
...Pertemuan, berkenalan, saling mengenal, bersama adalah langkah tiap langkah untuk seseorang saling membuka hati dan menapaki cinta. ...
...~JBlack...
...****************...
"Akhh boneka!" Pekik Mela dengan mata penuh harap. "Aku juga mau!"
"Kamu mau?" Tanya Fort yang membuat Mela spontan menoleh.
Perempuan itu mengangguk. Wanita mana yang tak suka boneka. Mela adalah salah satu perempuan yang suka memiliki boneka apalagi jika didapatkan dengan hasil usaha seperti ini.
"Iya. Aku mau! Tapi permainan ini bukan keberuntungan buat aku. Aku selalu tak bisa mendapatkan boneka satu pun!"
"Ayo!" ajak Fort dengan menarik tangan Mela.
"Eh!" Mela terkejut saat tangannya ditarik oleh Fort.
Pria itu membawanya ke tempat boneka capit dengan tangan yang saling menggenggam tangan Aufa. Dua orang itu tanpa tahu diikuti oleh Aufa dan Abraham.
Dua pasangan suami istri itu ingin melihat Mela dan Fort saling bermain mendapatkan boneka sepetinya.
"Kalau kamu gak capek. Tunggu aku disini! Aku akan mendapatkan satu boneka untukmu" Kata Fort dengan bibirnya yang manis lalu mulai menatap isi mesin capit di depannya itu.
__ADS_1
Ah rasanya Mela sampai menahan nafas. Elusan tangan itu membuatnya bisa merasakan bagaimana kulit Fort menyentuhnya.
"Kamu mau ambil boneka itu?" celetuk Mela yang sama antusiasnya.
Dia berdiri di samping mesin capit dan melihat boneka apa yang akan diambil pria tampan di depannya itu.
"Iya. Aku mau ngasih boneka ini untukmu," ujar Fort dengan jujur.
Hal itu tentu semakin membuat Mela tak mampu mengatakan apapun lagi. Seakan ucapan pria itu semakin membuat jantungnya berdegup dengan kencang.
Perlahan tatapan Mela beralih. Dia mulai melihat Fort menggesek kartu permainan dan mulai menggerakkan mesin capit itu.
"Yang itu, Fort. Yang itu!" pekik Mela yang mulai heboh.
Fort tertawa dengan malu. Dia malu tingkahnya dilihat langsung oleh wanita yang ia sukai.
"Gakpapa. Ayo, Fort! Semangat!" Kata Mela menyemangati.
"Ayo, Fort. Fort pasti bisa!"
"Fort pasti bisa. Fort pasti dapat!"
Mela benar-benar heboh. Dia seperti sporter yang menyemangati Fort dengan begitu antusias.
__ADS_1
Dia bertepuk tangan dan melihat Fort yang mulai mencoba percobaan kedua.
"Semangat!" teriak Mela yang berhasil membuat Fort senang.
Bibirnya tersenyum saat dia hendak memulai percobaan keduanya. Dia menganggukkan kepalanya dan mengangkat tangannya karena merasa semangat karena teriakan wanita yang dia sukai.
Aku pasti bisa mengambil boneka itu. Aku yakin boneka itu bakalan aku dapatkan sekarang juga! Gumam Fort dalam hatinya.
Akhirnya Fort mulai menggesekkan kartunya lagi. Perlahan dia mulai fokus. Dia mengabaikan semua teriakan kehebohan Mela. Sampai akhirnya, dia menekan tombol disana dan matanya langsung berbinar.
"Ya. Kita dapat, Mel!" teriak Fort dengan bangga
Sebuah boneka panda berwarna putih itu kini berpindah di tangan Fort. Boneka besar yang sangat menggemaskan.
"Untukmu," kata Fort dengan tersenyum begitu hangat.
Mela menerima boneka itu dengan malu-malu. Dia memeluk boneka itu dengan erat sampai wajahnya hampir tenggelam di antara boneka itu.
"Terima kasih, Fort," ucap Mela dengan malu-malu.
"Jaga boneka itu dengan baik yah. Kalau kamu kangen aku, kamu bisa lihat boneka itu seperti aku!" Kata Fort dengan percaya diri tapi berhasil membuat pipi Mela bersemu merah.
~Bersambung
__ADS_1