Pilihan Yang Tepat

Pilihan Yang Tepat
Diamnya Mikha


__ADS_3

Fabian menghela nafas setelah Alena berlalu pergi dan menghilang dari pandangannya.


"Maafkan aku Alena, bukan bermaksud membohongimu. Aku belum siap menghadapi kemarahan Mikha kalau kamu sering datang ke sini karena bagaimanapun posisi Mikha lebih kuat di mata siapapun," bathinnya dan segera memasuki rumah untuk mencari Mikha.


Fabian mencari Mikha di kamarnya, dia menemukan Mikha lagi rebahan sedari memainkan ponselnya.


"Siap-siap menghadapi kemarahan yang punya kawasan," bathin Fabian setelah melihat Mikha mendelikkan matanya.


"Alena sudah pergi," ucap Fabian mengawali obrolan namun Mikha menghiraukannya.


Fabian kembali menarik nafasnya dan merebahkan dirinya di samping Mikha, berharap bisa menghangatkan suasana di kamarnya namun Mikha malah beringsut membelakangi Fabian.


"Kamu marah lagi?" tanya Fabian dan masih tidak ada jawaban dari Mikha.


"Aku tau, kalau kamu diam berarti kamu sedang marah," lanjut Fabian.


"Aku akan pastikan, bahwa Alena tidak akan memasuki dapur kamu lagi,"


"Kamu jangan marah lagi ya!"

__ADS_1


"Aku juga akan pastikan, Alena tidak akan sering datang ke sini. Jadi kamu juga tidak boleh pergi sama Radit,"


"Terima kasih ya, udah mau nurut sama aku," ucap Fabian yang belum ada jawaban dari Mikha.


Mikha sebenarnya mendengar setiap apa yang Fabian bicarakan, namun Mikha merasa malas untuk menjawabnya. Masih terngiang sebutan sayang yang Fabian ucapkan kepada Alena di hadapan Mikha. Apakah Mikha berhak cemburu? Apakah Mikha berhak marah? Entahlah, yang pasti Mikha merasa tidak dihargai oleh Fabian makanya dia memilih diam tidak menjawab setiap apa yang Fabian bicarakan.


*****........*****


Sementara di waktu yang sama ...


Bu Rena tengah mondar-mandir dengan raut wajah yang gelisah, ketika mendapat kabar dari orang suruhannya bahwa Alena tengah mendatangi rumah Fabian. Namun bu Rena tidak tahu alasan Alena pulang terburu-buru. Maka dari itu bu Rena menyuruh orang suruhannya untuk terus mengikuti Alena karena beliau tidak mau Alena merusak rumah tangga Fabian dengan Mikha.


Kini bu Rena mendapatkan kabar bahwa Alena tengah memasuki apartemen Reza dan ternyata Alena sering menginap di sana. Bu Rena pun menyuruh orang suruhannya untuk tetap mengawasi Alena sampai mendapatkan informasi alasan Alena tinggal di apartemen Reza.


[Bian, mama berpikir beberapa kali untuk berkunjung ke rumahmu. Mama tidak mau mengganggu waktu kamu bersama Mikha, jadi jangan sampai kamu pun memasukan orang sembarangan ke rumah! Mama akan selalu menunggu kabar baik dari kamu]


Send ...


Tanda ceklis dua biru, pertanda Fabian telah membaca pesan dari mamanya.

__ADS_1


"Semoga Fabian mengerti," bathinnya seraya meletakkan ponselnya masih dengan raut wajah yang cemas.


"Kalau Mikha lepas darimu, dia akan cepat mendapatkan kembali yang terbaik tetapi kalau kamu lepas dari Mikha, Mama tidak yakin Alena bisa menjadi yang terbaik buat kamu," gumam bu Rena seraya menatap foto Fabian sewaktu kecil yang berada di kamarnya.


*****......*****


Di waktu yang sama Alena masih rebahan di kasur king size milik Reza, dia masih kepikiran apa yang diucapkan Fabian mengenai penghuni yang berada dalam rumahnya. Ternyata Alena termasuk orang yang parnoan, padahal kalau dipikir secara logika penghuni baru di rumahnya itu adalah Mikha.


"Kenapa jadi serem ya rumah Fabian?" tanya Alena pada dirinya sendiri seraya bergidik dan segera mengambil ponselnya untuk menghubungi Reza.


[Za, kapan pulang? Aku nungguin di apartemen]


Send ...


[Sebentar lagi, kamu jangan kemana-mana! Aku langsung pulang ke apartemen]


Balasan dari Reza cukup membuat Alena bahagia, sebenarnya ada kenyamanan selama bersama Reza tetapi Alena tetap menginginkan Fabian untuk menjadi suaminya karena Alena jelas tahu, Fabian termasuk laki-laki penurut dan setia sedangkan Reza dia seringkali bergonta-ganti pasangan.


Senakal apapun kelakuan Alena dia tetap menginginkan suami yang baik untuk hidupnya namun untuk sementara dia akan memanfaatkan waktunya mencari kesenangan dan kepuasan bersama Reza selama Fabian masih terikat dalam pernikahan bersama Mikha.

__ADS_1


"Aku harus mandi, jangan sampai mengecewakan Reza," gumam Alena seraya beringsut dari kasur dan segera menuju kamar mandi.


Sampai ketemu episode berikutnya ... ❤️❤️❤️


__ADS_2