Rahim Untuk Suamiku

Rahim Untuk Suamiku
apa Tante hamil


__ADS_3

Faras khawatir dengan keadaan Najwa, ini baru pertama kalinya Najwa pingsan. Kalau sebabnya akibat belum sarapan seperti nya tidak masalah, menjadi pikiran juga buat Faras. terlihat dokter arif keluar dari ruangan.


" Bagaimana keadaan istri saya dok". tanya Faras langsung.


" tidak apa-apa istri anda hanya kelelahan saja, biarkan istirahat sebentar jika sudah stabil nanti sudah boleh pulang". Faras lega mendengar penuturan dokter.


" saya bisa menemuinya dok".


" silahkan" dokter arif pamit meninggalkan mereka.


" Zayn bisa lihat Tante Najwa pa". pinta Zayn sembari berteriak anak itu tak bisa berkata pelan.


" Ayo sama om masuk kedalam ajak Faras". faras menuntun Zayn.


" Tante sudah sembuh". ucap Zayn ia di naikkan Faras duduk di ranjang dekat Najwa.


" iya sayang Tante tidak apa-apa sudah sehat, maaf ya gara-gara Tante Zayn jadi berhenti bermain". wajah Najwa sendu mengisyaratkan untuk minta maaf Zayn lalu memegang tangan Najwa .


" yang salah bukan Tante tapi Zayn, Zayn larinya terlalu kenceng bikin Tante susah nangkap Zayn. Zayn minta maaf." senyumnya melebar anak itu sangat imut sekali.


" Ngga sayang Zayn ngga salah Tante hanya belum sarapan saja". Najwa terkekeh.


" Gimana sayang apa yang di rasain". tanya Faras kemudian ia berdiri di samping Najwa sembari mengusap kepala istrinya.


" tadi pusing sekarang sudah ngga mas, cuma lapar"


" apa di sini ngga di kasih makanan". tanya Zayn yang ia tau pasien rumah sakit itu di beri makan seperti ia melihat pasien mama nya.


" maaf pangeran sarapannya baru datang, sedikit terlambat". kata staf yang biasa mengantar makan, ia mengenal Zayn anak dari dokter Zaskia.


" Terimakasih, Tante ku biar cepat sembuh". ucap Zayn ia berbicara layaknya orang dewasa kepada staf itu.


" Biar Zayn yang suapin Tante ". pinta Zayn meraih mangkuk bubur yang sudah di pegang Faras.


" Zayn bisa," tanya Faras seperti tak yakin.


" bisa, Zayn sering suapin mama jika mama sakit". oceh Zayn yang terdengar sangat menggemaskan.

__ADS_1


" oke baiklah Tante mau Zayn yang suapin". Zayn mengangguk ia mulai mendekati Najwa dan menyendokkan bubur sarapan Najwa.


" Habiskan Tante supaya cepat pulang, nanti om Faras tak ada teman tidurnya jika Tante di sini". Faras dan Najwa saling pandang dan tersenyum.


" iya sayang akan Tante habiskan". benar Zayn sudah sangat terlatih untuk menyuapi Faras melihat nya bahagia.


' Zayn kamu pelipur hatiku yang sedang sepi akan hadirnya seorang anak '. monolog Faras ia memandangi Zayn dalam mengingatkan jika seharusnya ia sudah memiliki anak juga dari Najwa namun keinginan nya sirna saat Allah belum memberinya kepercayaan untuk memiliki anak.


Setelah selesai Zayn turun untuk cuci tangan, Faras memegang jemari istrinya lalu mencium beberapa kali. Najwa yang merasakan ketulusan sang suami hatinya mulai teringat lagi tentang rencana untuk suaminya.


" Bagaimana dengan Najwa ". tanya suami Zaskia yang saat itu berada di ruangan zaskia mengekori istrinya.


" sudah siuman dan tidak apa-apa". ucap Zaskia menuangkan minum untuk sang suami.


" apa yang ada kamu sembunyikan". tanya suaminya langsung, Zaskia tidak pernah menyembunyikan apapun dari sang suami hingga suaminya tau jika Zaskia menyembunyikan sesuatu terlihat dari cara bicara dan sikapnya.


" mas mencurigai ku". suaminya mengangguk yakin. Zaskia menghembus nafas kasar lalu duduk dan memegang jemari suaminya.


" Najwa sakit kanker serviks" sang suami melotot seperti tak yakin.


" pasien sudah tau hanya suaminya belum tau".


" maksudmu sayang". suaminya ingin kejelasan dari Zaskia.


" Najwa menyembunyikan penyakitnya ia tak ingin suami dan keluarganya tau, kini hanya aku dan dokter arif yang tau. aku bisa apa jika pasien memohon." ucap Zaskia sendu ia meletakkan kepalanya di dada suami.


" kali ini adalah pasien terberat mu sayang, kamu mengenal keduanya bahkan tak bisa berbuat apa-apa. Jika kamu katakan bagaimana sayang supaya Najwa segera melakukan pengobatan".


" aku sudah berjanji sayang kamu taukan tak mungkin aku mengingkari janji ku". ucap Zaskia lemah.


" lalu apa yang akan kamu lakukan, jika Faras mengetahui sudah parah penyakitnya".


" aku bisa apa mas, Najwa memohon kepadaku aku tak mungkin mengatakan nya sama Faras".


" ya Allah Najwa kamu kuat sekali"


" Ku akui mas Najwa begitu kuat, aku hanya bisa membujuknya saat ini untuk terus melakukan pengobatan". ucap Zaskia lagi.

__ADS_1


" yah sayang mungkin Najwa menunggu waktu yang tepat dan masih mengumpulkan keberanian untuk mengatakannya sama Faras". Zaskia mengangguk.


" Tante apa sedang hamil, aku sering melihat orang pingsan gara-gara hamil". Faras dan Najwa saling pandang pertanyaan itu menohok mereka berdua.


" tidak sayang Tante belum hamil ".


" Aku kira Tante hamil dan akan punya anak aku akan senang " Zayn nampak girang ia selalu melihat mama nya sedang mengurus bayi kecil.


" doakan Tante sayang supaya cepat hamil". ucap Faras ia merasa tak enak dengan Najwa pasti hati najwa tercubit mendengar ucapan Zayn.


" aamin semoga Tante cepat hamil dan adiknya perempuan nanti setelah dewasa akan Zayn nikahi biar seperti papa mama juga Tante dan om sangat serasi". Faras dan Najwa tersenyum ucapan anak itu bikin gemas bisa-bisanya membicarakan soal pernikahan.


" Zayn kamu bicara apa ". Zaskia dan suaminya masuk ke dalam mendengar celotehan anaknya yang begitu absurd.


" tak apa mama aku kira Tante Najwa hamil dia kan pingsan seperti pasien mama".


" hus sayang tak boleh ngomong begitu orang pingsan bisa saja kelelahan ". ucap Zaskia.


" Bagaimana keadaan mu Najwa, sudah lebih enakan belum". tanya Najwa sembari memeriksa keadaan Najwa.


" iya sudah baik, bolehkah aku pulang sekarang. tak nyaman aku berada di sini". ucap Najwa.


" okey sebentar akan aku periksa dulu detailnya ingat jangan banyak pikiran dan kelelahan". Najwa mengangguk sedangkan Faras, zayn dan papanya hanya terdiam melihat Zaskia sedang memeriksakan Najwa.


" baiklah kamu sudah boleh pulang, tekanan darah mu normal dan sudha stabil keadaan mu. Jangan lupa minum obatnya dan jangan telat di jamnya".


" pasti akan aku ingatkan selalu Zaskia". ucap Faras mendengar perintah Zaskia.


Zaskia melepas infus yang terpasang di tangan Najwa yang habis satu botol infusan. Sedangkan Faras menuju ke apotek untuk menebus obat.


" ingat najwa kamu jangan sampai terlambat meminum obat, pakailah alarm biar selalu ingat. kamu lihat Faras sangat menyayangi mu jika ia tau pasti akan terasa lebih hancur. segeralah bicarakan dengan Faras agar kamu juga menemui jalan keluar". ucap Zaskia yang berjalan keluar bersama Najwa.


" aku pasti akan memberitahukannya nanti mba, kalau sekarang aku belum mengumpulkan keberanian ku melihat mas faras sedih". ucap Najwa ia sudah lebih baik dari sebelumnya.


__$


bersambung

__ADS_1


__ADS_2