Pilihan Yang Tepat

Pilihan Yang Tepat
Kamu begitu menggoda


__ADS_3

"Mikha kemana? Kok tidak kembali,"


bathinnya.


BYURRR ...


Terdengar suara air dari kolam, sesorang tengah menceburkan dirinya ke dalam kolam. Fabian segera berlari menghampiri kolam, dia teringat Mikha karena sedari tadi Mikha tak kembali. Fabian khawatir Mikha sedang bersantai di tepi kolam dan Fabian takut Mikha terpeleset. Namun apa yang dia khawatirkan itu salah, Mikha bukan terpeleset tetapi Mikha malah sedang asik berenang di malam hari.


Mikha memakai Swimsuit dress Nabaiji Audrey dengan bagian punggung berbentuk U terlihat sangat feminine dan cantik. Berbagai macam gaya berenang dia gunakan dan membuat Fabian membelalakan matanya tak percaya melihat kemampuan Mikha berenang sudah seperti atlet. Selama ini Fabian menyangka bahwa Mikha hanya pandai dengan urusan kantor dan dapur saja namun ternyata Mikha benar-benar pandai dalam segala hal.


"Mas, ayo turun!" ajak Mikha yang masih berada dalam kolam sedikit membuyarkan pikiran Fabian.


"Mikha, kenapa malam-malam begini harus berenang sih?" tanya Fabian berjongkok.


"Ya pengen aja, lagian berenang malam bisa membantu tubuh meningkatkan hormon endorfin sehingga dapat mengurangi stres dan memberi efek menenangkan Mas," jawab Mikha.


"Stres kenapa?" bathin Fabian.


"Ayo Buka bajunya,!" Mikha kembali mengajak.

__ADS_1


"Hah?"


"Buka bajunya Mas, kecuali Mas renangnya mau pake baju." Mikha kembali berenang menjauh dari Fabian.


BYURRR ...


Tanpa berpikir lama Fabian menceburkan dirinya ke kolam menyusul Mikha yang sedang menikmati kegiatannya.


"Akhirnya kamu nyerah juga Mas," ucap Mikha ketika Fabian berada di hadapannya.


"Kamu jago renang ya, Mikha?"


"Kamu terlihat seperti atlet," puji Fabian.


"Ah, Mas bisa saja," balas Mikha tertawa seraya mencipratkan air kepada Fabian.


Fabian dibuat terpaku mematung memandangi wajah dan rambut Mikha yang basah tampak semakin terlihat cantik, meski sebagian tubuh dari dada ke bawah tidak terlihat karena berada dalam air tetapi kesan seksinya semakin jelas terlihat.


Malam ini Mikha begitu menggoda di mata Fabian. Sebagai laki-laki dewasa yang normal, Fabian sebenarnya sudah tidak bisa menahan hasratnya sejak sore tadi ketika berdekatan dengan Mikha. Andai saja dia tidak mengingat perasaannya terhadap Alena dan memikirkan penantian Alena yang sudah bertahun-tahun mungkin Mikha sudah habis digarap Fabian.

__ADS_1


Malam ini apa yang harus fabian lakukan? Apakah pertahanan Fabian akan runtuh? Haruskah Fabian bertahan dan ja'im ataukan Fabian menyerah dan melakukan kewajibannya sebagai seorang suami?


"Kenapa bengong Mas?" tanya Mikha seraya melambaikan tangan di depan mata Fabian.


Seketika Fabian memegang tangan Mikha dengan tangan kirinya dan meraih pinggang Mikha dengan tangan kanan kemudian dirapatkan dengan tubuhnya.


"Kamu begitu sempurna Mikha. Kamu baik dan juga pintar, kamu cantik dan sangat menggoda Mikha," bisik Fabian dan membuat jantung Mikha semakin berdetak kencang.


"Apa kau tau Mikha, selama ini aku tersiksa karena harus menahannya," ucap Fabian dengan tatapan yang tajam dan bagi Mikha itu terlihat sangat seksi.


"Apa kamu sengaja menggodaku?" tuduh Fabian dan membuat Mikha sedikit menggelengkan kepala.


Tidak bisa dibohongi mata Mikha pun menunjukan kekaguman akan ketampanan Fabian. Tatapan mereka terkunci, mereka saling memandang mengagumi apa yang mereka lihat di hadapannya.


Fabian semakin mengeratkan pelukannya, dia tidak bisa menahan hasratnya. Dia merasakan sensasi yang berbeda ketika berdekatan dengan Mikha. Fabian semakin mendekatkan wajahnya sehingga Mikha dapat mencium aroma mint dari nafasnya Fabian.


Fabian menyelipkan telapak tangannya di tengkuk Mikha kemudian menarik wajah Mikha semakin mendekat ke arahnya seraya Fabian mencondongkan wajahnya. Fabian terlihat semakin tak kuasa menahannya ingin merasakan manisnya bibir Mikha yang kemerahan seperti buah cheri.


😱😱😱😱

__ADS_1


Apa yang akan terjadi ya gaishh???


__ADS_2