tidak sengaja aku temukan


Dan juga laci yang berada di kamar deok mi yang hingga saat ini, aku tidak bisa menemukan kuncinya, aku tidak tahu apa isi di dalam laci itu sebenarnya


Apakah ini menyangkut hubungan gelap tentang bisnis dong il atau hanya barang kenangan yang hanya boleh diketahui oleh deok mi sendiri


"Neo gwaenchana?* (kau tidak apa?)" Tanya hajung setelah aku menceritakan kematian pria asing di kediaman dong il


"Sekarang aku baik saja, tapi dulu...aku tidak bisa menilai diriku sendiri adalah orang baik ataupun orang jahat"


"Tapi...setelah mereka membantuku menemukan mayat pria asing itu dan mampu menguburnya dengan layak, ku pikir ia sudah tidak menghantuiku lagi di malam hari" ucapku


"Apa kau berani mempertaruhkan keselamatanmu sendiri hanya untuk menyelamatkan diriku karena kau takut kejadian buruk itu akan terulang lagi?" Tanya hajung


Aku menatap hajung dan tak lama aku menganggukkan kepalaku dan menunduk


Mataku mulai berkaca-kaca jika mengingat tentang kematian ahjussi *(paman) itu dan tidak ingin menitikkan air mata di hadapan hajung


Jika aku mengingatnya lagi, aku merasa benci pada diriku sendiri yang terlalu pengecut untuk menyelamatkan nyawa orang lain dan justru bersikap egois


Hanya ingin menyelamatkan diri sendiri dan takut ketahuan oleh polisi bahwa aku memalsukan identitas orang lain


"Nona kim" panggil hajung


"Aku mengucapkan terima kasih padamu, karena telah berani mengambil segala resiko untuk menyelamatkanku saat itu" ucap hajung


"Jika bukan karenamu, mungkin saat ini, aku tidak bisa duduk berdampingan denganmu" ucap hajung


"Aku juga minta maaf padamu karena telah membuatmu tidak nyaman saat pertama kali aku mengucapkan terima kasih di pesta tuan philip"


"Aku hanya belum tahu apa rencanamu sebenarnya ingin berpura-pura menjadi sepupuku" ucap hajung


"Gwaenchana* (tak apa) sung hajung aku telah terima ucapan terima kasih dan maafmu padaku" ucapku


"Bersikaplah normal layaknya hajung yang menyebalkan seperti biasanya"


"Jika kau seperti ini...aku merasa kau seperti memiliki  dua kepribadian atau lebih tepatnya kau seperti memiliki penyakit mental hahaha" ucapku bercanda pada hajung


Namun hajung tetap berekspresi datar ketika aku tertawa seperti itu


Ku kira ia akan ikut tertawa karena ucapan konyolku


Tapi....


Kenapa wajah hajung berubah menjadi  sedih, apakah ada yang salah dengan ucapanku?


Atau benarkah.....


"Hye jin-ssi entah kau mengatakan hal seperti itu karena sudah mengetahui tentangku atau hanya menebak saja" ucap hajung


"Tapi...aku merasa diriku tidak pantas untuk memimpin perusahaan real estate rose karena terhambat oleh kekurangan yang ada pada diriku" ucap hajung


"Kau pasti tahu kan tentang image burukku di kalangan para konglomerat" ucap hajung


"Apakah maksudmu image tentang awal pertemuan antara ayah dan ibumu?" Tanyaku


"Aib keluarga sung? Anak hubungan hasil perselingkuhan?" Ucap hajung memperjelas


Aku hanya terdiam ketika hajung mengatakan kalimat seperti itu, aku yang justru merasa tidak nyaman sendiri ketika ia menyebut julukan namanya sendiri


"Atau pria dengan menderita sakit kejiwaan atau pria depresi?" Ucap hajung


"Mana kira-kira julukan yang sering kau dengar nona kim?" Tanya hajung


"Justru aku tidak tahu jika kau punya julukan lain seperti yang kau ucapkan di kalimat terakhir tadi" ucapku pada hajung


"Ahh...jadi aku terkenal dengan julukan anak haram?" Tanya hajung padaku dan membuat diriku sangat tidak nyaman


"Ta-tapi itu bukan kesalahanmu hajung, kau tidak bisa memilih orang tuamu saat kau dilahirkan" ucapku


"Lagi pula sekarang kedua orang tuamu juga sudah menikah dan terdaftar sah di negara, jadi aku pikir julukan anak haram tidak berlaku untukmu hajung, itu hanya ucapan dari orang-orang yang merasa iri padamu" ucapku


"iri katamu?! hahahahaha......." Ucap hajung sambil tertawa dan membuatku  merinding mendengar suara tawa hajung yang keras tiba-tiba seperti itu


"Nona kim ternyata kau tidak lebih hanyalah gadis polos yang tidak tahu apa-apa, kau sangat menarik" ucap hajung


dengan cepat hajung menarik wajahku dengan cara memegang ujung daguku menggunakan tangan kanannya agar ia bisa menatapku lebih dekat


setelah itu ia melepas daguku dan mencengkram kedua pipiku dengan tangan kanannya


"Hye jin-ssi, aku akan memberitahu satu hal padamu"


"Mungkin ada benarnya mereka menjulukiku dengan berbagai nama yang aneh"


"Seharusnya itu yang membuatmu lebih berhati-hati"


"Mereka benar saat menyebutku dengan julukan 'anak haram', 'anak dari hasil hubungan yang menjijikan' atau apapun itu"


"Memang faktanya aku terlahir dari orang tua yang memiliki kehidupan berbeda saat mereka belum bertemu"


"Ayahku adalah seorang anak konglomerat yang terpandang, sedangkan ibuku hanyalah pekerja kasir di toko swalayan" ucap hajung


"Tapi... harusnya kau lebih berhati-hati jika kau mendengar julukanku sebagai 'pria depresi' 'pria dengan kelainan jiwa' atau apapun itu"


"Dan harusnya kau mencari tahu tentang kevalidan dari julukan tersebut"


"Tapi...karena aku sedang berbaik hati padamu, maka aku akan memberitahumu kim hye jin" ucap hajung yang semakin mendekatkan wajahnya padaku


Setelah hembusan nafas kami semakin beradu, hajung mulai mendekatkan kedua bibirnya ke telingaku dan mulai berbisik


"Larilah jika suatu hari aku berubah menjadi pria kasar yang suka menghancurkan barang-barang yang ada di sekitarku" bisik hajung


"Tidak perlu menghentikanku. untuk keselamatanmu sendiri, selama masih ada kesempatan kaburlah sejauh mungkin dari diriku" ucap hajung


"Karena pada saat kau melihatku seperti itu, itu bukanlah diriku"


"Karena aku tidak akan mengenal atau menyadari siapapun itu yang berada di hadapanku saat aku mulai menghancurkan barang, di situlah aku telah berubah menjadi pria gila" ucap hajung yang terdengar aneh di telingaku


Ohh...


Apakah imajinasi anehku tentang kepribadian ganda yang dimiliki hajung benar terjadi?


"Karena pada saat itu terjadi, alam bawah sadarku lah yang akan mulai mengambil alih" ucap hajung lagi


Ataukah ia hanya menggodaku?


Ania* (tidak) setelah hampir 24 jam aku bersamanya, hajung menunjukkan beberapa perubahan ekspresi di wajahnya dengan cepat hanya butuh hitungan detik


Tidak mungkin hanya dilakukan orang awam, kecuali jika ia adalah seorang aktor hebat yang mampu mengatur ekspresi wajah semudah membalikkan telapak tangan


Apakah aku telah salah mengambil keputusan dan berada di perahu dengan orang gila seperti hajung


Haah...


Tenang hye jin


Ia pasti hanya bercanda


Ia sangat menyukai ekspresi wajahku yang berubah menjadi konyol


Setelah itu ia pasti akan tertawa terbahak-bahak


Lihat saja nanti


Aku berusaha menenangkan hatiku ketika hajung mengucapkan kalimat aneh yang ia bisikkan padaku


Tanpa aku tahu, apa setelah ini yang akan terjadi padaku


_____________________________________


hai...para readers mangatoon yang budiman


gimana??? seneng gak hyung sekaligus update 2 episod minggu ini? 😆😅


readers said: biasa aja kali thor emang udah kewajiban elu buat update 🤷‍♀️🤷‍♂️


😸 : wakwaww....lah iya juga ya, mon maap nih emang rada susah ya bagi waktu antara dunia nyata dan dunia ngayal 🤣😂😂😂


tapi hyungjoba harap kalian suka ya dengan cerita episod 64 kali ini, jangan lupa tanda cinta dari kalian ya ❤


biar hyungjoba juga makin cintaaa ama kalian eehheee....>•<


kritik dan saran dipersilahkan

__ADS_1


mangga atuh akang, teteh, ncing, enyak, babeh


__ADS_2